Tanaman mint, tanaman herba genus Mentha di Austria, manfaatnya dari ramuan kuliner hingga aromaterapi

1.513 Views

Tanaman mint sangat populer di Eropa, termasuk Austria dimana ane bermukim sekarang. Selain mudah tumbuh, tanaman mint disukai karena banyak manfaatnya untuk umat manusia, ga hanya dalam bidang kuliner namun juga pengobatan

Salah satu manfaatnya dalam bidang kuliner adalah daunnya yang segar maupun kering dijadikan teh. Dalam hal ini sebagai minuman yang sangat menyenangkan, baik rasa maupun aromanya dan tentu saja manfaatnya untuk tubuh

Di beberapa edisi sebelumnya ane ada membahas mengenai teh mint ini, yang berasal dari pepermint. Apakah mereka sama adanya?

Tanaman mint berasal dari keluarga Lamiaceae yang akrab juga disapa keluarga mint. Mint merupakan nama populer dibanding nama ilmiahnya Mentha. Nah kalo ada yang bilang mentha, itu artinya mint ya 😊

Apalagi yang kita ketahui tentang mint? Pastinya permen ya 😊 Ya benar, mint selalu dikaitkan dengan permen karena biasanya menggunakan mint, bisa diketahui dari aromanya hingga rasanya. Bahkan minyak mint dinamakan minyak permen. Aromanya yang menyegarkan dan menyenangkan sangat dicintai. Apalagi.. minyak angin 😊 Odol.. penyegar mulut.. wah banyak banget ya..

Kita kenalan yuk ma tanaman yang satu ini. Kita mulai dari biodatanya terlebih dahulu ya..

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Divisi :Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Lamiales
Keluarga: Lamiaceae
Genus : Mentha
L

Tanaman mint atau disebut juga dengan Mentha adalah tanaman dari genus Mentha. Mentha sendiri merupakan sebuah genus yang terbagi menjadi 25 spesies atau jenis tanaman mint. Mereka biasanya ditanam di Eropa, Asia, Afrika, Australia dan Amerika Utara. Cocok digunakan sebagai daun mint, khususnya sebagai makanan, minuman, pasta gigi, permen karet dan permen

Tak hanya tanaman mint, keluarga taksonomi Lamiaceae juga dikenal sebagai keluarga mint. Ini mencakup banyak bumbu aromatik lainnya termasuk sebagian besar bumbu masak yang lebih umum seperti basil atau kemangi, rosemary atau rosmarin, sage, oregano dan catnip, termasuk tanaman mint itu sendiri

Sekarang kita lihat yuk spesies tanaman mint ini yang mencapai 25 spesies. Wow..

Spesies

Beberapa spesies dari tanaman mint atau mentha yang terkenal diantaranya adalah Mentha spicata atau spearmint, Mentha aquatica atau yang biasa disebut Water mint atau Mint air, Mentha arvensis atau Corn Mint; Wild Mint, Japanese Pepermint; Field Mint, kemudian Mentha asiatica atau Asian mint dan Mentha longifolia atau Horse Mint

Nah spesies-spesies ini juga yang merupakan mint yang paling umum dan populer untuk penanaman komersil, ditambah lagi dengan pepermint (Mentha x piperata), yang merupakan persilangan antara spearmint asli (Mentha spicata) dan Mint air. Nah pepermint ini yang ane bilang dijadikan teh yang populer di Austria. Berikutnya adalah Scotch spearmint (Mentha x gracilis) serta yang baru-baru ini adalah apel mint (Mentha suaveolens)

Bagaimana dengan hibridanya? Yuk kita cek bersama-sama 😊

Hibrida

Hibridisasi terjadi secara alami dimana beberapa spesies bertumpang tindih. Banyak hibrida dan kultivar yang dikenal, di antaranya yang ditanam untuk keperluan komersil seperti yang telah disebutkan di atas yaitu pepermint (Mentha x piperata)

Daun mint, tanpa kualifikasi seperti pepermint atau apel mint, umumnya mengacu pada daun spearmint

Spearmint adalah salah satu spesies yang populer. Jadi kalo dikatakan daun mint, itu berarti spearmint yang dikenal juga sebagai mint taman, mint umum, domba mint dan mackerel mint adalah spesies dari mint yaitu Mentha spicata, asli merupakan tanaman ke Eropa dan beriklim selatan Asia, membentang dari Irlandia di barat ke Cina selatan di Timur. Spearmint dinaturalisasi di banyak bagian sedang lainnya di dunia, termasuk Afrika utara dan selatan

Mentha spicata berhibridisasi dengan spesies mentha lainnya. Yang terkenal tentu saja pepermint yang merupakan perkawinan silangnya dengan Mentha aquatica. Pepermint (Mentha x piperita) terkenal karena manfaatnya antara lain dijadikan teh yang nikmat dan menyegarkan. Pepermint mengandung kadar mentol yang lebih tinggi dibanding emaknya (Mentha spicata). Ya.. namanya juga dah jadi ‘bibit unggul‘ ya 😊

Sekarang mengenai nama, mengapa dinamakan mint ya.. padahal nama ilmiahnya adalah Mentha 😊

Nama

Ternyata istilah mint berasal dari kata latin mentha, yang berakar pada kata Yunani minthe.

Kalo di Austria, mint biasa disapa minze. Di Spanyol dan Amerika Tengah dan Selatan, mint dikenal sebagai mentha

Sebagai istilah sehari-hari dalam bahasa Inggris, setiap jenis kue kecil rasa mint dapat disebut mint

Dalam penggunaan umum, tanaman lain dengan daun harum dapat disebut mint, meskipun mereka tidak termasuk dalam kelompok mint, di antaranya adalah
Mint Vietnam yaitu Parsicaria odorata dalam keluarga Polygonaceae yang biasa digunakan dalam masakan Asia Tenggara
Marigold mint Meksiko yaitu Tagetes lucida dalam keluarga bunga matahari (Asteraceae)

Ok deh kalo begitu 😊 Sekarang yuk kita cek fisik tanaman mint ini. Karena banyaknya spesies, tentunya banyak ragam fisiknya ya, apakah itu daunnya berikut warnanya, batangnya hingga bunganya. Namun secara keseluruhan mereka tidak berbeda jauh

Fitur

Mint adalah tanaman herba aromatik yang hampir secara eksklusif adalah abadi. Tanaman ini memilik stolon atau cabang bawah tanah dan tanah yang tersebar luas dan batangnya tegak persegi. Daun diatur berpasangan yang berlawanan, lonjong ke lanset, sering berbulu halus dan bergerigi marjin. Warna daun berkisar dari hijau tua hingga abu-abu-hijau hingga ungu, biru dan terkadang kuning pucat. Bunga berwarna putih ke ungu. Corolla berbibir dua dengan 4 sublobus yang sama, dengan lobus atas biasanya yang terbesar. Buahnya merupakan kacang kecil yang berisi 1 hingga 4 biji

Ane juga memiliki tanaman mint ini hingga menua. Karena sudah tua, tumbuhnya meninggi dengan daun-daun yang jarang dan bunga-bunga ungu putihnya yang bersusun di sepanjang ujung batangnya 😊

Nah, salah satu yang menjadi ciri khas tanaman mint ini tentu saja aromanya yang khas ya.. yang membedakannya dengan tanaman herba keluarga mint lainnya

Yuk kita lihat sekarang kandungannya

Kandungan

Zat yang memberikan aroma dan rasa khas pada mint adalah mentol (aroma utama pepermint dan pepermint Jepang) dan pulegone (dalam pennyroyal dan Corsican mint). Begitu juga untuk spearmint, senyawa yang terutama bertanggungjawab untuk aroma dan rasa adalah L-carvone

Kultivasi

Spesies yang membentuk genus Mentha tersebar luas dan dapat ditemukan di banyak lingkungan. Kebanyakan tumbuh paling baik di lingkungan basah dan tanah lembab. Mint dapat tumbuh setinggi 10 hingga 120 cm dan dapat menyebar di area yang tidak ditentukan. Karena kecenderungan genus ini menyebar tanpa diperiksa, beberapa dari mereka dianggap invasif.

Beberapa mint dapat diperbanyak dengan biji, tetapi pertumbuhan dari biji dapat menjadi metode yang tidak dapat diandalkan untk meningkatkan mint karena dua alasan, pertama adalah biji mint sangat bervariasi-mungkin tidak berakhir dengan apa yang seharusnya ditanam dan kedua adalah beberapa varietas mint adalah steril. Jadi cara yang lebih efektif adalah menanam stek, maka mint cepat tumbuh

Tapi teori ini ga selamanya benar. Saat tanaman mint ane berbunga, ane biarkan menjadi tua berharap nantinya akan menghasilkan biji. Kemudian bunga yang sudah tua ini ane kumpulkan dan ane sebarkan setahun kemudian saat musim semi. Aaaih ga disangka-sangka awal musim panas muncul tanamannya satu-satu meski mungil semungil pasir 🙂 Dan apa yang terjadi kemudian pemirsaah.. di musim panas mereka tumbuh sejadi-jadinya di lahan yang seadanya, berupa wadah bekas beli tomat ceri. MasyaAllah alhamdulillah

Ane juga mencoba menanam dengan stek, dengan hanya memetik batang berikut daunnya, tapi bukan batang yang sudah tua dan berbunga ya 😊 MasyaAllah alhamdulillah. Ga butuh waktu lama mint segera tumbuh yang terlihat dari batangnya yang tetap tegak dan daun-daunnya yang segar ga layu 😊

Mint bisa menjadi tanaman pendamping untuk mengusir serangga yang berpotensi hama dan menarik serangga yang bermanfaat. Wow.. seru ya.. Tapi sayangnya, mint rentan terhadap kutu kebul dan kutu daun

Panen mint dapat dilakukan kapan saja. Bahkan untuk menjadikannya teh, cukup petik daun segarnya beberapa helai 😊

Penyimpanan

Daun segar harus digunakan segera atau disimpan hingga beberapa hari dalam kantong plastik di lemari es. Untuk pilihan, daun dapat juga dibekukan dalam baki es batu. Daun mint kering harus disimpan dalam wadah kedap udara yang ditempatkan di tempat yang sejuk, gelap dan kering

Penggunaan

Bagian yang digunakan untuk kuliner tentu saja daunnya ya, bisa segar maupun kering. Mint segar biasanya lebih disukai daripada mint kering. Daunnya memiliki rasa hangat, segar, aromarik, manis dengan rasa setelahnya dingin. Selain daun, saus dan jeli mint juga digunakan dalam kuliner, meski agak jarang 😊

Dalam masakan Timur Tengah, mint digunakan pada masakan domba, dalam masakan Inggris dan Amerika, saus mint dan mint jeli masing-masing digunakan.

Dalam masakan Austria, daun mint kering juga sering dibubuhkan bersama bumbu rempah lainnya ke dalam sop kalkun dengan kentang dan wortel yang dipotong dadu

Dalam masakan Turki, bubuk kering mint ditambahkan dalam adonan köfte

Daun mint digunakan dalam teh, minuman, jeli, sirup, permen dan es krim. Mint juga merupakan unsur penting dalam teh Touareg, teh yang populer di negara-negara Afrika dan Arab Utara

Minyak atsiri mint dan mentol banyak digunakan sebagai penyegar nafas, minuman, obat kumur antiseptik, pasta gigi, permen karet, makanan penutup dan permen, seperti mint (permen) dan coklat mint

Mint pada awalnya digunakan untuk ramuan obat untuk mengobati sakit perut dan nyeri dada. Ada beberapa kegunaan dalam pengobatan tradisional dan pada penelitian pendahuluan untuk kemungkinan digunakan dalam menobati sindrom iritasi usus besar

Mentol dan minyak atsiri mint yang berkisar 40-90% adalah bahan dari banyak kosmetik dan beberapa parfum. Minyak esensial mentol dan mint juga digunakan dalam aroma terapi yang mingkin memiliki kegunaan klinis untuk mengurangi mual pasca operasi

Mint juga digunakan sebagai insektisida ramah lingkungan karena kemampuannya untuk membunuh beberapa hama umum seperti tawon, lebah, semut dan kecoa

Salah satu kegunaan mint yang pertama kali dikenal di Eropa adalah sebagai pengharum ruangan, dimana mint dikenal dalam mitologi Yunani sebagai ramuan keramahtamahan. Ramuan mint berserakan di lantai untuk menutupi bau tanah yang keras. Menginjak mint membantu menyebarkan aroma ke seluruh ruangan. Saat ini, ramuan begini lebih umum digunakan untuk aromaterapi melalui penggunaan minyak esensial

Wow.. banyak sekali kegunaan mint ini ya pemirsa. MasyaAllah alhamdullah

Nah demikianlah pemirsa edisi kali ini mengenai tanaman mint dari genus Mentha yang populer di Eropa, ga hanya sebagai ramuan kuliner juga aromaterapi

Sampai jumpa lagi

Bir cevap yazın