Musim gugur, musim dedaunan berwarna warni menawan hati

194 Views

Musim gugur termasuk dalam salah satu musim yang indah di antara 4 musim di negara-negara beriklim sedang. Awal musim gugur yang mulai sejuk dingin dan bersahabat dengan sinar matahari yang bersinar meski ga maksimal ini menambah daya tarik tersendiri. Ini saatnya bepergian karena ga takut kepanasan dan pake jaket tebal

Apalagi pas pertengahan musim gugur dimana pepohonan semakin berubah penampilannya. Daun-daunnya yang semula hijau segar, perlahan tapi pasti berubah menjadi kekuningan, kuning keemasan, oranye hingga kemerahan . Kadang diselingi dengan warna biru dan ungu violet juga. MasyaAllah

Meski sekarang ini mulai memasuki musim dingin yang sebenarnya, yang semakin dingin tapi ga menyurutkan keinginan untuk keluar rumah berburu warna-warni musim gugur dan menikmati pemandangan alam yang indah ini. Masa-masa ini menjadi masa-masa yang sangat disukai 😊

Nah, jadi pengen tau kenapa dedaunan mengubah warnanya di musim gugur ini ya.. Apa maksud dan tujuannya. Pemirsa pengen tau juga kan.. Yuk mari kita cek bersama-sama 😊

Warna-warni dedaunan ini merupakan salah satu cara pepohonan untuk mempersiapkan diri menghadapi musim dingin agar lebih maksimal dan ga mati mendadak. Demi untuk mempertahankan hidup, pepohonan pada akhirnya harus merelakan dirinya meranggas dengan menggugurkan warna warni dedaunan yang cantik ini. Tapi sebelum benar-benar meranggas, pepohonan ingin memberikan yang terbaik untuk seisi alam. Penampilannya menjadi berwarna-warni yang mencolok mata dan sangat indah dipandang sehingga menjadi kenangan yang tak terlupakan 😊 Ini ga lepas dari aktivitas dedaunan dan karunia Sang Pencipta Allah Yang Maha Kuasa. MasyaAllah.. AllahuAkbar..

Hari-hari yang singkat pada musim gugur mengingatkan jam biologis pohon untuk mulai menghentikan penyediaan air dan nutrisi ke daun. Jadi jangan heran ya kala musim gugur beberapa tanaman menjadi layu dan ga segar kurang bergairah 😊 Tapi tenang pemirsa, ga semua tanaman kok begini. Ada masa mereka sangat menggairahkan dan sangat menawan hati bagi yang memandangnya. Ok, yuk kita lanjut lagi..

Karena aksi menghentikan penyediaan air dan nutrisi ke daun inilah maka setiap lembar daun bereaksi dengan membuat suatu lapisan pemisah pada pangkal tangkainya. Lapisan pemisah ini, yang terdiri dari suatu zat yang menyerupai gabus, menghambat aliran sirkulasi dari daun ke seluruh bagian pohon dan pada akhirnya menyebabkan daun gugur dari pohon.

Nah, selama proses ini berlangsung, pigmen-pigmen perwarna karotenoid mulai memberikan warna kuning hingga jingga pada dedaunan. Pigmen-pigmen ini biasanya ada selama musim panas, tetapi tidak nampak karena adanya klorofil daun yang berwarna hijau yang dominan pada daun. Klorofil atau zat hijau daun ini sangat aktif berfotosintesa kalo ada kesukaannya yaitu sinar matahari yang betah bersinar di musim panas 😊

Ga hanya warna kuning dan jingga aja, tapi juga warna merah dan kadang-kadang ungu. Warna merah ini kebanyakan dihasilkan oleh pigmen antosianin. Jadi ga hanya pigmen karotenoid aja ya pemirsa, tetapi juga pigmen antosianin, pigmen yang baru muncul atau dihasilkan saat musim gugur dan banyak dipengaruhi oleh cuaca juga. Cuaca musim gugur pada siang hari yang cerah dan malam yang dingin juga menambah maksinal kemunculannya 😊 Pigmen ini memberikan warna kemerahan pada daun

Hingga pada akhirnya klorofil yang memberikan warna hijau ini terurai karena kurangnya sinar matahari yang menjadi andalannya dan abis ga bersisa, maka pigmen-pigmen karotenoid maju menjadi yang terdepan, memberikan warna kuning dan jingga yang dominan. Ga ketinggalan pigmen antosianin yag memberikan warna merah dan kadang-kadang ungu. Beberapa pohon tertentu seperti pohon poplar dan pohon maple yang mudah tumbuh secara alami bahkan ditanam di kebun atau pekarangan rumah sangat terkenal akan dedaunannya yang berwarna mencolok. Dengan dedaunannya ini pohon poplar menjadi kuning terang dan pohon maple menjadi warna merah terang

Masa-masa ini menjadi masa-masa yang membahagiakan untuk menikmatinya. Ga jarang warga jalan kaki ke area yang tinggi seperti pegunungan dan perbukitan untuk menikmati keindahannya, dengan angin semilir sejuk dingin dan sedikit basah sepoi-sepoi manjah 😊 Diiringi dengan dedaunan yang berwarna-warni jatuh perlahan seperti kupu-kupu atau kunang-kunang terbang rendah

 

Kalo ane dan suami biasanya bermobil keliling kota terdekat aja saat keluar rumah untuk belanja kebutuhan sehari-hari dan saat balik ke rumah, mutar-mutar dulu istilah ane 😊 Atau main ke hutan di perbukitan yang berjarak dari rumah sekitar 1 km

Sayang rasanya untuk dilewatkan begitu saja momen indah ini. Nah, bagi pemirsa yang ingin melihat keindahan musim gugur ini, masih ada kesempatan kok menikmatinya dengan liburan ke negara-negara 4 musim, sebelum momen ini hilang dan berganti pepohonan meranggas yang menyisakan ranting kering dan hitam 😊

 

 

Bir cevap yazın