Kuliner baby corn di Austria dan manfaatnya untuk kesehatan

289 Views

Senang rasanya nemu jagung semi atau jagung muda atau baby corn di benua Eropa ini, tepatnya di Austria. Jagung semi yang identik dengan kuliner Indonesia beredar manis di supermarket Austria ini, meski dalam kemasan botolan. Selain di supermarket Austria, kita bisa juga menemui baby corn di toko Asia dan alhamdulillah baby cornnya segar, meski dalam persediaan yang sangat terbatas. Kadang-kadang kehabisan dan menunggu diimpor dulu dari negara Thailand. Tapi tetap harus selalu disyukuri ya pemirsa. Alhamdulillah 😊

Jagung semi kemasan botolan dengan berat 340 g  dijual 0,99 Euro atau sekitar Rp.16.900. Jadi kalo sekilo 5,21 Euro atau sekitar Rp. 89.000. Wah.. lumayan juga harganya ya pemirsa. Tapi ini belum seberapa dibanding harga baby corn segar di toko Asia yang dikemas apik seberat 200 g seharga 3 Euro atau sekitar Rp. 51.000 sehingga kalo sekilo harganya menjadi 15 Euro atau sekitar Rr.225ooo. Wow mahalnya..

Jagung semi atau baby corn ini sangat enak dibikin capcay, sayuran yang terdiri dari bermacam sayur dan ditumis dengan tambahan lainnya seperti seafood, bakso atau pun sosis.. Hmm.. lezat sekali pemirsa 🙂

Jadi penasaran pengen kenal lebih jauh dengan jagung semi ini yang didaulat sebagai sayuran karena penggunaannya di dunia kuliner. Yuk sama-sama kita simak pemirsa..

Jagung muda atau jagung semi atau baby corn atau dalam bahasa Jermannya adalah maiskölbchen atau baby mais ini adalah jagung biasa yang dipanen saat tongkol atau bonggol  jagung masih muda atau belum dewasa, belum terbentuk biji dan biasanya dipanen antara dua atau tiga hari setelah munculnya rambut.

Setelah tongkol keluar, petani harus selalu mengecek jangan sampai terlambat memanen. Karena semakin bertambah hari tongkol semakin tumbuh membesar dan mengeras, akibatnya kalo terlambat sehari saja atau lebih bisa mengurangi kualitas dan tidak memenuhi mutu jagung semi yang diinginkan konsumen. Ga boleh terlalu cepat juga memanen yang bisa mengakibatkan turunnya kualitas dan mutu juga karena jagung semi masih terlalu muda dan lunak hingga ujung tongkol maupun bagian lainnya mudah patah.

Jagung semi yang ada di pasaran diproduksi dengan menggunakan varietas jagung pipil biasa atau jagung manis atau jagung ladang dan bukan menggunakan varieatas khusus jagung semi. Jagung semi ada yang memang hasil dari tanaman utama yang khusus diproduksi untuk menghasilkan jagung semi ini, ada juga yang merupakan hasil sampingan panen jagung.

Nah, untuk lebih jelasnya kita cek dulu yuk profil varietas jagung yang ditanam untuk diambil jagung mudanya ini

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan : Plantae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Zea
Spesies : Z.mays

Khusus untuk memproduksi jagung semi ini, varietas benih dipilih cenderung yang menghasilkan lebih banyak tongkol per tanaman. Kalo tetap untuk menghasilkan jagung atau jagung manis juga, tongkol kedua dari bagian atas tanaman dipanen untuk jagung semi, sedangkan tongkol atas dibiarkan matang untuk menghasilkan jagung.

Produksi jagung semi ini tidak banyak jumlahnya, tapi lumayan sangat diminati. Saat ini sudah mulai ramai memproduksi khusus jagung semi untuk memenuhi pangsa pasar.

Panjang jagung semi yang disukai konsumen tergantung pada masing-masing daerah atau negara. Di China daratan atau Taiwan yang sangat menyukai jagung semi dengan kuliner khasnya capcay, panjang jagung semi ini sekitar 10 cm dengan diameter sekitar 1,2 cm. Tapi yang berkecimpung dalam dunia jagung semi sepakat kalo ukuran yang ideal adalah 4,5 hingga 10 cm dengan diameter 7 hingga 17 mm. Kalo di kampung halaman ane terserah ukurannya, yang penting masih jagung semi 😊Ini karena kampung halaman ane di tanah air bukanlah sentra penghasil jagung semi, tapi biasanya didatangkan dari luar daerah

Kalo di Austria, jarang banget petani mengambil jagung semi untuk dijadikan sayuran, meskipun itu adalah hasil sampingan panen. Jangankan jagung semi, jagung pipil untuk konsumen aja jarang. Bahkan meski produksi jagung di sini berlimpah, Austria malah mengimpor jagung kualitas terbaik dari negara lain seperti Maroko 😊Kebanyakan produksi jagung di sini adalah untuk pakan ternak. Jangan heran kalo harga jagung di Austria lumayan tinggi, dua tongkol/bonggol aja berkisar Rp.30.000 😊

Mudah-mudahanlah setelah mendengar kesukaan ane akan jagung semi ini, ada petani  yang berminat ma jagung semi ini ya dan dijual yang segar juga, ga hanya kemasan botolan aja di supermarket-supermarket Austria. Jadi ane ga perlu jauh-jauh ke kota untuk membeli jagung semi ini di toko Asia

Jagung semi merupakan sayuran yang telah lama dikenal di tanah air menjadi masakan sehari-hari atau pun untuk masakan perhelatan seperti kenduri atau pesta nikah atau pertemuan resmi dan restoran-restoran. Karena jumlahnya sedikit namun diminati menjadikan sayuran ini menjadi sedikit mahal dari harga sayur normal lainnya dan merupakan salah satu sayuran elit di restoran kelas atas

Di tanah air kita, sayuran yang ngetop dibuat dari jagung semi ini adalah capcay. Konon katanya capcay bukanlah asli dari negara Indonesia tapi merupakan warisan peranakan China. Hmm.. Ga hanya di tanah air kita ya, di Asia, jagung semi sangat populer bahkan ternyata di seluruh dunia lho pemirsa, sebagai sayuran yang dapat dimakan mentah (raw) maupun dimasak. Rasanya manis dan teksturnya renyah. Wow..

Nah, di Eropa ane baru tau kalo jagung semi pun cukup diminati. Ini dilihat dari toko Asia di Austria yang bahkan menjual jagung semi atau baby corn segar, begitu juga di supermarket terkenal seperti Penny, baby corn dijual meski dalam bentuk kemasan botolan.

Ane penasaran bagaimana Eropa (baca : Austria) mengolah jagung semi ini ya, apakah sama seperti di kampung halaman atau mereka punya kuliner khusus berbahan dasar baby corn ini 😊

Nah, lagi-lagi ane banyak belajar dari emak mertua tentang masakan Eropa ini. Ternyata jagung semi ini oleh emak mertua dibikin salad, pemirsa 😊 Dicampur dengan sayur mayur segar lainnya dan ditetesi dengan minyak zaitun dan minyak biji labu kemudian ditetesi dengan lemon dan terakhir garam 😊 Hmm, lumayan enak dan menyegarkan pemirsa. Di momen ini ane juga sekaligus mempromosikan kuliner kampung halaman yang terbuat dari jagung semi ini yaitu capcay.

Capcay adalah sayuran yang paling ane suka. Capcay adalah sayuran yang ditumis dengan campuran sayur mayur seperti wortel, brokoli, buncis, tomat ceri dengan udang atau tetelan daging atau bakso.. sosis juga bisa atau kombinasi semuanya dengan bumbu bawang putih, bawang merah, merica dan yang ga pernah lupa, garam 😊 Dikentalkan sedikit kuahnya dengan larutan tepung terigu. Hmm, enak dan mantap pemirsa 😊

Ya, ini karena rasanya yang manis dan teksturnya yang renyah serta kandungan berkhasiat di dalamnya, apalagi dikombinsasi dengan sayuran lainnya yang membuatnya menjadi sangat enak dimasak menjadi sayuran. Jagung semi ini mengandung karbohidrat, protein, serat dan lemak yang sangat rendah dengan non kolesterol,  vitamin seperti vitamin A dan vitamin C  serta zat besi

Nah, bagaimana dalam dunia kesehatan, adakah manfaatnya untuk kesehatan tubuh ya.. Meski jagung semi belumlah sempurna menjadi jagung sehingga nutrisinya pun belum terbentuk sempurna juga, bukan berarti jagung semi ini ga ada manfaatnya sama sekali untuk kesehatan tubuh. Ternyata jagung semi bermanfaat juga untuk kesehatan tubuh, yuk pemirsa kita cek bersama-sama

Asupan sehat untuk program diet

Jagung semi mengandung banyak serat namun rendah kalori serta lemak yang nyaris nol. Kandungan ini sangat baik untuk asupan mereka yang sedang menjalani diet karena serat membuat kenyang lebih lama karena lambat dicerna sehingga keinginan untuk makan berlebih pun dapat terkontrol

Menyempurnakan dan menambah nilai gizi asupan sehari-hari

Jagung semi kaya akan protein dan vitamin A serta C dengan lemak yang nyaris nol, sehingga menjadikannya sayuran yang sehat dan aman dikonsumsi, apalagi kalo dikombinasi dengan sayuran lain semakin melengkapi nutrisi asupan kita sehari-hari

Menjaga sistem kekebalan tubuh

Jagung semi diketahui kaya akan kandungan vitamin A dan vitamin C yang dapat bertindak sebagai antioksidan yang membantu tubuh untuk menangkal serangan radikal bebas penyebab penyakit sehingga tubuh dapat terhindar dari penyakit yang datang

Mencegah anemia

Jagung semi juga kaya akan kandungan zat besi yang berfungsi untuk membentuk sel-sel darah merah atau hemaglobin di dalam tubuh. Tercukupinya hemaglobin membuat tubuh menjadi kuat dan terhindar dari lemah, lelah dan lesu yang merupakan gejala dari anemia. Kandungan zat besi ini juga berguna untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kekurangan oksigen menyebabkan tubuh mudah mengantuk dan lelah tak berujung

Menjaga kesehatan pencernaan

Serat yang terkandung dalam jagung semi sangat bermanfaat dalam memperlancar sistem pencernaan dan membantu mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit, sehingga dengan demikian dapat menjaga kesehatan pencernaan

Nah, itulah antara lain pemirsa manfaat yang didapatkan dalam jagung semi ini.. Jadi ga hanya mendapatkan kebahagiaan akan nikmatnya menyantap sayuran berbasis jagung semi ini ya pemirsa, namun manfaat kesehatan sekaligus kita dapatkan juga. Menyenangkan bukan?

 

Bir cevap yazın