Odol di Indonesia dan di Austria, berikut sejarahnya

224 Views

Selalu ada cerita kalo ane keluar rumah.. 😊 Ada aja bahan yang menginspirasi ane untuk menuangkannya ke dalam tulisan. Nah, kali ini mengenai odol. Pemirsa tahu kan apa odol itu, apalagi yang berwarga negara Indonesia ya 😊

Di tanah air kita tercinta nama ini seakan menjadi hak paten bagi seluruh warga. Kebanyakan kita lebih afdol menyebut odol ketimbang pasta gigi 😊

Pasta gigi sendiri adalah sejenis pasta yang digunakan untuk membersihkan gigi, biasa dengan menggunakan sikat gigi. Di Indonesia, pasta gigi sering disebut juga dengan odol. Tapi benarkah odol berasal dari bahasa kita? Sepertinya tidak pemirsa

Sebenarnya odol adalah salah satu merek pasta gigi asal Jerman yang dibawa oleh para tentara Hindia Belanda. Walaupun merk ini telah berpuluh-puluh tahun tidak beredar lagi di Indonesia, namun namanya ga berhenti beredar. Nama Odol akhirnya melekat di hati warga dan telah menjadi nama generik untuk pasta gigi. Jadi kalo orang Indonesia bilang odol, itu berarti pasta gigi ya 😊

Kata Odol itu sendiri merupakan lakuran (kata baru yang terbentuk dari hasil penggabungan dua atau lebih kata atau bagian kata sehingga dihasilkan arti gabungan dari dua kata pembentuknya), yaitu berasal dari kata ‘odous‘ dalam bahasa Yunani yang berarti gigi dan ‘oleum‘ dalam bahasa latin yang berarti minyak.

Nah, kenapa ane mengangkat kisah odol yang identik dengan pembersih gigi ini? Ini gegara kemarin ane dan suami mau membeli pasta gigi di supermarket DM di Austria, di deretan pembersih mulut termasuk pembersih gigi terletak dengan anggun produk bermerk Odol. Wah, tentunya ane senang banget. Kenapa.. karena dalam pikiran ane pikir saat itu kok bahasa Indonesia bisa dipakai untuk merk ini ya.. Produk Eropa lagi! Seru juga ya ada odol di Austria.. Ane saat itu belum tahu kalo Odol emang merk terkenal di Jerman sejak jaman dulu 😊

Nah, sebelumnya ane dibuat suprais juga menemukan produk wafer bermerk Manja. Itu kan bahasa tanah air kita tercinta ya. Aaa.. sayangnya ga kefoto karena berdekatan dengan meja berjalan di area kekuasaannya mbak kasir 😊 Kalo kita foto-foto ntar dibilang emakrazi bukan paparazi..

Kemarin-kemarin ane ga menemukan produk dengan merk Odol ini. Jadi baru saat ini beredarnya 😊 Yang ane temui ada beberapa produk dengan merk yang sama, antara lain pembersih gigi atau odol itu sendiri, semprotan mulut (Mundspray bahasa Jerman dan Austria) dan pencuci mulut (Mouthwash, kalo bahasa Jerman atau Austrianya Mundwasser) dan diproduksi oleh perusahaan GlaxoSmithKline disingkat gsk

 

Ternyata nama Odol dipakai di Eropa sudah sejak lama dan menjadi merk dagang yang tetap ada hingga sekarang. Kalo di tanah air hanya tinggal kenangan namun namanya menjadi warisan yang melekat di hati yang ga lekang oleh waktu. Ternyata lagi memang odol asalnya bukan dari bahasa kita ya pemirsa, namun merk pasta gigi dan kawan-kawan yang asalnya dari Jerman, di benua Eropa sana 😊

Yuk sekalian kita mengenal sejarah akan odol yang begitu merakyat di kalangan warga Indonesia ini 😊

Pasta gigi merk Odol pertama kali diproduksi di Jerman oleh Dresden Chemical Laboratory Lingner, yang sekarang dikenal sebagai Lingner Werke AG pada tahun 1892 sebagai cairan pencuci mulut (mouthwash). Odol mouthwash pada tahun 1900- an adalah merk ternama dan yang paling luas penggunaannya di hampir seluruh daratan Eropa

Karl August Lingner adalah pengusaha asal Dresden, yang memperkenalkan Odol Mouthwash ke pasaran. Pak Lingner giat mengkampanyekan hidup higienis. Beliau juga dikenal sebagai orang yang pertama yang mengadakan International Hygiene Exhibition pada tahun 1911. Selain itu beliau juga mendirikan museum The German Hygiene Museum di Dresden

Nah, produk Odol Mouthwash yang diperkenalkan ke pasaran ini untuk pertama kalinya memadukan kosmetika dengan kesehatan dengan mencampurkan antiseptik dan minyak atsiri. Sedangkan pencipta pencuci mulut itu sendiri adalah Richard Seifert. Pada 5 Maret 1895, merk Odol didaftarkan ke kantor merk dagang Jerman dengan deskripsi ‘bahan pembersih gigi dan mulut‘. Pada akhir 1930-an, Odol diproduksi di lebih dari 20 negara. Wah, banyak banget ya..

 

Pada tahun 1945, pabrik Lingner di Dresden hancur. Pada tahun 1949, sebuah perusahaan dari Düsseldorf membeli hak merk dagangnya. Namun ada juga perusahaan di Jerman Timur (nama negara Jerman di bagian Timur kala itu) yang memproduksi pencuci mulut bernama Odol dalam botol kecil dengan leher lengkung. Tahun 1957, perusahaan tersebut bergabung dengan Leowerke menjadi VEB Elbe-Chemie. Pada tahun 1970-an dan 1980-an, Odol diproduksi oleh Lingner & Fischer. Perusahaan ini bergabung dengan grup SmithKline Beecham pada tahun 1989 dan menjadi bagian dari GlaxoSmithKline tahun 2000. Kini pencuci mulut Odol diproduksi secara eksklusif di Herrenberg

Di bawah GlaxoSmithKline, Odol berkembang menjadi produk kesehatan mulut terkenal di Jerman. Kini Odol menguasai 70% pasar pencuci mulut dan menjadi merk induk. Berbagai pasta gigi (sejak 1989) dan produk perawatan gusi dijual dengan merk Odol-med3. Ada pula permen pastile, semprotan mulut dan produk pencuci mulut bermerk Odol

Nah, begitulah kira-kira pemirsa sejarah asal kata odol di Indonesia yang ternyata adalah dari merk Odol negara Jerman yang dibawa kompeni Belanda ke negara kita tercinta, hingga sejarah merk Odol itu sendiri di negara asalnya yang tetap eksis hingga sekarang 😊

Demikianlah pemirsa edisi ane kali ini mengenai odol yang fenomenal. Sampai berjumpa kembali

 

Bir cevap yazın