Beberapa cara menentukan arah kiblat dalam melaksanakan sholat

475 Views

Kiblat bagi umat Islam sangat penting karena inilah arah kita dalam melaksanakan sholat. Kiblat berbeda-beda di berbagai belahan dunia.

Saat ane berdomisili di Austria, arah kiblat sempat mengusik keingintahuan ane. Maklum ya pemirsa, seumur-umur baru ini ke Eropa, berdomisili lagi 😊 Saat ane perhatikan, arah kiblat di tempat tinggal ane berada mengarah tidak jauh dari matahari terbit, sedangkan kalo di Indonesia agak membelakangi matahari terbit. Lha kok beda ya..

Suami langsung buka laptop dan menunjukkan peta bumi, di mana kita berada dan di mana Ka’bah, yang merupakan arah kiblat. ‘Kita berada di barat (belahan bumi utara), sedangkan Indonesia berada di timur. Jadi jelas beda ya,‘ kata suami. Penjelasannya sukses membuat ane mengerti 😊

Jika berada di rumah, cukup mudah mengetahuinya ya.. tinggal buka laptop, masukkan alamat beserta negara, arah kiblat langsung tersambung. Nah bagaimana jika kita tidak berada di rumah, sedang piknik misalnya.. atau nginap di hotel di provinsi lain?

Cara manual yang sudah digunakan sejak jaman dulu adalah dengan melihat matahari. Nah kita lihat saja saat matahari terbit, ke arah mana dia.. Biasanya ga jauh-jauh dari arah kiblat. Ini untuk di tempat kita di Austria ya

Jaman sekarang dah canggih, mengetahui arah kiblat tidaklah sulit lagi. Selain laptop, hp di tangan pun bisa. Bahkan dari bintang Orion di langit atau lumut di hutan pun bisa. MasyaAllah alhamdulillah

Untuk lebih memahami akan kiblat, mulai dari arah kiblat itu apa hingga cara menentukannya, yuk pemirsa kita cari tahu bersama-sama.

Kiblat

Kiblat adalah suatu arah yang dituju oleh umat Islam ketika melaksanakan ibadah sholat. Kiblat umat Islam saat sholat adalah Ka‘bah di Masjidil Haram, Mekah Arab Saudi.

Lokasi Ka’bah

Ka’bah yang berada di tengah-tengah Masjidil Haram, Mekah adalah lokasi kiblat umat Islam. Selain menjadi kiblat, tempat suci umat Islam ynag disebut juga Baitullah (‘Rumah Allah’) ini adalah tempat pelaksanaan tawah (salah satu rangkaian ibadah dalam haji dan umrah). Ka’bah berbentuk bangunan segi empat dan keemapt sudut temboknya kira-kira searah dengan empat penjuru mata angin

Di dalam Al-Qur’am disebutkan, bangunan Ka’bah didirkan oleh Nabi Ibrahim as dan anaknya Nabi Ismail as

Arah kiblat dalam melaksanakan sholat

Arah kiblat menghadap Ka‘bah, sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an. Ini juga merupakan wahyu Allah yang diturunkan langsung kepada Rasulullah SAW

Dalam hadis Imam Bukhari dan Muslim juga diriwayatkan, suatu hari ketika nabi Muhammad SAW bersama sahabat tengah menunaikan sholat di Masjidil Qiblatain di Madinah, turunlah surat Al-Baqarah ayat 144 yang artinya

Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjid Al-Haram. Dan dimana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab (Taurat dan dan Injil) tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.
(QS. Al-Baqarah ayat 144)

Sebelumnya, arah kiblat pertama kali umat Islam adalah menghadap ke Masjidil Aqsa di Al-Quds, Palestina.

Jejak penanda arah kiblat lama itu masih ada sampai sekarang di Masjid Qiblatain. Penanda arah kiblat lama terletak di bagian atas pintu masuk yang sejajar dengan kiblat baru. Penanda kiblat lama tersebut berbentuk batu marmer berwarna putih gading dengan ukiran mirip sajadah

Penggunaan arah kiblat selain sholat

Arah kiblat tidak hanya dijadikan patokan dalam sholat, tetapi juga dijadikan ukuran dalam melaksanakan amalan lainnya, seperti ketika tawaf di Baitullah, ketika menghadapkan wajah hewan yang disembelih hingga saat membaca Al-Qur’an. Arah kiblat ini memiliki beberapa hukum, dari wajib hingga sunah

Hukumnya wajib
Ketika tawaf di Baitullah
Ketika menghadapkan jenazah di dalam kubur

Hukumnya sunah
Ketika zikir, berdoa, membaca Al-Qur’an dan tidur (bahu kanan di bawah)

Haram hukumnya
Ketika buang air kecil atau besar di tanah lapang tanpa ada dinding penghalang

Makruh
Ketika membelakangi arah kiblat dalam setiap perbuatan seperti membuang air besar kecil atau besar dalam keadaan berdinding dan sebagainya

Akan tetapi kiblat bukanlah sesuatu yang disembah oleh umat Islam ya.. melainkan hanya patokan arah saja

Ketika orang hendak sholat, tidak lagi sembarangan menghadap. Dengan demikian dalam ibadah akan terlihat tertib. Berada di manapun umat akan selaras menghadap ke satu arah. Sebagaimana jadwal sholat yang memiliki waktu tertentu dan menjadi waktu ketika sholat, tujuannya sama, selain merupakan perintah Allah SWT juga dalam beribadah akan terlihat tertib

Arah kiblat syarat sahnya sholat

Menghadap ke arah kiblat ini merupakan salah satu syarat sah sholat. Para ulama dari keempat mahzab Syafi‘i, Hanafi, Maliki dan Hambali sepakat sholat menghadap kiblat adalah salah satu syarat sahnya sholat.

Sholat seseorang dinyatakan tidak sah apabila tidak menghadap kiblat, kecuali jika orang tersebut berada dalam beberapa kondisi, di antaranya perperangan, berada dalam kendaraan dan ketika di suatu tempat yang sulit untuk mengetahui dimana arah kiblat

Imam Abu Ishak Ibrahim bin Ali Yusuf Al Fairuzzabadi Al Syairazi dalam kitab Al Muhadzdzab fi Fiqh Al Imam Al Syafi’i menjelaskan bahwa:

“Menghadap kiblat merupakan syarat sah sholat kecuali dalam dua kondisi, yakni ketika kondisi teramat bahaya (perang berkecamuk) dan sholat sunnah yang dikerjakan saat perjalanan.“

Cara menentukan arah kiblat

Saat kita di tempat orang atau berada di suatu daerah, kadangkala kita tidak mengetahui dimana arah kiblatnya. Jika tidak tahu, harus berusaha mencari tahu. Karena arah kiblat sangat penting dalam melaksanakan sholat dan salah satu syarat sahnya sholat.

Maka dari itu pengetahuan tentang cara menentukan arah kiblat ini perlu dikuasai. Mengapa? Karena tiap lokasi atau titik dimana kita sedang berada memiliki posisi lintang dan bujur yang berbeda-beda

Jadi tidak bisa disamakan kiblatnya, misalnya antara ane yang berada di Austria dengan pemirsa yang berada di Indonesia. Jangankan ane yang berada belahan bumi utara, antar pemirsa yang berada di satu kampung di Indonesia juga berbeda kiblatnya ya 😊

Untuk di Indonesia, secara umum posisi terhadap Kabah adalah kira-kira 112° arah barat laut. Ada juga yang berpendapat bahwa menghadap tepat ke arah barat sudah dianggap sama dengan menghadap kiblat. Namun ada pula pendapat bahwa posisi Indonesia terhadap Ka‘bah tidak tepat ke barat. Posisi Ka‘bah adalah menyerang ke kanan sedikit sebesar 112° arah barat laut

Jika posisi Ka‘bah di Masjidil Haram dihitung dari arah utara, maka posisi Indonesia adalah 294,2°

Cara menentukan arah kiblat sholat dari berbagai sudut Bumi sudah dilakukan sejak ratusan tahun, baik secara manual maupun modern

Dulunya, sebelum ada astronomi dan ilmu falaq, umat Islam mengetahui arah kiblat dengan mengetahui matahari saat terbit atau tenggelam, atau dengan arah mata angin

Cara menentukan arah kiblat secara manual bisa menggunakan matahari, sedangkan cara modern sudah tersedia banyak di era digital ini, misalnya menggunakan kompas, google maps, GPS, aplikasi kiblat lewat online yang tersedia dalam playstore, android, smartphone, IOS, iphone hingga tablet

Jadi kita ga perlu kuatir tidak mengetahui arah kiblat ya saat berada di tempat orang atau di hotel atau yang berada jauh dari masjid, apalagi di tempat ane dan suami yang ga ada masjid 😊

Beberapa cara menentukan arah kiblat sholat

Cara menentukan arah kiblat dengan kompas

Cara menentukan arah kiblat dengan kompas merupakan cara tertua namun masih mumpuni digunakan hingga saat ini. Selain harganya yang sangat terjangkau, kompas memiliki banyak fungsi. Bahkan sekarang sudah ada kompas kiblat yang langsung terpasang pada sajadah lho

Cara menentukan arah kiblat dengan Google maps

Cara menentukan arah kiblat dengan google maps cukup mudah, tinggal masukkan alamat, kota atau negara tempat tinggal. Setelah itu klik tombol cari, maka google maps akan menunjukkan arah kiblat yang dilambangkan dengan garis merah

Cara menentukan arah kiblat dengan GPS

GPS adalah singkatan dari Global Positioning System, merupakan sistem navigasi berbasis satelit yang didukung oleh ratusan satelit yang selalu mengorbit di luar angkasa

Jadi kita bisa menentukan arah kiblat atau letak Ka‘bah di Mekah, lengkap dengan koordinatnya dimanapun kita berada. Cara ini adalah salah satu yang paling akurat

Cara menentukan arah kiblat dengan Matahari

Untuk menentukan arah kiblat dengan Matahari ini, kita bisa menggunakan perjalanan matahari atau menentukan posisi matahari lurus dengan Kabah di Mekah dengan ilmu falaq dan peristiwa alam Istiwa A’dham

Ilmu falaq

Dengan ilmu falaq, kita dapat menentukan arah kiblat kapan saja tanpa menunggu waktu atau peristiwa tertentu. Caranya dengan penghitungan matematis menggunakan rumus segitiga bola (Spherical Trigonometri). Terlebih dahulu ketahui koordinat lintang dan bujur, baik Ka’bah maupun lokasi yang akan diukur

Istiwa A’dham

Arah kiblat dapat ditentukan dengan berpatokan pada bayang-bayang yang dihasilkan matahari pada peristiwa alam ini. Peristiwa alam ini, Istiwa A’dham adalah peristiwa di mana matahari tepat berada di atas Kabah, yang terjadi dua kali setiap tahun. Arah bayangan matahari di manapun di dunia pasti mengarah ke kiblat. Peristiwa alam yang disebut Rashdul Qiblah ini terjadi setiap tanggal 28 Mei (atau 27 Mei di tahun kabisat) dan 16 Juli (atau 15 Juli di tahun kabisat).

Pada saat tersebut, matahari berada tepat di atas Kabah sehingga seluruh bayangan berada tegak lurus akan mengarah ke ke arah Baitullah (kiblat) pada pukul 12 siang waktu Arab Saudi

Bagaimana menggunakan peristiwa alam ini untuk menentukan arah kiblat sholat? Caranya adalah dengan melihat bayangan benda, kemudian menyesuaikan arah kiblat dengan posisi bayangan. Tapi ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika menentukan arah kiblat sholat saat Rashdul Qiblah ini, yaitu
– Benda yang dijadikan acuan harus dipastikan benar-benar berdiri tegak lurus. Cara memastikannya bisa menggunakan bandul
– Permukaan tanah atau lantai harus benar-benar datar
– Sesuaikan jam pengukuran dengan ketentuan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Cara menentukan arah kiblat dengan melihat Matahari

Cara menentukan arah kiblat secara manual adalah dengan memperhatikan gerak semu harian matahari. Jika matahari terbit dari timur, maka dapat diketahui arah barat. Demikian pula sebaliknya

Untuk di Indonesia, arah kiblat mengarah ke arah barat dimana matahari tenggelam. Nah untuk di tempat ane Austria, tentu ga bisa seperti di Indonesia ya.. Sudah dijabarkan di awal, ini karena kita di belahan bumi utara, maka arah kiblat ke arah di mana matahari terbit, sesuai arah kabah di Mekah

Cara menentukan arah kiblat dengan melihat rasi bintang Orion

Rasi bintang Orion bisa dijadikan pedoman untuk menentukan arah barat. Caranya adalah dengan mencari 3 bintang dengan cahaya yang terang. Jika ditarik garis, ketiganya akan membentuk seperti ekor kalajengking. Arah ekornya ini selalu menunjuk ke arah barat. Kemudian cukup menggeser posisi menghadap ke arah sebelah kiri kira-kira 22° (di Indonesia ini ya)

Untuk kita di Eropa, bila sudah mengetahui arah barat, mudah untuk mengetahui arah kiblatnya

Cara menentukan arah kiblat dengan bantuan lumut di pohon

Ketika berada di kawasan hutan atau wilayah dengan banyak pepohonan, kita bisa menentukan arah kiblat dengan bantuan lumut yang tumbuh di pohon. Caranya adalah dengan memeriksa batang pohon yang ada di sekitar kita

Bila terdapat lumut di salah satu sisi pohon, maka sudah dipastikan itulah arah timur, sedangkan sisi sebaliknya adalah arah barat. Ini dikarenakan sisi yang kering adalah sisi yang selalu terkena panas terik sinar matahari hingga matahari terbenam. Sisi kering ini juga sering masih terasa hangat saat dipegang pada malam hari

Cara menentukan arah kiblat dengan jarum

Dengan menggunakan hukum fisika tentang medan magnet, jarum bisa digunakan untuk menentukan arah mata angin, kemudian kiblat tentunya ya.. Cara ini bisa menjadi pengganti kompas sederhana

Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan menusukkan jarum pada gabus atau styrofoam. Setelah itu letakkan gabus atau styrofoam ke dalam bejana berisi air. Amati ujung jarum akan bergerak ke salah satu arah yaitu utara atau selatan. Dengan cara ini, arah barat bisa diketahui

Cara menentukan arah kiblat dengan aplikasi ponsel

Cara menentukan arah kiblat dengan aplikasi ponsel, bisa dari App store (sistem operasi IOS) dan Google Play. Ada ratusan hingga ribuan aplikasi untuk menentukan arah kiblat dengan mudah. Tapi harus hati-hati dalam memilihnya karena banyak juga aplikasi tidak akurat menunjukkan arah kiblat, bisa melenceng 5-10° bahkan hingga 45°

Nah itulah beberapa cara menentukan arah kiblat. Sudah bukan sesuatu yang rumit kan.. Ibadah sholat pun semakin khusyuk.

Demikian edisi kali ini mengenai kiblat dan cara menentukan arah kiblat ini. Semoga bermanfaat

 

Bir cevap yazın