Antara nuansa daerah laut Turki dan Belitung Indonesia, dari pantai, ngarai hingga kuliner bikin kangen

231 Views

Laut di negara yang pernah berjaya di bawah kepemimpinan Kesultanan Utsmaniyah/Ottoman ini ga ada bedanya dengan laut di Indonesia. Berair jernih hijau tosca kebiruan ditimpa sinar matahari dan umumnya asin rasanya ­čśŐ

Tapi kalo ditelusuri lebih dalam terdapat perbedaan lho perairan yang paling banyak diminati turis ini. Dari suasana di sekitarnya seperti alam sekitar, pantai, kuliner hingga turis itu sendiri. Untuk alam sekitarnya terdapat perbedaan seperti adanya ngarai, pepohonan bahkan hutan. Untuk pantai terdapat perbedaan dari pasirnya hingga bibir pantainya. Bahkan kuliner pun meski sama-sama khas daerah laut yang umumnya seafood juga terdapat perbedaan. Kok bisa ya?

Hmm.. faktor wilayah dan kultur bisa jadi berpengaruh ya pemirsa. Seperti misalkan laut di tanah air Indonesia yang kerap ane kunjungi bahkan sejak masih dalam kandungan emak ane di pulau Belitung yang berada di tengah-tengah antara pulau Bangka dan pulau Kalimantan, adalah Laut Cina Selatan. Di pulau ini kultur kita itu kalo belum makan ikan sehari aja sama dengan belum makan nasi ­čśŐ

Ane jadi tertarik nih membahas beginian ­čśŐ Maklum emak-emak rumah tangga selalu pengen tau ya atau istilah milinealnya kepo abis. Kalo ga tuntas kepo bikin penasaran emak-emak tropis. Tapi kepo yang bermanfaat yang menambah wawasan ya..

Ok deh.. Yuk mari kita simak perbedaan nuansa laut di Turki dan di Indonesia di antaranya adalah

Wilayah

Umumnya laut di Turki adalah Laut Mediterania atau Laut Tengah, Laut Aegea dan Laut Marmara. Pantai dan sekitarnya yang berada di wilayah ini seperti Mediterania sangat mempesona. Area di sekitarnya kebanyakan satu daratan besar yang berada di bibir pantai

Untuk laut di negara kita, terbagi dalam beberapa bagian. Ada Laut Cina Selatan, Laut Kalimantan, Laut Jawa dan banyak lagi. Negara Indonesia memiliki banyak pulau yang membuat daerah pesisirnya ga hanya berada kebanyakan pada satu daratan besar seperti negara Turki. Ada banyak pulau juga di Turki, namun itu ga ada apa-apanya dibandingkan dengan Indonesia yang mencapai puluhan ribu pulau kecil dan besar dan berpenghuni. Ane kasih contoh hanya fokus satu aja ya seperti pulau Belitung

Alam sekitar

Alam sekitar di daerah laut di Turki lebih kompleks yang membuatnya memiliki pesona tersendiri. Ada yang terletak di dekat ngarai/ Canyon dengan tebing tinggi menjulang sekaligus curam, dinding canyon berwarna kuning keemasan, kadangkala semburat abu-abu dan merah muda, contohnya di pantai Kaputas kotamadya Kalkan. Ga hanya di berada di tepi jalan raya yang menarik perhatian turis, tetapi juga di bibir pantai

Di Yeni Foca, Izmir, terdapat tebing berwarna putih keperakan yang bercahaya bak pualam tertimpa sinar matahari

Ada juga yang berada di area yang landai, dimana jalan raya di sekitarnya dekat dengan bibir pantai. Nah yang menarik adalah sejauh mata memandang terlihat seperti gundukan bukit agak kehitaman yang sebenarnya itu adalah pegunungan dengan pepohonan yang menggundul efek musim panas

Di Belitung, gundukan batu granit tinggi menjulang dari darat, bibir pantai hingga di tengah lautan membuat pesona pantai dan laut sangat indah eksotik. Ga jarang batu granit ini sebagai ajang selfi atau olahraga panjat tebing

Pasir di pantai Turki kebanyakan berwarna coklat kuning keemasan, tidak begitu halus. Bahkan bisa seukuran kerikil. Ada juga berwarna abu-abu hitam. Pasir ini juga bisa menjelma bebatuan dengan ukuran lebih dari pasir normal

Jalan di pasir pantai ini masih asyik, namun menjadi pijit refleksi bila berjumpa pasir seukuran kerikil. Sedikit berasa gimana gitu.. seperti ditusuk tusuk sate eh tapi baik untuk kesehatan kan ya.. ­čśŐ

Pasir di Turki jarang berwarna putih halus bak sutra seperti di Belitung. Jalan di pasir ini sangat menyenangkan. Kaki berasa pengen bermanja-manja lebih lama dengan menerpanya sedikit pada sela-sela jari. Suami hobi menciduk pasir di laut yang dangkal sambil duduk bermandikan sinar matahari. Anak-anak paling suka bermain pasir putih di tepi pantai

Air laut di Turki hijau kebiruan jernih persis di Indonesia. Saking jernihnya, kita bisa menemukan batu-batu laut dari kedalaman. Tapi batu ini tidak tajam, persis batu kali di sungai. Warnanya juga beragam, dari putih kekuningan, putih keabuan, putih kemerahan hingga coklat dan hitam. Ane bahkan membawanya sebagai tanda kasih ane pernah kemari seukuran genggaman ane. Lumayan untuk ngulek sambel terasi hhhh..

Di Belitung, kita juga menemui batu di dasar laut meski tidak sedominan di Turki yang menjadi ciri khasnya. Kebanyakan berupa batu koral dan terumbu karang. Pada beberapa area tertentu ditemukan bebatuan ini. Makanya harus berhati-hati berenang dan terjun bebas.. apalagi dari atas tebing batu granit yang banyak di sekitar laut

Strukturnya yang tajam bisa menyakitkan bahkan bisa bikin kulit berdarah-darah. Tapi jika kita berhati-hati, nuansa laut dengan batu koral dan terumbu karang ini begitu mempesona, terapi mata dan jiwa bagi yang memandangnya

Flora di daerah pantai dan laut di Turki beraneka ragam, begitu juga di Indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri. Di area sekitarnya kita bisa menjumpai pohon zaitun lengkap dnegan buahnya, bahkan terdapat kebun pohon zaitun berhektar-hektar. Hal yang tidak akan pernah dijumpai di Indonesia, apalagi di Belitung ya ­čśŐ

Buah zaitun yang matang ungu merah merona dengan daun yang hijau keperakan sangat menggemaskan, menambah kecantikan area pantai ini. Ga kalah pesonanya dengan rayuan pulau kelapa, julukan untuk area laut di tanah air yang didominasi pohon kelapa ­čśŐ

Di Turki juga banyak pohon pinus dan cemara, dengan buahnya yang lonjong lancip coklat dengan garis tegas coklat gelap yang sangat artistik. Ga kalah dengan pohon ketapang yang tinggi besar di pulau Belitung Indonesia, bahkan dengan bodinya yang kekar bisa menampung beberapa anak manusia yang membuat ayunan di cabangnya yang kokoh ­čśŐ

Kuliner

Nah ini dia yang bikin emak-emak rumah tangga kesemsem. Maklum ga jauh dari dunianya masak memasak dan medan tempurnya dapur ya ­čśŐ

Sama di berbagai belahan bumi manapun yang berada di wilayah perairan lautan dan pantai, kulinernya ga jauh dari seafood seperti ikan dkk

Di Turki, meski di daerah laut bertabur ikan dkk, tidak semua warganya fanatik dengan kuliner seafood ini. Ada beberapa daerah yang pantang atau haram memakan seafood yang berkumis dan bercangkang seperti udang, kerang, cumi bahkan berkaki banyak seperti gurita

Di Indonesia jangan ditanya. Seafood bisa disulap menjadi kuliner elit bercita rasa tinggi. Ga hanya sebagai makanan pokok, tetapi juga cemilan. Apalagi di pulau Belitung, makan ikan ibarat cemilan wajib tiap hari. Ga ada pantang-pantangan. Ga pernah bosan.

Ga asyik nonton tv atau sedang bersantai di teras rumah menikmati angin sepoi-sepoi manja tanpa cemilan ikan goreng garing dicolek sambel terasi. Atau mengunyah keripik siput/ kerang gonggong, teri balado hingga pletek ikan tenggiri. Uhff.. mantap

Ga hanya peminat kuliner laut. Cara masak kuliner laut di Turki juga cukup sederhana. Hanya direbus atau dipanggang aja. Bumbu-bumbunya juga minimalis. Cukup dengan garam, atau biar lebih berasa krenyes dan segar ditetesi perasan lemon saat hendak menyantapnya. Seperti ikan cupra yang penampakannya mirip ikan mas. Asal dikasih garam sebelum dipanggang atau dibakar sampai keluar minyaknya dan garing, ane pasti asyik menyantapnya ­čśŐ

Atau yang paling praktis adalah irisan ikan yang digoreng diselipkan di antara sandwich atau hamburger. Kalo ini ane ga doyan.. bukan tipe ane yang orang kampung haha

Setingkat lebih tinggi adalah digoreng tepung yang disusun-susun pada wajan teflon, seperti ikan teri hamsi. Ini juga ok. Rasanya enak gurih kayak dikasih micin, icon bumbu wajibnya emak-emak Indonesia

Atau kalo mau lebih komplit bisa ditambah potongan tomat, kentang, wortel, serpihan daun mint dkk, ditetesi minyak zaitun, tambah air dan direbus beberapa saat. Tapi kuliner yang begini jarang sekali ya.. apalagi di lokasi pantai

Sayurannya cukup salad, yaitu berbagai sayuran mentah yang dipotong dan diiris jadi satu, tambah tetesan minyak zaitun dan lemon dnegan taburan sedikit garam. Atau dengan variasi lalapan daun arugala atau roka dan serutan bawang bombay putih atau ungu

Minumannya kebanyakan softdrink. Jarang jus apalagi air kelapa.. ups

Di Indonesia yaitu di pulau Belitung, kulinernya sangat menggairahkan. Bikin nafsu makan meningkat. Dari berbumbu ringan hingga yang beraneka rempah ngumpul jadi satu membentuk rasa yang tak terlukiskan dnegan kata-kata saking nikmatnya ­čśŐ Bukan hanya dari pendapat ane pribadi ya.. tetapi juga pendapat bule begitu juga suami ane

Karena lidah biasa dengan keju dkk, suami cukup menikmati ikan bakar orisinil dan ikan bakar kecap. Abis satu ekor ukuran jumbo hanya untuk suami seorang. Untuk seafood seperti udang dan cumi, sukanya digoreng tepung. Asal jangan dilihat wujud asli si cumi, suami pasti lahap makannya ­čśŐ

Ini untuk kuliner yang berbumbu sederhana. Untuk bumbu yang komplit seperti gangan, yaitu ikan dengan kuah kuningnya dari berbagai rempah seperti bawang merah, kunyit, cabe dkk, rasanya lebih menantang. Suami suka tapi sekedarnya, maklum ga biasa pedas ya. Bisa meleleh saliva dan keringatan dari segala penjuru nantinya saking kepedasan

Kalo kita anak pantai sejati, semakin meleleh dan hot semakin lahap menyantap, sampai kuah dengan hirupan terakhirpun tak kan terlewatkan ­čśŐ

Bagaimana dengan teman pendamping kuliner ini (bukan teman hidup ya..) Biasanya disajikan dengan nasi panas dan berbagai sambal juga sayur-sayuran. Biasanya tumis kangkung dan genjer. Ini ga kalah nikmatnya.

Beda di Turki. Hampir tidak ada nasi sebagai pendamping kuliner seafood. Biasanya disajikan dengan roti. Asing bagi kita orang Indonesia, hal yang lumrah bagi mereka

Untuk minumannya, Indonesia juaranya. Dari softdrink, jus hingga minuman dingin. Umumnya di daerah laut, es kelapa muda mendominasi dan paling favorit. Disajikan dengan es batu dan serutan gula merah pada wadah gelas panjang atau dengan batoknya sekalian. Es jeruk kunci menjadi ikon minuman paling nikmat di Belitung

Lagi-lagi suami suka. Puas banget pokoknya saat liburan di Indonesia, ga nuasa pantainya, ga kulinernya bikin kangen pengen kembali lagi

Harus kita akui, Indonesia memang top deh. Dibanding Turki, kuliner kita jauh lebih mantap karena lebih banyak dan bervariasi

Turis

Umumnya turis di resor laut Turki tidak saja dari lokal tapi mancanegara. Yang paling mencolok adalah provinsi Antalya. Rata-rata bule Eropa mendominasi. Kalo busananya jangan ditanya.. minimalis banget. Ga hanya bule Eropa tapi juga warga lokal. Namanya juga di daerah pantai ya.. Harap maklum juga karena wilayah ini dan kebanyakan wilayah pesisir berpaham Attat├╝k yang mengusung Turki modern, dimana wanitanya kebarat-baratan, meskipun muslim. Iya.. muslim KTP. Miris banget sih sebenarnya Ôś╣Meski banyak juga keturunan bule, tapi itu memang sudah budayanya

Dibanding Belitung, agak kalem sedikit. Wanita muslimnya berenang lengkap dengan hijab. Nah meski ada bule, tapi ga seheboh dan semembludak seperti di Turki. Meskipun ada yang berbusana minim, paling di pantai yang jauh dari keramaian. Kalopun di pantai publik seperti yang paling ramai pengunjung adalah Tanjung Tinggi, warga lokal pura-pura ga lihat. Kalopun lihat paling ngucap.. dasar bule!

Ada juga bule jadi-jadian, ini dah terpengaruh budaya barat yang dianggapnya superior dan modern. Ini kalo warga lokal dan non muslim. Ada juga turis trans lokal seperti Jakarta, nah ini biasanya bermata sipit yang memang banyak liburan ke Belitung

Demikianlah pemirsa edisi kali ini mengenai nuansa daerah laut antara Turki dan Indonesia. Dua-duanya top deh ­čÖé

Bir cevap yaz─▒n