Rangkaian bunga krisan hingga ratusan, awet mekarnya di penghujung musim panas di Austria

280 Views

Di penghujung musim panas dan mengawali musim gugur, bunga krisan atau seruni tebar pesona dimana-mana. Salah satu yang membuat ane tertarik adalah bunga krisan yang berkelompok penuh membentuk bulatan dari beberapa pohon yang dipelihara di pot. Ga satu dua kuntum bunga lho, tapi mencapai ratusan. Kok bisa ya? Itulah keunikan krisan model ini yang mudah kita temui se antero Austria 😊

Biasanya dalam satu tangkai terdapat minimal 5 kuntum bunga, dari satu pohon terdapat 5 tangkai, bila di pot kembang terdapat 10 pohon, berapa bunga yang didapat? 😊Lumayan kan..

Kita dengan mudah menemuinya di toko bunga. Jika tertarik akan keindahannya, kita tinggal beli aja sesuai dengan selera kita, dari warnanya mau yang tunggal atau pun berbelang-belang, dari warna merah darah, merah marun, merah muda cerah, ungu, kuning, jingga, putih hingga yang belang-belang merah dan kuning. Harganya juga murah meraih, ga bikin ‘kantong bolong‘ 😊

Sebenarnya bunga dengan rangkaian model begini ga hanya ada menjelang musim gugur, bahkan sejak musim panas kemarin lho. Hanya saja pada musim panas kemarin rangkaiannya tidak sebesar sekarang yang mencapai ukuran bak baskom emak-emak mau kenduri, paling berdiameter 10 cm aja, cukuü mungil kan potnya.. Bunganya juga ga sampai 100 kuntum. Namun di musim gugur, rangkaian bunganya berdiameter 30 cm bahkan lebih dan didapat hingga lebih dari 200 kuntum bunga. Wow.. fantastis bukan..

Krisan model begini merupakan ciri khas musim gugur. Biasanya diletakkan di depan rumah dekat pintu masuk. Ga jelas juga apa alasannya diletakkan di depan pintu, yang pasti seantero Austria kompak melakukan hal yang sama. Kita bisa dengan mudah menemuinya di mana saja, di depan rumah warga, di depan pertokoan, restoran hingga perkantoran

Saat musim panas kemarin, ane dapat hadiah dari emak mertua berupa sepot bunga krisan. Emak mertua tau ane suka bunga, persis seperti anaknya yang adalah suami ane, suka membelikan ane bunga dengan tanamannya di pot sehingga ane dapat memeliharanya dan mengenangnya, ga seperti bunga potong, habis layu dibuang 😊 Nah, saat itu bunga krisan ane bermekaran selalu hampir setiap hari sehingga mencapai kurang lebih 100 kuntum bunga. Wow.. betapa senangnya ane. Bunganya juga awet lho pemirsa, dari mekar hingga sebelum layu dan mengering tahan hingga berminggu-minggu. Puas banget memandangnya 😊

Karena semakin membesar-namanya juga hidup ya pemirsa 😊-pot seukuran bumbu dapur emak-emak ga cukup lagi menampungnya. Bunga-bunganya pun satu persatu layu dan mengering. Suami bertanya-tanya awalnya kenapa bunga krisan ini menjadi layu.. Masa mekarnya dah habis, jawab ane

Krisan adalah tanaman yang bisa terus berbunga dan melanjutkan hidupnya, tidak seperti saudaranya aster yang hanya sekali berbunga kemudian mati. Mereka memang masih satu keluarga Astereaceae atau suku kenikir-kenikiran

Karena alasan inilah dan juga bodinya yang semakin membesar, ane memindahkan tanaman ini berikut tanahnya yang menempel erat ke akar, ke pot yang lebih besar seukuran ember diameter 20 cm dan menambahkan media tanah

Karena musim panas yang merupakan puncak tanaman tumbuh optimal akan segera berakhir, maka pertumbuhannya sedikit lambat. Ane agak kuatir juga tanaman ini ngambek dan ga mau tumbuh kerena dipindahkan ke tempat yang baru. Ternyata setelah beberapa minggu, pertumbuhannya pesat pemirsa, ane aja sampai kaget menerima kenyataan yang membahagiakan ini

Ga masalah buat ane meski bentuknya ga beraturan lagi seperti saat pertama dibeli. Mereka mau hidup juga dah alhamdulillah banget ane 😊 Ane ga tau tuh cara membentuk mereka  yang teratur dan rapi seperti yang dijual di toko-toko. Apakah dijadikan bonsai seperti yang biasa dilakukan di negara Jepang atau tidak. Tapi kalo dibonsai, kenapa saat dipindahkan ke tempatnya yang baru berubah jadi jumbo ya? 😊

Jadi biarkanlah mereka hidup apa adanya. Selanjutnya menanti kejutan dari mereka lagi, munculnya bakal bunga yang siap menjadi bunga yang bermekaran dengan cantiknya 😊 Apakah warnanya sama seperti saat dibeli pertama kali berwarna kuning bercorak belang-belang merah?

Memang benar ya pemirsa, selain bunga-bunganya yang cantik dan tahan lama mekarnya, krisan juga diketahui sebagai tanaman yang tahan banting dan pantang menyerah meski musim berganti. Saat bunga-bunga lain mulai layu dan berhenti bermekaran, krisan malah ga henti-hentinya bermekaran.

saat musim gugur menjelang musim dingin dimana salju turun ke bumi, bunga-bunganya tetap saja cantik dan kuat. ga mudah bubar dihinggapi salju

Recommanded banget deh buat pemirsa yang ingin memelihara bunga yang memiliki banyak pilihan warna yang menawan, bunga yang awet mekarnya, bunga-bunga yang banyak bergerombol ga hanya satu dua saja tetapi bisa ratusan dan pastinya terhibur dengan kehadiran mereka yang ga absen berbunga hampir setiap hari 😊

Bir cevap yazın