Pesona buah beri dari pepohonan dan semak-semak di musim dingin di Austria

539 Views

Musim dingin selalu punya cerita. Pesonanya mampu menghangatkan jiwa nestapa. Ga heran pesonanya menjadi terapi jiwa yang ampuh dan murah meriah

Salah satu pesona musim dingin adalah salju yang turun ke bumi. Salju berasal dari bumi yang berupa uap air yang naik ke langit kemudian turun kembali ke dalam bentuk yang indah putih berseri selembut sutra.

Bila suhu bumi rendah, salju akan bertahan dengan bentuknya yang menawan. Hinggap dimana saja, dari pepohonan dan semak-semak, padang luas hingga jendela rumah

Beberapa singgah di pepohonan yang hanya menyisakan ranting-ranting kering, buah kacang yang mengering hingga buah beri. Beragam pepohonan dan semak-semak menghasilkan buah beri yang beraneka warna, dari merah, ungu, kuning, orange, hitam dan putih

Buah-buah beri ini telah tebar pesona sejak akhir musim panas dan menjadi-jadi saat musim gugur, dimana buah-buahnya dalam satu tangkai sangat penuh bergerombol menarik hari.

Btw buah beri itu apa sih? Apa yang ujungnya ada beri (berry) ya? Seperti strawberry, bluberry, blackberry, cranberry, raspberry, cloudberry, huckleberry, lingonberry hingga mulberry? Ya.. ini benar sekali. Tetapi buah beri yang ane sebutkan ini adalah buah yang dikonsumsi manusia dan biasanya telah habis sebelum musim dingin tiba karena telah dipanen

Bagaimana dengan buah beri yang bertahan hingga musim dingin dan menceriakan musim yang syahdu sendu ini ya? Ini adalah buah beri dari pepohonan dan semak-semak. Di antaranya adalah Celastrus scandens L, Chokeberry hitam, Elderberry, Cranberry semak tinggi , Sorbus Americana , Winterberry hingga Flowering crabs

Beberapa sengaja ditanam sebagai tanaman hias untuk diambil manfaatnya yaitu sebagai lanskap yang indah di musim dingin, dengan buah-buahnya yang berwarna cerah ceria. Bukan diambil manfaatnya lho yaitu buahnya yang dimakan langsung atau dibuat manisan dan selai. Ya.. begitulah kenyataan bule adanya ya pemirsa 🙂

Tanaman hias ini banyak di tanam di sekitar area tempat tinggal kita. Dari hanya tumbuh di taman, halaman rumah penduduk hingga menjadi pagar tanaman. Tanaman hias ini berwarna merah darah cerah. Makanya saat musim dingin warna inilah yang mencolok yang biasa ane temui

Nah kalo yang agak jauhan seperti di pusat kota atau tempat wisata, ga hanya warna merah, tetapi kuning, orange, ungu, putih hingga hitam. Sayangnya saat musim dingin ane belum mendapatkan momen memfoto mereka dengan salju yang nongkrong manis manja pada buah-buahnya yang berwarna menggoda ini 🙂

Di pusat kota seperti di pinggir jalan sebagai tanaman pagar, semak-semak berbuah beri ini kala musim gugur sangat ranum menggoda, dengan warnanya yang orange, putih dan hitam. Di tempat wisata seperti Zoo Schmiding buah-buah berinya lebih lengkap termasuk yang berwarna ungu. Bahkan ane jumpai hingga di Turki saat liburan, buah beri yang berwarna orange menyala. Wow..

Jadi selain tanaman hias yang mewarnai musim dingin, untuk apalagi dong pepohonan dan semak-semak yang menghasilkan buah-buah beri? Ternyata untuk satwa liar. Buah beri ini ga hanya menarik perhatian manusia, mereka pun sangat tertarik rupanya. Mereka ga perlu pergi jauh mencari makanan hingga bisa menghemat energi , seperti burung

Oleh sebab itu buah beri ini menjadi sumber makanan satwa liar di msuim dingin. Oh pantesan ga dimakan umat manusia. Lho tetapi kenapa satwa liar ga memakan buah beri ini saat sedang berlimpahnya di musim panas dan musim gugur ya? Apa satwa liar ga liat atau masih banyak makanan?

Ternyata lagi.. ada alasannya. Saat musim panas dan musim gugur, buah-buah beri ini masih pahit dan asam hingga ga enak rasanya. Ahaa.. hewan aja punya selera.. apalagi kita umat manusia 🙂 Nah, saat musim dingin, suhu yang dingin menurunkan tingkat kepahitan dan keasaman buah beri ini. Tapi bagi para hewan, kalo beri masih tetap pahit pun mereka akan memakannya 🙂

Jadi jngan heran kalo di Austria banyak warga yang menanam pepohonan, semak-semak atau tanaman hias yang menhasilkan buah beri, selain sebagai tanaman hias yang mewarnai musim-musim ingdah seperti musim panas dan musim gugur dan terutama di musim dingin, buahnya juga bermanfaat untk para hewan 🙂

Selain warga, di tempat umum juga banyak ditanam dengan maksud yang sama. Bahkan ada yang tumbuh liar lho..

Bir cevap yazın