Phlox subulata, bunga merayap menceriakan musim semi di Austria

160 Views

Musim semi identik dengan musim bunga dimana-mana di Austria. Bunga-bunga dari pepohonan yang bergerombol di sepanjang dahan seperti bunga keluarga Rosaceae termasuk bunga sakura, pepohonan dengan bunga berbentuk piramidanya seperti horse cestnust, dari tanaman semak seperti lilac hingga tanaman merayap

Iya.. dikatakan merayap karena bunganya mendominasi area tempat tinggalnya sehingga terkesan seperti permadani menutupi lantai keramik 🙂 Ga hanya di tanah, di dinding pagar tanaman pun jadi. Bunga-buunga ini biasanya dijumpai pada bulan Mei, seperti bunga berwarna putih ini

Ada juga yang berwarna ungu pucat. Nah kalo yang ini tumbuh di tanah, sekilas seperti tanaman tanpa penghuni. Sama juga tebar pesona di musim semi, biasanya di bulan Mei. Ciri khasnya merayap seperti lumut hingga menutup taman tempatnya hidup. Warnanya yang kalem hingga menyala sangat menceriakan tempat dimana dia berada. Begitu juga suasana musim semi yang dingin-dingin syahdu, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Klop deh

Siapa sangka bunga-bunga yang merayap ini adalah tanaman hias. Sekilas mirip tanaman liar yang hobi tumbuh dimana saja tanpa permisi, mau di taman, mau di padang ilalang hingga bebatuan. Awalnya ane juga takjub.. lha kok bisa ya tanaman liar ini begitu indah dan mempesonanya.. Eh ternyata memang tanaman hias ya pemirsa😊

Tumbuhnya yang merayap dengan bunga penuh menutupi taman sangat kontras dengan bunga tulip yang tumbuh semata wayang. Bak segerombolan kumbang antri ingin mengisap madunya. Itulah perkenalan ane pertama kali pada bunga-bunga ini yang belakangan ane ketahui namanya Phlox.

Bunga ini juga diabadikan sebagai nama bulan purnama di bulan Mei karena mekar di bulan Mei  yaitu Pink Moon

Pengen kenalan ma si Phlox, tepatnya Phlox subulata.. yuk pemirsa kita eksplor bersama-sama. Dimulai dari biodatanya terlebih dahulu ya 😊

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan             Plantae
Memesan           Ericales
Keluarga             Polemoniaceae
Marga                  Phlox
Jenis                    P. subulata

Bunga Phlox adalah bunga yang berasal dari tanaman keluarga Polemoniaceae dan marga atau genus Phlox. Kecuali dinyatakan lain, bunga-bunga merayap disapa Phlox aja, sesuai dengan marganya. Untuk yang lebih spesifiknya seperti bunga-bunganya yang dijadikan penghias taman, sebut dia Phlox subulata, sesuai dengan nama spesiesnya 🙂

Phlox subulata yang bahasa bulenya Creeping Phlox memiliki banyak nama panggilan seperti Phlox mereyap., moss pink/lumut merah muda hingga mountain phlox atau Phlox gunung. Phlox subulata adalah spesies asli dari timur dan tengah Amerika Serikat

Julukan khusus subulata berasal dari bahasa latin yang berarti penusuk atau berbentuk jarum

Tanamannya ga tinggi-tinggi amat, paling tinggi sekitar 13 cm dan menutupi area selebar 50 cm. Makanya banyak dibudidayakan sebagai tikar atau permadani pembentuk tanaman hijau atau bantal dari daun linier berbulu. Sangat cantik dan indah dipandnag mata, pohon sakura dengan bunga-bunganya yang mungil bergerombol penuh di sepanjang dahan, beralaskan bunga-bunga phlox kecil menutupi area di sekitar sakura tumbuh. Atau ramai-ramai menutupi area tulip yang tumbuh seorang diri 🙂

Bunga Phlox berukuran kecil dengan 5 kelopak berwarna tunggal, dari ungu muda, merah muda, merah tua, putih hingga biru dan mekar di akhir musim semi hingga awal musim panas

Phlox subulata banyak dibudidayakan, salah satunya sebagai penutup tanah. Tanaman berbunga ini memerlukan sinar matahari penuh, jadi sangat cocok kan berbunganya saat matahari mulai muncul stabil di bulan Mei dan berikutnya.

Tanah tempat tumbuhnya dikeringkan dengan baik dan sangat kuat dan bisa berkompromi dengan suhu hingga di bawah 0°C hingga -20°C. Wow.. seru ya. Makanya cocok untuk zona tahan banting USDA 3 hingga 9

Meski kelihatannya seperti tanaman liar bagi yang mengenalnya pertama kali, ternyata gini-gini Phlox dah meraih prestasi lho.. Apalagi kalo bukan keindahan dan keuniaknnya ya..

Berikut kultivar Phlox yang meraih penghargaan dari Royal Horticultural Society’s Award of Garden Merit
– Kelly’s Eye (merah muda)
– Mc Daniel’s Cushion (merah muda gelap)
– Red Wings (merah tua)

Selain dibudidayakan sebagai tanaman hias, Phlox bermanfaat untuk kesehatan lho.. Setidaknya itu yang dilakoni penduduk asli Amerika Mahuna ynag memanfaatkan tanaman ini sebagai obat herbal secara internal untuk rematik

Nah demikianlah pemirsa edisi kali ini mengenai tanaman berbunga Phlox dari spesies Phlox subulata yang mekar di musim semi di Austria

Sampai jumpa lagi

Bir cevap yazın