Buah naga dari tanaman kaktus, di Austria sebuah Rp.59.000 dan manfaatnya untuk kesehatan

187 Views

Saat musim buah naga atau pitaya atau pitahaya atau dragon fruit seperti sekarang ini, buah naga ga ketinggalan turut hadir dan meramaikan khazanah buah-buahan di Austria. Tentunya buah-buahan ini masuk ke dalam buah impor ya. Untuk buah naga ini diimpor dari negara Thailand. Di Austria buah yang unik namanya juga bentuknya telah merambah hingga ke supermarket elit, Billa di Austria, ga hanya di pasar tradisional Naschmarkt aja.

Namanya yang tertera pada tempat dimana buah naga ini berada tetap dengan nama asli pitahaya, tidak diubah menjadi Drachenfrucht atau Distelbirne dalam bahasa Jerman

Harganya gila-gilaan mak 😊 Di pasar tradisional Naschmarkt, 10 dag atau 100 g buah naga dihargai 2,5 Euro atau sekitar Rp.42.500. Berat sebuah buah naga sekitar 150 hingga 600 g.  Jadi sebuahnya lebih dari Rp.42.000 ya 🙂 Supermarket Billa mematok harganya sebuah 3,49 Euro atau sekitar Rp.59.000, ga peduli beratnya berapa, yang penting sebuah dihargai segitu.  Kalo di Indonesia harganya sama saja atau agak miring sedikit ya? 😊

Tentu harganya sesuai dengan kualitasnya ya pemirsa. Buahnya dikenal sebagai buah yang mengandung banyak nutrisi dan zat berkhasiat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Selain itu tanaman dari buah naga ini juga gampang-gampang susah pemeliharaannya. Ga bisa dilepas tumbuh begitu aja seperti keberadaannya di alam liar di negara asalnya Meksiko dan negara-negara lainnya di benua Amerika Utara dan Selatan

Tanaman buah naga akan tumbuh subur kalo media tanamnya ga becek, berpasir, kaya akan unsur hara, cukup sinar matahari dengan suhu berkisar 38-40°C. Tanaman buah naga sangat rakus akan unsur hara. Kebanyakan air atau hujan terus menerus aja membuatnya ngambek. Sehingga untuk menanam dan memelihara tanaman ini agar berbuah dengan penampilan maksimal diperlukan ketelatenan. Maklum ya, selain dimanfaatkan buahnya, tanaman buah naga juga banyak yang mengincar dan diminati untuk dijadikan tanaman hias karena kecantikannya

Nah, sekarang kita kenalan lebih dalam dengan buah yang namanya berasal dari bahasa Meksiko, pitaya atau pitahaya ini yuk, mari.. Tapi terlebih dahulu kita simak data profilnya ya

Klasifikasi Imiah

Kingdom : Plantae
Memesan : Caryophyllales
Keluarga : Cactaceae
Subfamili : Cactoideae
Marga : Hylocereus/Stenocereus

Buah naga (pitaya atau pitahaya atau dragon fruit) adalah buah dari beberapa jenis tanaman kaktus dari genus Hylocereus dan Stenocereus dan dari keluarga Cactaceae. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Indonesia dan lain-lain.

Buah naga memiliki beragam jenis dan varietas, ada yang dinamakan sesuai dengan warna kulit dan dagingnya, juga berdasarkan rasa. Yuk kita simak beberapa varietas buah naga yaitu

Stenocereus

Buah stenocereus (asam pitayas) adalah varietas yang biasanya dimakan di daerah kering Amerika. Buah ini rasanya lebih asam dan lebih segar
– S. gummosus adalah jenis dari pitaya asam atau pitaya agria di Gurun Sonoran yang merupakan sumber makanan penting bagi masyarakat adat Amerika
– S. queretaroensis, sama juga jenis pitaya sebagai makanan lokal dan rasanya asam
-S. thurberi adalah pitaya dulce atau pitaya manis

Hylocereus

Hylocereus merujuk pada buah dan dagingnya dari tumbuhan jenis:
– Hylocereus undatus, dari jenis Pitaya blanca atau Pitahaya berdaging putih, yang buahnya berwarna merah muda dengan daging buah putih. Ini adalah buah naga yang paling umum dikenal


– Hylocereus polyrhizus, yang buahnya berwarna merah muda dengan daging buah merah
– Hylocereus megalanthus, dari jenis Pitaya amarilla atau Yellow pitahaya, yang dikenal juga dengan Selenicereus megalanthus yang kulit buahnya kuning dengan daging buah putih
– Hylocereus costanicensis, dari jenis Pitaya roja buah naga dengan buah yang sangat merah

Duri tanaman naga ini sangat pendek dan tidak mencolok, sehingga sering dianggap kaktus tak berduri.

Bunganya cantik banget. Mahkota bunga bagian luar yang berwarna krem, mekar sekitar pukul 09.00 malam, lalu disusul mahkota bagian dalam yang putih bersih, meliputi sejumlah benang sari yang berwarna kuning. Dan akhirnya mekar penuh pada tengah malam, cantik banget. Oleh sebab itu buah naga dikenal sebagai Night Blooming Cereus, atau mekar di malam hari juga Belle of the Night karena kecantikannya. Saat mekar penuh, bunga ini menyebarkan aroma yang harum yang bertujuan untuk memikat kekelawar agar menyerbuki bunga buah naga

Disekujur kulit buah dipenuhi dengan jumbai-jumbai. Buah naga besarnya bisa mencapai dua genggam tangan ane atau seberat 150 hingga 600 g 😊 Wow.. lumayan besar juga ya. Gimana cara mengupasnya.. Ternyata cukup dibelah dua aja pemirsa.. Dagingnya bisa dipisahkan dari kulitnya dengan mudah, dicongkel dengan sendok makan. Terlihat biji-biji kecil hitam pada teksturnya, mengingatkan akan daging buah kiwi. Rasanya ga terlalu manis, cocok untuk penderita gula darah karena manis buah naga ga berasal dari glukosa

Warna daging buah naga beraneka ragam. Warna merah dan merah keunguan gelap dari buah Hylocereus disebabkan oleh betacyanin, keluarga pigmen yang termasuk betanin, zat yang sama juga terdapat pada bit, bit Swiss dan bayam

Daging buah naga dimakan begitu saja. Kalo kurang bersensasi bisa di smoothie, ditambah susu. Masih kurang afdol, buah naga bisa dibikin sop buah atau salad. Hmm.. yummy dan menyegarkan 😊

Bagaimana dengan kandungan nutrisinya dan zat berkhasiat lainnya.. yuk kita cek bersama-sama pemirsa

Buah naga

Nilai gizi per 100 g

Energi 268 kkal (1120 kJ)
Karbohidrat 82,14 g
– Gula 82,14 g
– Serat makanan 1,8 g
Protein 3,57 g
Vitamin
Vitamin C 9,2 mg
Mineral
Kalsium 107 mg
Natrium 39 mg

Serta masih banyak lagi kandungan zat berkhasiat lainnya.

Selain itu, biji buah naga yang terdapat dalam daging buah naga pun ternyata mengandung zat berkhasiat. Biji buah naga mengandung minyak yang berguna untuk kesehatan seperti asam miristat, asam palmitat, asam stearat, asam palmitoleat, asam oleat, asam cisvaksinat, asam linoleat dan asam linolenat. Biji-biji buah naga yang mungil ga membahayakan dan bisa dikonsumsi.

Sekarang yuk mari kita lihat beberapa manfaat buah naga di antaranya :

Meningkatkan daya tahan tubuh

Adanya kandungan antioksidan termasuk vitamin C dan mineral penting lainnya turut andil dalam meningkatkan daya tahan tubuh terhadap kemungkinan serangan radikal bebas dan agen berbahaya lainnya, sehingga dapat mencegah timbulnya berbagai macam penyakit

Menjaga kesehatan kulit

Buah naga kaya akan kandungan vitamin C yang bisa membantu tubuh terhindar dari masalah kulit terutama kulit wajah seperti kulit kusam, kotor, berlemak, berjerawat, keriput hingga penuaan dini. Dengan demikian buah naga bisa menjaga kesehatan kulit

Menjaga kesehatan tulang

Buah naga kaya akan kalsium organik yang membantu tubuh dalam memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis atau pengapuran tulang, sehingga dengan demikian bisa menjaga kesehatan tulang

Menjaga kesehatan jantung

Serat yang terdapat pada buah naga dapat menstabilkan kolesterol bahkan mengurangi kolesterol sehingga terhindar dari masalah kolesterol seperti membentuk plak pada pembuluh darah penyebab stoke dan penyakit jantung. Buah naga mengandung vitamin C dan B seperti vitamin B1, B2 dan B3 yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Bijinya juga mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6 yang mampu mengurangi gangguan pada jantung seperti serangan jantung mendadak.
Dengan adanya manfaat serat ini juga kandungan vitamin C dan vitamin B seperti vitamin B1, B2 dan B3 yang terdapat pada buah naga serta bijinya yang mengandung asam lemak bermanfaat, maka kesehatan jantung bisa terjaga

Demikianlah beberapa di antaranya manfaat buah naga. Bagaimana pemirsa, apakah suka juga dengan buah naga? Tentunya di tanah air tak begitu sulit menemukan buah ini ya kalo dibanding keberadaanya di Austria

Nah, sekian dulu laporan ane kali ini ya pemirsa. Semoga ada manfaatnya. Sampai berjumpa lagi di edisi selanjutnya 😊

 

Bir cevap yazın