Guling, cs bantal sebagai teman tidur yang dipeluk khas Indonesia warisan kolonial Belanda

949 Views

Guling siapa sih yang ga kenal? Cs bantal berbentuk panjang dan gembul sempit ini biasa digunakan sebagai teman tidur masyarakat Indonesia.

Guling telah melekat dalam kehidupan warga negara tropis ini beratus tahun lamanya. Sehingga ada anekdot kalo bilang guling, seluruh dunia sepakat menunjuk Indonesia 🙂 Ga ada sejagat raya ini yang menyamakan warga Indonesia dalam hal kepemilikan dan penggunaan bantal panjang nan empuk ini. Keberadaannya merata dari kota hingga desa, dari rumah mewah  hingga rumah sederhana

Bule aja kagum akan guling di Indoesia lho.. termasuk suami ane saat pertama kali ke Indonesia, pun sewaktu tinggal di rumah setelah pemuda ini sah sebagai suami ane 🙂

Nah kebalikan saat ane ke Austria dan tinggal di negeri musik ini, begitu juga ke negara tetangga termasuk negara Mediterania Turki, guling tak pernah ane jumpai. Keluar masuk toko furniture melirik tempat tidur, bantal hanya sendirian– tak ada kekasih hatinya yaitu guling. Pun saat ane dan suami menginap di hotel. Hanya bantal saja 🙂

Tapi benarkah guling hanya milik Indonesia seorang? Adakah negara lain mengklaim memilikinya?

Nah kalo negara lain ada juga guling, samakah seperti guling kita dari tanah air tercinta? Guling Indonesia memiliki ciri khas tersendiri yang terbuat dari kapas dkk yang empuk lembut. Ukurannya yang panjang nyaman untuk dipeluk sebagai teman tidur.

Diketahui ternyata di negara Asia Selatan ada juga lho guling.. tapi terbuat dari rotan. Duh.. keras dong 🙂 Katanya untuk melancarkan peredaran darah

Hmm.. kalo boleh memilih.. emak-emak tropis pilih guling yang mana? Pastilah yang empuk dan lembut nyaman ya😊Kalo perkara melancarkan peredaran darah, mungkin abis bangun tidur aja gerak-gerak bodi alias berolahraga haha

Kemudian negara mana lagi nih? Apakah fungsi guling sebagai teman tidur dan melancarkan peredaran darah, ataukah ada fungsi lainnya?

Mengapa di Indonesia guling begitu populer dan merakyat? Apakah guling asli Indonesia?

Yuk pemirsa bersama-sama kita cari tau 🙂

Guling

Guling secara umum adalah salah satu alat yang digunakan untuk tidur, secara khusus adalah alat tidur khas  masyarakat Indonesia. Guling berupa bantal panjang dan sempit yang empuk sebagai penyangga tubuh, untuk dipeluk hingga untuk teman tidur agar nyenyak dan nyaman.

Guling yang digunakan untuk tidur ukurannya berkisar 100 hingga 120 cm

Guling biasanya diisi dengan kapas, kapuk, busa, bulu unggas dan sebagainya, yang menjadi ciri khas guling warga tropis Indonesia.

Selain sebagai teman tidur, guling digunakan sebagai dekorasi. Ukuran untuk guling jenis ini biasanya lebih kecil mungil dan pendek

Penamaan

Konon katanya, kata guling berasal dari bahasa Inggris Tengah dan Kuno dan merupakan serumpun dari bahasa Inggris Kuno, belg, ‘bag‘.

Konon katanya lagi, penggunaan kata’guling‘ diketahui sebelum abad ke-12. Tapi sumber ini tidak menyebutkan negara mana yang menggunakan nama ini pertama kali.  Tapi yang jelas, Indonesia mengenalnya sejak jaman penjajah Belanda

Sejarah guling di Indonesia

Guling lahir dari kebudayaan Indisch di abad ke-18 atau ke-19

Guling telah dikenal beratus tahun lamanya yang berasal dari warisan jaman kolonial Belanda. Konon kabarnya penjajah Belanda merasa kesepian di tanah jajahannya karena pujaan hati tak ikut bersama. Maka untuk menemani tidur agar lelap dibuatlah guling ini

Awalnya guling hanya dimiliki golongan atas atau priyayi

Guling di negara Asia Tenggara

Ternyata guling ga hanya milik Indonesia aja lho.. Banyak juga yang mengaku menggunakannya terutama negara-negara serumpun Asia Tenggara. Entah darimana asal muasal guling di negara-negara ini, apa dari penjajah Belanda atau mungkin malah diadopsi dari kebiasaan warga tanah air ya.. Kan biasa tuh negara-negara tetangga suka ngaku-ngaku asal muasal dari negara mereka, padahal dah jelas-jelas dari negara Indonesia. Tuh buktinya rendang dan batik diaku dari negara mereka hehe..

Atau pemirsa yang tinggal di negara-negara Asia Tenggara bisa menjelaskannya? 😊

Guling di negara-negara ini ga ada bedanya dengan guling di Indonesia yang empuk berisi kapas atau kapuk atau busa dkk

Di Vietnam, guling dikenal dengan nama goi om, Filipina sebagai bantal hotdog, Malaysia menyebutnya bantal peluk sedangkan Thailand dengan monkhang atau bantal di samping

Guling di Asia Timur

Kalo guling Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara identik dengan guling yang terbuat dari kapas dkk, maka guling mereka terbuat dari anyaman bambu atau rotan lho.. Tentunya ga empuklah ya.. namanya juga dari anyaman bambu atau rotan 😊

Berbeda dengan guling khas masyarakat Indonesia yang digunakan untuk tidur dengan nyaman dan tenang, guling keras ini dipercaya masyarakat Asia Timur untuk melancarkan aliran darah saat tidur. Guling Cina dikenal dengan nama Dzuluren, sedangkan guling Korea bernama Jukbuin, sedangkan di Jepang disebut dakimura

Tradisi Jepang menyatakan seorang istri akan membuat guling dari bambu dan memberikannya kepada suaminya ketika dia bepergian jauh dari rumah. Jadi si suami ga akan kesepian di malam hari. Nama guling ini berubah menjadi Chikufujin yang berarti ’istri bambu‘. Aaaihh.. ada-ada saja ya 😀

Negara Barat

Bagaimana keberadaan guling di negara Barat? Di negara bule guling diketahui diletakkan di kepala tempat tidur dan berfungsi sebagai penyangga kepala atau punggung bawah atau sebagai penyangga lengan pada furnitur dengan sisi kaku yang tinggi. Bantal guling juga digunakan sebagai bumper pada boks bayi. Selian itu untuk bersantai di lantai di kamar keluarga dan anak-anak.

Di Amerika Serikat, istilahnya bantal badan ini menyerupai guling dan dirancang untuk dipeluk saat tidur

Di Eropa yaitu negara Perancis, ini dalam denominasi traversin atau polochon dan sebagian besar digunakan sebagai bantal, terutama untuk orang tua di daerah pedesaan, tetapi juga digunakan untuk perkemahan musim panas

Namun jangan bayangkan gulingnya sepanjang guling orang Indonesia ya. masalah guling, Indonesia juaranya 🙂

Bir cevap yazın