Pemandangan indah sepanjang perjalanan dari Austria menuju München, Jerman

330 Views

Saatnya kita jalan-jalan ke Jerman lagi. Sebenarnya bukan jalan-jalan sih, lebih tepatnya ke bandaranya yaitu Bandara Internasional München di kota Münich. Tujuan ane dan suami kemari adalah untuk mudik ke tanah air tercinta Indonesia, begitu juga pulangnya menggunakan bandara yang sama.

Kok lewat Jerman? Kenapa ga melalui kota Wina aja yang jelas-jelas masih dalam ‘kandang‘ negara dimana kita tinggal yaitu Austria? Hmm.. ini memang idenya suami. Selama ini kan kalo kita keluar negeri selalu melalui bandara Internasional Wina di kota Wina, kali ini suami mau merasakan sesuatu yang beda, mungkin bandaranya lebih yahud, atau pelayanannya atau apa saja yang akan ditemui di sana. Maklum ya anak muda suka tantangan 😊

Jarak tempuhnya ternyata hampir sama lho pemirsa kalo kita ke bandara Internasional Wina, yang memakan waktu lebih kurang 2 jam perjalanan dari rumah. Bisa menggunakan kendaraan umum seperti kereta api dari jalur barat Westbahn atau pun menggunakan kendaraan pribadi. Ke bandara Internasional München di kota Münich ini melalui beberapa kota di Austria dan Jerman yang ternyata sangat indah dan menawan, antara lain adalah kota Ried dan Schärding untuk negara Austria dan kota Passau dan Landshut di Jerman.

Banyak yang kita lewati selama perjalanan. Mulai dari pemandangan indahnya di samping kiri dan kanan jalan raya, seperti padang rumput dan tanaman liar lengkap dengan bunga-bunga cantiknya khas musim panas, kebun dan ladang seperti kebun sayur mayur dan ladang gandum, hutan sabana, hutan pinus dan hutan khas Eropa lainnya hingga sungai-sungai cantik yang bersih mengalir jernih

Jadi sepanjang jalan ga hanya jalan raya saja yang ditemui berikut padang luas dengan segala isinya termasuk tanaman liarnya yang sedang berbunga manja di musim panas ini, akan tetapi sungai-sungai jernih yang mengalir pelan lengkap dengan latar belakang perbukitan dan pegunungan yang ditumbuhi pepohonan yang hijau ranum 😊

Air sungai sangat bersih dan jernih. Saking jernihnya, pantulannya seakan cermin dibelah dua. Warnanya tergantung suasana saat itu. Saat langit biru cerah, maka sungai pun akan nampak biru cerah, saat melalui pepohonan yang hijau segar maka sungai pun nampak terlihat hijau segar seperti es dawet 😊 MasyaAllah alhamdulillah

Belum lagi restoran-restoran yang buka di sisi sungai di tepi jalan yang mendekorasi restorannya sangat cantik dan elegan sesuai dengan keberadaannya itu. Belum lagi rumah-rumah warga dengan tanaman hiasnya yang berbunga dengan indahnya, di depan balkon atau pun di pinggir jendela. Sepertinya mereka ga kuatir ditimpa banjir, siapa tau air sungai meluap ya 😊 Ga hanya suasana pedesaan, suasana perkotaan pun ikut meramaikan suasana pemandangan di musim panas ini. Wah indahnya suasana..

Hampir tiada bedanya Jerman dengan Austria, padang luasnya, pepohonannya, tanaman liar dan rumput liar, pegunungan, perbukitan, perumahan warga hingga perkantoran dan lain-lain. Saking tiada bedanya, setiap ane pengen ke negara tetangga di benua Eropa ini seperti Jerman, Belanda dan kawan-kawan, suami selalu bilang, apa yang mau dilihat, sama saja. Apalagi pemandangannya, lebih bagus juga Austria hohoho 😊

Lagi asik-asik menikmati pemandangan, tiba-tiba suami ngasih info kalo yang kita lalui sekarang adalah areal nuklir. Ini yang sedikit membedakan mungkin antara Austria dengan Jerman,  saat kita melewati corong asap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Jerman. Mana deket perumahan penduduk lagi. Langsung deh yang ada dalam pikiran ane ih kok serem ya ada model beginian dekat areal rumah penduduk. Alhamdulillah ga ada di tempat kita di Austria

Meski selalu disuguhi pemandangan indah setiap kali menempuh perjalanan darat, ane selalu ga pernah jemu, termasuk pemandangan dalam perjalanan kali ini yang sangat menarik perhatian ane dan sayang untuk dilewatkan😊Seperti saat melihat bangunan tinggi besar nun jauh di sana nangkring manja di atas bukit, atau pun ladang gandum yang sedang ranum-ranumnya berbuah. Seperti biasa, jepret-jepret telah menjadi suatu kewajiban di setiap sesi jalan-jalan ane

Sempat sih sedikit ga mood sewaktu baru selesai mudik. Sewaktu baru sampai di kota München, Jerman dari mudik diam aja, mungkin masih kangen ma kampung halaman ya.. Alamak, padahal dah sebulan mudiknya 😊 Trus suami tanya.. kangen ga ma Austria? Ane jawab spontan ga.. Ehh.. baru beberapa menit perjalanan, mata ane langsung berbinar-binar lihat pemandangan indah di depan mata dan mulai pasang aksi jepret-jepret. Ini dia yang ane kangeni. Ah.. dasar emak-emak 😊

Nah, seperti ane bilang tadi, kita ke bandara di kota München atau Münich Jerman ini melalui beberapa kota di Austria dan Jerman. Memang benar yang kita liat sepanjang perjalanan banyak sungai, ternyata kota-kota ini kebanyakan berada di dekat sungai. Bukan sembarang sungai, bahkan sungai-sungai yang cantik yang terkenal seantero Austria dan Jerman bahkan Eropa lho.. Wow serunya 😊

Sekarang yuk pemirsa kita kenalan dengan beberapa kota yang ane dan suami lewati sebelum akhirnya tiba di kota Münich, Jerman, begitu pula saat pulang ke rumah di Austria selepas mudik 😊

Ried

Ried adalah sebuah kota di distrik yang bernama sama yaitu Ried di negara bagian Oberösterreich atau Austria Hulu, Austria. Ried terletak di lembah Pegunungan Alpen, di sebelah utara hutan Hausruck. Kotanya berada di ketinggian 433 meter di atas permukaan laut. Wow.. lembahnya aja segitu tingginya.. apalagi gunungnya ya 😊 Tapi ketinggian begini termasuk biasa saja menurut ukuran Austria.. karena rata-rata wilayah daratnya berada di ketinggian 😊

Kota Ried masuk dalam wilayah, Innviertel. Wilayah apa itu.. Wilayah Innviertel adalah wilayah tradisional Austria di sebelah tenggara sungai Inn. Ini membentuk bagian barat negara bagian Jerman, Bavaria atau akrab disapa Bayern kalo jaman sekarang. Innviertel adalah salah satu dari 4 tempat tradisional di Oberösterreich. Yang lainnya adalah Hausruckviertel, Mühlviertel dan Traunviertel. Nah, sungai Inn ini merupakan sungai yang sangat indah yang berada di Austria juga di Jerman

Schärding

Kota Schärding merupakan kota yang masuk ke dalam wilayah negara bagian Oberösterreich juga, yang dilalui setelah kota Ried. Schärding dikenal sebagai kota barok di Inn, dengan sejumlah rumah kota gaya Barok dan alun-alun bersejarah.

Kota ini terletak di Inn, 15 km selatan Passau di Jerman, di tepi barat Innviertel. Inn yaitu wilayah dan bagian dari anak sungai kanan Donau di Swiss, Austria dan Jerman. Jadi kalo ke Jerman, hanya butuh beberapa menit saja. Ini merupakan salah satu kota yang paling dekat dengan perbatasan negara Jerman, yaitu Passau.

Di sini ada dua ruang alami yang berbeda bertemu. Sauwald yang berbukit, bagian dari masa Bohemia di utara dan di selatan level Inntals yang kadaluwarsa. Kota ini berada di ketinggian 313 meter di Innviertel. Kota Schärding juga memiliki pelabuhan utama di sungai Inn

Passau

Nah, sekarang kita telah berada di negara Jerman, tepatnya di Passau dan sekitarnya.

Passau adalah sebuah kota otonom di distrik Niederbayern, negara bagian Bayern, Jerman. Kota ini juga dikenal sebagai Dreiflüssestadt (Kota Tiga Sungai), karena adanya 3 sungai dalam kota ini, yaitu sungai Donau, sungai Inn dan sungai IIz. Sungai Donau bergabung dengan sungai Inn dari selatan dan sungai IIz yang datang dari hutan Bayern ke utara. Yang serunya lagi, sungai-sungai ini berbeda warnanya satu sama lainnya lho..

Sungai Inn ga hanya melalui negara bagian Jerman saja, tapi negara Austria dan Swiss. Sungai ini ke sungai Donau, membentuk perbatasan antara Jerman yaitu Bayern dan Austria yaitu Oberösterreich. Kota-kota di bagian akhir sungai ini adalah Simbach, Braunau dan Schärding yang masuk wilayah Austria. Kita melalui kota-kota ini juga sebelum menyebrang ke negara Jerman

Sungai Inn dan sungai IIz bermuara di kota Passau, sedangkan sungai Donau melanjutkan perjalanannya sampai ke Laut Hitam di Rumania

Ngomong-ngomong mengenai sungai Donau, sungai ini merupakan salah satu sungai yang terkenal seantero Eropa. Ada dimana-mana. Di Austria aja sungai ini selain melalui kota Wina merambah juga sampai ke kota Linz, eh saat ke Jerman ketemu lagi 😊 Maklum ya pemirsa karena sungai ini melalui setidaknya 10 negara dan menjadi sungai yang ke-2 terbesar setelah sungai Volga

Landshut

Sama seperti Passau, Landshut juga merupakan kota otonom yang berada di distrik Niederbayern, negara bagian Bayern. Akan tetapi Landshut sedikit lebih tinggi tingkatannya karena merupakan ibukota dari distrik Niederbayern. Dengan penduduk lebih dari 50 ribu jiwa, Landshut adalah kota terbesar di Niederbayern, diikuti oleh Bässa dan Straubing, juga kota terbesar ke-2 di Bayern Timur setelah Regensburg.

Sama seperti kota-kota yang kita lalui sebelumnya, kota Landshut juga berada di sungai, tepatnya di sungai Isar. Kota ini terletak di atas ketinggian 385 hingga 505 meter di atas permukaan laut. Dengan geografisnya ini, panorama Landshut menjadi begitu menawan 😊

Kota Landshut juga sering disebut Dreihelmenstadt (Kota Tiga Helm) karena lambangnya yang khas.

Nah, kota Landshut inilah yang kita lewati sebelum sampai ke bandara di kota München. Jarak kota ini menuju kota München ga begitu jauh, apalagi menuju bandaranya yang setengah perjalanan antara München dan Landshut di bandaran sungai Isar.

Karena kedekatan jaraknya dan aksesnya yang mudah menuju München dan bandaranya, kota ini terkenal dengan penganggurannya yang paling rendah di Bayern. Wow.. termasuk kaya dong Landshut ya 😊

Münich/München

Münich adalah ibu kota negara bagian Bayern di Jerman. Münich yang dalam bahasa Jermannya adalah München juga merupakan kota terbesar di negara bagian ini. Dengan penduduk lebih dari 1 juta jiwa menjadikan Münich kota berpenduduk terbesar ke-3 di Jerman setelah Berlin dan Hamburg

Kota Münich terletak di sungai Isar, bagian utara dari Bavarian Alps. Moto kotanya adalah München mag dich yang artinya München menyukai anda. Wow.. keren ya..

Di kota inilah kita memulai perjalanan mudik ke Indonesia begitu juga pulangnya, melalui bandara Internasional Franz Josef Strauss 😊

Nah demikianlah pemirsa kisah pemandangan yang indah sepanjang perjalanan kita menuju kota München Jerman melalui beberapa kota di Austria dan Jerman dalam rangka mudik, begitu juga pulangnya. Agak sedikit telat sih laporannya, dari mudik di akhir musim semi kemarin hingga selesai di awal musim panas 😊 Maklum ya emak-emak rumah tangga

Sekian dulu pemirsa edisi kali ini. Sampai jumpa di edisi selanjutnya ya 😊

Bir cevap yazın