Piala Dunia 2018 Rusia, kejutan musim panas, dari kalahnya juara bertahan hingga Pak Erdogan

345 Views

Dalam seminggu terakhir ini ada tiga momen yang menyita perhatian ane, Piala Dunia, Pemilu Turki dan Pilkada di tanah air tercinta. Piala Dunia FIFA 2018 menjadi Piala Dunia FIFA yang ke-21. Turnamen ini diselenggarakan di Rusia pada 14 Juni 2018 hingga 15 Juli 2018. Sebulan bo‘ .. dengan kejutan beberapa laga yang kadang jauh dari prediksi, Piala Dunia kali ini benar-benar hiburan musim panas 😊 Jumlah tim peserta sebanyak 32 negara, 31 negara yang lolos melalui babak kualifikasi dan tuan rumah Rusia yang lolos secara otomatis. Islandia dan Panama merupakan negara yang tampil perdana di laga empat tahunan ini.

Piala Dunia masih berlangsung hingga ane fokus ke Pemilu Turki yang menyita perhatian ane. Full seharian memantau Pemilu Turki yang akhirnya sesuai prediksi dimenangkan tokoh karismatik Pak Recep Tayyip Erdogan menghentikan sejenak perhatian ane Piala Dunia

Begitu juga dengan hiruk pikuknya Pilkada di tanah air yang menjadi terbesar di seluruh dunia dilihat dari jumlah kontestannya dan tercepat dengan hanya memakan waktu sehari. Wow.. Dengan keuangan negara yang kembang kempis Pilkada harus tetap jalan 😊

Nah, akhirnya bisa fokus nonton Piala Dunia juga, meski ga fokus-fokus amat. Maklum emak-emak rumah tangga ya. Ada aja yang dikerjakan di rumah. Ga enak rasanya hanya berjam-jam di tv memantau Piala Dunia, mata harus disenamkan dikit biar ga silindris 😊 Selama musim panas tiap hari kita dimanjakan dengan laga Piala Dunia. Dari pukul 2 siang hari, berlanjut pukul 5 siang hingga petang pukul 8. Serunya karena musim panas, waktu siang yang lebih lama menguntungkan emak-emak karena pada saat itu kegiatan rutinitas ga di waktu puncak kesibukan.

Piala Dunia ini mengingatkan ane akan kampung halaman. Sejak masih imut ane menyukai laga ini karena pengaruh almarhum bapak dan abang ane yang suka bola. Karena di kampung halaman kita ga ada siaran nasional dari pusat maka untuk mendapatkan siaran tv harus pake parabola atau kalo ga langganan. Eh padahal kampung kita dah jadi bagian propinsi tersendiri, seharusnya hal begini ga perlu terjadi ya😊 Khusus Piala Dunia dah dua kali berjalan canel tv yang memiliki hak siar ga bisa nyiarin penuh ke seluruh Indonesia apalagi di kampung ane. Yang ada siarannya diacak seperti semut lagi kerja, akibatnya kita ga bisa nonton sama sekali. Seiring waktu terpikir di hati ane saat bapak ga ada lagi dan abang menikah, dengan siapa ane nonton laga ini atau paling ga berbagi cerita keseruannya. Ga nyangka bertahun kemudian posisi ini digantikan suami ane, ga sulit lagi siarannya di Austria ini 😊 Nah, ini sekilas kenangan ane yang ga terlupakan.

Lanjut lagi yuk. Saking banyaknya laga ane sampai bingung mana yang mau dilaporin buat pemirsa. Selalu ada kejutan dari setiap harinya. Maklum juga ya baru jadi reporter amatir 😊

Ga terasa babak penyisihan pun selesai dan lanjut pertandingan 16 besar Piala Dunia 2018 yang berlangsung sejak Sabtu 30 Juni 2018 dan hampir selesai juga😉  Sampai saat berita ini diturunkan tuntas sudah enam tim telah memastikan diri lolos ke perempat final yaitu Uruguay, Perancis, Rusia, Kroasia, Brasil dan Belgia dengan mengalahkan tim lainnya yaitu  Portugal, Argentina, Spanyol, Denmark, Meksiko dan Jepang

Uruguay menyingkirkan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2018 dengan kemenangan 2-1. Reputasi Ronaldo pada tim Portugal ga mampu meredam ketangguhan Uruguay, sepertinya cahaya bintangnya sedikit  meredup. Adalah Edinson Cavani pemain Paris Saint Germain yang mencetak dua gol indah di babak pertama dan kedua menjadikan dirinya pahlawan bagi kemenangan negaranya Uruguay. Sayangnya aksi heroiknya harus dibayar mahal karena cedera  betis kanan yang menyebabkannya ditarik keluar 16 menit jelang pertandingan berakhir ☹ Belum tau dia akan dimainkan pada pertandingan berikutnya apa ga. Tapi semoga tim bisa bermain apik lagi ya. Dengan kemenangan ini Uruguay akan menantang Perancis.

Adapun Perancis berhasil menyingkirkan Argentina dengan skor 4:2. Dua gol diantaranya disumbangkan pemain Paris Saint Germain juga Kylian Mbappe. Pemain Perancis ini berhasil menyamai rekor Pele yang telah bertahan selama 60 tahun, yang mencetak dua gol ke gawang Swedia pada Piala Dunia 1958, menjadi pemain muda berusia 19 tahun yang menyumbangkan dua gol untuk negaranya. Argentina dengan reputasi Lionel Messi ga menjamin lolos ke babak selanjutnya. Menurut kacamata emak-emak, ane liat emang Argentina agak susah payah mencapai babak demi babak sampai akhirnya sukses dibantai Perancis.

Rusia berhasil menyingkirkan Spanyol lewat adu dramatis penalti juga 4:3 di Stadion Luzhniki, Minggu, 1 Juli 2018. Hasil ini membuat Rusia menjadi tuan rumah kelima di Piala Dunia yang menang lewat adu penalti setelah Brasil (2014), Jerman (2006), Korea Selatan (2002) serta Peranci (1998)

Kroasia berhasil menyingkirkan Denmark lewat adu dramatis penalti 4:3 . Dengan ini Kroasia akan menantang Rusia pada Sabtu, 7 Juli 2018 nanti rencananya diadakan di Stadion Fisht Olympic. Wow, akan seru nih nampaknya Kroasia duel ma tuan rumah. Apa pun bisa terjadi ya. Rusia yang ga terlalu kuat aja bisa membungkam Spanyol yang bereputasi hebat dengan bertabur bintang, tentunya eforia penonton sebagai pendukung tuan rumah akan lebih menggila menguntungkan mereka. Tapi jangan remehin Kroasia. Bagaimana pun yang mereka libas adalah Denmark yang

mumpuni 😊

Brasil melenggang ke babak 8 besar setelah melibas Meksiko 2:0. Bintang Brasil yang sedang bersinar Neymar lagi-lagi menyumbang gol yang membuatnya berhasil membawa negaranya ke babak selanjutnya. Kalo ane liat, Brasil bermain cukup apik di Piala Dunia kali ini dibanding tim-tim lainnya yang banyak dijagokan dengan reputasi hebatnya malah melempem. Ane sebagai orang awam selama ini ga ngaruh ma tim-tim yang punya reputasi hebat dan diprediksi akan ke babak selanjutnya. Ane hanya liat di lapangan. Kebanyakan penggemar jadi alay dan lebay kalo jagoannya yang diusung malah kalah. Emak-emak ga mau dong begitu 😊

Bagaimana dengan laga Belgia dan Jepang pada hari ini Senin, 2 Juli 2018 ya.. Ternyata Jepang bermain cukup apik juga dan sangat merepotkan tim Belgia. Awalnya Jepang mengemas 2 gol yang bikin publik ternganga. Perlahan tapi pasti Belgia bangkit dan mengejar ketertinggalan hingga menyamai gol dan dramatisnya saat detik-detik berakhirnya laga, Belgia membalik keadaan dengan mengemas satu gol lagi bikin pemain Jepang tersentak dan memukul-mukul lapangan saking gemasnya karena kemenangan hampir di depan mata. Dengan kemenangan ini, Belgia akan melawan Brasil di babak 8 besar.

Hasil kekalahan Argentina, Portugal, Spanyol, Denmark, Meksiko dan masih segar Jepang yang hanya sampai babak 16 besar masih mending dibandingkan Jerman yang digadang-gadangkan menjadi kandidat juara Piala Dunia kali ini. Jerman malah nyungsep di babak penyisihan, yang pedihnya jadi juru kunci grup lagi padahal pada Piala Dunia sebelumnya menjadi juara. Tragisnya lagi banyak yang dijadiin kambing hitam, termasuk Pak Recep Tayyip Erdogan yang ga tahu menahu jauh nun di Turki sana 😉

Banyak yang menyalahkan Mesut Özil, karena publik terlanjur berharap padanya melakukan yang terbaik untuk laga ini. Pelatih Jerman Joachim Low, yang membawa Jerman juara Piala Dunia 2014 ini membela Mesut Özil. Menurutnya, bukan hanya Özil yang tampil buruk di Piala Dunia 2018. Özil yang namanya mulai melejit ketika terpilih dalam nominasi Bola Emas di Piala Dunia 2010 sebagai pemain terbaik ini tampil buruk di matchday ketiga fase grup. Buruknya penampilan Özil ini dituding sebagai penyebab kekalahan Jerman dari Korea Selatan dengan skor 0-2 di Kazan Arena, Rabu 27 Juni 2018. Kedua gol tercipta di injury time babak kedua lewat Kim Young-Gwon dan penyerang Son-Heung-Min. Kekalahan ini menyebabkan Jerman gagal melenggang ke babak berikutnya, babak 16 besar. Mereka berada di dasar klasemen grup F. Tragis dengan status juru kunci grup 😉 Tim Jerman dengan julukan Der Panzer ini menjadi juara bertahan ketiga secara beruntun yang tersingkir dini, sebelumnya adalah Italia sebagai juara bertahan 2006 tumbang di tahun 2010, Spanyol yang berstatus juara Piala Dunia 2010 tumbang di tahun 2014 dan sekarang sejarah kembali berulang, oleh tim yang ga bisa dibilang bau kencur, Korea Selatan 😊 Ini yang kedua kalinya Jerman gagal melewati putaran pertama. Sebelumnya adalah pada Piala Dunia 1938, Jerman takluk dari Swiss.

Hal ini bikin fans Jerman kecewa berat dan malu dah pasti. Bahkan saking kecewanya fans mengomeli pemain Jerman yang ga becus berlaga. Hal ini bikin Özil yang bermain untuk klub Arsenal panas balik membalas omelan fans. Sebelumnya juga fans marah ma Özil yang kebetulan masih ada darah keturunan Turki itu karena berfoto ma Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada bulan Mei. Selfinya ini bikin Özil diragukan loyalitasnya. Bahkan Didier Drogba mantan striker Chelsea juga ikut nimbrung penyebab utama kekalahan Jerman adalah Mesut Özil dan Ilkay Gundogan yang juga berdarah Turki sehingga menyebabkan adanya perpecahan di tubuh Der Panzer. Bukan rahasia umum kalo hubungan politik Jerman dan Turki sedang dalam keadaan bagaikan Tom and Jerry. Sayangnya kok merembet sampai ke sepakbola yang menjadi kambing hitamnya ya. Hmm.. dasar fans Jerman kalo dah parah banget kecewanya suuzon yang macam-macam, dah tau Özil mang cedera saat itu masih aja dipaksa bermain ma pelatihnya. Ga hanya Özil, banyak pemain lain yang cedera dan umurnya dah pada uzur, seharusnya kasih kesempatan bermain juga buat yang masih muda dan fresh hingga ada tenaga baru. Pelatihnya juga perlu dicek tuh apa strateginya dah benar. Aaaa.. namanya juga bola itu bundar ya, bukan topi aja 😉

Nah, masih ada lagi laga pertandingan babak 16 besar esok harinya, laga antara Swedia vs Swiss dan Kolombia vs Inggris. Pemenang dari laga ini akan berlaga pada Sabtu, 7 Juli 2018 di Samara Arena, Samara. Tapi ane dah ga tahan menunggu berlama-lama, ga sabaran mau berbagi berita ke pemirsa postingin artikel Piala Dunia ini. Ini aja beritanya agak sedikit basi karena kelamaan di oven eh di laptop 😊 Laporan ane masih belum selesai nih, masih akan berlanjut karena masih ada sisa laga hingga puncaknya final nanti. Sampai jumpa di laga selanjutnya ya pemirsa 😊

Bir cevap yazın