Ikan segar di Austria, dari ikan sarden hingga ikan salmon, hingga harga Rp.1.280.000 sekilo

272 Views

Nah, ini dia tempatnya seafood, Naschmarkt. Pencinta seafood boleh sedikit lega karena akhirnya menemukan seafood di Austria. Seperti harta karun ya, senengnya tak terkira 😊 Apalagi ada ikan-ikan yang ga asing lagi ma ane yang memang mirip dan masih sodaraan dengan ikan-ikan yang terdapat di kampung halaman ane seperti ikan kembung, ikan sarden, ikan kakap, ikan tongkol atau tuna 😊

Di pasar Naschmarkt ini kita bisa temui bermacam ikan, mulai dari beragam jenis dan asalnya, dari ikan filet, ikan impor dari negara tetangga, ikan-ikan yang berasal dari laut lepas hingga ikan-ikan yang berada dalam Aquakultur atau penangkaran dan telah melalui seleksi ketat dan sesuai standar FAO.

Penempatan ikan-ikan ini juga sangat rapi dan bersih, berdampingan dengan seafood lainnya seperti kepiting, udang dan kerang, ada yang diletakkan di piring kaca, ada yang langsung diletakkan di gunungan es

Ada toko yang khusus menjual ikan-ikan dan seafoodnya, ada juga toko merangkap restoran yang menjual ikan-ikan sekalian untuk dimasak di tempat, seperti milik restoran seafood terkenal Austria, Nordsee. Hmm, lumayan lengkaplah kalo untuk ukuran negara yang ga memiliki wilayah laut seujung jari pun, Austria ini ya😊

Ikan apa saja itu dan berapa harganya, yuk kita cek bersama-sama pemirsa beberapa di antaranya 😊

Meerbarben atau ikan Mullet Merah

Namanya keren, Meerbarben atau ikan Mullet Merah. Ikan Mullet masuk dalam keluarga Mullidae yang memiliki sekitar 80 spesies yang berbeda, salah satunya mullet merah ini. Ikan ini hidup di kawasan kecil di laut beriklim sedang dan tropis. Ikan ini terutama ditemukan di Samudra Atlantik timur, Laut Mediterania dan Laut Hitam.

Fisiknya yang dikenal dengan warna abu keperak-perakan dan sisik merah berkilauan ini, memiliki dua duri panjang di rahang bawahnya, perut yang ringan dan kepala bersudut. Mullet merah rata-rata memiliki panjang 20 cm. Dagingnya lembut. Setelah dimasak, dagingnya berwarna merah muda hingga putih

Nah, kalo dilihat sekilas ikan ini fisiknya memang mirip banget dengan ikan kerisi Bali yang ngetop di kampung halaman ane, dengan cirinya yang khas bersisik merah muda cerah berkilauan dengan garis kuning emas. Ikan ini merupakan ikan favorit ane 😊

Di Austria, Meerbarben atau ikan Mullet Merah sekilo dihargai 49,50 Euro atau sekitar Rp.841.500. Wow.. mahal sekali ya. Coba bandingkan harganya dengan duplikatnya di tanah air, sangat jauh berbeda. Kita bisa mendapatkan 20 kg lebih dengan harga segini. Bisa tiap hari lauk ikan melulu kita alhamdulillah 😊

Tentunya ikan ini sangat lezat dan bergizi tinggi kalo sampai dihargai sangat fantastis ya pemirsa 😊 Seberapa banyak gizinya? Tentunya ga diragukan lagi ikan laut banyak gizinya ya.. termasuk ikan Mullet Merah ini. Yuk kita cek bersama-sama pemirsa

Kandungan gizi

100 g ikan Mullet Merah (porsi yang dapat dimakan)

Energi 416 kJ atau 98 kkal
Komposisi dasar
– Air 76,3%
– Protein 20,1 %
– Lemak 2,0%
Asam lemak
– EPO
– DHA
Mineral
Sodium, Kalium, Kalsium, Magnesium, iodine, selenium, seng
Vitamin
Vitamin B12 dan vitamin D

Komposisi ini membuat ikan Mullet Merah merupakan ikan yang banyak gizinya dan bermanfaat untuk kesehatan manusia seperti menjaga kesehatan tulang dan jantung 😊

Benar ternyata.. harganya yang selangit sesuai dengan gizinya dan rasa yang ga pernah mengecewakan serta manfaat yang didapatkan😊

Makrelen atau ikan makarel

Ikan makrelen dalam bahasa Jerman atau ikan mackerel dalam bahasa Inggris masuk dalam rombongan ikan laut marga Rastrellinger dan keluarga Scombridae, masih berkerabat dengan ikan tenggiri, tongkol dan tuna.

Ikan ini ditemukan di Samudra Atlantik, sepanjang pantai timur, mulai dari kepulauan Canary dan ke Islandia, serta marmer, Baltik, Laut Utara dan Mediterania.

Dalam peristilahan bahasa Inggris, makarel mencakup kelompok ikan tenggiri dan ikan kembung. Nah, kalo ikan ini mencakup ikan kembung pastinya ga asing lagi untuk warga Indonesia ya termasuk ane. Karena selain rasanya yang enak, produknya juga berlimpah, sehingga untuk menjaga agar jangan sampai terbuang percuma dan awet lebih lama, ikan ini dijadikan ikan kalengan.

Nah, ternyata ada juga ikan ini di Austria ya 😊 Iya, ikan ini tepatnya diimpor dari negeri Belanda, sekilo dihargai 24,50 Euro atau sekitar Rp. 416.500. Wah, wah.. harganya selangit banget haha..

Kalo ikan makerel versi tanah air harganya sekilo Rp.45.000 saja sudah termasuk mahal meski produknya berlimpah, apalagi sampai harganya segitu di Austria ya 😊 Kita bisa dapat 10 kg nih. Alhamdulillah. Yang penting ikannya ada di Austria ya.. Soal harga bisa menyesuaikan. Ikan enak memang begitu.. harga ga tanggung-tanggung 😊

Ikan yang terkenal sangat enak ini merupakan salah satu ikan favorit ane juga. Ikan kembung dalam versi ane ini dimasak apa aja enak banget, selalu nyambung di lidah 😊 Digoreng, direbus, dipepes, masak asam pedas, kuah kuning atau gangan, dibakar dan dipanggang.

Kuliner ikan kembung ala kampung halaman ane yang sangat enak adalah kembung beteluk, meski bikinnya lumayan rempong, apalagi bagi emak-emak yang maunya serba praktis ya 😊 Caranya yaitu daging ikan kembung dikeluarkan terlebih dahulu secara perlahan, dengan mematahkan tulang di tengkuk dan ujungnya tapi hati-hati kulitnya jangan sampai robek. Kemudian dagingnya diremas-remas sebentar dan diuleni dengan bumbu-bumbu halus seperti bawang putih, bawang merah, lada dan garam serta santan kental sedikit saja. Lebih sedap kalo ditambah irisan daun seledri. Kemudian daging ikan yang telah dibumbui dimasukkan lagi ke badan ikan dan siap untuk digoreng 😊 Coba deh.. pasti bikin nagih 😊

Alhamdulillah ikan ini ga jauh-jauh beda rasanya dengan ikan di tanah air ya. Namanya ikan laut, selain rasanya enak, kandungan gizinya ga kalah mantapnya. Ikan makarel mengandung omega 3 yang baik untuk kesehatan otak, kulit dan rambut. Protein dalam ikan ini bahkan dapat diserap tubuh tiga kali lebih cepat dibanding sumber protein lain seperti daging, yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kesehatan pencernaan dan gula darah.

Sardinen atau ikan sarden

Ikan sarden ini juga ga asing bagi ane. Harga sardinen atau ikan sarden ini termasuk yang damai harganya meski kalo dibandingkan dengan harga di tanah air melayang jauh 😊 Harga ikan sarden ini sekilo 9,90 Euro atau sekitar Rp.168.000. Wow.. Kalo duplikatnya di kampung halaman ane sekilonya hanya Rp.20.000. Kita bisa makan sepuasnya dengan harga segini 😊 Alhamdulillah

Ikan sarden adalah ikan kecil berminyak keluarga herring (Clupeidae). Ikan ini dimana pun berada selalu berlimpah, di Laut Tengah, di Samudera Pasifik dan Atlantik. Dan tentunya di negara kita ya.. Ada beberapa spesies yang berbeda yang masuk dalam kategori ikan sarden seperti sardinop, dussumieria dan sardinella yang populer akhir-akhir ini di negara-negara Barat.

Karena berlimpahnya produk, ikan ini sampai dikalengkan lho, sama seperti ikan makarel. Sejarahnya telah ada sejak abad ke-18, saat dijadikan salah satu makanan pokok untuk pasukan militer Perancis Bonaparte.

Sarden merupakan ikan yang aman untuk dikonsumsi karena keberadaan mereka di bagian bawah rantai makanan akuatik dan hanya makan plankton, hidupnya juga tidak lama sehingga tidak menumpuk merkuri yang membahayakan kesehatan

Ikan sarden sama seperti ikan makarel, sangat enak dan juga bergizi. Yuk kita cek sama-sama kandungan gizinya 😊

Kandungan gizi ikan sarden per 100 g

Kalori 208
Lemak total 11,5 g
Kolesterol 142 mg
Protein 24,6 g
serta kandungan lain seperti omega-3, sodium, selenium, zat besi, niasin, vitamin B2, B12 dan D, kalsium, kolin, tembaga dan fosfor

Omega-3 yang terdapat pada ikan sarden sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung, mata dan meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tidak mudah diserang penyakit

Kandungan selenium yang terdapat pada ikan sarden ini juga dapat membantu menetralisir radikal bebas dan melindungi organ tubuh dari kerusakan

Proteinnya tinggi sekali ya.. Protein ini merupakan sumber protein untuk manusia dan sangat berguna untuk sistem daya tahan tubuh. MasyaAllah.. alhamdulillah

Wolfsbarsch atau ikan Bass

Ikan dengan nama latin Dicentrarchus labrax ini merupakan salah satu dari 6 spesies dalam keluarganya, Morodinae. Selain berada di laut lepas, ikan ini juga ditangkap dan dibesarkan secara komersil

Wolfbarsch yang diimpor dari Belanda di Laut Nordostatlantik/ Atlantik timur laut sekilo harganya 38,50 Euro atau sekitar Rp.654.500. Wow.. harganya gila-gilaan ya haha.. Ini adalah untuk harga ikan yang berasal dari laut lepas. Bagaimana dengan harga ikan yang ditangkap dan dibesarkan secara komersil atau istilahnya Aquakultur? Ternyata ikan ini ga sama harganya dengan yang berada di Akuakultur. Wolfbarsch yang berada di Aqualultur harganya lebih murah, sekilo 16,8 Euro atau sekitar Rp.285.600. Aaaihh.. tetap mahal juga kalo dilihat dari kacamata rupiah ya 😊

Ikan yang berwarna abu-abu keperakan dan kadang-kadang berwarna gelap kebiruan di bagian belakang badannya ini di temukan di perairan sekitar Eropa, termasuk Samudera Atlantik timur (dari Norwegia ke Senegal), Laut Mediterania dan Laut Hitam.

Rasanya menurut ane biasa saja, malah seperti rasa ikan air tawar 😊 Namun dagingnya sedikit lebih kokoh bila dibandingkan ikan makarel dan ikan sarden.

Meski begitu, manfaatnya untuk kesehatan tentu ga perlu diragukan lagi ya.. Ikan ini merupakan sumber protein yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu menjaga kesehatan jantung

Goldbrassen atau ikan Dorade

Saat ini sedang musim ikan goldbrassen atau ikan Dorade di Austria dilihat dari keberadaannya di pasar ini juga toko yang biasa menjual ikan ini seperti di toko Turki. Tentunya bukan asli berasal dari Austria ya tapi didatangkan dari negara lain

Ikan Dorade  mirip ikan Bass dengan kehidupannya di laut lepas dan ditangkap serta dibesarkan secara komersil. Goldbrassen yang diimpor dari Perancis di Laut Nordostatlantik/ Atlantik timur laut sekilo harganya 49,5 Euro atau sekitar Rp.841.500. Wow.. mahal sekali ya

Ikan ini ga sama harganya dengan yang berada di Aquakultur. Goldbrassen yang berada di Aqualultur harganya lebih murah, sekilo 16,8 Euro atau sekitar Rp.285.600. Beda jauh harganya ya pemirsa

Ikan yang bernama latin Sparus aurata ini termasuk dalam keluarga Sparidae yang ditemukan di Laut Mediterania dan kawasan pesisir timur Samudera Atlantik utara. Ikan ini merupakan satu-satunya spesies dari genus Sparus dari keluarga ikan air tawar laut (Sparidae)

Fisiknya mengingatkan ane akan ikan mas di tanah air, gemuk dan agak licin kalo dipegang. Warnanya putih abu-abu perak dengan semburat warna kuning di dekat matanya

Sama seperti ikan bass, ikan ini rasanya juga seperti ikan air tawar dengan dagingnya yang lebih kokoh dibanding ikan-ikan lainnya seperti ikan makarel dan ikan sarden. Gizinya juga seperti kebanyakan ikan, menjadi sumber protein yang berguna untuk kesehatan tubuh

Rotbarsch atau ikan mawar atau ikan air tawar merah

Ada yang mengatakan ikan ini adalah ikan kakap merah. Ya, memang penampilannya seperti kakap merah yang ada di tanah air, yang berkulit merah dan rasanya nikmat, apalagi dipanggang ya 😊 Ikan yang bernama latin Sebastes norvegicus ini masuk dalam marga Sebastes dari keluarga Sebastidae.

Ikan ini hidup di lepas pantai Eropa Utara dan Amerika Utara bagian timur. Ikan yang ditangkap dari Nordostatlantik atau Atlantik timur laut ini harganya sekilo 14,80 Euro atau sekitar Rp.251.600. Lumayan juga harganya ya 😊

Forellen atau ikan forel

Nah, ikan ini ga kalah nikmatnya, apalagi dipanggang ya, bau amisnya dijamin hilang ga berasa lagi 😊 Apalagi minyak lemaknya yang meleleh saat dipanggang, duh gurih banget yang menjadikannya ga perlu dikasih macam-macam dah berasa enak 😊 Nah, karena itu ikan forel diklasifikasikan juga sebagai ikan berminyak.

Ikan forel masuk dalam genus Oncorhynchus, Salmo dan Salvelinus yang masih berkerabat dengan ikan salmon. Ikan ini diimpor dari negara Italia, sekilo harganya 14, 80 Euro atau sekitar Rp.251.600. Harganya ga begitu mahal bila dibandingkan dengan harga ikan lainnya

Tapi, kalo dah masuk restoran, harganya seekor yang dah dipanggang siap santap bisa mencapai 16 Euro atau Rp.272.000, mengalahkan harga sekilo ikan forel segar. Alamak..

Nah, itulah beberapa ikan yang dijual segar dan utuh. Ada juga ikan yang dijual dalam bentuk potongan karena badannya yang lumayan besar, namun tetap dalam keadaan segar bukan beku, seperti ikan tuna atau yang telah difilet seperti ikan salmon dan ikan cod.

Sekarang yuk, kita simak bersama-sama ikan-ikan ini

Thunfishfilet atau ikan tuna filet

Ikan tuna adalah ikan laut pelagik yang termasuk bangsa Thunnini yang terdiri dari beberapa speseis dari keluarga Scombride, terutama dari genus Thunnus. Jadi masih ada kekerabatan dengan ikan tenggiri dan ikan makarel. Ikan-ikan dari keluarga ini memang terkenal akan rasanya yang sangat lezat, sama lezatnya dengan yang ada di tanah air, dan terpenting nyambung di lidah ane😊 Karena ada lho teman ane yang nanya, say, ikan laut di Austria sama ga rasanya dengan ikan di Indonesia 😊

Daging ikan tuna ga seperti kebanyakan ikan lain yang berwarna putih. Daging ikan tuna berwarna merah muda sampai merah tua, seperti yang ane liat di pasar ini, warnanya cantik. Ini karena daging ikan tuna atau ototnya lebih banyak mengandung myoglobin. Tapi dagingnya kok jadi mirip daging sapi ya 😊

Selain warnanya, ukuran menjadikannya berbeda dengan gerombolan ikan lainnya yang ada di etalase toko pasar ini. Ikannya dipotong-potong dalam ukuran besar, tapi namanya tetap saja ikan tuna filet 😊 Ini karena ikan tuna memiliki tubuh yang besar hingga kalo difilet akan makan waktu berapa lama ya haha.

Ikan tuna yang memiliki tubuh besar ini membuatnya menjadi ikan yang tangguh dan bernilai jual tinggi.

Ikan ini dimpor dari negara tetangga kita di Asia Tenggara lho, tepatnya negara Vietnam. Wow.. hebat ya. Kapan nih ikan-ikan kita menembus pasar Eropa? Kan ga kalah berlimpahnya dan mutunya pun ok 😊

Ikan tuna yang terkenal memiliki nilai komersil tinggi ini memang benar adanya. Ini karena ikan tuna memiliki tubuh yang besar. Di pasar Naschmarkt, ikan ini dihargai sekilo bahkan hingga 58,5 Euro atau Rp.999.600, nyaris sejuta rupiah pemirsa. Wow.. mahalnya. Bayangin ma duplikatnya yang berada di Indonesia ngetop dengan panggilan ikang cakalang atau ikan tongkol yang harganya murah meriah, paling mahal itu Rp.30.000 😊

Ikan tuna mengandung banyak gizi seperti protein dan asam lemak omega-3 yang berguna untuk kesehatan tubuh seperti  untuk kesehatan jantung dan mata, mencegah obesitas dan stroke serta meningkatkan hormon insulin. Selain itu ikan tuna juga bermanfaat dalam proses detoksifikasi atau pembersihan racun dan sisa-sisa metabolisme.

Kabeljaurückenfilet

Ikan ini disebut juga ikan cod yang berasal dari genus Gadus dari keluarga Cod atau Gadidae. Ikan cod hidup di perairan Nordostatlantik atau Atlantik timur laut. Diimpor dari Belanda, ikan yang dah difilet rapi ini dihargai 7,54 Euro per 100 g atau sekitar Rp.128.000. Untuk sekilo harganya 75,4 Euro atau sekitar Rp.1.280.000. Wow.. ini adalah ikan segar termahal yang dijual di pasar Naschmarkt ini. Begitu istimewanya harga ikan ini ya..

Ikan ini merupakan salah satu makanan yang terkenal yang memiliki rasa yang tidak terlalu kuat namun padat. Hati pada ikan cod juga diproses menjadi minyak hati ikan cod, yang merupakan salah satu sumber utama vitamin A, vitamin D, vitamin E dan asam lemak, omega-3 yang baik untuk kesehatan tubuh

Lachsfilet

Lachsfilet masuk dalam keluarga salmon sehingga dikenal dengan nama ikan salmon juga. Ciri fisiknya khas sekali dan nampak jelas saat difilet dengan daging yang berwarna jingga terang. Cantik banget 🙂 Harganya juga lumayan cantik fantastis pemirsa, sekilo 48, 50 Euro atau sekitar Rp.824.500. Wow..

Ikan salmon awalnya hidup secara eksklusif di belahan bumi utara, di Eropa, Asia dengan pengecualian Semenanjung Arab, subbenua India dan Asia Tenggara, di Amerika Utara bagian barat dan utara, di Islandia dan di pantai Greenland. Ada 6 spesies asli Eropa, serta 6 lainnya diimpor dari Amerika Utara.

Beberapa spesies salmon telah dinaturalisasi oleh manusia karena alasan ekonomi di bagian dunia lain, termasuk di negara-negara beriklim selatan seperti Selandia Baru, Australia Selatan, Argentina dan Chili.

Menurut bule, ikan salmon merupakan ikan yang terlezat. Ikan ini ditangkap oleh nelayan profesional, dibudidayakan di kolam budidaya atau aquakultur dan tambak yang juga merupakan tujuan pemancing amatir yang dicari. Di Eropa, 300.000 ikan salmon Atlantik dari aquaklutur masuk ke pasar setiap tahun. Jumlah pendapatan dari peternakan ikan ini jauh melampaui tangkapan liar. Wow..

Nah, demikianlah pemirsa ikan-ikan segar yang terdapat di benua Eropa, di pusat kota Austria, di ibukota Austria, Wina. Alhmdulillah ikan-ikan segar ini tersedia ya, meskipun harganya ga bisa dibilang murah

Semoga bermanfaat ya pemirsa. Sampai berjumpa di edisi selanjutnya 😊

 

 

Bir cevap yazın