Blackberry, raspberry, mulberry, antara Austria dan Indonesia, manfaatnya untuk kuliner, kesehatan dan kecantikan

2.626 Views

Blackberry identik dengan alat komunikasi yang sangat terkenal di masanya, BB istilahnya. Saat ini agak meredup pamornya karena kalah bersaing dengan produk komunikasi lain yang dengan gencarnya memanjakan publik dengan kecanggihan teknologinya. Tapi kali ini ane lagi ga bahas blackberry sebagai alat komuniasi ya, tetapi blackberry dalam dunia pertanaman.

Seperti biasa kalo ane dan suami belanja kebutuhan sehari-hari, selalu membeli buah. Nah, kali ini blackberry hadir dengan pesonanya membuat ane jatuh cinta dan memilihnya sebagai salah satu daftar belanjaan.

Buahnya sekilas mirip buah raspberry atau mulberry atau murbei kalo di tanah air, daging buahnya kecil-kecil bergerombol tapi merupakan satu kesatuan. Ternyata mereka masih satu nenek moyang, jadi maklum aja kalo mirip ya..

Tapi tetap aja ada bedanya, yang satu blackberry dari tanah Eropa yang satu anggaplah blackberry ala Indonesia. Yang jelas kalo diperhatikan secara seksama terdapat beberapa perbedaan.
Apa yang membedakan blackberry (brombeere bahasa Jermannya) dengan raspberry (himbeere bahasa Jermannya) adalah torus/ wadah atau batang memilih tetap dengan buah. Pada raspberry, torus tetap di tanaman dengan meninggalkan inti berongga di buah raspberry.
Nah, kalo murbei sama dengan blackberry saat dipetik ga memiliki inti berongga seperti buah raspberry, tapi daging buahnya yang kecil-kecil bergerombol lebih banyak.

Buah raspberry lebih mungil ddibandingkan blackberry dan murbei. Buah raspberry besarnya sekitar 1 senti aja, kalo blackberry dan murbei lebih besar, panjangnya sekitar 4 senti.

Dan tentu saja perbedaan lainnya yang lebih spesifik adalah jenis atau spesiesnya, meski ketiganya berasal dari bangsa yang sama yaitu Rosales, bahkan blackberry dan raspberry masih saudara dekat karena berasal dari keluarga yang sama yaitu Rosaceae atau mawar-mawaran, dengan genus dan subgenus yang sama juga yaitu Rubus.
Blackberry dapat berasal dari beragam spesies Rubus, sedangkan raspberry berasal dari spesies Rubus Idaeus.
Murbei sering dianggap blackberrynya Indonesia ternyata merupakan saudara yang jauh banget dari blackberry apalagi raspberry, hanya fisiknya aja yang sekilas sama 😊 Murbei berasal dari keluarga Moraceae dari genus Morus dengan sekitar 10-16 spesies

Raspberry buahnya merah darah mentereng dengan bulu-bulu sangat halus sedangkan blackberry ungu mendekati hitam mengkilap. nah kalo murbei beraneka warna dari merah terang hingga ungu hitam 😊 Sama-sama dikemas paket hemat banget, hanya 125 g per kemasannya, harganya sama persis dan lumayan mehong. Hanya saja harga blackberry lebih miring dibanding harga raspberry, tentunya setelah didiskon 😊

Harga asli blackberry per kemasannya seharga 1,99 Euro atau sekitar Rp.33.000. Jadi kalo beli 8 bungkus atau sekilo seharga 15,92 Euro atau Rp.270.000. Setelah didiskon harganya menjadi 7,92 Euro atau sekitar Rp. 134.000. Wow.. hampir setengah harga.. Lumayan ya.. Kadang-kadang supermarket memanjakan pembelinya dengan diskon besar-besaran karena mau ngabisin stok juga buah-buah ini yang ga tahan lama, jadi harus cepat habis. Jadi jangan kuatir akan kualitas buah-buah di sini, dijamin selalu segar. Selain itu stok yang baru datang dah mengantri untuk dijual juga 😊

Untuk murbei atau dalam bahasa Jermannya maulbeere ini, ane ga ketemu yang dijual buahnya, tetapi bibit. Sebatangnya ga mahal ternyata, 1,99 Euro atau sekitar Rp.33.000 ajah 😊

Gimana soal rasa? Buah blackberry rasanya enak banget, manis-manis asem segar, bikin pipi chubby mengembang saking manis-manis asemnya yang menggoda.

Semakin pengen tau tentang buah ini ya pemirsa. Yuk kita kepoin sama-sama. Pertama-tama kita simak profilnya terlebih dahulu ya

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Ordo : Rosales
Famili : Rosaceae
Genus : Rubus
Subgenus : Rubus (sebelumnya Eubatus)

Spesies :
Rubus ursinus
Rubus argutus
Rubus caesius
Rubus chamaemorus
Rubus fruticocus
Rubus glaucus
Rubus laciniatus Rubus ulmifolius
Dan ratusan mikrospesies lainnya (subgenus yang juga meliputi dewberi)

Blackberry merupakan buah yang dapat diproduksi oleh beberapa spesies dalam genus Rubus dari suku atau keluarga Rosaceae atau mawar-mawaran

Taksonomi blackberry secara historis telah membingungkan karena hibridisasi dan apomixis, sehingga spesies sering dikelompokkan bersama dan disebut agregat spesies. Sebagai contoh, seluruh subgenus Rubus telah disebut Rubus fruticosus agrerat, meskipun spesies R. fruticosus dianggap sinonim dari R. plicatus.

Buah ini sebenarnya bukanlah buah berry, secara botani disebut buah agregat, terdiri dari beberapa segmen berdaging kecil atau drupelet. Blackberry dan raspberry disebut juga tanaman semak berduri atau caneberries. Ini merupakan kelompok yang tersebar luas dan terkenal lebih dari 375 spesies, banyak yang terkait erat dengan mikrospesies apomixis asli di seluruh Eropa, Afrika Barat Laut, Asia Barat dan Tengah beriklim dan Amerika Utara dan Selatan. Blackberry tumbuh liar di sebagian Eropa

Buah blackberry matang atau musimnya di negara beriklim Eropa dan Amerika Utara dari akhir Juli hingga September bahkan Oktober

Daun blackberry adalah makanan untuk ulat tertentu, beberapa mamalia gembala terutama rusa juga sangat menyukai daun blackberry. Kalo daun murbei ada ulat yang sangat menyukainya, namanya ulat sutra yang hasil kreatifnya menjadi sesuatu yang amat penting dan bernilai ekonomis untuk petani. Ketika matang, buah blackberry dimakan dan benihnya disebarkan oleh beberapa mamailia seperti rubah merah dan burung-burung kecil

Buah blackberry berwarna merah sebelum matang, sama seperti blackberry berwarna merah saat hijau. Di berbagai bagian Amerika Serikat, blacberry liar kadang-kadang disebut ‚‘topi hitam‘ istilah yang lebih umum digunakan untuk raspberry hitam, Rubus occidentalis.

Meksiko merupakan produsen utama blackberry, dengan hampir seluruh panen diekspor ke luar pasar di Amerika Serikat dan Eropa. Blackberry Meksiko hampir seluruhnya berasal dari kultivar ‘Tupy‘

Blackberry terkenal karena bergizi tinggi. Buahnya yang lembut dan manis-manis asam segar digunakan sebagai persiapan berbagai hidangan, seperti salad buah, termasuk selai, jeli, jeli buah merah, sorbet jus buah, kue, es krim, anggur dan yang populer untuk makanan penutup. Seringkali dihancurkan, dicampur dengan apel untuk isian pai. Blackberry juga bisa dibuat manisan untuk cemilan dan mempercantik hidangan serta digunakan untuk membuat permen

Kalo ane sukanya dimakan segar gitu aja, biar berasa nikmatnya. Nambah nikmat kalo dicampur buah berry lain, seperti ceri😊 Tapi pengen tau juga penggunaan blackberry dalam dunia kuliner, terutama kudapan ala Eropa seperti apa sih.

Nah, selain dimakan segar dan dijus, blackberry segar juga dihidangkan dengan keju. Duh, gimana rasanya ya?

Selai dan jeli blackberry paling banyak dibikin baik untuk skala kecil emak-emak di rumah maupun industri makanan komersil. Untuk penggunaan sendiri, selai dibuat dari blackberry utuh dan bubur (yang dah dihancurkan) dicampur gula gel dengan perbandingan 2:1  kemudian dididihkan dan didapatkan massa yang diinginkan. Gula gel adalah gula yang terbuat dari gula rafinasi, pektin sebagai agen pembentuk gel dan asam sitrat atau asam tartarat sebagai pengawet.
Untuk skala komersil, pembuatan selai atau jeli ini dikombinasikan dengan buah berry lainnya seperti raspberry, blueberry dan currant atau buah lain seperti aprikot, jeruk, cherry atau strawberry.
Selai blackberry juga dapat dibumbui dengan mint, kayu manis, kelapa atau bahan lainnya

Untuk jeli blackberry dapat dibikin dari jus blackberry yang juga dicampur dengan gula gel. Karena konsistensinya cair, perbandingannya adalah 3:1. Jeli blackberry juga dapat dikombinasikan dengan buah-buah lainnya

Selai dan jeli digunakan untuk teman makan roti atau tambahan makanan lainnya

Makanan penutup dengan blackberry biasanya berupa pie, cake ataupun puding.
Untuk Pie blackberry, pie crust (Pieschüssel) ditambahkan kayu manis dan parutan kulit lemon, diisi dengan blackberry dan diolesi dengan telur dan puff pastry kemudian dipanggang.
Yang khas juga adalah Pie blackberry dan apel, selain irisan apel yang diletakkan dalam kue.
Berner Seni blackberry dibikin dari lapisan pastry dan cherry juga gula maserasi yang dipanggang dan dioles dengan jeli currant ditaburi pistacio
Untuk astor, diisi apel rebus dengan cherry, selai aprikot dan blackberry dan ditaburi almond cincang kemudian dipanggang
Untuk puding blackberry, dibikin dari blackberry dan anggur merah yang direbus dengan kulit lemon dan kayu manis, tambahkan gula dan pati. Sesaat kemudian masukkan putih telur kocok, aduk-aduk dan campur dengan blackberry utuh dan mentah, lalu masukkan dalam cetakan. Dinginkan, kemudian tuangkan saus vanila seperlunya.

Untuk minuman yang terbuat dari blackberry biasanya jus, smoothie dan minuman sirup non alkohol, dan minuman beralkohol

Minuman blackberry non alkohol dibuat dari buah blackberry segar serta beku. Untuk produksi jus, buah matang biasanya dijus panas dengan uap
Untuk Brombeergetränke lain buah matang dapat juga dicampur dengan bahan lainnya dan ditumbuk, seperti gula, jus lemon, air soda dan es batu sebagai gekühler Broobeertrunk
Bisa juga dengan susu dan es krim menjadi milkshake atau Broombeermilchfrost
Untuk sirup, jus blackberry dipekatkan dengan sirup gula
Anggur blackberry dibuat dengan memfermentasikan blackberry yang matang dan gula menggunakan ragi anggur, mirip dengan anggur buah lainnya

Buah blackberry dapat juga digunakan sebagai pewarna alami dan pewarna makanan karena kandungan antosianin yang memberi warna pada blackberry

Nah, ini adalah manfaat blackberry di dunia kuliner, makanan dan minuman, bagaimana manfaatnya dalam dunia kesehatan dan kecantikan ya? Yuk kita simak sama-sama terlebih dahulu kandungan gizi serta kandungan lainnya yang terdapat pada blackberry ini 😊

Kandungan gizi

Blackberry

Jumlah per 100 g
Energi 180 kJ (43 kcal)
Karbohidrat 9,66 g
– Gula 4,88 g
– Serat makanan 5,3 g
Lemak 0,49 g
Protein 1,39 g
Vitamin A 214 IU
Beta karoten 128 mikrogram
Lutein + zeaxanthin 118 mikrogram
Tiamin 0,02 mg
Riboflavin 0,026 mg
Niasin 0,646 mg
Vitamin B6 0,03 mg
Asam folat 25 mikrogram
Vitamin C 21 mg
Vitamin E 1,17 mg
Vitamin K 19,8 mikrogram
Natrium 1 mg
Kalium 162 mg
Kalsium 29 mg
Magnesium 20 mg
Mangan 0,6 mg
Tembaga 0,2 mg
Zat besi 0,62 mg
Fosfor 22 mg
Seng 0,53 mg

Blackberry ada yang berbiji ada yang tidak berbiji. Blackberry yang mengandung biji tidak selalu disukai konsumen. Biji ini mengandung minyak yang kaya akan asam omega-3 (asam alfa-linolenat) dan asam omega-6 (asam linoleat) serta protein, serat makanan, karotenoid, ellagitannin dan asam ellagic

Blackberry banyak mengandung fitokimia termasuk polifenol, flavonoid, antosianin, asam salisilat, asam ellagic dan serat. Antosianin dalam blackberry bertanggunjawab atas warna gelapnya. Laporan menyebutkan blackberry merupakan salah satu yang top dari makanan yang kaya polifenol yang dikonsumsi di Amerika Serikat

Yuk kita simak sekarang manfaat blackberry untuk kesehatan dan kecantikan antara lain :

Meningkatkan daya tahan tubuh

Blackberry kaya akan kandungan antioksidan asam fenolik, flavonoid, flavanol, antosianida dan vitamin C yang membuat daya tahan tubuh meningkat sehingga mampu menangkal serangan radikal bebas penyebab penyakit. Akibatnya tubuh terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.

Menjaga kesehatan pencernaan

Blackberry mengandung serat yang sangat tinggi mencapai 21% kebutuhan harian tubuh akan serat. Serat ini bermanfaat dalam membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik dan membuang sisa-sisa pencernaan yang tidak berguna

Menyembuhkan luka

Blackberry kaya akan kandungan tanin dan vitamin K yang dapat membantu penyembuhan luka lebih cepat. Selain itu kandungan vitamin K membantu pembekuan darah dan mencegah pendarahan yang berlebihan dari luka ringan

Mencegah kanker

Blackberry kaya akan kandungan antosianin yang bersifat antioksidan dan kandungan flavonoid yang menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker seperti kanker kulit dan paru-paru sehingga mencegah tubuh dari kanker yang mematikan.
Blackberry juga mengandung senyawa phytoestrogen yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker serviks dan kanker payudara

Menjaga kesehatan mata

Kandungan lutein yang terdapat pada blackberry dapat membantu mencegah pembentukan pigmen makula yang sangat mudah tumbuh di daerah belakang retina yang banyak menerima rangsangan, dan juga mencegah kerusakan mata akibat terlalu banyak terkena sinar matahari yang menyebabkan radiasi ultraviolet pada mata
Kandungan antosianin dan vitamin A dalam blackberry ini juga dapat meningkatkan penglihatan dan melindungi mata dari berbagai penyakit seperti degenerasi makula, katarak dan rabun senja

Menjaga kesehatan tulang

Mineral mangan dan kalsium yang terkandung dalam blackberry dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun struktur tulang yang kuat dan menjaga kekuatan tulang sehingga terhindar dari masalah yang berhubungan dengan tulang
Kehadiran mineral magnesium juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang. Magnesium membantu penyerapan kalsium (yang berfungsi memperkuat tulang), dan kalium ke dalam tubuh. Fosfor yang juga terkandung dalam blackberry ini membantu pengaturan kalsium dalam membangun tulang yang kuat

Baik untuk ibu hamil

Kandungan vitamin B9 atau asam folat dalam blackberry sangat penting untuk ibu hamil karena berperan dalam pertumbuhan optimal sel dan jaringan dan fungsi sel yang lebih baik sehingga membantu untuk mengurangi resiko bayi lahir cacat
Vitamin C dan antioksidan lainnya dapat meningkatkan daya tahan ibu hamil
Mineral penting seperti kalsium, besi, magnesium dan fosfor juga bermanfaat untuk memperkuat tulang dan membuat ibu hamil tetap sehat.
Dengan mengkonsumsi buah blackberry yang manis segar manja ini membuat suasana hati ibu hamil juga ikut baik dan menjadi selalu bahagia

Mencegah anemia

Kandungan vitamin C yang tinggi dalam blackberry mampu meningkatkan penyerapan zat besi yang berasal dari makanan yang masuk ke dalam lambung. Dengan terpenuhinya zat besi dalam darah maka akan mencegah tubuh dari anemia

Mencegah penyakit jantung

Kandungan serat yang terdapat pada blackberry akan membantu pembuluh darah mengedarkan darah menjadi lebih lancar, sehingga kolesterol jahat yang menumpuk yang dapat menghambat peredaran darah dapat disingkirkan.
Blackberry juga mengandung kalium yang tinggi namun natrium yang sangat rendah, sehingga merupakan rasio yang baik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
Magnesium selain berperan juga dalam mengatur tekanan darah juga mencegah aritmia jantung dan kontraksi jantung tidak teratur.
Dengan menyingkirkan kolesterol jahat dan tekanan darah yang stabil akan dapat mencegah penyakit jantung sehingga kesehatan jantung terjaga dengan baik

Menjaga kesehatan kulit

Dapatkan manfaat kecantikan dari buah emejing ini, istilah emak-emak now 😊 Blackberry kaya akan antioksidan dan vitamin A, vitamin C dan vitamin E yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin C yang terdapat dalam buah ini berperan dalam pembentukan dan penguatan struktur kolagen yang merupakan dasar jaringan ikat yang menjaga kulit tetap kencang sehingga terhindar dari penuaan dini

Nah, pemirsa.. alhamdulillah banyak sekali manfaat blackberry untuk kita semua ya. Ini baru buahnya, bagaimana dengan bagian-bagian lainnya seperti daun dan akar? Ternyata, bagian-bagian lain ga kalah seru manfaatnya untuk kita lho. Bangsa hewan aja suka banget blackberry, seperti ulat tertentu dan rusa yang sangat menyukai daun blackberry, atau burung-burung yang menyukai buahnya yang manis asem segar menggemaskan ini 😊

Untuk negara yang merupakan habitat blackberry ini telah biasa memanfaatkan daun dan akarnya untuk keperluan kesehatan. Nah sekarang yuk kita simak lagi manfaat blackberry selain dari buahnya ini

Daun

Kandungan tanin yang banyak terdapat pada daun blackberry dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan masalah pencernaan, seperti diare dan disentri
Tanin yang berfungsi sebagai astringen ini juga memiliki efek menyembuhkan luka, mengobati sakit tenggorokan bahkan wasir. Wow..

Akar

Sama seperti daunnya, akar blackberry juga kaya akan tanin dan dapat dimanfaatkan pada kondisi seperti masalah pencernaan

Namun, penggunaannya jangan berlebihan ya.. Karena yang berlebihan itu ga baik untuk kesehatan. Asupan rebusan daun blackberry/teh daun yang berlebihan ini akan meningkatkan tanin yang malah menyebabkan masalah pada pencernaan seperti mual dan muntah. Untuk menetralisir efek tanin ini boleh ditambahkan susu. Mereka yang emang menderita kanker dilarang menggunakan teh daun ini, begitu juga ibu hamil dan anak-anak di bawah umur 2 tahun

Nah, bagaimana tips memilih buah blackberry yang baik ya? Untuk supermarket di Austria dijamin produk yang mereka jual dalam kondisi baik. Tapi kalo pengen kepo yuk kita cari tau sama-sama 😊

Buah blackberry yang sudah matang berwarna hitam tua mengkilap, sedangkan yang belum matang berwarna merah atau ungu.
Buah blackberry dalam kemasan tidak saling menempel satu sama lain apalagi condong ke wadahnya. Kalo terjadi kebalikannya, dikuatirkan ada indikasi pembusukan.
Jangan menyimpan buah blackberry segar terlalu lama, karena buah ini ga tahan lama. Paling ga dalam 3-4 hari buah blackberry harus dah selesai dikonsumsi alias ga lagi disimpan di kulkas. Lebih-lebih kalo ga disimpan di kulkas, sebaiknya segera habiskan saat itu juga 😊

Nah pemirsa, sekian dulu laporan ane kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua ya.. Sampai jumpa pada edisi selanjutnya 😊

Bir cevap yazın