Toko Turki, toko Asia hingga toko Indonesia, tempat belanja alternatif kebutuhan dapur emak-emak tropis di Austria

291 Views

Sebagai emak-emak tropis, kebutuhan akan isi dapur tak dapat diabaikan karena menyangkut urusan perut. Kalo perut bahagia, emak-emak pun bahagia ya kan

Namun tidak semuanya bisa dipenuhi mengingat kita tidak tinggal di negara asal kita yang segalanya ada dan berlimpah. Bagaimana caranya agar acara masak memasak emak-emak tetap berlangsung tanpa meninggalkan cita rasa Indonesia ya

Emak-emak tropis dituntut harus cerdas, dalam arti harus putar otak dan pintar-pintar mengatur kebutuhan dapur, salah satunya mencari tempat belanja atau shopping yang tepat 😊

Misalkan saja sebagai seorang muslim wajib mengkonsumsi produk yang halal. Maka huntinglah kita mencari daging dan kawan-kawan di toko Turki. Atau mau cabe kecil yang pedas nampol, belanjalah di toko Asia. Lagi.. saat ingin sekali makan tempe, belilah bahan untuk membuat tempe yaitu ragi tempe di toko Indonesia

Untuk mengenal produk bule, tentunya ke supermarket bule adalah nomor satu. Supermarket adalah tempat berkumpulnya penjual dan pembeli dan di sinilah kebanyakan warga di Eropa dalam hal ini Austria berbelanja

Diibaratkan di Indonesia yang banyak pasar tradisional, di Austria bertumpu pada pasar modern alias supermarket. Beberapa di antaranya adalah Hofer markt (dinamai juga Lidl), Spar termasuk Eurospar dan interspar, Billa dan Penny markt. Ga apa-apa ya menyebutkan merk, biar afdol dan jelas 😊

Di sini juga segalanya ada untuk memuaskan keinginan pengunjung. Tapi tentunya Austria juga cukup terbuka dan mempersilakan toko selain supermarket hadir ya. Ini dikarenakan tidak semuanya yang hidup di negeri anggur ini adalah ras bule

Apalagi sebagai emak-emak berdarah Asia sewaktu-waktu ingin sesuatu untuk menuntaskan kerinduan akan makanan asalnya, seperti ane Indonesia 😊

Apa aja itu

Yuk kita telusuri bersama-sama

Toko Turki

Toko Turki merupakan toko yang terbanyak terdapat di Eropa termasuk Austria. Ini ga lepas dari sejarahnya yang mana warga Turki telah berada di Eropa sejak ratusan tahun lalu

Paling tidak dalam setiap kota terdapat satu toko Turki berdiri. Untuk kita yang berada di wilayah gemeinde dengan penduduk ga lebih dari 2000 jiwa, toko Turki yang paling dekat bisa kita tempuh dalam waktu 10 menit

Toko Turki menjadi pilihan emak-emak tropis (warga Indonesia) di samping warga Austria berdarah Turki dan tentu saja warga Turki itu sendiri. Di sini kita bisa memilih produk yang kita inginkan yang tidak kita temui atau kurang kita temui di supermarket bule Austria.

Daging halal

Salah satu pilihan emak-emak tropis kemari adalah tersedianya daging halal. Ga hanya kita, bule pun biasa kemari mencari daging halal, di antaranya adalah daging ayam, daging sapi, daging kambing dan domba

Seafood

Karena ane anak pantai (tinggal di daerah laut), seafood menjadi produk yang dicari. Ikan laut segar bisa kita temui di sini mulai menjelang musim gugur dimana di musim ini hingga musim dingin adalah musimnya ikan. Seafood segar hadir setiap minggu di hari Selasa.

Lumayan juga lho peminatnya. Saking membludaknya peminat, pemilik toko harus membuat aturan tersendiri dimana pembeli yang berminat dengan seafood segar ini harus mendaftar sehari sebelum ikan ini hadir dan dijajakan di toko. Iya, seafood ini memang produk impor yang dikirim dari negara Turki, bukan Austria karena Austria ga ada lautan sama sekali

Sayur mayur (cabe)

Saat di supermarket bule hampir tidak pernah menjajakan cabe yang merupakan idola emak-emak tropis, jangan kuatir di toko Turki akan kita temui cabe. Jenis cabe yang hadir umumnya cabe hijau dan cabe merah jumbo dan panjang, tapi bukan cabe panjang alias cabe keriting seperti di Indonesia ya. Meski pedasnya ala lidah bule, cabe ini lumayan sedikit melepas kerinduan emak-emak tropis. Iyalah.. daripada ga ada sama sekali😊

Bumbu dapur

Bumbu dapur ala emak-emak tropis tanah air tercinta paling tidak tersedia dimari dibandingkan di supermarket bule dan harganyapun lumayan terjangkau. Di antaranya yang sangat langka adalah jinten

Tepung

Tepung ala emak-emak Indonesia bisa kita jumpai dimari, di antaranya tepung beras dan tepung maizena. Bukannya di supermarket bule ga ada, ada tapi kehadirannya bagai siluman, kebanyakan tiada daripada ada

Toko Asia

Toko Asia menempati urutan kedua terbanyak di Eropa. Paling tidak dalam satu kota yang sedikit lebih besar terdapat satu toko Asia berdiri. Toko Asia yang terdekat dari rumah kita dapat ditempuh dalam waktu setengah jam. Tentunya toko Asia ini standar banget ya. Untuk yang lebih komplit, bisa dijumpai di ibukota negara bagian Austria

Ini adalah toko favorit emak-emak Asia, tidak saja dari Indonesia seperti ane tapi juga negara-negara lainnya di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara, Cina dan India. Rata-rata milik warga Austria keturunan Asia

Produk yang ditawarkan berdasarkan keadaan toko Asia, ada yang lengkap dan ada yang sekedar melengkapi

Hampir semua produk Asia ada dimari termasuk produk Indonesia. Dari produk segar hingga awetan, dari beras, umbi-umbian termasuk ubi kayu/singkong dan keladi, bawang termasuk bawang merah yang langka, bumbu dapur hingga mie. Segala tepung juga bisa ditemui dimari, yang jarang atau hampir tidak kita temui di supermarket bule hingga toko Turki, seperti tepung ketan dan tapioka

Toko ini pun menjadi favorit emak-emak tropis karena tersedianya dambaan segala jaman cabe kecil yang lumayan pedas nampol

Toko Asia yang agak elit menyediakan seafood beku, ga hanya ikan laut khas Asia tetapi jenis lainnya seperti udang. Terdapat juga sayur khas Indonesia seperti baby corn atau jagung putren

Tapi jangan tanya daging halal. Tidak menyediakan daging halal ya.

Tersedia juga telur asin yang diimpor dari negeri Tirai Bambu. Ternyata telur asin ga identik dengan negara Indonesia

Toko Indonesia

Toko Indonesia menempati urutan buncit kehadirannya di Eropa termasuk Austria. Paling tidak, dalam satu negara Eropa terdapat satu toko Indonesia. Di Austria, satu-satunya toko Indonesia yang ane ketahui dan temui berada di ibukota negara Austria di kota Wina. Namanya toko Sederhana

Ini adalah toko dimana kebutuhan emak-emak tropis akan produk Indonesia terpenuhi

Toko ini menjadi alternatif saat produk Asia tidak tersedia di supermarket bule, toko Turki hingga toko Asia

Apa saja itu? Tentu banyak ya.. tapi kita jabarkan yang hampir atau tidak ada di toko lainnya

Tepung

Segala tepung ada di sini. Tepung yang hanya satu-satunya tersedia di toko ini dan tidak kita jumpai di toko manapun adalah tepung sagu 😊

Gula

Gula pasir sudah biasa tersedia di toko. Begitu juga gula merah berbentuk butiran halus yang istilah bulenya adalah brown sugar. Tapi ada gula khas Indonesia yang tidak kita temui di toko manapun, yaitu gula aren dari pohon nira dan gula merah dari pohon kelapa yang berbentuk balok bulat pipih hingga batok kelapa

Terasi

Ini adalah salah satu produk khas Indonesia kesayangan emak-emak. Makan berasa hambar tanpa sambel dengan bahan penyedap terasi ini

Emping

Emping adalah cemilan yang terbuat dari melinjo yang dipipihkan dan dikeringkan

Kecap manis

Kecap terseida dimana-mana, tapi umumnya kecap asin. Pernah ane temui kecap manis, tapi rasanya aneh dan bentuknya cair ga kental. Di toko Indonesia  jangan kuatir akan kita temui kecap asli Indonesia yang enak dan lezat, rasa benar-benar tidak mengecewakan 🙂

Ragi tempe

Nah ini adalah salah satu ciri khas tanah air tercinta yang tidak akan kita temui di toko manapun. Ragi tempe dijual dengan kemasan yang cukup untuk membuat tempe setruk 😊

Nah demikianlah beberapa toko alternatif emak-emak tropis di Eropa (baca: Austria) di antaranya toko Turki, toko Asia dan toko Indonesia

Semoga bermanfaat

Bir cevap yazın