Cara mencegah corona saat terpaksa harus keluar rumah, dari menjaga jarak hingga kontak fisik

589 Views

Viru corona COVID-19 yang diketahui keberadaannya sejak Desember 2019 di kota Wuhan, propinsi Hubei, Cina ini semakin melebarkan sayapnya ke hampir seluruh dunia. Virus bermahkota tak kasat mata ini telah merenggut nyawa ribuan dengan ratusan ribu terinfeksi hanya dalam waktu yang sangat singkat

Betapa dahsyatnya virus ini sehingga sanggup meluluhlantakkan sendi-sendi kehidupan. Hal ini menyebabkan kepanikan dan kecemasan luar biasa umat manusia

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah keberadaan virus ini agar tak semakin merajalela, mulai dari lockdown, sosial distancing hingga karantina.

Warga dihimbau untuk tinggal di rumah atau istilah internasionalnya stay at home untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan yang terpenting adalah memutus rantai penyebaran virus

Namun kadangkala ada saatnya kita terpaksa harus keluar rumah untuk suatu kepentingan, seperti pekerjaan, aksi sosial dan berbelanja kebutuhan sehari-hari

Jika memang harus keluar rumah, bagaimana caranya agar tidak dicolek neng corona?

Ada beberapa cara untuk membentengi diri dalam upaya mencegah terjangkit virus corona COVID-19 ini. Yuk kita simak bersama-sama

Menggunakan siku sebagai pengganti jari

Setiap kali membuka pintu atau menekan tombol seperti tombol lift, gunakan anggota tubuh yaitu siku sebagai pengganti jari, bisa juga pundak

Kenapa? Karena anggota tubuh itu tidak akan mengenai wajah. Kalo ga percaya coba saja 🙂

Seperti diketahui, jari adalah anggota tubuh yang rentan terpapar virus. Dengan jari, tanpa sengaja kita atau kadang malah menjadi suatu kebiasaan kita suka menyentuh wajah, mengucek mata atau mengusap hidung dan mulut. Ini menjadi pintu masuk yang baik untuk virus. Jika ini terjadi, virus mudah menjalar dan berkelana ke seluruh tubuh dan menuju target utamanya paru-paru

Bawa tas belanja sendiri

Menggunakan tas jinjing sendiri berarti kita tidak perlu memakai keranjang atau mendorong kereta belanja yang disediakan supermarket, yang disentuh dan digunakan banyak orang sebelum kita. Mana lagi kita tidak tahu kapan terakhir kali keranjang dan kereta belanja dibersihkan. Jika belanja di pasar atau toko, kita juga ga perlu repot membawa banyak jinjingan.

Menjaga jarak

Saat berada di ruang publik, jarak terdekat antara satu orang dengan yang lainnya adalah minimal satu meter. Ini karena pada saat bersin atau batuk, percikan air ludah setidaknya terbang berkelana sejauh 2 meter untuk kemuidan hinggap ke diri kita. Dengan menjaga jarak, kita turut membantu menghambat penyebaran virus

Menjaga kontak fisik

Saat tanpa sengaja atau kebetulan bertemu dengan sanak saudara, tetangga, teman atau kolega, usahakan untuk menjaga kontak fisik. Tahan keinginan untuk berpelukan, berciuman, mengecup buku tangan, menepuk punggung atau berjabat tangan. Ini bukan karena kita tidak peduli ya. Bahkan sangat peduli di situasi yang genting begini.

Menjaga kontak fisik merupakan bentuk kepedulian kita untuk melindungi orang-orang yang kita kasihi, yang mungkin saja berada dalam lingkup yang rentan terhadap penularan virus corona seperti lansia atau yang memiliki penyakit pemberat dan masalah kesehatan

Bawa tisu, sapu tangan, serbet dan handsanitizer

Barang-barang ini berguna saat kita berada di luar dan menggunakan fasilitas publik, seperti membuka pintu, menggunakan tombol lift, memegang gagang tangga, menggunakan kereta belanja dan lain-lain. Dengan demikian, kita tidak secara langsung kontak fisik dengan permukaan benda yang mungkin saja menjadi tempat bersemayamnya si virus sebelum menemukan mangsanya

Jangan sering memegang uang tunai

Kita ga tahu seberapa banyak orang yang memegang uang sebelum kita dan seberapa bersih uang yang kita pegang, bisa saja mengandung bibit penyakit. Apalagi disinyalir uang merupakan salah satu sarang penularan virus corona. Maka sebaiknya jangan sering-sering memegang uang.

Saat bertransaksi, usahakan menggunakan kartu debit atau e-money. Saat ini supermarket dan toko-toko hampir tidak melayani uang tunai melainkan kartu debit dikarenakan virus corona. Kalo pun harus menggunakan uang tunai seperti berbelanja ke pasar, usahakan menggunakan uang pas. Jika ada kembalian, masukkan dalam kantong plastik. Jangan lupa setelah memegang uang, cuci tangan bersih-bersih ya.. Uang beserta plastik bisa dijemur di terik matahari paling tidak 30 menit. Kemudian uang bisa disimpan pada plastik yang baru

Nah demikianlah beberapa cara mencegah virus corona saat terpaksa harus keluar rumah

Semoga bermanfaat

Sampai jumpa lagi

 

Bir cevap yazın