Keistimewaan dan amalan di bulan Syawal, bulan ke-10 dalam kalender Islam

397 Views

Syawal adalah bulan ke-10 dalam kalender Islam atau Hijriyah, kalender yang dihitung berdasarkan siklus bulan mengelilingi bumi. Dalam setahun, bulan mengelilingi bumi sebanyak 12 kali

Syawal berarti membawa atau mengangkat. Nama ini diberikan karena saat itu unta melahirkan dan membawa anaknya. Di Arab, ini juga saatnya unta diperah susunya

Bagi umat Islam, bulan Syawal memiliki arti yang yang sangat spesial. Syawal artinya adalah kebahagian karena merupakan bulan yang penuh berkah. Kebahagiaan karena pada awal bulan yaitu pada tanggal 1 Syawal, umat Islam di seluruh dunia merayakan Hari Raya yaitu Idul Fitri setelah sebulan lamanya berpuasa wajib di bulan Ramadan.

Di hari yang berbahagia ini umat Islam melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid dan lapangan terbuka. Selanjutnya mendengar kutbah dari khatib secara khusyuk. Selesai kutbah, para jemaah sesama lelaki kemudian saling bermaafan dan bersalaman begitu juga sesama perempuan, tidak lupa mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal wa idzin- semoga Allah menerima amal ibadah kita, mohon maaf lahir batin. Sungguh amalan yang mulia saling mendoakan dan memaafkan ya pemirsa..

Ini merupakan keistimewaan dan amalan di bulan Syawal. Kemudian apa lagi? Tentunya masih banyak lagi keistimewaan dan amalan di bulan ini ya.. apa saja itu? Yuk pemirsa mari kita simak bersama-sama

Silaturahmi

Bulan Syawal adalah bulan yang sangat berarti bagi umat Islam karena merupakan bulan kebahagiaan. Di hari pertama umat Islam merayakan Idul Fitri dengan sholat Ied di masjid dan lapangan terbuka

Kebahagiaan ini berlanjut dengan saling bersilahturami antar keluarga, tetangga, sahabat dan handai taulan, Silahturahmi pada bulan ini sangat kencang bila dibandingkan bulan-bulan yang lain. Ini merupakan salah satu keistimewaan di bulan ini dan ternyata menjadi amalan yang baik lho pemirsa.. sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan ditambah umurnya, maka hendaklah menjalin silahturahim.”
(HR. Bukhari)

Makanya ga heran ya kalo di bulan Syawal ini silahturahmi lebih sering, bahkan yang di luar kota hingga luar negeri bela-belain mudik ke kampung halaman, demi berjumpa dengan keluarga tercinta

Berpuasa di bulan Syawal

Bulan Syawal adalah bulan kedua terbaik setelah bulan Ramadan. Berakhirnya bulan Ramadan yang penuh kebaikan bukan berarti berakhir pula kebaikan yang biasa didapatkan pada bulan ini ya.. Ibadah dan amalan yang diganjar pahala besar yang biasa didapat pada bulan Ramadan berlanjut di bulan Syawal yang kembali fitri/suci bersih ini😊

Di bulan Syawal juga terdapat amalan seperti yang dilakukan di bulan Ramadan, yaitu puasa yang berjumlah 6 hari. Hanya saja jika di bulan Ramadan adalah suatu kewajiban, yang tidak melaksanakannya diwajibkan membayar puasa yang tertinggal, maka puasa di bulan Syawal adalah sunah. Keistimewaan berpuasa di bulan ini, meskipun sunah adalah ganjaran pahalanya yang sungguh besar, sama seperti berpuasa setahun penuh. Puasa 6 hari di bulan Syawal merupakan pelengkap dan penyempurna amalan di bulan Ramadan

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsaiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.”
(HR. Muslim)

Kapan puasa Syawal ini bisa dimulai? Puasa Syawal bisa dimulai di hari kedua bulan Syawal ya.. karena di hari pertama merupakan Hari Raya Idul Fitri umat Islam diharamkan berpuasa

Nah akan tetapi karena biasanya pada hari kedua dan ketiga masih dalam suasana hari Raya dan bersilahturahim saling mengunjungi dan disuguhi hidangan dan ga enak untuk membatalkan puasa, kita bisa berpuasa Syawal saat tidak dalam keadaan bersilahturahmi ke handai taulan, seperti beberapa hari kemudian. Bagi kaum wanita yang biasanya membayar hutang puasa ditambah lagi datang bulan, kuatirnya ga keburu karena kadung habis waktu bulan Syawal, maka sebaiknya berpuasa Syawal di awal waktu

Melangsungkan Pernikahan di Bulan Syawal

Pada bulan Syawal ini banyak umat Islam yang melangsungkan pernikahan. Ternyata bukan tanpa alasan ya.. Melangsungkan pernikahan di bulan Syawal merupakan salah satu keistimewaan dan amalan  di bulan Syawal. Hal ini seperti dikisahkan dari istri Rasulullah SAW yaitu Aisyah RA

“Rasulullah SAW menikahiku saat bulan Syawal dan mengadakan malam pertama dengan aku di bulan Syawal. Manakah istri beliau yang lebih memperhatikan selain aku?”
(HR. Muslim, An Nasa’i)

Demikianlah beberapa keistimewaan dan amalan yang dilakukan di bulan Syawal, bulan ke-10 dalam kalender Islam.

MasyaAllah alhamdulillah

Bir cevap yazın