Kolonya, simbol keramahtamahan dan kesehatan serta aroma Nasional Turki

761 Views

Kolonya adalah Eau de Cologne atau colognenya Turki. Minyak wangi ini memang diadopsi dari asalnya di Cologne/ Köln, Jerman.

Semenjak cologne bule hadir di sepanjang rute perdagangan dari Cologne, Jerman ke Kaisaran Ottoman pada abad ke-19, minyak wangi yang disukai para bangsawan kerajaan se Eropa berkat hasil karya seorang imigran Italia Giovanni Maria Farina tahun 1709 ini menginspirasi warga lokal menciptakan cologne made in Turki. Salah satunya pada awal abad ke-20. dimulai dari ahli kimia muda Prancis Jean Cesar Reboul yang melancong ke negara kejayaan Kekaisaran Ottoman tepatnya kota Istanbul. Bersama muridnya warga lokal Kemal Muderrisoglu mereka membuat kolonya yang segera mashyur seantero Turki

Sampai hari ini, kolonya telah menjadi milik Turki yang melegenda.

Kolonya Turki yang harum dan menyegarkan begitu dicintai. Kolonya ini merupakan, campuran dari minyak esensial, pelarut seperti etanol dan air dengan aroma alami yang bisa dipilih dari bunga, buah-buahan dan rempah aromatik atau gabungannya. Perpaduan barat dan timur, modern dan klasik

Kolonya tidak bisa dilepaskan dari keseharian warga. Di rumah warga minimal ada sebotol kolonya

Mengapa kolonya begitu erat dalam kehidupan warga Turki ya.. sampai-sampai aroma alami ini menjadi aroma alami nasional negara berbendera bulan sabit ini. Apa karena warga harus selalu keliatan necis dan berbau harum, terhindar dari masalah klasik bau badan atau bahkan bau köfte? 🙂 Seperti tujuan pemakaian cologne itu sendiri untuk mengharumkan tubuh ya 🙂

Ternyata maknanya sangat dalam lho pemirsa sejak kehadirannya di negara yang beribukota Ankara ini. Kolonya dengan salah satu merk tertuanya yang masih eksis hingga sekarang Eyüp Sabri Tuncer ini ga hanya sekedar pengharum tubuh, atau untuk membersihkan diri seperti saat selesai makan dengan menuangkannya pada telapak tangan kemudian digosok-gosok layaknya cuci tangan. Tapi lebih dari itu kolonya yang digunakan untuk kenyambut tamu bermakna sebagai bentuk hormat dan keramhtamahan warga. Ga di rumah aja, dimanapun bertemu, dari hotel hingga restoran tamu disambut dengan kolonya dengan disemprotkan dengan penuh persahabatan ke bagian tubuh

Makanya kolonya menjadi layaknya simbol keramahtamahan Turki. Pemirsa pernah mengalaminya saat melancong ke Turki? Atau pemirsa yang memang tinggal di Turki karena sekolah, kuliah, bekerja atau turut suami?

Seperti kita. Ane dulu awal-awalnya begitu sumringah saat berkunjung ke Turki disemprot kolonya yang harum mewangi semerbak menyeruak seantero ruangan, atau saat selesai makan dikasih kolonya dengan membuka kedua telapak tangan.. eh padahal ane dah cuci tangan lho.. apa kurang bersih ya haha..Dulunya nurut aja karena dipikir memang begitu adat Turki. Ternyata memiliki makna mendalam seperti filosofi warganya

Apalagi saat pandemi corona merebak, semakin menjadi-jadi deh kebutuhan akan kolonya. Salah satunya adalah hand sanitizer/ pembersih tangan yang ampuh membunuh kuman dan dianjurkan WHO. Tapi warga Turki ga perlu kalut karena ada kolonya dan telah terbiasa menggunakan kolonya dalam keseharian mereka, dimana kolonya bisa bertindak sebagai hand sanitizer

Lho memang ada hubungannya ya? Iya, karena Eau de Colognenya Turki mengandung kadar alkohol yang lumayan tinggi yang dapat membunuh kuman bahkan cangkang virus corona hingga 80%. Tahu kan pemirsa kalo selaput virus corona mengandung lemak yang bisa meleleh terkena bahan desinfektan..

Jadi kolonya ga hanya berfungsi sebgai minyak wangi atau parfum untuk pengharum tubuh dong.. begitu juga untuk menyambut tamu sebagai bentuk keramahtamahan warga Turki, tapi lebih dari itu untuk kesehatan juga. Selain sebagai desinfektan, warga Turki percaya membalurkan kolonya ke pelipis atau sekitar leher menyebabkan tubuh menjadi plong dan segar karena aroma terapinya yang menyegarkan. Ga jarang pusing dan mumet hilang lenyap berganti cerah ceria

Kolonya dikemas dalam botol kaca hingga plastik, dari elegan dan anggun serta elit selangit hingga yang sederhana merakyat

Untuk parfum khusus disemprotkan sekali dua kali, cukup menggunakan botol kemasan kaca seukuran 60 hingga 100 ml. Kemasan parfum ini biasanya terkesan mewah dan anggun. Tetapi untuk penggunaan luas seperti untuk membersihkan diri hingga desinfektan, biasanya dikemas dalam botol plastik hingga 400 ml. Wow.. banyak banget ya pemirsa

Tentang aroma, jangan kuatir kolonya Turki tetap yang terdepan soal keharumannya dengan aroma alami mewangi dan menyegarkan hati dan jiwa juga rasa 🙂

Bir cevap yazın