Hikmah sholat tepat waktu selaras warna alam

319 Views

Orang tua jaman dulu kerap menasihati anak-anak kala senja menjelang untuk berdiam diri di rumah. Kalaupun berada di luar atau dalam perjalanan saat azan maghrib berkumandang, hendaklah berhenti sejenak. Atau kerap  orang tua menasihati anaknya jangan malas bangun subuh untuk sholat bahkan jangan tidur lagi sesudah sholat, nanti rezeki lewat

Semua nasihat orang tua adalah benar. Ada rahasia tersembunyi di balik nasihat orang tua yang lembut namun tegas, semuanya untuk kebaikan kita

Sholat adalah ibadah umat Islam yang sangat penting. Sholat merupakan tiang agama. Setiap muslim wajib mengerjakan sholau pada waktunya, sebagaimana firman Allah

“Sesungguhnya sholat memiliki waktu yang telah ditetapkan bagi orang beriman.”
(QS. An-Nisa ayat 103)

Setiap memasuki waktu sholat, warna alam berubah. Hal ini mempengaruhi kehidupan kita umat manusia, seperti waktu subuh dengan rezeki dan bekerjanya kelenjar tiroid. Kehilangan waktu sholat akan membawa kerugian untuk kita. Oleh karena itu seharusnya kita sholat tepat waktu

Ternyata perpindahan waktu sholat merupakan bagian dari kekuasaan Allah SWT yang mengandung hikmah dan kejadian alam setiap detiknya. Setiap perpindahan waktu sholat secara bersamaan telah terjadi perubahan energi alam yang dapat diukur serta dapat dirasakan melalui perubahan warna alam

Kita simak satu persatu yuk hikmah sholat tepat waktu selaras dengan warna alam

Subuh

Saat waktu subuh tiba, langit sudah memasuki masa tidak malam lagi/tidak hitam. Masa beristirahat usai, bersiap memulai hari dengan aktivitas

Warna langit yang diberi nama dalam Islam yaitu fajar shadiq atau secara sains bernama Astronomical-Nautical-Civil Twilight menjadi batas antara waktu malam dan siang. Batas ini memiliki rentang waktu sekitar satu jam di sekitar equator, inilah waktu sholat subuh

Waktu selepas subuh, langit semakin lama semakin menawan berwarna biru dengan sedikit goresan putih, kadang kemerahan jingga yang dihasilkan sinar matahari yang akan terbit

Pada waktu subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda pada waktu subuh ini juga memiliki rahasia yang berkaitan dengan rezeki dan komunikasi

Dimulai saat azan subuh, tenaga alam berada dalam tingkatan optimal. Tenaga ini kemudian diserap oleh tubuh melalui konsep resonansi pada waktu ruku dan sujud.

Kerugian bagi yang sering tertinggal waktu subuh atau terlewat seperti tertidur atau kesiangan atau menunda-nunda waktu akan kehilangan kesempatan mendapat semangat baru dalam mencari rezeki dan berkomunikasi. Ini karena tenaga alam yaitu warna biru tidak dapat diserap oleh tiroid pada roh dan jasad yang masih lelap tidur. Tertinggal waktu subuh mendapatkan tenaga alam yang tidak optimal lagi

Tidur setelah subuh yang bisa berdampak pada ketinggalan rezeki ini sesuai dengan sabda nabi dalam beberapa hadis sahih

Tidur setelah subuh dilarang karena akan ketinggalan rezeki sebagaimana sabda Nabi

Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya
(HR Dawud no. 2606, Tirmidzi no.122, Ibnu Majah no.2236, shahih At-Targhiib wa Tharhiib no.1693)

Itulah mengapa kita tidak dibenarkan tidur selepas subuh adalah karena warna biru mempertenagakan kelenjar tiroid. Bila kelenjar tiroid kita lemah, kita akan mengalami kehausan sepanjang hari dan metabolisme tubuh juga rezeki

Zhuhur

Pada waktu zhuhur, warna kuning mendominasi atmosfir. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan sistem pencernaan manusia, begitu juga hati

Warna kuning memiliki rahasia yang berkaitan dengan perasaan dan keceriaan. Mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat subuh akan berakibat pada gangguan pencernaan dan berkurangnya keaceriaan

Ashar

Warna alam pada waktu ashar berubah menjadi oranye. Warna alam oranye ini berpengaruh terhadap kondisi prostat, uterus, ovarium, testis dan sistem reproduksi. Warna oranye pada waktu Ashar juga mempengaruhi kreativitas seseorang

Sungguh merugi kerap tertinggal sholat Ashar atau menunda-nundanya karena akan menurunkan kreativitasnya. Selain itu organ reproduksi juga akan kehilangan energi positif dari warna alam tersebut

Maghrib

Saat senja menjelang, terlihat warna alam berubah menjadi merah. Hal ini terjadi karena waktu maghrib tiba, terjadi spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu ini jin dan iblis sangat bertenaga karena memiliki resonansi bersamaan dengan warna alam

Jika sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti untuk mengerjakan sholat Maghrib. Hal ini lebih baik karena waktu Maghrib, banyak intervensi atau tumpang tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama dan dapat menimbulkan fatamorgana yang dapat mengganggu penglihatan kita

Isya

Ketika waktu Isya, suasana alam berubah menjadi warna nila dan selanjutnya gelap. Waktu Isya menyimpan rahasia ketentraman dan kedamaian ynag frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak

Kerap melewatkan waktu sholaz Isya akan sering merasa gelisah.

Jika waktu Isya usai dan alam mulai diselimuti kegelapan hendaknya segera mengistirahatkan tubuh dengan tidur. Pada saat malm kondisi jiwa berada pada gelombang Delta dnegan frekuensi di bawah 4 Hz pada seluruh sistem tubuh sehingga kondisi fisik memasuki waktu istirahat

Tahajud

Selepas tengah malam kembali suasana alam bersinar dengan warna putih, merah jambu kemudian ungu. Perubahan warna ini selaras dengan frekuensi kelenjar pineal (otak kecil), kelenjar pituitary (bawah otak), talamus dan hipotalamus. Dengan demikian akan lebih baik bangun dari tidur kemudian sangat dianjurkan jika mengerjakan sholat tahajud

Demikian pemirsa edisi kali ini mengenai hikmah sholat tepat waktu selaras warna alam yang ane rangkum dengan sumber utama adalah sebuah buku ilmiah karya Prof. Dr. Ir. H. Osly Rachman, MS berjudul “The Science of shalat” yang diterbitkan oleh Qultummedia mengenai hikmah sholat tepat waktu

Semoga bermanfaat

Bir cevap yazın