Sayuran Indonesia yang mudah tumbuh di Austria, bayam dan manfaatnya untuk kesehatan

213 Views

Bayam adalah sayuran yang cukup populer di tanah air. Di Austria ada bayam juga, tapi bayam versinya bule ga sama dengan bayam versinya tanah air tercinta Indonesia. Di Austria namanya spinach atau spinat

Pengen dong mengkonsumsi bayam yang kaya nutrisi kaya manfaat ini, tapi yang veri kampung aja ya.. Tapi kalo mau beli, adakah jualannya di Austria? Mau nanam, bisakah tumbuh?

Ternyata bayam adalah salah satu tanaman tropis khas Indonesia yang mudah tumbuh di Austria lho.. Apakah bayam kampung kita dibudidayakan di tanah Eropa juga? Oh tentu tidak pemirsa. Di sini apa-apa harus mandiri kalo ga mau nyengir sendiri 😊 Jadilah ane menanamnya dimari.

Pengen tahu lebih dalam.. yuk kita telusuri bersama-sama

Sebelumnya kita kenalan dulu ma bayam Indonesia ini ya..

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Caryophyllales
Keluarga : Amaranthaceae
Genus : Amaranthus
L
Spesies
A. hybridus
A. tricolor
A. blitum
A. spinosus

Bayam (Amaranthus spp) adalah tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropis namun sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting bagi tubuh

Bayam merupakan terna semusim yang menyukai iklim hangat dan cahaya kuat. Terna adalah tumbuhan yang batangnya lunak karena tidak membentuk kayu. Bayam relatif tahan terhadap pencahayaan langsung karena merupakan tumbuhan C4. Tanaman C4 adalah tanaman yang mudah beradaptasi, yang dapat tumbuh di daerah panas dan kering

Batangnya berair dan kurang berkayu. Daun bertangkai, berbentuk bulat telur, lemas berwarna hijau, merah atau hijau keputihan. Bunga tersusun majemuk tipe tukal yang rapat, bagian bawah duduk di ketiak, bagian atas berkumpul mejadi karangan bunga di ujung tangkai dan ketiak percabangan. Bijinya berwarna hitam, kecil dan keras

Bayam sebagai sayur hanya umum dikenal di Asia Timur dan Asia Tenggara. Namun bayam sering disalahartikan sebagai spinat atau orang Austria bilang spinach. Padahal mereka ga sama lho.. mereka dua jenis yang berbeda. Bayam memiliki beberapa jenis seperti untuk dikonsumsi daunnya, bijinya dan sebagai tanaman hias, sedangkan spinat khusus diambil daunnya sebagai sayuran.

Untuk lebih jelasnya mengenai bayam dan spinat ini yuk kita simak keterangan berikut ini

Bayam dan spinat merupakan satu keluarga Amaranthaceae. Keluarga ini memiliki beberapa genus antara lain Amaranthus dan Spinacia. Nah bayam yang dikenal di Indonesia masuk ke dalam genus Amaranthus, sedangkan bayamnya bule yaitu spinat masuk ke dalam genus Spinacia.

Amaranthus adalah genus yang terdiri dari 60 spesies atau jenis. Wow.. banyak sekali ya.. termasuklah ini bayam tanah air tercinta, yang biasa dikonsumsi daunnya sebagai sayuran seperti dari jenis A. hybridus dan kawan-kawan yang disebut juga dalam kelompok sayuran daun bayam atau Amaranth leaf vegetable. Untuk spinat yang bergenus Spinacea, spesies atau jenis yang khusus dikonsumsi daunnya adalah Spinaceae oleraceae

Nah sampai di sini dah jelas kan? Lanjut lagi yuk pemirsa 😊

Di tingkat konsumen, dikenal dua macam bayam sayur, bayam petik dan bayam cabut. Bayam petik berdaun lebar dan tumbuh tegak besar hingga 2 meter. Daun mudanya dimakan terutama sebagai lalapan seperti pada pecel, gado-gado, urap dan dibikin keripik dengan menggorengnya setelah dibalur tepung
Bayam petik biasanya berasal dari jenis A. hybridus atau bayam kakap
Daun bayam cabut berukuran lebih kecil dan ditanam untuk waktu singkat (paling lama 25 hari), lebih cocok dibuat sop encer seperti sayur bayam dan sayur bobor.
Bayam cabut terutama dari jenis A. tricolor

Jenis-jenis bayam yang juga dimanfaatkan adalah A. spinosus (bayam duri) dan A. blitum (bayam kotok)

Beberapa kultivar A. tricolor memiliki daun berwarna merah atau putih dan dipakai sebagai tanaman hias, meskipun dapat pula disayur. Jenis tanaman hias lainnya adalah A. caudatus karena tandan bunganya berwarna merah panjang menggantung seperti ekor

Di tempat asalnya, bayam dimanfaatkan bijinya (Amaranth grain, cereals atau bayam biji) sebagai sumber karbohidrat. Biji ini juga sekarang populer sebagai makanan diet karena tidak menyebabkan kegemukan

Bagaimana keberadaannya di Eropa? Seperti kita tahu, bayam yang populer di Eropa adalah spinat yang diterjemahkan sebagai bayam, meski bukanlah bayam seperti yang umum terdapat di Asia termasuk Indonesia

Selama ane tinggal di Austria, ane belum pernah menemukan bayam kampung kita berada di supermarket-supermarket, pun toko Asia yang digadang-gadang gudangnya produk Asia 😊 Sempat kegirangan saat menemukan spinat yang ane kira bayam dan kecele saat tahu spinat ga sama seperti bayam di Indonesia 😊

Makanya jadilah ane boyong bayam ke Benua Biru ini disaat balik mudik kemarin berupa biji-biji halusnya sehalus pasir. Ane pengen juga dong sekali-sekali menikmati sayur khas kampung halaman, ga melulu sayur bule 😊 Gimana caranya.. jualannya ga ada, apalagi bibitnya. Satu-satunya cara adalah menanamnya. Maukah bayam hidup di negara 4 musim ini mengingat bayam adalah tanaman tropis? Ternyata manut lho bayamnya, terbukti alhamdulillah tumbuh dengan suburnya. Tentunya ada syaratnya ya.. karena tanaman tropis biasa bermandikan sinar matahari, maka untuk menanamnya sebaiknya di saat matahari eksis di bumi, yaitu di musim panas

Caranya cukup mudah, cukup sebarkan bijinya di media tanah, bisa di pot-pot maupun di halaman. Agar ga bercerai berai, sebaiknya menggunakan sendok karena biji bayam sangat halus.

Jangan seperti ane, pengalaman saat pertama kali menyebarkan bijinya, ane ga tau gimana caranya, maklum ya ga biasa bercocok tanam 😊 Bijinya yang memang halus sekali, seperti pasir bercucuran dari bungkus plastik yang ane pegang dan mendarat mulus di media tanah yang telah ane siapkan. Ane ga bisa menyelamatkannya dengan memungutnya kembali satu per satu karena ukurannya yang sangat kecil. Jadinya pasrah aja

Mereka pun pasrah juga dan tumbuh sekitar dua minggu kemudian meski hidup berhimpit-himpitan. MasyaAllah Alhamdulillah mereka tumbuh ya pemirsa 😊

Ga ane biarkan dong mereka tumbuh merana begitu. Saat mulai semakin meninggi sekitar 3 cm, ane memindahkan mereka satu persatu. Pekerjaan yang ga mudah karena ada sekitar seratusan yang tumbuh 😊 Resiko emak-emak jadi tukang kebun amatir ya..

Karena musim panas adalah musim dimana tanaman dan pepohonan tumbuh optimal, bayam ane pun tumbuh dengan pesat. Ga dipupuk ga diapa, hanya disiram saja dengan rutin, jangan keseringan yang bikin media becek, jangan juga jarang-jarang yang bikin mereka kekeringan

Aaih.. seneng rasanya melihat dan mengamati perkembangan mereka hari demi hari.. Dimulai saat masih imut, lanjut ane kewalahan memindahkannya ke tempat lain hingga berangsur-angsur tumbuh, berdaun lebat dan meninggi

Daunnya kalo di tanah air berukuran standar, maka di Eropa seperti mengikuti gaya Eropa yang jumbo, ikut jumbo juga. Sehelai hampir seukuran telapak tangan ane 😊MasyaAllah alhamdulillah

Begitulah pemirsa selang sebulan kemudian ane menuai hasilnya, memanennya meski ga segerobak ala petani bayam beneran. Agar bayam selalu tumbuh, maka memanennya cukup dengan memetik bagian atasnya saja termasuk pucuknya. Nanti antara ketiak daun akan tumbuh tunas baru dan begitu seterusnya. Memanennya hanya disaat ingin memasak bayam ya pemirsa..

Kenapa ga dicabut aja sekalian semuanya? Nah kalo itu untuk skala komersil alias dijual ya.. karena bayam terus diproduksi yang baru sesuai permintaan pasar.

Memasuki musim gugur, pertumbuhan bayam ga sedahsyat saat musim panas karena dah mulai berkurangnya matahari dan berubahnya pendukung pertumbuhan seperti suhu, tanah, unsur hara, air dan lain-lain seiring musim yang berganti.

Bayam adalah sayuran yang sangat bernutrisi. Ga heran banyak yang menjadikannya sayuran favorit. Ane biasanya cukup disayur bening saja atau kadang-kadang ditambahkan jagung manis atau jagung pipil biar makin mantap. Dengan disayur bening, nutrisinya tetap terjaga. Dan hmm.. Airnya itu lho pemirsa.. segar banget 😊 Suami juga menyukai sayur bening ala kampung ini, alhamdulillah

Bayam adalah salah satu sayuran yang mengandung vitamin dan mineral yang cukup lengkap, mulai dari vitamin A, vitamin B seperti tiamin, niasin dan asam folat, vitamin C, vitamin K hingga zat besi, kalsium, kalium dan natrium

Untuk lebih lengkapnya yuk kita cek kandungan yang terdapat dalam bayam per 100 g ini

Kalori 45 kkal
Protein 3,5 g
Lemak 0,5 g
karbohidrat 6,5 g
Kalsium 267 mg
Fosfor 67 mg
Besi 3,9 mg
Retinol 1827 mcg
Tiamin 0,08 mg
Vitamin B2 9,15 mg
Niasin 0,7 mg
Vitamin C 76,7 mg
Vitamin K 4833 mikrogram
Asam folat 149 mikrogram
natrium 131 mg
Kalium 285 mg
Beta karoten 4080 mikrogram
Serat 0,7 g
Air 92, 2 g

Selain itu bayam diketahui mengandung mineral magnesium, pigmen hijau klorofil, karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin. Kandungan zat-zat penting ini sangat baik untuk tubuh. Sayur bayam yang dibening sungguh membangkitkan kesegaran tubuh seperti infus disaat lesu dan lelah karena kandungan airnya yang mencapai lebih dari 90% serta nutrisi lainnya

Dengan kandungannya yang super ini, ga heran kalo bayam banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh manusia. Yuk pemirsa bersama-sama kita simak manfaat bayam untuk kesehatan antara lain adalah

Menjaga sistem kekebalan tubuh

Bayam diketahui mengandung antioksidan yang berlimpah termasuk vitamin C yang dapat menjaga sistem kekebalan tubuh bahkan dapat meningkatkannya hingga mampu menangkal serangan radikal bebas penyebab penyakit

Mencegah kanker

Bayam merupakan sayuran hijau yang mengandung klorofil yang baik dalam menghalangi efek karsinogenik, yaitu sifat dari zat-zat yang memicu kanker

Mencegah anemia

Kandungan zat besi dalam bayam bermanfaat dalam mencegah anemia. Sangat baik juga untuk pengidap anemia

Menjaga kesehatan mata

Bayam kaya akan vitamin A, dimana kandungan karotenoid dalam bayam seperti beta karoten, lutein dan zeaxanthin bermanfaat dalam menjaga kesehatan mata seperti menajamkan penglihatan dan gangguan penglihatan terkait usia seperti rabun senja dan degenerasi makula

Menjaga tekanan darah

Bayam diketahui mengandung kalium yang cukup tinggi yang baik untuk pengidap tekanan darah tinggi. Kalium dapat menurunkan tekanan darah sehingga tekanan darah menjadi normal kembali

Menjaga kesehatan jantung

Bayam kaya akan serat dan mineral yang dapat menurunkan tekanan darah dan mencegah pembentukan plak di pembuluh darah. Hal ini sangat baik untuk jantung sehingga dapat menjaga kesehatan jantung dan terhindar dari resiko penyakit kardiovaskular

Mencegah aterosklerosis

Di dalam bayam terkandung pigmen lutein yang mengurangi terjadinya atrosklerosis, yang disebabkan karena pengerasan arteri. Pigmen ini juga bermanfaat dalam mengurangi resiko stroke dan serangan jantung
Selain itu protein dalam sayur bayam mampu mengurangi kolesterol jahat dan timbunan lemak lainnya di pembuluh darah

Menjaga kesehatan pencernaan

Bayam diketahui mengandung serat yang sangat bermanfaat dalam menjaga sistem pencernaan agar bekerja dengan baik. Dengan lancarnya dan baiknya kerja pencernaan ini, maka kesehatan pencernaan dapat terjaga dan terhindar dari masalah yang berhubungan dengan pencernaan seperti sembelit

Menjaga kesehatan kulit

Kandungan antioksidan yang terdapat pada bayam serta sejumlah vitamin dan mineral seperti vitamin A dan C sangat baik dalam menjaga kesehatan kulit agar selalu bersih bersinar dan kenyal kencang, jauh dari keriput dan efek penuaan dini lain

Baik untuk ibu hamil

Bayam kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin A dan asam folat serta nutrisi lainnya yang diperlukan oleh ibu hamil agar selalu sehat, begitu pula untuk janin yang dikandung

Demikianlah pemirsa beberapa manfaat bayam untuk kesehatan. Meski begitu, mengkonsumsinya jangan kebablasan ya.. karena yang kebablasan alias berlebihan itu selalu ga baik untuk kesehatan.

Nah, demikianlah pemirsa edisi kali ini mengenai bayam tanah air tercinta di Austria, bagaimana menanamnya dan manfaatnya untuk kesehatan. Smeoga ada manfaatnya

Sampai berjumpa kembali

Bir cevap yazın