Musim panas musim bunga Dahlia di Austria

433 Views

Ada berbagai macam bunga yang mekar di musim panas ini. Menurut ane semuanya cantik-cantik. Apalagi dengan warnanya yang beragam, bahkan sangat mencolok mata yang sangat jarang dijumpai di tanah air kita tercinta seperti warna ungu dan biru. Alhamdulillah ya..

Ga hanya bunga dari tanaman peliharaan, bunga dari tanaman liar pun ga kalah cantiknya. Bedanya bunga dari tanaman liar ga bernilai ekonomis karena mudah didapatkan. Ga dipelihara aja tumbuh sendiri tanpa diundang, tumbuh dimana-mana lagi ga pilih tempat😊

Biasanya ane suka memetik berbagai macam bunga liar sebelum habis dibabat mesin pemotong rumput. Ane rangkai pada gelas mungil bening. Cantik juga ternyata 😊 Bunga dari tanaman liar ini aja cantik, apalagi kalo yang dirangkai itu bunga dari tanaman peliharaan ya

Nah, salah satu bunga yang turut meramaikan suasana musim panas semakin cerah ceria ga kelewatan panasnya adalah bunga Dahlia. Dilihat namanya yang seperti nama emak-emak Indonesia ini patut dicurigai bunga Dahlia pun asli Indonesia. Benarkah demikian mak?

Penasaran pengen mengenal bunga Dahlia lebih dalam, yuk pemirsa kita eksplor bersama-sama, dimulai dari data pribadinya terlebih dahulu ya 😊

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae
Genus : Dahlia
Spesies :
42 spesies, 57.000 kultivar

Dahlia adalah genus dari tanaman herba abadi, lebat dan tuberous dari keluarga Aster atau Asteraceae dengan spesies yang terkait seperti bunga matahari, Daisy, Krisan dan Zinnia. Ada 42 spesies Dahlia serta 57.000 kultivar, dengan hibrida ynag umumnya tumbuh sebagai tanaman kebun. Wow.. banyak sekali ya pemirsa 😊

Sebagai anggota Asteraceae, kepala bunga sebenarnya adalah gabungan (yang oleh karena itu nama lamanya Composite) dengan kuntum cakram pusat dan kuntum ray di sekitarnya. Setiap floret adalah bunga dalam dirinya sendiri, tapi sering keliru digambarkan sebagai kelopak, terutama oleh hortikultura. Nah, nama barunya atau modernnya adalah Asteraceae, ini mengacu pada penampilan bintang dengan sinar di sekitarnya

Bentuk bunga yang bervariasi tapi dengan satu kepala per batang ini membuat Dahlia menjadi bunga yang unik, cantik dan menarik. Diameternya bisa sekecil 5 cm hingga sebesar 30 cm. Variasi yang hebat ini dihasilkan dari dahlia yang menjadi gurita atau raksasa, yang memiliki 8 set kromosom homolog, sedangkan biasanya kebanyakan tanaman hanya memiliki 2 set kromosom homolog. Wow.. seru ya pemirsa 😊 Selain itu dahlia juga mengandung banyak transposon yaitu potongan genetik yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain di atas alel, yang berperan dalam keberagamannya yang sangat besar

Batangnya berdaun, mulai dari setinggi 30 cm hingga lebih dari 2 meter. Kebanyakan spesies tidak menghasilkan bunga wangi sehingga tidak menarik perhatian serangga penyerbuk, namun mereka memiliki hampir semua berwarna cerah kecuali biru. Ga masalah ya.. kan ga ada yang sempurna, nothing is perfect 😊 Di mata ane, mereka tetap sangat menarik perhatian, lupakan serangga penyerbuk 😊 Ini karena meski ga wangi namun bentuk bunganya yang beragam, belum lagi warnanya yang cerah ceria menjadikan bunga dahlia cantik luar biasa 😊

Nah, ada kisah menarik nih kenapa dahlia ga berwarna biru. Pada tahun 1846 Hortikultura Kaledonia Masyarakat Edinburgh menawarkan hadiah 2.000 pound kepada orang pertama yang menghasilkan dahlia biru. Namun sampai saat ini belum selesai juga. Padahal dahlia menghasikan antosianin lho.. yaitu pigmen warna, elemen yang diperlukan untuk menghasilkan warna biru. Akan tetapi untuk mencapai warna biru sejati dalam tanaman, antosianin delphinidin membutuhkan 6 hidroksil kelompok. Sampai saat ini dahlia belum mencapainya, hanya mengembangkan 5 hidroksil kelompok, sehingga yang paling dekat untuk mencapai spesimen biru adalah variasi warna ungu muda, ungu dan ungu 😊

Sejak dahulu kala pemuliaan dahlia dilakukan dengan terus menghasilkan jenis baru. Pada awal abad ke-20 sejumlah jenis yang berbeda diakui. Ini didasarkan atas bentuk atau warna dan dalam pedoman National Dahlia Society tahun 1940 juga termasuk kaktus, pompon, tunggal, penampilan dan fancy. Banyak juga masyarakat nasional mengembangkan sistem klasifikasi sendiri hingga akhirnya sistem yang disepakati adalah dari Royal Horticulture Society (sistem modern RHS) dengan dipublikasikannya The International Register of Dahlia Names pada tahun 1969. Saat itu terdaftar sekitar 14.000 kultivar.

Sistem ini terutama tergantung pada visibilitas cakram pusat, apakah terpusat membuka atau kuntum ray yang terlihat terpusat (double bloom). Kultivar mekar ganda kemudian dibagi lagi sesuai dengan cara mereka dilipat sepanjang sumbu longitudinal datar, melengkung ke dalam atau berputar (melengkung ke belakang). Jika ujung ray floret terbelah, mereka dianggap fimbriasi atau berpotongan atau berpohon. Berdasarkan karakteritis ini, ada 9 kelompok didefinisikan ditambah kelompok lain-lain ke-10 untuk setiap kultivar yang tidak sesuai dengan karateritis yang di atas

Sekarang ada lebih dari 57.000 kultivar yang resmi terdaftar di Royal Hortikulture Society/RHS. Wah, banyak banget ya pemirsa 😊 MasyaAllah alhamdulillah

Klasifikasi RHS resmi mencantumkan 14 kelompok jenis bunga. Yuk kita simak sama-sama pemirsa kelompok serta jenis dahlia yang termasuk di dalamnya 😊

Kelompok 1
Dahlia berbunga tunggal (Dosa)
Bunga memiliki cakram pusat dengan cincin luar kuntum tunggal (yang mungkin tumpang tindih), yang mengelilinginya dan yang mungkin bundar atau runcing
Contohnya Twyning’s After Eight

Kelompok 2
Dahlia berbunga anemon (Anem)
Bagian tengah bunga terdiri dari kuntul tubular memanjang yang padat, lebih panjang dari kuntum cakram dahlia tunggal, sedangkan bagian luar memilki satu atau lebih cincin kuntum ray yang lebih rata. Disk tidak ada
Contohnya ‘Boogie Woogie‘

Kelompok 3
Dahlia Collerette (Col)
Kuntum dasar yang besar membentuk cincin luar tunggal di sekitar cakram tengah dan yang mungkin tumpang tindih dengan lingkaran kuntul yang lebih kecil yang lebih dekat ke tengah, yang memilki penampilan seperti kerah
Contohnya Starsister, Lilian Alice, Apple Blossom

Kelompok 4
Waterlily Dahlia
Mekar ganda, melengkung jarang, kuntum sedikit melengkung atau datar dan kedalamannya sangat dangkal dibandingkan dengan dahlia lainnya. Kedalaman kurang dari setengah diameter mekar
Contohnya ‘Cameo‘

Kelompok 5
Dahlia hias
Mekar ganda, kuntul petak lebar, rata, rata tidak lebih dari 75% dari sumbu longitudinal, agak bengkok dan biasanya runcing. Tidak ada disk pusat yang terlihat
Contohnya ‘Berliner Kleene‘

Kelompok 6
Bola Dahlia
Mekar ganda yang berbentuk bola atau agak pipih. Kuntum bunga ray tumpul atau membulat di ujungnya, pinggirannya diatur secara spiral, melingkar setidaknya 75% dari panjang kuntum. Lebih besar dari pompon
Contohnya Barbarry Ball

Kelompok 7
Dahlia pompon
Bunga miniatur berbentuk bola ganda yang seluruhnya terbuat dari kuntum yang melengkung ke dalam (tidak rata) untuk seluruh panjangnya (sumbu memanjang), menyerupai pompon
Contohnya ‘Small World/Dunia Kecil‘

Kelompok 8
Dahlia Kaktus
Mekar ganda, ray floret menunjuk dengan mayoritas revolute atau digulung selama lebih dari 50% dari sumbu longitudinal mereka dan lurus atau tidak melengkung. Lebih sempit dari semi kaktus
Contohnya Nuit d’Ete‘

Kelompok 9
Dahlia semi kaktus
Mekar ganda, kuntul sinar sangat runcing, berputar lebih dari 25% dan kurang dari 50% dari sumbu longitudinal mereka. Luas di pangkal dan lurus atau berhias, penampilannya hampir runcing
Contohnya ‘Mick‘s Peppermint‘

Kelompok 10
Miscellaneous dahlias/Dahlia lain-lain
Tidak dijelaskan dalam kelompok lain
Contohnya ‚Moonfire‘, Carolina Burgubdy

Kelompok 11
Fimbriated dahlias/Dahlia berpotongan
kelpmpok bunga raysecara merata terbelah atau berlekuk menjadi 2 atau lebih divisi, secara seragam di seluruh mekar, menciptakan fimbriasi (berpohon). Kelopaknya bisa rata, involute, berputar, lurus, tidak melengkung atau bengkok
Contohnya ‘Marlene Joy‘

Kelompok 12
Single Orchid (Star) Dahlia
Lingkaran luar kuntum tunggal mengelilingi cakram tengah. Kuntum ray dapat berbentukinvolute atau revolute
Contohnya ‘Alloway Candy/Permen Permen‘

Kelompok 13
Double Orchid Dahlia
mekar ganda dengan pusat segitiga. Bunga-bunga ray sempit lanceolate dan bersifat involute atau revolute. Disk pusat tidak aa
Contohnya ‘Pink Giraffe/Jerapah Merah Muda‘

Kelompok 14
Dahlia berbunga peony
Bunga besar dengan 3 atau 4 baris sinar yang diratakan dan diperluasserta disususn secara tidak teratur. Sinar mengelilingi cakram emas yang serupa dengan dahlia tunggal
Contohnya ‘Bishop of Llandaff/Uskup Llandaff‘

Nah, demikianlah kelompok dahlia beserta contoh bunganya. Pemirsa suka ya mana? Adakah di antara mereka yang disebutkan di atas menjadi bunga peliharaan pemirsa? 😊

Dahlia adalah tanaman perdu berumbi yang sifatnya tahunan (perenial), berbunga di musim panas sampai musim gugur. Jadi harap dimaklumi ya kalo Dahlia tebar pesona di musim panas ini, karena inilah saat mereka dalam puncak kejayaannya tumbuh maksimal berbunga dan mekar sejadi-jadinya 😊

Seperti biasa bunga-bunga yang mekar di musim panas menjadi favorit untuk dipelihara. Kita bisa temui dimana saja. Dari halaman rumah warga, pot kembang di pinggir jalan di ruang publik hingga menjadi bunga potong dan tanaman hias yang dijual di supermarket maupun toko khusus bunga. Harga tanaman hias dahlia lengkap dengan bunga-bunganya yang mekar satu por yang ga seberapa besar adalah 3,50 Euro atau sekitar Rp.60.000. Lumayan bersahabat harganya ya pemirsa 🙂

Dahlia yang anggun mempesona yang disukai umat seluruh dunia dan telah menyebar sejagat jaya ini adalah bunga nasional negara Meksiko sejak tahun 1963 lho.. Dan ternyata Meksiko juga merupakan negara asal bunga ini. Hmm, pantesan ya menjadi bunga nasional negaranya 😊 Selain Meksiko yang menjadikan dahlia sebagai bunga nasional, kota Seattle, negara bagian Washington, Amerika Serikat juga menjadikan bunga dahlia sebagai bunga resmi kota mereka 😊

Meski dahia asli Meksiko dan terutama ditemukan di Meksiko, beberapa spesies dahlia ternyata juga ditemukan di wilayah negara lain. Contohnya mulai sejauh selatan hingga Amerika Selatan bagian utara, Dahlia coccinea dan Dahlia imperialis hingga ditemukan juga di Amerika Tengah dan Amerika Selatan bagian utara.

Dahlia adalah genus dari dataran tinggi dan pegunungan pada ketinggian antara 1500 dan 3700, di zona vegetatif hutan pohon pinus dengan sebagian besar spesies ditemukan di pegunungan Meksiko

Dahlia dikembangbiakkan dengan umbi. Dulunya umbi Dahlia ditanam sebagai tanaman pangan oleh suku Aztec, Meksiko tetapi penggunaan ini sebagian mati setelah Penaklukan Spanyol. Upaya untuk memperkenalkan umbi-umbian sebagai tanaman pangan di Eropa tidak berhasil, meski akhirnya menyebar juga ke Eropa bukan sebagai tanaman pangan akan tetapi malah sebagai tanaman hias 😊

Dahlia termasuk bunga yang terlambat dikembang-biakkan. Pada tahun 1872, negeri Belanda menerima sekotak umbi Dahlia yang dikirim dari Meksiko. Dari sekotak umbi bunga Dahlia ternyata hanya satu umbi yang berhasil berbunga namun menghasilkan bunga indah berwarna merah dengan daun bunga yang runcing. Ahli tanaman berhasil mengembangbiakkan Dahlia yang kemudian dinamakan Dahlia juarezii. Dahlia juarezii merupakan nenek moyang semua bunga Dahlia hibrida (persilangan) yang terdapat sekarang ini.

Dahlia tumbuh alami di iklim yang tidak mengalami embun beku. Umbinya sulit untuk USDA zona 8, sehingga mereka tidak beradaptasi untuk menahan suhu di bawah 0°C. Namun karena sifat umbi yang memungkinkan untuk bertahan hidup dalam periode dormansi, maka dahila dapat ditumbuhkan di daerah beriklim sedang dengan embun beku. Caranya adalah dengan mengangkat umbi dari tanah dan disimpan dalam kondisi dingin namun tidak beku selama musim dingin. Menanam umbi cukup dalam dengan kisaran 10-15 cm juga memberinya perlindungan

Tanaman dahlia adalah makanan larva beberapa spesies Lepidoptera (jenis kupu-kupu). Hmm.. masih ada ternyata hewan yang menyukainya. Apakah karena kecantikan bunga dahlia ya mengingat mereka ga ada sama sekali aroma yang mewangi sepanjang hari? 😊

Nah, ini dia yang sempat bikin penasaran dengan namanya yang familiar dengan nama orang Indonesia. Ternyata bunga Dahlia dinamakan untuk menghormati ahli botani berkebangsaan Swedia dari abad ke-18 yang bernama Anders Dahl. Ah, ternyata nama bunga Dahlia berasal dari nama seorang lelaki ya dan bukan pula nama dari Indonesia. Asal bunga ini pun ternyata bukan dari Indonesia juga

 

Bunga Dahlia yang kita kenal sekarang terdiri dari ratusan kultivar. Namun yang tercatat sekarang dihasilkan sekitar 57.000 kultivar. Wow.. banyaknya.. Produktif sekali ya 😊 Nah, sebagian besar varietas tanaman Dahlia menghasilkan bunga yang warnanya cerah mempesona. Dengan warnanya yang aduhai ini membuat Dahlia menjadi komoditi yang penting bagi industri bunga potong dan tanaman pot. Adakah di antara mereka menjadi bunga dahlia kesayangan pemirsa? 😊

Nah, demikianlah pemirsa edisi kali ini mengenal dahlia dan kehadirannya yang mempesona di muaim panas di Austria ini. Semoga ada manfaatnya. Sampai jumpa di edisi selanjutnya ya

 

Bir cevap yazın