Musim panas di Austria, dari es krim hingga rajin mandi

350 Views

Musim panas di negara subtropis atau negara dengan 4 musim seperti di Austria negara ane bermukin sekarang berbeda dengan musim panas di negara tropis seperti di kampung halaman Indonesia. Yang samanya mungkin ada matahari yang bersinar ya ­čśŐ Ya.. namanya aja musim panas ­čśë

Apa aja sih bedanya? Bikin ane penasaran awalnya saat tinggal di luar negeri (baca Eropa) untuk pertama kalinya. Pemirsa mungkin ada juga yang belum mengetahuinya. Yuk kita kepoin sama-sama

Musim panas di negara subtropis memiliki tenggang waktu, dimulai dari sekitar tanggal 21 Juni hingga 23 September. Nah, masih akan selalu sama kedatangannya dengan ciri-cirinya seperti matahari yang datang lebih awal dan bersinar lebih lama┬á sehingga siang pun menjadi lebih panjang dibandingkan malam. Jadi jangan heran kalo subuh di musim panas ini dimulai pukul 3 lewat dan Isya ampir pukul 11 malam ­čśŐ

Kalo di kampung halaman dari jaman SD kita dah dikasih tau guru ya musim panas di Indonesia dimulai bulan April hingga Oktober, tapi kenyataannya beberapa tahun belakangan musim panas ga menentu. Dibilang musim panas tapi hujan lebat bahkan sampai kebanjiran. Kedatangan dan tenggelamnya matahari juga ga berbeda jauh, hanya sekitar beberapa menit bahkan nyaris sama. Kita biasa subuh pukul setengah lima dan Isya sekitar pukul 7 malam

Nah, karena siang yang sangat panjang, malam pun menjadi singkat. Bayangin kalo pukul 9 di luar masih terang benderang, kita bergegas tidur, sholat maghrib belum, isya apalagi! Ga mungkin kan.. Akibatnya tidur kita menjadi larut malam, sementara pukul 3 lewat dah subuh. Bisa dihitung dengan jari waktu tidur kita, seperti baru tidur harus segera bangun. Hhhh.. Gaa pa-apalah.. Dinikmati aja ya biar awet muda ­čÖé

Kadangkala juga dengan keadaan begini ane hampir lupa kalo acara memasak harus segera dilaksanakan kalo ga mau kemalaman makan malamnya. Abis liat di luar rumah masih cerah, maghrib pukul setengah sepuluhan, serasa masih ada waktu karena malam belum menjelang. Padahal pas ingatnya, MasyaAllah, kalo baru mau masak jam segini, kapan makan malamnya ya? Bisa numpuk glukosa dong emak-emak

Nah, sekarang mengenai panas di musim panas ini, bagaimana dengan panasnya? Tentunya masing-masing negara memiliki derajat panas yang berbeda-beda ya, tergantung lokasinya. Panas Austria belum tentu sama dengan panasnya Indonesia apalagi Mekah di musim panas ini. Ada negara yang merasakan panas yang luar biasa, ada yang sedang-sedang aja bahkan biasa aja seperti di tanah air ya ­čśŐ Tapi yang pasti sama-sama merasakan panas matahari ­čśŐ

Musim panas di negara subtropis identik dengan musim liburan, baik musim liburan sekolah anak-anak sampai ke emak-emak ikut liburan juga. Biasanya banyak yang mengambil cuti kerja dan berlibur dengan mengunjungi tempat-tempat yang banyak sinar matahari seperti daerah pantai untuk menikmati sinar matahari dengan berjemur. Hhhh.. kalo ane mah karena sedari kecil dah biasa panas-panas di tanah air, emoh mau panas-panas apalagi sampai berjemur di luaran­čśŐ Kalo berjemur pagi-pagi sih ga masalah

Daripada berjemur di terik matahari, mending di rumah aja main di kamar mandi. Ya, kebanyakan orang di musim panas ini memiliki kecenderungan mencintai kamar mandi alias mandi. Ga tahan gerahnya itu lho. Maklum metabolisme meningkat ya, termasuk produksi keringat ikut meningkat untuk mengimbangi panasnya temperatur.

Yang senengnya di musim panas adalah bunga-bunga bermekaran di mana-mana, pepohonan yang menghijau segar, buah-buahan dan sayur-sayuran yang berlimpah. Ini karena tanaman yang tumbuh dengan baik berkat bantuan sinar matahari. Bikin segar jiwa dan raga ­čśŐ

Kalo panas-panas begini enaknya makan apa ya. Kalo musim dingin kan identik dengan sup atau wedang jahe biar hangat. Ahay.. Ya benar, es krim. Di Austria, ga anak kecil, ga emak-emak bahkan oma opa suka makan es krim, termasuk ane dan suami ­čśŐ Apalagi di musim panas begini es krim bukan milik anak kecil. Padahal kalo makan es krim bukannya menghilangkan haus malah makin haus ya ­čśŐ Tapi tetap aja tuh nikmat. Nah, kalo kita sukanya beli di supermarket dan dinikmati di rumah aja, tinggal pilih mau yang mana, es krim susu dengan rasa coklat, rasa vanila hingga buah-buahan merah strawberry dan rote ribisel ­čśŐ

Nah, ada lagi yang unik di sini. Sewaktu musim-musim sebelumnya, musim semi bahkan musim dingin dan musim gugur ga pernah ane nemui yang namanya lalat, eh di musim panas ini mereka seperti berkoloni mendatangi rumah-rumah penduduk hingga warung makan (restoran ­čśŐ) Ane sampai gemes, rasanya pengen tak matiin satu-satu sama penepok nyamuk, suatu alat pembasmi hewan nakal seperti yang di tanah air, tapi suami mencegahnya. Kenapa mereka munculnya saat musim panas begini ya, apa kegerahan juga dengan cuaca panas atau saking bahagianya dengan musim panas? Suami bilang, mereka baru bangun setelah tidur panjang di musim dingin.. MasyaAllah

Bagaimana di tempat pemirsa. Bagi-bagi cerita dong, biar kita dapat info juga biar selalu update

Nah, demikianlah info ane tentang fakta-fakta musim panas di Austria ini. Masih ada lagi fakta-fakta unik lainnya yang sayang untuk dilewatkan, nantikan kelanjutannya ya pemirsa. Sampai di sini dulu laporan ane kali ini. Sampai jumpa lagi

 

Bir cevap yaz─▒n