Kenikir Indonesia dan kenikir Austria, dan manfaatnya untuk kesehatan

151 Views

Tanaman ini cukup punya nama di tanah air tercinta Indonesia yang memiliki ciri khas daunnya yang menyirip. Saking banyaknya tanaman yang mirip dengan tanman ini, ikut juga dinamai kenikir, bahkan yang ga nyambung sama sekali, yang beda bangsa, suku hingga marga 😊

Tapi apakah kenikir identik namanya hanya pada satu jenis tanaman saja? Kenikir yang dimaksud di sini adalah kenikir yang daunnya dibikin sayuran dan warna bunganya hanya satu. Apakah di Eropa ada juga kenikir yang dibikin sayuran seperti ini?

Tanaman ini serba bisa lho.. bisa sebagai tanaman hias sekaligus tanaman sayur. Umumnya sih dipelihara karena bunga-bunganya yang cantik, meski terlalu sederhana untuk sekelas bunga hias. Akan tetapi menanti berbunga dari tanaman ini tidaklah sebentar. Umumnya mereka berdaun banyak terlebih dahulu dan lebat, untuk kemudian berbunga yang menandakan tanaman ini dah cukup berumur.

Nah, karena daunnya yang lebat, maka banyak yang memanfaatkannya untuk dijadikan sayuran daripada tanaman hias. Dialah kenikir, tanaman berbunga dari keluarga Asteraceae atau suku kenikir-kenikiran, dari genus Cosmos dan spesies atau jenis Cosmos caudatus

Pemirsa kenal dengan kenikir, tanaman yang ane maksud ini? Untuk lebih jelasnya, yuk pemirsa mari kita sama-sama menelusuri tanaman ini luar dalam. Dimulai dari biodatanya terlebih dahulu ya 😊

Klasifikasi Ilmiah

Ordo : Asterales
Keluarga : Asteraceae
Upafamilia : Asteroideae
Supertribus : Helianthodae
Tribus : Coreopsidae
Genus : Cosmos
Spesies : Cosmos caudatus

Kenikir masih saudara dengan anggota keluarga Aster lainnya seperti kembang kertas, bunga matahari, aster, krisan dan sebagainya. Ga heran mereka mirip satu sama lainnya. Bahkan ada beberapa tanaman yang hanya karena mirip fisik dan perawakannya ikut dinamai kenikir juga, termasuk kembang tahi kotok/ayam atau marigold yang top markatop di Eropa 😊Apakah ada pemirsa yang menamai mereka sama juga? 😊

Kenikir adalah tanaman berbunga genus Cosmos yang memiliki beberapa spesies yang terkenal, yang mirip dengan kenikir hingga kadangkala dinamai kenikir juga. Sebelum melangkah lebih jauh, kita kenalan dengan genus atau marga Cosmos ini yuk

Di Eropa, tanaman kenikir akrab disapa dengan cosmos. Cosmos adalah tanaman tahunan herbaceous atau tanaman tahunan yang tumbuh setinggi 30 cm hingga 2 meter. Daunnya sederhana, menyirip atau bipinnate dan disusun berpasangan. Bunga-bunga diproduksi di kapitulum dengan cincin kuntum sinar lebar dan pusat kuntum cakram. Warna bunga sangat bervariasi antara spesies yang satu dengan spesies lainnya, dari warna merah muda terang, kuning hingga putih. Genus ini mencakup beberapa tanaman hias yang populer di kebun. Banyak hibrida dan kultivar telah dipilih dan diberi nama

Nah di antara tanaman berbunga dari genus ini yang cukup populer dibudidaya dan dipelihara antara lain adalah Cosmos caudatus alias kenikir yang sedang ane bahas sekarang, yang populer di tanah air kita tercinta. Selain itu ada Cosmos bipinnatus yang populer di Eropa dan menjadi tanaman hias yang banyak dipelihara, bahkan bibitnya pun banyak dijual di toko bunga dan supermarket se Austria 😊 Selanjutnya adalah Cosmos sulfureus yang juga merupakan tanaman hias dengan bunganya berwarna full kuning sulfur cerah 😊

Cosmos adalah tanaman asli semak belukar dan padang rumput di Meksiko dimana sebagian besar spesies terjadi, serta Amerika Serikat, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Satu spesies, yaitu Cosmos bipinnatus, dinaturalisasi di sebagian besar Amerika Serikat bagian timur dan Kanada bagian timur. Spesies ini juga tersebar luas di dataran tinggi timur Afrika Selatan, dimana ia diperkenalkan melalui bulu kuda yang terkontaminasi yang diimpor dari Argentina selama Perang Anglo-Boer. Wow.. Sekarang spesies ini malah populer di Eropa termasuk Austria sebagai salah satu tanaman hias musim panas yang cerah ceria 😊

Nah, demikianlah kisah marga dari kenikir ini pemirsa. Selanjutnya kita fokus pada tanaman kenikir ya

Kenikir adalah tumbuhan tropis anggota keluarga Asteraceae atau suku kenikir-kenikiran yang berasal dari Amerika latin dan Amerika Tengah.

Tanaman ini tersebar di Amerika yang suhunya panas dan negara-negara lain yang beriklim tropis. Kenikir tumbuh liar dan mudah juga didapati di Florida, Amerika Serikat serta negara-negara Asia Tenggara dan Asia Selatan. Spesies ini dibawa ke Asia Tenggara melalui Filipina oleh penjelajah Spanyol di abad ke-16.

Di Indonesia, kenikir banyak ditanam di Jawa dan dataran rendah hingga pegunungan sampai ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut. Biasanya juga ditanam di perkarangan rumah sebagai tanaman hias

Kenikir adalah tumbuhan tahunan berbatang pipa dengan garis-garis yang membujur. Tingginya dapat mencapai 1 meter dan daunnya bertangkai panjang dan duduk daunnya berhadapan, sehingga terbagi menyirip menjadi 2-3 tangkai. Baunya seperti damar apabila diremas. Bunganya tersusun pada bongkol yang banyak terdapat pada ujung batang dan pada ketiak daun-daun teratas, berwarna merah bintik-bintik kuning di tengah-tengahnya dan bijinya berbentuk paruh

Tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan biji.

Saat mudik kemarin, ane memboyong biji-bijinya yang panjang halus seperti lidi berbentuk paruh sekitar 2-3 cm ke Austria. Ane ingin menanamnya dimari. Kebetulan tanaman yang belum lama ane kenal sebagai sayuran ini sangat disukai suami juga. Saat di Indonesia, karena ga makan sayur tumis, sayur lalapan jadi pilihan suami, termasuk kenikir ini. Suami bilang kenikir ini adalah sayuran yang ada di Austria. Ane berpikir keras, apa ya.. tapi ane ga menemui jawabannya.. jangan-jangan kenikir juga 😊

Nah, bagaimana cara menanam kenikir ini di Austria mengingat tanaman ini asli dari wilayah tropis di benua Amerika sana ya? Tentunya karena tanaman tropis, musim terbaik untuk menanam kenikir adalah saat musim panas, dimana matahari bersinar dengan optimal.

Kenikir menyukai iklim panas yang tidak begitu lembab, tanah yang berpasir dan subur, tanah terbuka dan penyinaran matahari yang penuh. Namun harus diwaspadai pada musim hujan di negara dengan 2 musim, kenikir pada musim ini mudah di serang hama jamur.

Dengan kondisi yang dikehendaki kenikir tumbuh ini, dapat ditebak kenikir juga bisa tumbuh dan hidup nyaman di Eropa, terutama di musim panas dimana matahari bersinar penuh dengan suhu panas tapi tidak begitu lembab.

Jadi bisa dong ane memeliharanya di Austria 😊 Awalnya ane kesulitan menanamnya karena biji-bijinya yang unik, panjang seperti lidi. Bagaimana cara menanamnya ya? Maklum ya pemirsa sebelum tinggal di Austria, ane ga ada pengalaman bercocok tanam sama sekali. Jangankan biji-bijinya yang kurus panjang begini, yang bulat mungil seperti cabe aja awalnya ane bingung menanamnya 😊

Alhasil ane baringkan mereka dan menimpanya dengan sedikit tanah. Ternyata alhamdulillah ga sulit tumbuhnya pemirsa. Selang seminggu dah muncul kecambahnya dari ujung bijinya yang membelah, berupa tanaman mungil dengan dua helai daun, yang semakin lama semakin meninggi dan terlihat bentuk daunnya yang unik yang merupakan ciri khas tanaman ini 😊

Selanjutnya memelihara kenikir tidaklah sesulit yang dibayangkan. Cukup disiram dengan teratur agar jangan sampai kekeringan. Kenikir juga merupakan tanaman yang lumayan tahan banting. Terbukti di musim gugur ini kenikir masih bertahan hidup di suhu yang tidak menentu, kadang bisa menurun hingga 4°C meski matahari masih bersinar cerah ceria, sedangkan sejawatnya tanaman tropis ala Indonesia seperti kangkung dan sawi dah mulai agak kepayahan hidupnya 😊

Alhamdulillah di Eropa kenikir bisa juga tumbuh 😊

Sebenarnya, bagaimana keberadaan kenikir di Eropa? Apakah sama seperti negara bule lainnya seperti di negara asalnya di benua Amerika sana?

Di Eropa khususnya di negara Austria dimana ane tinggal, dapat dijumpai kenikir juga, selain kenikir yang ane tanam tentunya ya 😊Persis kenikir karena mereka memang masih satu keluarga dan satu genus. Bentuk bunganya juga mirip, hanya daunnya lebih runcing dan kurus. Mereka dibedakan dari jenisnya, yang mana kenikir ala Indonesia yang dibudidaya sebagai sayuran berjenis Cosmos caudatus dengan bunga yang berwarna merah muda ga penuh sedangkan kenikir ala bule dibudidaya sebagai tanaman hias karena bunganya yang beraneka ragam warna, dari merah muda, merah muda terang, kuning hingga putih. Kenikir ala bule ini dari jenis Cosmos bipinnatus yang telah ane utarakan sebelumnya di atas. Ada lagi dari jenis Cosmos sulfureus yang berwarna full kuning terang. Nah, kalo jenis ini daunnya persis ma kenikir Indonesia

Nah, ada juga lho selain kenikir ini yang juga dinamai kenikir. Dialah tumbuhan bernama tahi kotok dengan spesies Tagetes erecta. Ini dimungkinkan karena fisik dan tinggi tanaman ini hampir sama dengan tahi kotok, terutama daunnya. Padahal mereka berbeda, dari genus hingga jenis, dimana kenikir dari genus Cocmos, sedangkan tahi kotok dari genus Tagetes. Kenikir berbau harum, sedangkan tahi kotok berbau tidak enak. D Eropa, tahi kotok bernama keren banget, marigold.. Hoho.. tapi marigold ga hanya tahi kotok seorang lho.. akan tetapi ada beragam jenis lainnya. Yang membedakannya adalah warna bunganya, ada yang berwarna kuning muda, kuning genteng atau oranye hingga berwarna campuran kuning dan marun. Mengenai marigold ini akan ane bahas tersendiri di edisi selanjutnya ya pemirsa 😊

Nah, dah jelaskan pemirsa mengenai keberadaan kenikir di Eropa terutama di negara dimana ane bermukim sekarang, dan perbedaannya dengan kenikir bule yang biasa dipanggil Cosmos dan kenikir bule satunya lagi yang bernama marigold, yang di Indonesia dinamai tahi kotok atau kenikir juga

Ok, kita lanjut lagi mengenai kenikir ini ya 😊

Kenikir dibudidayakan sebagai tanaman hias di halaman rumah sekaligus sebagai tanaman sayuran. Daun kenikir yang masih muda dan pucuknya dapat digunakan untuk sayuran, dimakan mentah-mentah dan direbus lalap.

Tumbuhan dengan bunga berwarna merah muda ini dijadikan sayur lalap yang populer di Indonesia. Masyarakat Jawa sudah biasa menggunakan sebagai salah satu pelengkap pecel. Kalo ga ada tanamannya,  sayuran ini dapat ditemui dan dibeli di pasar-pasar tradisional.

Di kampung halaman ane, di halaman rumah emak ane memelihara tanaman ini lumayan banyak dan rimbun. Awalnya hanya sebagai tanaman hias. Lama kelamaan beralih sebagai tanaman sayuran. Handai taulan yang datang ke rumah pun terkadang ikut memetik daun mudanya untuk dijadikan sayuran. Hingga saat ini kenikir masih eksis di halaman rumah emak 😊

Di negara tetangga Indonesia, Malaysia ternyata cara perlakuannya sama seperti di tanah air lho 😊Daun mudanya dimakan mentah sebagai lalapan bersama nasi, atau dicacah dan dicampur dengan budu, sambal terasi, tempoyak serta cincalok. Kenikir ini dinamakan ulam raja yang berarti salad raja.

Masih di negara tetangga, kali ini Brunai, kenikir juga dijadikan sayuran dengan dimakan bersama sambal

Dengan mengkonsumsinya, kita mendapat dua kali keuntungan. Selain sebagai sayuran yang bikin perut kenyang dan bahagia, tumbuhan ini dapat digunakan untuk penyedap dan merangsang nafsu makan. Jadi bagi yang hilang nafsu makan, boleh nih dicoba makan kenikir, colek aja ma sambal terasi 😊

Ga hanya sebagai tanaman hias dan sayuran, kenikir yang banyak sekali nutrisinya dan kandungan lainnya ini juga digunakan sebagai tanaman herba yang sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Diketahui kenikir mengandung lebih dari 20 jenis bahan antioksidan seperti heksamer, kuersetin glikosida, asam klorogenik, asam neoklorogenik, asam kriptoklorogenik. Kenikir juga mengandung minyak atsiri, saponin dan flavnoid polifenol. Selain itu kenikir juga mengandung protein, lemak, karbohidrat dan kaya akan kalsium dan vitamin A

Kenikir telah digunakan secara tradisional untuk memperbaiki peredaran darah dan mencuci darah, serta untuk menguatkan tulang dan mengobati lemah lambung. Kenikir juga mempunyai kemampuan antioksidan yang sangat tinggi, yaitu setiap 100 gram salad yang segar mempunyai kemampuan antioksidan yang sama dengan 2400 mg asam L-askorbik, yaitu vitamin C. Antioksidan ini sangat penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan menangkal serangan radikal bebas penyebab penyakit termasuk kanker. Wow..

Selain itu kenikir bermanfaat dalam mengusir serangga dan alang-alang, terutama tanaman yang mudah diserangnya. Cara untuk mengusir serangga dan alang-alang ini cukup mudah, yaitu dengan menanam kenikir di antara tumbuhan tersebut

Nah, demikianlah pemirsa edisi kali ini mengupas tuntas kenikir, dari kenikir lokal hingga kenikir bule dan manfaatnya untuk kesehatan. Pemirsa tertarik untuk membudidayakannya, menjadikannya tanaman hias di halaman rumah yang bikin bening mata, sekaligus sebagai tanaman sayur yang bermanfaat untuk membahagiakan perut karena berselera makan sekaligus bermanfaat untuk kesehatan tubuh lainnya? Yuk silakan dicoba 😊

Sampai berjumpa lagi

Bir cevap yazın