Clementine, jeruk mungil manis di musim dingin, kandungan nutrisi dan manfaat kesehatan

578 Views

Setiap jeruk memiliki ciri khas yang sama, rasa manis berbaur dengan sedikit asam. Rasa yang segar nikmat dengan aroma yang menyenangkan ini tak lepas dari kandungan yang berada dalam jeruk itu sendiri, pun yang terkandung di luar yaitu kulitnya 😊

Tapi pernahkah pemirsa merasakan jeruk yang hampir-hampir sempurna, kecil mungil seukuran bola bekel nyaman digenggam, berkulit oranye tua mengkilap, mudah dikupas, tanpa biji dan enak luar biasa, manis dan segar dengan aroma yang menyejukkan jiwa?

Dialah Clementine, jeruk hibrida dari jeruk keprok daun willow (C. x deliciosa) dan jeruk manis (C. x sinensis). Jeruk ini meramaikan perbendaharaan buah-buahan di supermarket-supermarket seantero Austria di musim dingin. Dikemas apik dalam kotak kayu ringan seberat 2 kilo 3 ons atau 2300 g, Clementine terlihat anggun dan bersahaja

Clementine seperti air di padang oase yang sangat dinanti dan diminati di musim yang dingin sendu ini 🙂

Jeruk ini diketahui bukan asli Austria, tetapi diimpor dari negara Eropa Selatan yaitu Spanyol. Aaaa. Austria tau aja buah yang enak ya 🙂

Sejak kenal jeruk ini pertama kali, ane langsung jatuh cinta dan menambah daftar buah favorit. Meski kecil mungil, tidak membuat ane ke lain hati karena berbagai keunggulannya. Clementine menjadi pilihan kita kala jeruk lain tidak didapat kepastian akan kemanisannya 🙂

Sekilas, jeruk ini mengingatkan ane dan juga pemirsa dengan jeruk Mandarin. Hmm.. apakah Clementine adalah juga si jeruk Mandarin ini?Atau bersaudara atau tidak ada hubungan sama sekali? Sebenarnya Clementine ini jeruk bule atau bukan sih.. kenapa kehadirannya seringkali di musim  dingin ya?

Apakah jeruk ini hanya mengandalkan fisiknya aja yang cantik menawan dengan kulit oranye tua mengkilap.. apakah ada andalan lainnya? Bagaimana dengan kandungan gizi dan khasiatnya?

Mengapa namanya Clementine.. seperti berbau bule ya.. apakah ada sejarahnya hingga dinamakan Clementine?

Hmm.. banyak sekali yang ingin segera dituntaskan jawabannya ya pemirsa

Biar ga penasaran, yuk mari kita eksplor bersama-sama jeruk ini 🙂

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan : Plantae
Keluarga : Rutaceae
Genus : Citrus
Spesies : Citrus x clementine

Clementine merupakan jeruk hibrida dari jeruk keprok daun willow (C. x deliciosa) dan jeruk manis (C. x sinensis)

Jeruk ini berkulit oranye tua mengkilap, begitu juga isinya, jeruk yang nyaris tanpa biji dengan rasa yang manis dan mudah dikupas

Sejarah

Clementine adalah hibrida jeruk spontan yang muncul di taman panti asuhan Bruder Clement Rodier di Misserghin, Aljazair pada akhir abad ke-19. Jeruk ini dinamai secara resmi pada tahun 1902 sesuai dengan nama penemunya Clement Rodier seorang misionaris Perancis

Beberapa sumber telah mengaitkan asal mula hibrida tersebut, menunjuk pada buah serupa yang berasal dari provinsi Guangxi dan Guangdong di Cina saat ini, tetapi kemungkinan ini merupakan hibrida mandarin yang berbeda

Analisa genom dari clemnetine telah menunjukkan bahwa ia muncul dari persilangan antara jeruk manis (Citrus. x sinensis) dan jeruk keprok mandarin daun willow Mediterania (Citrus. x deliciosa), konsisten dengan asal Aljazair

Umumnya jeruk clementine tidak berbiji. Tapi ada juga jenis yang berbiji meski ga banyak maksimal 10 biji dan jenis monreal yang lebih dari 10 biji

Jeruk clementine menyerupai varietas jeruk lainnya seperti satsuma dan jeruk keprok

Penanaman

Clementine berbeda dari jeruk lainnya karena memiliki kebutuhan panas yang lebih rendah, yang berarti toleransi terhadap kematanagan buah dan kepekaan terhadap kondisi yang tidak menguntungkan selama periode pembungaan dan pembentukan buah lebih tinggi. Namun di daerah dengan panas total tinggi, Clementine berbuah lebih awal, hanya sedikit lebih lambat dari jeruk mandarin satsuma. Wilayah ini seperti Afrika Utara, cekungan Mediterania dan California juga mendukung memaksimalkan ukuran dan kualitas Clementine

Jeruk ini diperkenalkan ke pertanian komersial California pada tahun 1914, meskipun ditanam di Citrus Research Center (sekarang bagian dari Universitas California, Riverside) pada awal 1909

Clementine kehilangan karakteristik tanpa biji yang diinginkan ketika mereka diserbuk silang dengan buah lainnya. Untuk mencegah hal ini, pada tahun 2006, petani seperti Paramount Citrus di California mengancam akan menuntut peternak lebah lokal untuk menjauhkan lebah dari tanaman mereka

Jenis

Tanpa biji

Jenis ini ada di Afrika Utara. Varietas tanpa biji dari clementine dikenal sebagai tipe yang umum. Clementine umum sangat mirip dnegan tipe Monreal, kedua jenis ini hampir identik dalam kaitannya dengan spesifikasi pohon.

Pohon Clementine tanpa biji tidak cocok dengan diri sendiri. Itulah sebabnya buah ini memliki biji yang sangat sedikit atau tidak ada sama sekali. Untuk penyerbukan, perlu dilakukan penyerbukan silang

Monreal

Jenis jeruk ini ada di Afrika Utara juga

Clementine Monreal dapat melakukan penyerbukan sendiri dan memiliki biji.

Jenis ini rata-rata lebih besar dari varietas tanpa biji, memiliki mekar lebih banyak dan lebih manis

Varietas

Aljazair
Ini adalah kultivar Rodier asli

Fina

Kultivar Spanyol yang awalnya ditanam pada batang bawah berwarna oranye pahit yang memberinya rasa yang luar biasa. Tetapi karena kerentanan terhadap penyakit, sekarang ditanam pada batang bawah yang lebih luas, yang mempengaruhi profil rasa

Clemenulues atau Nules

Ini adalah  kultivar Clementine yang populer, tanpa biji, mudah dikupas dengan rasa manis yang menyenangkan.

Mutasi varietas Fina, Nules adalah Clementine yang paling banak ditanam di Spanyol. Dia matang pada pertengahan Nopember hingga pertengahan dan akhir Januari. Selain di Spanyol juga banyak ditanam di California, dimana ia jatuh tempo dari Oktober hingga Desember. Ini menghasilkan buah tanpa biji yang lebih besar dari Fina, tetapi kurang manis

Eksteriornya yang berupa kulit luarnya berwarna jingga atau oranye gelapdengan penampilan halus dan mengkilap

Clementine de Golfo di Taranto

Ini adalah Clementine kultivar Italia yang praktis tanpa biji yang diberi status Indikasi Geografi Terlindungi (PGI) oelh Uni Eropa, diproduksi di sekitar Teluk Taranto. Mereka memiliki rasa manis dan aroma yang kuat

Clementine di Calabria

Ini adalah kultivar PGI Italia lainnya, yang ditanam di wilayah Calabria

Demikianlah pemirsa jenis dan varietas Clementine. Sekarang kita lihat nutrisinya yauk.. ada kandungan apa aja 🙂

Nutrisi

Jeruk Clementine

Nilai gizi per 100 g (3,5 oz)

Energi                   198 kJ (47 kJ)

Karbohidrat        12,02 g
Gula                      9,18 g
Serat makanan 1,7 g

Lemak                  0,15 g

Protein                                 0,85 g

Vitamin                                Kuantitas             %DV
Tiamin (B1)                         0,086 mg             7%
Riboflavin                           0,030 mg             3%
Niasin (B3)                          0,636 mg             4%
Asam pantotenat (B5)    0,151 mg             3%
Vitamin B6                         0,075 mg             6%
Folat (B9)                            24 mikrogram   6%
Kolin                                     14 mg                   3%
Vitamin C                            48,8 mg               59%
Vitamin E                            0,20 mg               1%

Mineral                                kuantitas             %DV
Kalsium                                30 mg                   3%
Tembaga                             0,043 mg             2%
Besi                                       0,14                       1%
Magnesium                        10 mg                   3%
Mangan                               0,023 mg             1%
Fosfor                                   21 mg                   3%
Kalium                                  177 mg                4%
Selenium                             0,1 mikrogram 0%
Sodium                                1 mg                     0%
Seng                                      0,06 mg               1%

Kuantitas lainnya             Kuantitas
Air                                          86,58 g

Sumber: USDA FoodData Central

Di antara mikronutrien, hanya vitamin Cyang memiliki kandungan signifikan (59% dari nilai harian) dalam sajian 100 gram dengan semua nutrisi lain dalam jumlah rendah

Meski begitu, lumayan juga kandungan yang terdapat dalam Clementine ya.. ada semua dari serat, gula, protein. lemak, vitamin hingga mineral

Clementine juga merupakan salah satu jeruk yang aman dikonsumsi karena hampir tidak menimbulkan keluhan di saluran pencernaan terutama lambung. Biasanya yang memiliki maag akut kontan sakitnya bila mengkaonsumsi jeruk yang tinggi kadar vitamin Cnya terutama yang berasa asam

Manfaat kecantikan dan kesehatan

Dengan kandungannya yang sedemikian lengkap ini, Clementine memiliki banyak khasiat, baik untuk kecantikan maupun untuk kesehatan

Clementine mengandung vitamin C yang signifikan, yang kaya akan antioksidan sehingga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, jeruk ini juga baik untuk kesehatan kulit karena vitamin C dan E yang dimilikinya

Potensi interaksi obat

Sebuah studi tahun 2017 menunjukkan bahwa fitokimia clementine dapat berinteraksi dengan obat-obatan dengan cara yang mirip dengan jeruk bali

Nah demikianlah pemirsa edisi kali ini mengenai jeruk Clementine, jeruk mungil cantik menawan yang manis segar di musim dingin di Austria

Semoga bermanfaat

Sampai jumpa lagi

Bir cevap yazın