Menanam labu kuning di pot, daunnya di dunia kuliner dan manfaatnya untuk kesehatan

439 Views

Tanaman labu tidak asing lagi di Austria. Tanaman ini tumbuh subur terutama di musim panas. Dimana-mana ane sering temui tanaman ini dalam skala besar, di tanah pertanian milik warga. Dari kebun hingga tepi jalan raya

Tanaman labu tumbuh subur dengan daun-daunnya yang rimbun. Saat musim labu, pemandangan indah dapat kita lihat bahkan saat berada di dalam kendaraan. Labu-labu siap petik terhampar di ladang yang luas.

Labu merupakan salah satu sayuran atau buah yang sangat diminati di Eropa termasuk di Austria. Selain enak dikonsumsi dan bergizi tinggi sehingga baik untuk kesehatan, buah labu juga identik dengan perayaan Hallowen. Perayaaan ini menggunakan labu-labu baik sebagai kuliner atau pun sebagai aksesoris

Ga sulit menemui labu dimari. Dari seukuran kecil mungil sebesar buah jeruk lemon hingga yang super jumbo sebesar guling, bantal lonjong panjang orang Indonesia 😊Dari berbentuk bulat lebar hingga lonjong seperti botol kendi, dari berkulit abu-abu hingga orange. Meski beragam ukuran, bentuk hingga warna kulit, yang menjadi ciri khas mereka semuanya adalah isinya yang berwarna oranye, yang merupakan karoten yang kaya akan antioksidan

Apakah hanya buahnya saja yang dinikmati? Kebanyakan ya.. Bijinya juga bisa dimanfaatkan begitu juga seharusnya daun ya. Nah untuk daun ane belum pernah menemukan kuliner Eropa menggunakannya. Makanya saat melihat kebun labu yang subur makmur di Austria, tidak terlihat daun-daunnya yang gundul karena dipanen. Tetap mulus halus 😊

Untuk ane yang berjiwa tropis, pasti daun-daunnya dah habis dijadikan sayuran. Ya.. daun labu bisa dijadikan sayuran yang super enak dan bergizi. Ini merupakan kebiasaan orang Asia khususnya Indonesia dan Afrika. Di Indoensia, emak ane suka memasak gulai daun labu, daun labu yang dimasak santan dengan tambahan teri, ikan asap atau pun udang. Ini adalah sayuran kesukaan ane disamping sayuran khas tanah air lainnya yang tidak akan pernah ane jumpai di Austria 😊

Makanya saat melihat kebun labu warga yang sangat luas dan subur makmur dengan daun-daunnya yang hijau ranum, terbersit di pikiran ane kenapa ga menanam labu aja ya.. Lumayan kan.. Paling tidak daunnya bisa dipanen untuk dijadikan sayuran.

Kangen lho lama ga makan sayur daun labu.. Mengharapkan supermarket di Austria menjual daun labu bak pungguk merindukan bulan. Lha iyalah ya.. Bagaimana bisa ada daun labu karena bule ga pernah mengolah daun labu sebagai kuliner 😊Selama tinggal dimari, isi supermarket hanya ada labunya aja, ga pernah ada daunnya setiap musim labu.

Mungkin ane perlu berpromosi ya tentang lezatnya daun labu yang dibikin sayuran.. kemudian betapa melimpahnya nutrisi daun labu dan yang paling super adalah manfaatnya untuk tubuh. Siapa tahu aja didengar pihak supermarket..seperti yang lalu-lalu 😊

Nah akhirnya mulailah ane mencoba untuk menanam labu. Musim panas mendukung sekali untuk tanaman tumbuh subur tanpa perlu susah payah kita memeliharanya 😊 Kebetulan pula ane menyimpan biji-biji labu yang banyak sekali dari sebuah labu berkulit abu-abu perak seberat lebih dari 5 kg. Biji-biji ini ga habis sewaktu ane bikin kuaci

Bagaimana cara menanam labu? Sulitkah menanamnya di bumi belahan utara? Bagaimana kalo tidak ada lahan luas, bisakah di lahan seadanya? Atau bahkan di pot?

Daun labu seperti apa yang dapat diolah sebagai sayur? Bagaimana cara mengolahnya? Dimasak apa enaknya ya?

Apakah ada manfaat sayur daun labu untuk tubuh kita? Untuk kesehatan dan kecantikan barangkali?

Wow.. Semakin seru ya pemirsa untuk mengeksplornya lebih dalam. Yuk terlebih dahulu kita kenalan dengan labu

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan : Plantae
Keluarga : Cucurbitaceae
Genus : Cucurbita
Spesies :
C. pepo
C. maxima
C. moschata

Sering kita mendengar kata labu, labu dengan buahnya yang bulat bundar berkulit kuning oranye, berkulit hijau muda dengan daging lembut berair berwarna putih hingga labu siam. Zucchini pun yang penampilannya seperti mentimun termasuk labu lho..

Tapi untuk edisi kali ini, ane fokus ke labu yang isi buahnya berwarna kuning ya

Di tanah air tercinta, kalo kita menyebut labu saja, banyak artinya. Bisa labu kuning, labu air, bisa labu siam. Tapi umumnya kalo kita bilang labu berarti labu kuning dengan dagingnya yang berwarna oranye. Bule menyebutnya pumpkin, sedangkan di Austria disapa kürbis

Labu atau pumpkin di belahan bumi utara adalah kultivar dari labu musim dingin yang bentuknya bulat halus, kulit agak bergaris dan paling sering adalah berwarna kuning ke oranye. Cangkangnya tebal berisi biji dan daging buah. Nama ini adalah paling umum digunakan untuk kultivar Cucurbita pepo. Namun kultivar lain dengan penampilan serupa pun dinamakan labu, seperti Cucurbita maxima dan Cucurbita moschata

Sekitar tahun 2005, labu putih (dengan kulit berwarna putih) semakin populer di Amerika Serikat. Warna lain termasuk warna hijau tua seperti pada beberapa labu minyak sayur

Nah, labu yang ane gunakan untuk ane tanam kebetulan kulitnya berwarna abu-abu perak cenderung putih dengan berat yang lumayan. Dagingnya berwarna oranya. Ini labu juga ya 😊

Labu berasal dari Amerika Utara (Meksiko timur laut dan Amerika Tengah bagian selatan). Labu kemudian menyebar ke seluruh dunia dan dibudidayakan di tujuh benua, kecuali benua Antartika. Di tanah air tercinta Indonesia, diperkirakan labu masuk pada abad ke-18 melalui penjajah. Jenis labu yang mendominasi adalah Cucurbita pepo dan Cucurbita moschata

Nah sekarang kita lihat deskripsi labu ya.. mulai dari buahnya hingga daunnya

Deskripsi

Labu adalah tanaman merambat dengan sulur-sulur seperti tali sebagai pengait dimanapun mereka singgah

Labu memiliki daun yang lebar. Labu dengan spesies Cucurbita moschata memiliki daun bergantian besar, sederhana berbentuk bulat telur, korda-sub orbicular berukuran 20-25 x 25-30 cm. Wow.. besar dan lebar sekali daunnya ya.. Daun labu berwarna dari hijau hingga hijau tua ini kaya akan air, kalsium, kalium, fosfor, zat besi dan magnesium, vitamin A, K dan folat.

Labu menghasilkan bunga jantan dan betina. Bunganya berwarna kuning cerah dengan 5 kelopak yang lebar merekah jika mekar. Waktu mekar bunga labu tidaklah lama, hanya sehari saja untuk kemudian meredup. Ini kesempatan lebah mendekatinya. Di Austria, mudah menemui hewan ini. Ga ganas apalagi menyerang jika kita kebetulan berada di dekatnya sedang bercengkrama dengan bunga

Bunga jantan nampak lebar dan sangat cantik, sedangkan bunga betina ada dasarnya terlebih dahulu seperti replika buah, baru kemudian di atasnya bertengger bunga yang juga berwarna kuning.

Mereka harus dibuahi, biasanya oleh lebah. Kalo tidak, sulit menghasilkan buah

Labu secara historis telah diserbuki oleh lebah squash asli Peponapis pruinosa, tetapi populasi lebah ini telah menurun, mungkin setidaknya sebagian karena sensitivitas pestisida (imidacloprid). Lebah darat seperti lebah squash dan lebah timur lebih cocok untuk partikel-partikel sari yang lebih besar yang dibuat oleh labu. Tetapi saat ini sebagian besar penanaman diserbuki oleh sarang lebah madu, yang juga mendukung produksi dan penjualan madu yang dihasilkan lebah dari serbuk sari labu

Jika ada lebah yang tidak memadai untuk penyerbukan, tukang kebun seringkali harus melakukan penyerbukan dengan tangan. Labu dengan penyerbukan yang tidak memadai biasanya mulai tumbuh tetapi gugur sebelum sempurna

Penanaman

Labu adalah tanaman cuaca hangat ynag biasanya ditanam pada awal bulan Juli di belahan bumi utara (Eropa). Kondisi khusus yang diperlukan untuk menanam labu adalah suhu tanah sedalam 8 cm minimal 15,5°C dan tanah yang menahan udara dengan baik. Tanaman labu bisa menderita jika kekurangan udara atau karena suhu yang dingin (dalam hal ini di bawah 18°C). Tanah berpasir dengan retensi udara yang buruk atau tanah yang tidak memiliki drainase yang baik yang menjadi tergenang air setelah hujan lebat merugikan labu. Namun labu agak kuat, bahkan jika banyak daun dan bagian tanaman merambat yang terlepas atau rusak, tanaman dapat dengan cepat menumbuhkan kembali sulur sekunder untuk menggantikan yang telah terbuang

Penanaman dalam pot

Labu adalah tanaman serba guna. Hampir semua bagiannya bermanfaat. Untuk sayuran, daun labu yang dipakai adalah daun dari labu kuning, yang dagingnya berwarna kuning oranye, gembur dan bisa dibikin penganan. Daun labu ini bisa dari berbagai spesies atau jenis, dari Cucurbita pepo hingga Cucurbita moschata. Agar puas menikmati sayurannya, Cucurbita moschata bisa menjadi pilihan karena daunnya yang super jumbo hingga sepanjang 30 cm 🙂

Labu adalah tanaman merambat yang butuh lahan luas untuk tempatnya tumbuh dengan leluasa. Bagaimana dengan yang tidak memiliki lahan luas atau seperti ane yang ditanam dengan maksud diambil daunnya untuk dibikin sayuran ya?

Ternyata labu lumayan mudah diatur lho. Ane mencoba menanamnya pada pot dengan ukuran diameter setengah meter dengan tinggi 30 cm saja. Awalnya malah hanya pada pot ukuran diameter 10 cm😊 Mereka alhamdulillah tumbuh dengan bahagia. Tapi untuk hasil yang maksimal, pot dengan diameter yang besar adalah lebih baik

Dalam satu pot hanya 2 biji saja yang disemai sekalian ditanam, ga dipindah-pindah lagi maksud ane. Ga berapa lama, hanya sekitar 3-4 hari kecambah mulai nampak. Bilah daunnya lumayan besar, seukuran setengah telapak tangan. Gimana kalo benar-benar berdaun ya

Ternyata MasyaAllah alhamdulillah, daun-daunnya benar-benar jumbo. Telapak tangan ane kiri dan kanan pun kelelep saking besar daunnya 😊

Media tanamnya hanya tanah aja, ga ada pakai pupuk. Ga neko-neko. Paling kalo sempat disiram dengan air cucian beras 😊 Ternyata labu di Eropa memang tumbuh maksimal di musim panas

Ada beragam pot yang ane pakai untuk menanam labu. Beragam pula tanaman labu yang ane dapatkan. Ada tanaman labu yang hobinya hanya berbunga aja, jantan lagi.. Bunga betinanya hampir ga ada. Dalam satu tanaman yang ane amati, ada sekitar 10 kuntum bunga jantan, bunga betinanya hanya satu aja 😊 Wah gimana mau jadi buah nih kalo begini.. kebanyakan jantan dari betina 🙂 Mungkin karena niat ane pertama kali nanam hanya untuk diambil daunnya saja ya.. Lagian ga berharap banyak menjadi buah. Maklum nanamnya aja di pot

Ada lagi nih tanaman labu ane yang hobinya berdaun saja. Banyak banget daunnya karena tanamannya membentuk beberapa cabang. Dalam tiap cabang terdapat daun baru dan anakannya. Kebalikan dengan tanaman yang hanya mau berbunga saja. Alhamdulillah ya..

Mereka ditempatkan dimana saja selagi muat. Dari jendela rumah hingga balkon. Dengan begitu ane mudah memantau kehidupan mereka sehari-hari

Ada triknya nih agar tanaman labu berdaun lebat. Saat mau diambil sayurnya untuk dipanen, potong bagian tangkai daun di bagian ketiaknya hingga menyisakan sekitar  2 cm dari pangkal batangnya. Dengan demikian tidak mengganggu pertumbuhan daun-daun lainnya. Mereka akan tumbuh dan tumbuh lagi.

Nah kalo sekaligus bagian pucuk daunnya diambil, kasihan yang berada di dekatnya seperti bakal bunga dan buah ikut tercerabut. Pertumbuhan pun ga secepat saat kita hanya memotong tangkali daunnya

Tanaman labu juga fleksibel. Saat tanaman labu ane mulai merambat kemana-mana, ane pindahin pelan-pelan batangnya membentuk lingkaran atau dirambatkan sedikit ke dinding balkon. Mereka mengerti banget, nurut lho sesuai dengan ane inginkan 😊

Labu adalah tanaman dengan pertumbuhannya yang pesat. Untuk menikmati daunnya, kita ga perlu menunggu lama. Asal sudah menanpakkan daunnya, bisa kita petik. Dengan memetiknya, labu akan semangat menumbuhkan yang baru, lagi dan lagi

Alhamdulillah ya dengan menanam labu ala ane emak-emak rumah tangga dapat juga ane memasak sayur daun labu dan menuntaskan kangen ane ma kuliner tanah air. Seneng banget lho bisa menikmati hasilnya. Hijau segar dan lebar-lebar daunnya 🙂

Pastinya banyak dong kandungan nutrisi di dalamnya. Ga hanya warna hijaunya yang cantik dan menggoda karena kandungan zat hijau daun atau klorofil, tetapi juga kandungan lainnya

Yuk pemirsa sama-sama kita cek kandungan nutrisi daun labu

Kandungan nutrisi daun labu mentah

Energi 21 kcal
Air 92,51 g
Protein 2,72 g
Lemak 0,22 g
– Asam lemak, jumlah jenuh 0,114 g
– Asam lemak, jumlah monounsaturated 0,029 g
– Asam lemak, jumlah tak jenuh ganda 0,012 g
. Kolesterol 0 mg
Karbohidrat 3,39 g
– Serat 2,7 g
– Gula 0,69 g
Vitamin
Vitamin A 1600 IU
Tiamin 0,068 mg
Riboflavin 0,136 mg
Niacin 0,850 mg
Vitamin B6 0,196 mg
Asam folat 25 mikrogram
Vitamin C 1,0 mg
Vitamin D (vitamin D2 dan vitamin D3) 0,0 mikrogram
Vitamin D 0 IU
Vitamin E (alfa tokoferol) 0,96 mg
Vitamin K (phylloquinone) 108,0 mikrogram
Mineral
Kalsium 43 mg
Besi 3,20 mg
Magnesium 38 mg
Fosfor 79 mg
Kalium 438 mg
Natrium 8 mg
Seng 0,20 mg

Sumber USDA (Agriculture Research Service, United Stated Departement of Agriculture)

Dilihat  dari kandungannya, pantas saja daun labu menjadi favorit segala bangsa ya.. bisa dimanfaatkan sebagai kuliner yang nikmat serta bermanfaat untuk tubuh kita. Pengen tau nih manfaatnya untuk kita. Ini dia

Manfaat

Kuliner

Hampir semua bagian labu dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Kebanyakan adalah buahnya. Tetapi daun labu pun ga bisa diabaikan begitu saja, demikian juga bunganya

Di Amerika Serikat dan Meksiko barat daya, bunga labu dan labu adalah makanan populer dan banyak tersedia. Bunga labu dan labu bisa digunakan untuk menghiasi piring, dan bisa dikeruk dengan adonan kemudian digoreng dengan minyak

Wow.. seru ya bunganya bisa diolah menjadi kuliner juga. Benar juga sih pemirsa.. bunga labu yang jantan sangat cantik, besar, apalagi kalo mekar sempurna, sayang kalo hanya layu kemudian berguguran. Pantas aja mereka memanfaatkannya ya.. Ane juga dengar orang Korea mengolah bunga labu untuk dijadikan sayuran. Bahkan emak ane sendiri bilang bunganya bisa dimasak juga dijadikan sayuran. Ini saat ane tunjukin via video call salah satu tanaman labu ane yang hobinya berbunga aja.. bunga jantan lagi 😊

Di berbagai bagian dunia termasuk Asia dan Afrika, daun labu menjadi bagian rutin dari makanan jika tersedia. Pemanfaatan daun labu sebagai sayuran telah dilakukan orang Asia dan Afrika sejak dahulu kala. Di wilayah Afrika Barat, daun labu digunakan untuk berbagai sup. Daun labu adalah sayuran yang populer di wilayah barat dan tengah Kenya, yang disebut seveve. Daun labu juga dimakan di Zambia, dimana mereka disebut chibwabwadan direbus serta dimasak dengan kacang tanah tempel sebagai lauk

Di Korea, daun labu yang merupakan sumber makanan yang baik ini biasa dikonsumsi. Daun labu, biasanya varietas C. moschata, dimakan sebagai sayuran dalam masakan Korea, bbegitu juga di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia dan bahkan di negara Eropa, Inggris lho 😊

Di berbagai bagian India dan Madhesh terdapat kuliner saag dan kachri/pakoda dari daun dan bunganyalabuya

Menurut para penggemar daun labu, rasanya mirip campuran kacang hijau, asparagus, brokoli dan bayam

Nah, untuk tanaman labu yang diambil daunnya untuk sayuran, daun labu yang seperti apa ya yang kita gunakan? Daun labu adalah daun yang bertangkai. Jadi kita gunakan daun yang masih muda beserta tangkainya. Jangan yang tua ya karena teksturnya keras dan susah dimakan 🙂

Nah sekarang saatnya acara masak memasak. Mau dibikin apa nih daunnya? Ada banyak kuliner tanah air yang bisa dipilih, dari ditumis aja hingga digulai santan. Ane suka digulai santan, yaitu dimasak dengan bumbu.bumbu kemudian ditambah udang dkk berserta santan.

Sebelum dimasak, yuk kita ikuti langkah-langkah berikut

– Rendam daun labu beserta tangkainya dengan air garam sekitar 5 menit
Ini dikarenakan daun labu berbulu halus dan tangkainya berduri 🙂 Tapi ini ga menyakitkan kulit kok. Sangat bersahabar 🙂
– Kemudian cuci dengan air mengalir
– Potong jadi dua, bagian daun dan tangkainya
– Lanjut menyianginya. Daun diiris seukuran cm, tangkainya dipotong serong seukuran  1-2 cm

Dau labu siap dimasak. Ditumis ataupun digulai santan. Ga ada santan, bisa diganti dengan susu cair. Atau ga dikasih juga ga apa-apa, sayur daun labu sangat nikmat dan lezat 🙂

Kesehatan

Di bawah ini beberapa manfaat mengkonsumsi daun bagi kesehatan

Meningkatkan kesehatan jantung

Daun labu mengandung banyak serat larut.

Asupan serat larut ynag tinggi membantu mengurangi penyerapan kolesterol dan asam empedu dari usus kecil, sehingga menurunkan kadar kolesterol darah. Ketika serat larut dipecah oleh bakteri di usus, beberapa asam lemak yang dilepaskan dapat menurunkan produksi kolesterol oleh hati. Dengan menurunkan kadar kolesterol darah, serat juga membantu mengurangi resiko penyakit jantung

Daun labu juga banyak mengandung kalium yang membantu mencegah detak jantung tidak teratur dan mengurangi resiko stroke

Sistem kekebalan tubuh

Zat besi yang banyak ditemukan pada daun labu berperan penting dalam memberikan kekuatan pada sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian tubuh menjadi mampu melawan sejumlah penyakit dan infeksi. Sel darah merah sangat pentinguntuk menyediakan oksigen ke jaringan organ dan sel yang rusak. Tanpanya tidak ada hemaglobin, tanpa hemaglobin, tidak akan ada oksigen. Proses penyembuhan membutuhkan zat besi akan terajadi

Kulit lembut dan lentur

Daun labu mengandung vitamin A. mengkonsimsi makanan kaya akan vitamin membantu menjaga tubuh bebas dari radikal bebas dan racun, yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit. Ini membantu menjaga kulit tetap lembut dan kenyal dan memastikan kelembaban kulit sehingga mencegah kekeringan, keratinisasi dan kondisi kulit seperti psoriasis

Melawan kanker

Daun labu seperti sayuran huíjau lainnya kaya kana serat. Penelitian dalam tiga dekade terakhir menunjukkkan hubungan antara peningkatan asupan serat dan penurunan kanker usus besar. Ini karena serat dan nutrisi yang umnmnya terdapat dalam makanan kaya serat seperti vitamin, mineral, fitokimia dan asam lemak esensial

Mengurangi gejala artritis reumatoid

Kadar vitamin B6 yang rendah terkait dengan peningkatan gejala artritis reumatoid seperti nyeri hebat. Orang dengan artritis reumotoid membutuhkan lebih banyak vitamin B6 dibandingkan orang sehat karena mereka mengalami nyeri otot dan nyeri sendi ynag konstan karena peradangan kronis. Makanan kaya akan vitamin B6 membantu mengurangi rasa sakit dan dapat berguna juga dalam bentuk suplemen untuk mengendalikan nyeri pada otot dan persendian akibat radang sendi

Memperkuat tulang

Daun labu banyak sekali mengandung kalsium dan fosfor yang penting untuk tulang dan gigi. Jumlah ynag cukup setiap hari berguna untuk memastikan tulang yang kuat, pertumbuhan yang tepat dan perkembangan gigi yang baik. Ini juga dapat menghindari nyeri sendi dan tulang kaku

Merdakan sindrom PMS

Kandungan mangan dalam daun labu berguna untuk mengurangi situasi bulanan seperti perubahan suasana hati, sakit kepala, depresi dan mudah tersinggung. Wanita ynag menderita gejala PMS parah disarankan untuk mengkonsumsi suplemen mangan serta makanan kaya mangan seperti daun labu ini

Mencegah sembelit

Daun labu kaya serat, dapat membantu menanbah kotoran dan memuat buang air besar lebih mudah. Serat tak larut bekerja dengan baik. Ketika banyak serat dikonsumsi, tinja menjadi besar dan lunak, ini mendorong otot-otot usus untuk berkontraksi, mendorong tinja tanpa memaksakan diri bahkan mengejan. Jika serat sedikit, kotoran berukuran kecil dan keras hingga perlu ekstra tenaga mengeluarkannya. Mengejan dapat menyebabkan wasir dan kondisi lain seperti kantong (divertikulosisi) di usus besar. Wasir juga dapat memicu anemia karena pendarahan

Menjaga kesehatan gigi

Daun labu kaya akan fosfor, kalsium dan vitamin D. Fosfor selain untuk kesehatan tulang, berperan penting juga untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. Fosfor, kalsium dan vitamin D semuanya berperan dalam oembentukan dan pemeliharaan kesehatan gigi dengan mendukung enamel gigi, kepadatan mineral tulang rahang dan juga menahan gigi pada tempatnya. Oleh karena itu mineral dan vitamin ini juga dapat membantu menyembuhkan kerusakan gigi

Demikianlah beberapa manfaat daun labu

Bagaimana pemirsa? Seru sekali bukan..

Bagi emak-emak tropis di Eropa yang ngidam banget pengen makan sayur asli Indonesia, sayur daun labu menjadi pilihan. Kalo ga ada jualannya, menanam sendiri tidaklah sulit. Ga ada lahan luas, di pot pun jadi.

Demikian pemirsa edisi kali ini mengenai menanam labu di pot, daunnya yang bermanfaat untuk kuliner dan kesehatan. Semoga bermanfaat

Bir cevap yazın