Desa Corona di Austria berencana ganti nama terkait virus corona

505 Views

Sankt Corona am Wechsel atau St. Corona am Wechsel adalah sebuah desa di distrik Neunkirchen di negara bagian Austria yaitu Niederösterreich atau Austria Hilir dengan ibukota St.Pölten. Kota kecil ini memiliki total luas 8,7 km² pada ketinggian 844 meter di atas permukaan laut dengan populasi 600 jiwa saja

Meski memiliki wilayah yang ga begitu luas dengan penduduk yang jarang, desa ini lumayan terkenal karena kecantikan dan keindahan pemandangannya. Dengan geografisnya yang berada di ketinggian dengan lanskap yang menawan, ga heran desa ini menjadi salah satu kawasan wisata pilihan.

Dari rumah ke desa ini lumayan jauh, ibarat kita di utara desa ini di selatan. Ya, kita di Austria Atas atau Austria Hulu sedangkan desa ini di Austria Bawah atau Austria Hilir. Sedangkan dari ibukota negara Austria yaitu Wina, desa ini berjarak sekitar 100 km atau memakan waktu kurang lebih 1,5 jam berkendaraan

Desa yang terletak sekitar 100 km selatan Wina di kaki pegunungan Alpen ini mendadak viral seviral virus yang menyapa dunia sejak Desember 2020. Lho ada apa rupanya? Ternyata karena nama desa ini yang menyerempet nama virus penyebab COVID-19, Corona.

Karena namanya yang dikaitkan dengan virus yang mematikan ini, walikotanya menjadi galau dan berasa pengen mengganti nama Corona yang menjadi tujuan wisata ini. Atau paling tidak memikirkan kembali untuk mengubah cara mempromosikan wisata desa Corona yang bernama lengkap Sankt Corona am Wechsel. Maskot desa ini bernama Corona adalah seekor semut yang memakai pakaian olahraga tradisional setempat. Maskot ini sering dikenalkan kepada wisatawan melalui pamflet dan berbagai media promosi lainnya. Semua even wisata juga menggunakan nama Santo Katolik  Corona, di antaranya  even naik kereta seluncur dan bersepeda gunung di musim panas

“Awalnya kami tersenyum mendengar sebuah nama virus yang sama dengan nama desa kami. Tetapi lelucon tersebut telah berhenti sejak epidemi menjadi begitu serius, ” kata walikota distrik Neunkirchen, Michael Gruber, Senin (23/3). “Kami mungkin harus menemukan nama baru untuk  maskot desa kami untuk menyambut wisatawan”, tambahnya dikutip AFP

Nama desa ini jauh ada sebelum neng corona lahir ke dunia. Dan memang sudah terkenal jauh sebelum keberadaan neng corona ini.  Wisata adalah sumber pendapatan utama desa Corona. Resor wisata Corona terletak di kaki gunung Kampstein dengan tinggi 1.467 meter di ketinggian 844 meter. Iklim dataran tinggi yang sejuk dan udara yang bersih dan jernih sejernih kristal menjadikan St. Corona resor liburan yang populer dan tujuan wisata terkenal. Wisatawan akan menjumpai tempat isirahat dan relaksasai yang nyaman di resor ini. Daerah Kampstein dan Wechsel adalah daerah hiking yang indah dan populer

Sebuah pemandangan sakral St. Corona am Wechsel adalah gereja ziarah barok yang masih menjadi tujuan banyak peziarah hingga saat ini

Mungkin terlalu jauh kalo harus mengganti nama desa yang telah ada sekian lama hanya gara-gara neng corona ya.. Pak walikota dan jajarannya minimal mempertimbangkan untuk mengganti nama Corona pada maskot dan even-even yang ada di desanya. Bisa jadi nantinya desa Corona malah makin terkenal dan membuat penasaran wisatawan ingin melancong ke dasa ini. Tentunya selepas badai corona berlalu ya..

Hmm.. kita lihat saja nanti

 

Bir cevap yazın