Tanaman hias dan tanaman berbunga yang tebar pesona di Austria selama musim dingin, dari Amaryllis hingga Hyacinth

372 Views

Musim dingin tinggal menghitung hari lagi pergi digantikan musim semi. Musim dingin kali ini tidak seperti musim dingin di belahan bumi utara yang identik dengan turunnya salju. Sehingga ga jarang, tetumbuhan bereaksi dengan adanya fenomena alam ini. Mengira musim semi telah tiba, beramai-ramai bangkit dari tidur panjangnya dan mulai berbenah diri.

Ga jauh-jauh contohnya.. tanaman bayam yang ane selamatkan sejak akhir musim gugur kemarin setinggi jari manis ane dengan batangnya seukuran lidi, di akhir bulan Januari berangsur-angsur tumbuh besar hingga berdaun lebar sekarang ini. MasyaAllah alhamdulillah.

Di awal bulan Februari ini juga ane mengamati pucuk-pucuk daun pohon hazelnut mulai muncul. Beberapa tanaman liar berbunga beberapa kuntum berwarna biru cerah, meski dipenuhi embun beku. Toko bunga dan supermarket malah mencuri start mempromosikan tanaman musim semi seperti aneka umbi keluarga lily dan tulip.

Jangan dilupakan juga tanaman yang pendek tapi memiliki daun dan kelopak bunga yang lebar, primrose 😊

Jadi ingat awal musim dingin tanaman hias dan tanaman berbunga yang menghiasi jagat jaya kemarin. Meski ga sebanyak musim-musim lainnya, mereka cukup menghibur jiwa yang suka keindahan ini 😊

Diantaranya adalah Amaryllis, kubis hias, keluarga Heather, Glückbambus, Pansy, Hyacinth, Hyacinth anggur dan Primrose. Beberapa di antaranya akan bertahan hingga beberapa bulan ke depan di musim semi, seperti Primrose dengan promosinya yang tiada henti. Ada juga yang beristirahat seperti kubis hias dan Glückbambus

Ada yang diletakkan di luar ruangan di ruang publik menggantikan tugas tanaman hias dan tanaman berbunga di musim sebelumnya, seperti kubis hias, keluarga Heather yaitu Calluna vulgaris serta pansy. Ada yang hanya bisa hidup dengan anggun dan cantik diletakkan di dalam ruangan seperti Amaryllis

Mengenai Amaryllis, sebenarnya mereka adalah tanaman tropis juga tapi bisa disesuaikan untuk musim dingin ini karena keanggunannya, dengan catatan diletakkan di dalam ruangan

Selain Amaryllis, terdapat tanaman hias keluarga Asparagus yaitu Glückbambus. Fisiknya yang sekilas mirip bambu namun berukuran mini ini sering dikira bambu sehingga nama populernya ikut-ikutan berbau bambu. Tanaman hias ini juga lebih menyukai hidup di dalam ruangan

Kubis hias adalah salah satu tanaman keluarga kubis-kubisan yang memiliki warna yang spektakuler, berkilau seperti berlian. Kebanyakan berwarna ungu kemerahan, ungu kebiruan dan putih kekuningan

Kubis hias adalah tanaman hias yang pertama kali go publik di musim semi bahkan sejak akhir musim gugur. Biasanya tumbuh di taman kota. Ada juga yang diletakkan pada pot panjang di depan jendela.

Tau kan pansy? Tanaman berbunga dengan bunganya yang penuh ekspresi ini benar-benar menghibur. Ada ekspresi marah, galau hingga mirip opa dengan kumis melintangnya bahkan wajah seekor monyet. Biasanya pansy dengan Pansy dan Calluna vulgaris disandingkan dalam satu pot

Calluna vulgaris adalah tanaman berbunga. Ga mudah memang melihat bunganya karena cukup mungil. Akan tetapi karena bunga-bunga penuh dan bergerombol di sepanjang tangkai, membuatnya menjadi satu kesatuan yang harmoni dan terlihat sangat indah dan menawan 😊 Warnanya sangat menyenangkan, dari merah muda lembut, merah mudah cerah, hijau, kuning, putih hingga tembaga 🙂

Hyacinth yang sebenarnya adalah bunga musim semi juga sering dipaksa untuk berbunga di bulan Desember, terutama hari Natal karena fisiknya yang keren dan unik serta menebarkan aroma wangi sepanjang hari. Meski belum menghuni pot-pot di luar ruangan, namun keberadaannya di musim dingin sudah terlihat. Lagi-lagi penjual bunga gencar mempromosikan tanaman cantik banyak pilihan warna ini

Hyacinth akan terus tebar pesona hingga pertengahan musim semi dimana mereka dah cukup kuat untuk ditempatkan di luar ruangan. Bahkan di kebun dan halaman yang memiliki sisa umbi tahun lalu akan tumbuh dan berbunga dengan indahnya di awal musim semi nanti

Begitu juga dengan saudaranya Hyacinth anggur. Dulunya mereka memiliki kekerabatan yang sangat dekat dengan genus yang sama, akan tetapi pada akhirnya mereka dipisah menjadi genus yang berbeda meski masih satu keluarga besar

Bunganya mirip dengan hyacinth, bergerombol pada satu batang tegak. Hanya saja Hyacinth bunganya mekar semekar-mekarnya dan memiliki banyak pilihan warna, sedangkan Hyacinth anggur lebih membulat seperti anggur dengan pilihan yang ga banyak, umumnya biru laut dan putih

Hyacinth anggur biasanya mulai tebar pesona di awal musim semi di luar ruangan, ditempatkan di pot-pot kembang ruang publik hingga di halaman rumah dan taman

Dan terakhir adalah Primrose atau Primeln bahasa Jermannya. Sejak awal Febuari bunga ini dipromosikan oleh penjual bunga di toko bunga dan hampir seluruh supermarket seantero Austria. Primrose yang banyak beredar sekarang adalah Primrose yang telah mengalami hibridisasi dengan warna-warnanya yang fantastis, dari merah darah, merah mudah cerah, ungu, biru, kuning, orange, salem hingga putih

Biasanya menjelang musim semi mereka sudah kuat untuk diletakkan di luar ruangan, biasanya menjadi penghuni pot-pot di ruang publik menggantikan tempat tanaman bunga sebelumnya yaitu pansy dan Calluna vulgaris

Jadi pot-pot kembang tinggi besar di ruang publik ini selalu berganti sesuai dengan bergantinya musim ya 😊

Nah, di antara semuanya ini, yang mana pilihan pemirsa? Ada yang ingin dijadikan koleksi hingga musim semi berakhir?

Semua tergantung selera pemirsa ya..

Oh iya, ini untuk pemirsa yang berada di belahan bumi utara (baca: Eropa). Untuk pemirsa di tanah air semoga lebih mengenal tanaman dimari ya.. Mudah-mudahan bisa tumbuh juga di Indonesia.. kan sekarang jaman dah canggih 😊

Demikianlah edisi kali ini mengenai tanaman berbunga dan tanaman hias yang eksis selama musim dingin. Semoga ada manfaatnya

Sampai jumpa lagi

Bir cevap yazın