Antalya, provinsi rasa tropis di Turki, dari tanaman tropis alpokat, petai Cina hingga kebun pisang

177 Views

Antalya adalah salah satu provinsi di Turki yang terkenal di mata para turis sebagai peristirahatan internasional. Ini karena wilayahnya yang memiliki keindahan yang hampir mencakup semua aspek yang diingini turis. Di Antalya kita bisa mengunjungi wilayah perairannya yaitu laut yang beriklim panas atau nuansa Timur Tengah atau Afrika yang panas menggigit di datarannya di pusat kota atau di  pedesaannya yang adem atau di ketinggian seperti pegunungan yang udaranya sejuk

Selain geliat pariwisata, Antalya juga memiliki pertaniian yang cukup mumpuni. Hasil pertaniannya dari khas Mediterania hingga benua Biru dan Hitam menjadi salah satu andalan provinsi ini diminati para turis

Nah bagi emak-emak tropis yang ingin buah dan sayur mayur yang setara dengan tanah air tercinta, Antalya tempatnya. Buah dan sayur mayur ini dihasilkan dari Antalya sendiri lho.. bukan impor. Kita bisa menjumpai alpokat, pisang dan jeruk hingga cabe kecil yang pedasnya setaraf dengan cabe tanah air. Lamtoro atau petai Cina juga ada lho. Kalo di Indonesia daunnya yang muda dilalap begitu juga bijinya yang krenyes-krenyes manja- lumayan sebagai pengganti petai sungguhan-, maka di Antalya hanya sebagai penghias jalan dan taman 🙂 Seru kan..

Atau ingin merasakan suasana Timur Tengah dan benua Afrika? Di sini tumbuh subur pohon zaitun, pohon tin, delima hingga kaktus beserta buahnya

Hmm.. menarik ya Antalya ada tanaman tropis. Antalya merupakan salah satu provinsi di wilayah Mediterania Turki yang bisa ditumbuhi tanaman tropis.. atau hanya satu-satunya ya? Mengapa bisa demikian?

Ane pun sempat suprais dan kagum lho. Ga nyangka ya.. dari seluruh wilyah Turki, ada satu wilayah yang bisa ditanami tanaman tropis 🙂

Ini ada kaitannya dengan letak wilayah. Antalya berada di wilayah Mediterania dengan pegunungan dan perbukitan serta lautan. Seperti kota Kas, salah satu kota di distrik Kas provinsi Antalya yang berada di atas bukit yang mengarah ke pantai Turqouise di barat daya Turki. Atau Alanya dan Kalkan yang berada di pegunungan Taurus sekaligus berada di pesisir pantai

Secara umum provinsi ini memliki iklim Mediterania yang khas dengan musim panas yang panas dan kering serta musim  dingin yang hangat dan basah dengan curah hujan sedang. Ini dia yang memungkinkan tumbuhnya tanaman tropis seperti jeruk, pisang, alpokat hingga petai Cina

Saat kita di Alanya, salah satu distrik di provinsi Antalya, ane menemukan pohon pisang tumbuh subur. Persis seperti di Indonesia yang ga pilih-pilih tempat, di kota dan di desa, di halaman rumah penduduk hingga halaman perkantoran dan hotel. Begitu juga saat kita dalam perjalanan, masih di distrik Alanya. Di sisi jalan raya terdapat beberapa perkebunan pisang yang luas. Ane sempat memohon pada suami untuk menghentikan laju kendaraan dan kita mampir sejenak menjenguk kebun pisang ini. Sayang sepanjang perjalanan ga ada tempat pemberhentian, maklum ya di jalan raya

Ga hanya kebunnya yang marak di distrik ini, begitu juga buahnya. Pisang yang dalam bahasa Turki bernama Musa ini dijajakan di kios-kios yang dibuka warga di tepi jalan 🙂 Sayangnya lagi.. kita ga bisa mampir. Kali ini karena besebrangan jalan dan jalan terbagi dua 🙂

Akhirnya kita bisa mampir juga di desa dalam perjalanan menuju distrik Kas, kita singgah untuk membeli minuman. Ternyata di seberang jalan ada kebun yang lumayan luas milik warga. Kali ini kita bisa menyebrang karena jalan ga dibatasi dan dibagi menjadi dua. Penasaran ke sanalah kita. Eh ternyata kebunnya ga dipagar lho.. jadi kita mudah masuk. Tapi tentunya terlebih dahulu mengucap salam dan minta ijin ke tuannya ya.. kebetualan pemilik kebun ini sedang beraktivitas di kebunnya ynag lumayan luas di depan hingga ke belakang dan berdiri rumah tempat tinggal

Duh senengnya banyak tanaman.. Serasa di kampung halaman di rumah emak 😀

Yang lebih bikin ane seneng dan sumringah adalah tanaman yang ditanam di kebun ini adalah tanaman tropis dan sedang berbuah dengan lebatnya. Ga hanya pisang, tetapi ada alpokat, jeruk dan murbei.

Wow.. seru ya

Pohon pisang ada beberapa batang dan sedang berbuah. Mata ane tertuju pada jantung pisang. Wah.. harta karun ini. Harus ane dapatkan berapapun harganya. Maka ane pun bertanya pada pemiliknya bolehkah ane mengambil jantung pisang. Beliau heran.. karena mungkin ga pernah seumur-umur ada yang namanya jantung pisang diminta orang ya 🙂 Beliau bilang ini adalah bunga pisang ga bisa dimakan,yang dimakan adalah buahnya. Tapi buahnya belum matang 🙂

Pasti nih bukan orang Turki.. pikir beliau.

Ya memang bukan 🙂 Suami kerap dengan bangga memperkenalkan ane sebagai istrinya dari Indonesia kepada siapapun ynag bertemu dengan kita. Ini karena suami tau istrinya pemalu dan ga akan memperkenalkan diri duluan 😀

Biasanya mereka antusias mendengar kata Indonesia. Begitu juga bapak pemilik kebun ini

Ane akhirnya bilang di negara Indonesia bunga pisang enak dibikin sayur. Oalah.. tapi masih dengan wajah bingung beliau memetik jantung pisang untuk ane. Hhhh.. lumayan

Sampai di vila tempat kita menginap selama di Antalya, ane langsung eksekusi ni jantung hati eh jantung pisang, obat kangen tanah air tercinta

Kemudain ane mengitari tanaman beliau lainnya. Seneng banget liatnya, terapi mata nih. Lanjut ke pohon alpokat. Wow.. yang ini ga kalah serunya. Berbuah dengan lebatnya hingga hampir menyapu tanah

Seru banget ya kebun warga Turki ini

Lagi asik-asiknya mengamati isi kebun, eh sudah siap sedia seplastik alpokat berikut jantung pisang. Kita bayar tapi dikasih gratis. Ya Allah banyak banget. Padahal kita ga minta.. hanya jantung pisang aja cukup 🙂 Warga Turki yang tinggal di pedesaan memang terkenal sangat ramah dan pemurah. Begitu sikapnya ke setiap pendatang. MasyaAllah alhamdulillah

Bagaimana alpokatnya? Apakah daging buahnya mulus ga belang-belang dan rusak? Bagaimana rasanya? Ternyata cantik paripurna pemirsaah..

Meski menunggu berminggu-minggu hingga diboyong ke Austria dan akhirnya masak, hasilnya ga mengecewakan.

Hebat ya alpokat Turki 🙂 Alhamdulillah

Ini dia mengenai tanaman tropis yang tumbuh di tanah Antalya. Ada lagi lho pemirsa.. dan ini bikin ane kagum sekaligus takjub. Di sini mudah sekali kita temui pohon lamtoro alias petai Cina. Biji dan penampangnya persis banget ma petai. Hanya kalo petai ukurannya bisa segede koin, kalo petai Cina segede kerikil. Rasa dan baunya pun mirip 🙂

Pohon lamtoro tumbuh dimana-mana, dari taman, tepi jalan, perempatan jalan lampu lalu lintas, rumah warga hingga pinggir pantai. Kalo di taman, tepi jalan dan rumah warga biasanya sebagai tanaman hias, maka di pinggir pantai sebagai pencegah abrasi. Lagi-lagi ane timbul gemesnya pengen bawa nih petai Cina karena berbuah lebat, bahkan ada yang penampangnya coklat saking ga dipanen. Lumayan kan ganti petai yang ga pernah ane tenui di Austria 🙂 Tapi ya itu dia.. ga ada pemiliknya. Ga bisa dong asal comot aja

Mungkin orang Turki ga tau betapa enaknya petai Cina dilalap ya.. Atau karena baunya yang bikin mereka ga mau makan ni petai KW 🙂

Senengnya jalan-jalan ke Antalya, Turki. Jadi tau deh kalo di Turki bisa ditumbuhi tanaman tropis yaitu di provisi Antalya ini. Berasa di negara kita aja ya pemirsa

Demikianlah pemirsa edisi kali ini mengenai provinsi Antalya rasa tropis, yang ditumbuhi tanaman tropis dari pisang, alpokat hingga lamtoro alias petai Cina.

Semoga bermanfaat

Sampai jumpa lagi 🙂

Bir cevap yazın