Tips agar terhindar dari penyebaran virus corona COVID-19 melalui uang

1.216 Views

Penyebaran virus corona COVID-19 tidak pilih kasih. Penyebarannya ga hanya melalui batuk dan bersin serta air liur penderita yang terbang bebas kemudian hinggap pada orang sehat, atau pun dari partikel virus dari penderita yang masuk ke dalam mata, hidung dan mulut orang sehat melainkan juga melalui benda-benda yang tersentuh penderita kemudian bebas terpapar

Di sinilah kita dituntut untuk tetap waspada penuh kehati-hatian, jangan sembrono dan mengabaikan kebersihan. Ga apa-apa parno di situasi yang genting begini, orang-orang yang mengerti akan memaklumi

Seperti yang telah disebutkan di atas, penyebaran virus korona salah satunya adalah melalui benda-benda yang terpapar virus dan dari sentuhan penderita

Agar aman bebas terkendali no resiko, bagaimana cara menyikapinya?

Uang merupakan alat transakasi yang penting dan ga bisa jauh dari manusia, apalagi emak-emak ya selaku manajer keuangan rumah tangga.

Untuk pemirsa termasuk emak-emak yang dalam keadaan harus keluar rumah untuk suatu keperluan yang menggunakan uang sebagai alat transaksi, seperti membeli kebutuhan dapur dan keperluan mendesak lainnya, jangan lupa membawa kantong plastik ukuran 1 kg. Ini dimaksudkan untuk tempat menyimpan uang kembalian baik uang kertas maupun uang logam, karena ga pake uang pas saat bertransaksi

Pastikan semua uang kembalian jangan dipegang ya, tapi masukkan ke kantong plastik dan tutup rapat. Kalo misalkan berbelanja di supermarket ataupun ke apotik, yang syukur-syukur bisa menggunakan kartu kredit dan emak-emak pun memiliki kartu kredit, alhamdulillah ya jadi kita ga perlu berhubungan langsung dengan uang saat pembayaran

Di Austria, pembayaran di supermarket dan di tempat-tempat lain yang menggunakan uang sebagai alat transaksi seperti pertokoan dan apotik, tidak lagi melayani uang kontan melainkan dengan kartu kredit atau Bankautomat. Di depan toko terpampang pengumuman ini.

Pegawai-pegawai pun menggunakan sarung tangan sekali pakai dan masker yang juga sekali pakai. Jarak antar manusia adalah minimal 1 meter di dalam ruangan. Jadi bayangkan gimana kita di tempat kasir ya..

Untuk pegawai kantoran seperti di Bank juga wajib menggunakan sarung tangan saat memegang uang. Emak-emak dan pemirsa pun bisa menggunakan sarung tangan bila dirasa aman

Nah kembali lagi ke emak-emak rumah tangga dan pemirsa yang menggunakan uang kontan. Setelah uang bersemayam tenang di plastik dan saat ada kesempatan, jemur plastik itu beserta uang tadi di terik matahari atau terkena sinar matahari, minimal 30 menit, mudah-mudahan sudah cukup aman. Dengan demikian kita turut berpartisipasi dalam memutus rantai penyebaran virus

Jangan lupa selepas memegang uang, cuci tangan. Kenapa? Karena uang merupakan salah satu media tempat penyebaran virus, jadi tidak hanya interaksi antar manusia. Lagipula uang kan kotor ya, dalam arti ada banyak orang yang memegangnya, kita ga tau apakah uang ini bersih kinclong steril atau bebas merdeka dari kuman dan virus, dari orang yang sakit atau terinfeksi atau pembawa penyakit/carrier

Ini berlaku tidak saja untuk emak-emak, tetapi juga untuk mereka yang kontak langsung dengan uang

Jangan menganggap remeh ya. Karena hal sepele ini, banyak yang tertular karenanya. Contohnya adalah di salah satu negara Eropa yang masih saja tinggi tingkat kematian dan terinfeksi virus corona yaitu Italia, dimana 70% warganya tertular melalui uang. Serem kan.. Padahal mereka sudah menggunakan masker dan beragam alat pelindung lainnya lho..

Selain menggunakan sarung tangan dan memasukkan uang belanja atau kembalian ke dalam kantong plastik agar terhindar secara langsung kontak dengan uang. jangan lupa selalu siap sedia handsanitizer, mana tahu ga sengaja bersentuhan dengan uang ataupun benda-benda lain di sekitar kita, apalagi kalo ternyata ga ada sumber air terdekat di dekat kita

Nah demikianlah salah satu tips yang berhubungan dengan uang agar terhindar dari penyebaran virus mematikan ini, sekaligus memutus rantai penyebaran virus. Semoga bermanfaat

Sampai jumpa lagi

 

Bir cevap yazın