Krisan, bunga musim gugur bulan Nopember di Austria, dan perbedaannya dengan aster

1.034 Views

Berganti musim, berganti pula bunga. Pada musim gugur bunga-bunga didominasi keluarga kenikir-kenikiran atau Asteraceae seperti krisan atau seruni atau Chryshantemum dan bunga dari keluarga Ericaceae seperti Erica gracilas dan Calluna vulgaris.

Bunga-bunga ini ga hanya hadir pada musim gugur aja, bahkan hingga ke musim dingin. Pemandangan menjadi semakin indah, seneng banget melihatnya. Senengnya lagi, mereka ga mekar sekuntum dua kuntum aja, tapi penuh dan bergerombol dengan beraneka warna

Dimana kita bisa menemui mereka? Mudah kok pemirsa, apalagi di negeri pencinta tanaman seperti Austria ini. Tanaman ini ga hanya diletakkan di dalam rumah aja, tapi hingga ke ranah publik, seperti di depan area pertokoan atau perkantoran. Nah, karena musim gugur dan musim dingin hawanya rada ga bersahabat alias dingin, maka tanaman ini biasanya diletakkan di pot kembang di pojok pintu, persis saat kita akan memasuki ruangan. Jadi sebelum memasuki ruangan, kita akan disambut dengan bunga-bunga cantik ini terlebih dahulu. Kalo ada resepsi pernikahan, bunga-bunga cantik ini ibarat pagar ayunya 😊

Di setiap supermarket pun kita akan mudah menjumpai bunga-bunga ini, yang dijual sebagai bunga hias atau yang beserta potnya. Suasana semakin semarak dengan aneka model bunga dan warna ini

Sama seperti di area pertokoan, bunga-bunga ini pun dipajang di pojok pintu agar pembeli yang datang segera terpesona dan tertarik untuk melihatnya, syukur-syukur dibeli, karena itu adalah tujuan utamanya diletakkan di pojok pintu bagian depan 😊

Masih belum puas, bunga-bunga cantik yang dah dibuket ini pun diletakkan di meja belanjaan tempat kita akan membayar belanjaan. Dari dominan 2 bentuk, yang mungil dan besar dan berbagai warna dari putih hingga merah muda

Nah, pengen tau profil lengkap bunga cantik ini.. Yuk pemirsa kita kepoin sama-sama 😊

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan : Plantae
Ordo : Asteridae
Keluarga : Asteraceae
Bangsa : Anthemideae
Genus : Chrysanthemum

Bunga krisan atau Chrysanthemum atau seruni adalah sejenis tumbuhan berbunga yang sering ditanam sebagai tanaman hias atau bunga petik. Setelah dipetik, bunga ini bisa tahan hingga 2 minggu. Bunga dari keluarga kenikir-kenikiran atau Asteraceae yang ramai hadir biasanya di bulan Nopember musim gugur ini memiliki bermacam-macam spesies atau jenis, ada 50 jenis yang teridentifikasi. Wow.. banyak banget ya

Beberapa jenis yang ane sering liat di Austria adalah jenis Chrysanthemum dengan bunga-bunga mungilnya mirip bunga daisy beraneka warna seperti warna ungu, kuning, merah muda dan merah marun. Dalam satu tangkai bisa memiliki 10 hingga 20 kuntum bunga.

Jenis Chrysanthemum lainnya adalah dengan bunga-bunganya yang besar sebesar telapak tangan ane dengan kelopaknya yang rada melengkung, beraneka warna juga, dari putih, merah muda, kuning hingga jingga kecoklatan. Dalam satu tangkai hanya memiliki satu kuntum bunga

Sekarang yuk mari kita simak beberapa jenis Chrysantemum yang mungkin ada di antaranya menjadi bunga kesayangan pemirsa 😊
– Chrysanhemum x grandiflorum
– Chrysanthemum x rubellum
– Chrysanthemum x morifolium
– Chrysanthemum abolinii
– Chrysanthemum indicum

Tanaman krisan yang berasal dari negara Eropa Timur Laut dan Asia ini memiliki daun yang khas. Daun krisan disusun secara bergantian dibagi menjadi selebaran dengan tepi bergerigi atau kadang-kadang halus, berwarna hijau muda hingga hijau tua.

Yang paling diminati dari tanaman krisan ini adalah bunganya. Oleh karenanya tanaman krisan ini banyak dibudidayakan atau dibiakkan untuk menciptakan tanaman krisan dengan berbagai bentuk bunga, warna dan varietas, cara bunganya tumbuh dan terbentuk juga berkembang

Bunganya memiliki beragam bentuk. Tapi yang sama adalah dalam satu kuntum bunganya terdapat baris atau kelopak bunga yang banyak dan penuh, dari bentuk panjang dan runcing hingga panjang namun melengkung 😊 Senyawa perbungaan adalah array dari beberapa kepala bunga, atau kadang-kadang kepala soliter. Kepala memiliki dasar yang dilapisi filamen. Baris sederhana kuntum bunga adalah putih, kuning, merah dan banyak juga yang telah dibiakkan untuk menghasilkan banyak baris kuntum bunga dalam berbagai variasi warna, misalnya warna kuning dengan garis coklat ungu 😊

Krisan awalnya mirip bunga daisy yang sederhana dan merupakan tanaman liar. Kemudian bunga krisan dibudidayakan selama berabad-abad hingga akhirnya menghasilkan bunga krisan dengan berbagai bentuk dan gaya serta ukuran juga warna seperti yang kita lihat saat ini.

Krisan modern yang dibudidayakan lebih terlihat gaya dan ukuran yang lebih besar dibanding kerabat liarnya, seperti kepala bunga yang muncul dalam berbagai bentuk.

Bisa seperti bunga daisy atau aster atau dekoratif seperti pompon, itu lho.. yang ada di pergelangan cheerleeders atau penari hula-hula atau kemoceng atau kancing.. hhh. Genus ini mengandung banyak hibrida dan ribuan kultivar yang dikembangkan untuk tujuan hortikultura. Wow.. Hibrida yang paling penting adalah Chrysanthemum x morfolium (syn. Chrysanthemum x grandiforum), berasal dari Chrysanthemum indicum, tetapi juga melibatkan spesies lain

Bentuk-bentuk bunga krisan mekar ini ditentukan dari cara flores dan cakram bunga disusun. Bunga krisan terdiri dari banyak bunga individu (kuntum bunga). Bunga-bunga disk berada di tengah-tengah kepala yang mekar dan kuntum-kuntum bunga ada di sekelilingnya.

Lengkungan dalam yang tidak beraturan dikembangbiakkan untuk menghasilkan kepala raksasa yang disebut ogiku. Kuku disk tersembunyai di lapisan kuntum bunga melengkung yang menggantung untuk menciptakan ‘rok‘
Lengkungan dalam yang beraturan hampir mirip, tetapi biasanya dengan mekar yang lebih kecil dan bentuk bulat yang padat. Meningkatnya bunga menengah bisa memililki kuntum yang lebih luas namun kepala bunga kurang padat

Ada juga bentuk refleks, kuntum bunga disembunyikan dan mengarah keluar untuk menciptakan penampilan mirip pel, itu lho.. kain untuk mengepel lantai yang panjang beruntai seperti sumbu kompor 😊

Di Jepang tanaman krisan dibikin bonsai, yaitu tanaman mini yang tahan hingga 5 tahun. Kalo di Austria tanaman krisan yang bunganya mungil seukuran koin dikumpulkan dari beberapa tanaman krisan dan dipelihara hingga terkumpul banyak bunga krisan mungil hingga ratusan dalam satu rumpun. Bayangkan kalo satu tanaman krisan menghasilkan hingga 20 kuntum bunga, kalo 10 tanaman krisan digabung bisa mencapai 200 kuntum bunga yang mungil cantik lagi menggemaskan 😊

Nah, biasanya mereka ditanam pada pot kembang yang besar bergabung dengan tanaman hias lainnya seperti Calluna vulgaris atau Erica gracilas yang ga kalah banyak bunganya dan cantiknya mempesona, dan diletakkan di depan pintu rumah, pertokoan hingga perkantoran. Kelihatan cantik, elegan dan berkelas banget 😊

Bunga-bunga krisan mungil seukuran koin ini mirip dengan bunga daisy atau aster. Sekilas nampak ga ada perbedaan. Saking miripnya, kadang-kadang orang keliru dengan bunga krisan dan daisy ini. Apakah mereka ada hubungan persaudaraan ya? Yuk mari kita cek bersama-sama ya pemirsa 😊

Aster dan krisan ternyata masih ada ikatan tali persaudaraan, masih satu keluarga kenikir-kenikiran atau Asteraceae, tetapi berbeda genus. Aster dari genus Aster sedangkan krisan dari genus Chrysanthemum

Nah, bagaimana dengan daunnya? Daun aster lebih tipis namun warnanya lebih hijau dari daun krisan yang tebal dan kaku

Untuk masa hidupnya, tanaman aster hanya sekali hidup, artinya sesudah berbunga, tanaman aster akan mati. Namun tidak untuk krisan yang bisa bertahan hidup hingga tahunan

Nah, itulah beberapa perbedaan tanaman krisan yang klasik dengan tanaman aster 😊

Apakah tanaman krisan ini dinikmati kecantikannya terutama bunganya hanya sebagai tanaman hias saja atau adakah fungsi lainnya ya.. Ternyata, tanaman krisan ini memiliki beragam fungsi lho pemirsa. Apa saja fungsinya.. yuk kita cek bersama-sama 😊

Di beberapa negara Asia, bunga nasional Jepang ini sering ditambahkan ke dalam minuman teh karena aromanya yang wangi dan menyegarkan, biasanya bunga krisan yang berwarna kuning atau putih dari jenis Chrysanthemum morifolium. Selain wangi ternyata teh krisan ini mengandung zat-zat penting seperti vitamin A, vitamin C, niasin, folat, kalsium, zat besi dan magnesium yang baik untuk kesehatan tubuh dari meningkatkan kekebalan tubuh sampai meringankan sakit kepala. Sehingga ga heran banyak produk minuman teh banyak yang terbuat dari bunga cantik ini 😊 Bunga krisan kecil ini juga digunakan sebagai hiasan sashimi, kuliner Jepang yang terdiri dari daging mentah segar atau ikan yang diiris tipis dan dimakan dengan kecap. Hmm..

Ga hanya bunganya, ternyata daunnya pun dapat digunakan sebagai sayuran hijau, dengan cara dikukus atau direbus terlebih dahulu terutama dalam masakan China

Selain sebagai tanaman hias dan kuliner, krisan dimanfaatkan untuk penggunaan insektisida dan pengusir serangga. Ini karena adanya kandungan aktif dalam bunga krisan yaitu pyrethrins. Dalam bentuk alami, bunga krisan cukup dihaluskan. Untuk keperluan komersil, pyrethrins diekstrak dan dijual dalam bentuk olearesin. Salah satu contoh produk industri insektisida krisan adalah bubuk persia

Tanaman krisan juga dapat mengurangi polusi udara dalam ruangan. Wah, ternyata krisan ga hanya sebagai tanaman hias saja ya, tetapi berfungsi juga untuk mengurangi polusi udara sehingga lingkungan menjadi segar dan nyaman 🙂

Nah, itulah beberapa fungsi tanaman krisan. Bagaimana pemirsa, tertarik untuk memilikinya? Pemirsa cukup memeliharanya saja. Soal bibit, banyak yang tanya apa ane bisa mengirimnya dari Austria atau membawanya dari Austria ke Indonesia kalo pulang kampung nanti? Haha

Sepertinya tanaman krisan ga hanya milik Austria dan negara-negara Eropa aja ya pemirsa 😊 Tapi di hampir seluruh negara, bahkan mungkin dah merambah sampai tanah air kita tercinta. Banyak biibitnya dijual, dari toko bunga hingga online

Demikian pemirsa laporan ane kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua ya.. Sampai jumpa di edisi berikutnya 😊

Bir cevap yazın