Kelompok orang yang tidak boleh divaksin COVID-19

626 Views

Di beberapa negara telah dimulai vaksinasi COVID-19. Untuk tanah air tercinta Indonesia dimulai sejak Rabu, 13 Januari 2020. Tapi tidak semua orang bisa divaksin COVID-19. Beberapa orang dengan riwayat dan kondisi tertentu tidak boleh divaksin COVID-19

Untuk vaksin sinovac yang dipakai di Indonesia, mereka yang berusia di bawah 19 tahun tidak termasuk yang divaksinasi. Ini karena vaksin masih terus diuji dan belum ada penelitian untuk anak-anak

Kelompok orang yang tidak boleh divaksin COVID-19 adalah

Terkonfirmasi COVID-19

Wanita hamil atau menyusui atau berencana hasil selama periode vaksinisasi

Mengalami gejala ISPA (infeksi saluran pernafasan akut seperti batuk, pilek, sesak nafas dalam 7 hari terakhir

Anggota keluarga serumah yang kontalk erat, suspek, konfirmasi, sedang dalam perawatan karena penyakit COVID-19

Memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak nafas, bengkak dan kemerahan setelah divaksinasi

Riwayat penyakit pembekuan darah yang tidak terkontrol/ kelainan darah, termasuk sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah

Mengidap penyakit jantung seperti gagal jantung, enyakit jantung koroner

Mengidap penyakit auto imun sistemik seperti SLE, lupus, sjogren, vaskulitis dan outoimun lainnya

Mengidap penyakit ginjal seperti penyakit ginjal kronis, sedang mengalami hemodialisis atau dialisis peritoneal, transplatasi ginjal, sindrom nefrotik dengan kortikostiroid

Mengidap penyakit rematik outoimun atau rheumatoid arthritis

Mengidap penyakit saluran pencernaan kronis

Mengidap penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun

Mengidap penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun dan penerima produk darah atau tranfusi

Mengidap penyakit diabetes melitus

Mengidap HIV (Human immunodeficiency virus)

Tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg

Nah demikianlah kelompok orang yang tidak boleh divaksin COVID-19

Perhatian untuk para penerima vaksin dengan gangguan psikosomatis

Resiko terjadi respon stress terkait imunisasi pada sebelum, saat atau setelah vaksin:
– usia 10-19 tahun
– riwayat pingsan (sinkop vasovagal)
– pengalaman negatif terkait suntik
– ada riwayat kecemasan/ansietas

Untuk itu, perlu diberikan informasi dan edukasi yang jelas sebelum vaksin

Bila stress (ansietas/depresi) berat, diobati dulu sebelum vaksin

Penyakit komorbid yang belum boleh divaksin

Penyakit outoimun
Penyakit ginjal kronis termasuk sindrom nefrotik
Hipertensi
Gagal jantung
Penyakit jantung koroner
Penyakit saluran cerna
Penyakit kanker/kelainan darah

Demikianlah mengenai vaksinasi yang tidak diperbolehkan pada mereka dengan kondisi di atas begitu juga resiko terjadi respon vaksinasi yang didapat dari berbagai sumber termasuk dari Kementrian Kesehatan RI

Semoga bermanfaat

Bir cevap yazın