Ada gandum di ladang jagung di Austria

653 Views

Senengnya itu keluar rumah bareng suami, meski hanya ke halaman rumah. Biasanya suami bersihin halaman rumah seminggu sekali, dari memotong rumput sampai tanaman liar. Apalagi sejak musim semi dan musim panas sekarang, rumput dan tanaman yang ga diundang lainnya tumbuh subur di halaman rumah meramaikan suasana. Tingginya bisa 10 cm per minggu, kalo ga dibersihin kita bisa main rumput dong 😊

Kadang ane ikut nimbrung memotong rumput liar yang kutilang (kurus tinggi langsing) sebangsa alang-alang yang tumbuh satu dua tangkai 😊 Tapi paling ga tegaan memotong tanaman liar yang menurut jiwa seni ane bunga-bunganya sangat indah dan menyejukkan mata, tapi bagi suami mereka hanyalah tanaman liar yang ga apa-apanya wajib diberantas 😉 Tapi ajaibnya meski begitu mereka akan tumbuh lagi dan berbunga dengan lebatnya 😊 Beraneka warna ga kalah elitnya dengan tanaman piaraan, yang dominan berwana putih, kuning, ungu dan biru.

Lagi asik-asiknya main di halaman ga terasa sampai ke halaman tetangga 😊Maklum ya halamannya ga ada pagar pembatas. Rumah-rumah di Austria meski besar-besar kadang ga di pagar, apalagi rumah-rumah yang berada di kampung seperti area ane menetap sekarang ini.

Halaman rumah mereka ga di samping, kiri kanan sampai depan dah biasa dibikin ladang, biasanya gandum dan jagung juga tanaman lain sesuai sikon. Kalo lagi ga bisa ditanam apa-apa karena faktor musim, biasanya dibiarin tumbuh rumput. Meski hanya rumput, bagi Austria bernilai ekonomis lho karena  bisa untuk pakan ternak 🙂

Apalagi di musim panas begini, dimana-mana dipenuhi ladang terutama jagung hingga ke pinggiran  jalan. Ladang gandum baru aja habis panen. Lha kok ane sampai ga tahu ya?

Nah, yang menarik perhatian ane di sini adalah tanaman yang tinggi kurus sebangsa alang-alang juga. Kali ini tinggi banget, setengah tinggi badan ane 😊Ada beberapa pohon yang berkelompok dan berbuah juga. Ternyata ini adalah sisa-sisa tanaman yang luput dipanen. Fisiknya mirip tanaman padi dengan buah-buahnya yang berbulir-bulir berwarna coklat krem kadang sedikit hijau tapi lebih gemuk, bernas dan tentu saja jumbo 😊

Seumur-umur baru kali ini melihat secara nyata dan menyentuh tanaman ini,  sedangkan padi yang jelas-jelas tanaman asli di tanah air aja ane ga pernah liat apalagi menyentuhnya. Ini aja kemaren dapat fotonya ladang padi (sawah) dari adek di tanah Jawa dan emang mirip dengan tanaman yang ane temui di halaman dekat ladang jagungnya tetangga ini

Penasaran dengan tanaman ini, ane memanggil suami dan minta penjelasannya atas temuan ane ini 😊 Ternyata pemirsa, tanaman ini bernama gandum. Bijinya saat dibuka isinya sama seperti padi, keras padat, jadi bukan bubuk seperti tepung yang ane kira selama ini. Bijinya digiling dulu sehingga menghasilkan tepung yang  kita kenal dengan nama gandum

Tanaman ini berada di pinggir halaman luas yang dijadikan ladang tempat ane bermain ria 🙂 Masa panennya telah habis dan digantikan tanaman jagung. Masih ada sisa-sisa tanaman gandum yang tumbuh tiga empat batang pohon di antaranya hijau segar dan lebatnya tanaman jagung yang siap berbunga dan berbuah. Ga mau kehilangan momen, seperti biasa ane kalo nemu obyek cantik dan bikin penasaraan langsung jepret sana sini. Bahagianya ga terkira 😊 Ane sering bilang ke pemirsa kalo cara mendapatkan bahagia ane itu sederhana tapi bahagianya itu berdampak luar biasa 😊

Jadi semangat nih pengen kenalan dengan tanaman ini. Yuk pemirsa kita kepoin sama-sama. Kita awali dengan klasifikasi ilmiahnya terlebih dahulu ya

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Triticum

Ada bermacam-macam spesies gandum, tapi yang paling umum ditanam adalah dari spesies Triticum aestivum. Spesies gandum yang lain antara lain adalah :
T. aethiopicum
T. araraticum
T. boeoticum
T. carthlicum
T. compactum
T. dicocoides
T. dicocon
T. durum
T. isphahanicum

MasyaAllah. Banyak sekali spesiesnya ya pemirsa😊 Ok, sekarang saatnya kita kupas abis tentang gandum

Gandum adalah makanan pokok manusia, terutama di luar Asia Tenggara ya, pakan ternak dan bahan industri yang menggunakan karbohidrat sebagai bahan baku .

Gandum adalah sekelompok tanaman serealia dari suku padi-padian. Ternyata pemirsa, gandum emang masih sodaraan ma padi. Pantes aja sekilas fisiknya sama 😊 Pada umumnya biji gandum (kernel) berbentuk oval lonjong dengan panjang 6-8 mm dan diameter 2-3 mm, memiliki tekstur yang keras. Biji gandum terdiri dari tiga bagian yaitu bagian kulit (bran), bagian endosperma dan bagian lembaga (germ).

Bagian kulit dari biji gandum sebenarnya tidak mudah dipisahkan karena merupakan satu kesatuan dari biji gandum tapi bagian kulit ini dapat dipisahkan melalui proses penggilingan.

Bagian kulit (bran) adalah kulit luar gandum yang merupakan 14,5% dari total keseluruhan gandum. Bran terdiri dari 5 lapisan yaitu epidermis (3,9%). Epikarp (0,9%), endokarp (0,9%), testa (0,6%) dan aleuron (9%). Bran memiliki kandungan protein dan kadar serat tinggi sehingga baik dikonsumsi ternak besar
Epidermis yang merupakan bagian terluar dari biji gandum mengandung banyak debu, kalo kena air akan menjadi liat dan tidak mudah pecah, sehingga baik untuk penggilangan gandum menjadi tepung terigu karena tidak hancur dan mengotori tepung gandum yang dihasilkan. Protein yang terkandung pada bran adalah protein larut yaitu albumin dan globulin

Endosperma merupakan bagian yang terbesar dari biji gandum (80-83%) yang banyak mengandung protein, pati dan air. Pada proses penggilingan, bagian inilah yang diambil sebanyak-banyaknya untuk diubah menjadi tepung terigu

Lembaga terdapat pada biji gandum sebesar 2,5-3%. Lembaga adalah cadangan makanan yang banyak mengandung lemak dan ada bagian selnya masih hidup bahkan setelah pemanenan. Perkecambahan yang merupakan biji gandum yang tumbuh menjadi tanaman baru, terjadi di bagian ini pada kondisi yang bagus, seperti kelembaban yang tinggi, suhu yang relatif hangat dan kandungan oksigen yang berlimpah. Tapi perkecambahan ini harus dihindari pada tahap penyimpanan.
Pada proses pemurnian biji gandum, lembaga dihilangkan karena mengandung minyak nabati yang tinggi untuk mencegah tepung tidak mudah teroksidasi, tengik dan awet saat disimpan.

Gandum dapat diklasifikasikan berdasarkan tekstur biji gandum (kernel), warna kulit biji (bran) dan musim tanam

Berdasarkan tekstur kernel, gandum diklasifikasikan menjadi hard, soft dan durum. Ini adalah klasifikasi yang umum dilakukan. Yuk kita cek sama-sama pengertiannya
– T. aestivum adalah hard wheat yang paling banyak ditanam di dunia dan digunakan sebagai bahan baku pembuatan roti karena memiliki kadar protein yang tinggi. Ciri-ciri gandum ini adalah kulit luarnya berwarna coklat, bijinya keras dan berdaya serap air tinggi. Setiap bulir terdiri dari 2-5 butir gabah
– T. compactum adalah soft wheat dan hanya sedikit ditanam. Kulitnya berwarna putih hingga merah, bijinya lunak dan berdaya serap air rendah dan kadar protein yang juga rendah. Setiap bulirnya terdiri dari 3-5 butir gabah
– T. durum (durum wheat) adalah jenis gandum yang khusus. Bagian dalamnya (endosperma) berwarna kuning yang didapat dari pigmen karotenoid yang disebut lutein, memiliki kulit berwarna coklat dan bijinya yang lebih keras. Gandum durum menghasilkan tepung semolina. Gandum jenis ini cocok untuk membuat produk-produk pasta seperti makaroni, spageti dan produk pasta lainnya

Berdasarkan warna bran, gandum diklasifikasikan menjadi merah dan putih

Berdasarkan musim tanam, gandum dibagi menjadi musim dingin (winter) dan musim semi (spring)

Nah, salah satu olahan gandum adalah tepung terigu. Tepung terigu adalah tepung atau bubuk halus yang berasal dari bulir gandum, digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kue, mie dan roti. Tepung terigu mengandung banyak pati, yaitu karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air. Tepung terigu juga banyak mengandung protein dalam bentuk gluten yang berperan dalam menentukan kekenyalan makanan yang terbuat dari tepung ini.

Sering kita mendengar istilah tepung terigu. Kata terigu beasal dari bahasa Portugis, trigo yang berarti gandum. Tapi sebenarnya tepung terigu apakah sama aja dengan tepung gandum atau yang biasa disebut gandum ini ya? Ternyata pemirsa, tepung terigu sama aja dengan tepung gandum, sama-sama berasal dari gandum. Yang membedakan hanya pada tepung gandum yang utuh yang berasal dari gandum beserta kulit arinya yang ditumbuk, sedangkan tepung terigu berasal dari biji gandum yang dihaluskan

Nah, sering juga kita mendengar istilah tepung terigu protein tinggi, sedang atau serba guna dan rendah. Apa maksudnya dan kegunaan masing-masing tepung ini ya? Emak-emak wajib tahu 😊
Tepung terigu protein tinggi (bread flour) adalah tepung terigu yang mengandung kadar protein tinggi, sekitar 11-13%, digunakan untuk membuat roti, mie, pasta dan donat
Tepung terigu protein sedang (all purpose flour) adalah tepung terigu yang mengandung protein sedang, sekitar 8-10%, digunakan untuk membuat kue cake
Sedangkan tepung protein rendah (pastry flour) adalah tepung terigu yang mengandung protein rendah, sekitar 6-8% yang umumnya digunakan untuk membuat kue yang renyah seperti biskuit, kulit gorengan dan keripik

Sekarang kita liat yuk kandungan gizi gandum ini

Ukuran porsi : 100 g

Kilojoule 1418 kJ
Kalori 339 kal
Lemak 1,87 g
– Lemak jenuh 0,322 g
– Lemak tak jenuh ganda 0,799 g
– Lemak tak jenuh tunggal 0,232 g
– Kolesterol 0 g
Protein 13,7 g
Karbohidrat 72,57 g
– Serat 12,2 g
– Gula 0,41 g
Sodium 5 mg
Kalium 405 mg

Selain itu gandum mengandung sejumlah vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitami n B6, niasin, asam folat, vitamin E dan mineral seperti magnesium

Manfaat gandum sudah kita ketahui kan sebagai bahan makanan pokok manusia juga pakan ternak serta untuk industri. Nah, apa manfaatnya untuk kesehatan ya.. Dilihat dari kandungan gizinya ternyata banyak sekali manfaat gandum ini lho pemirsa. Mari yuk kita uraikan secara garis besarnya manfaat gandum ini dari kandungan gizinya antara lain untuk apa aja..

Gandum kaya akan kandungan gizinya seperti karbohidrat, protein, serat dan vitamin A yang membuatnya mudah dicerna dan cocok sebagai menu diet sehari-hari. Kandungan serat yang tinggi dapat melancarkan proses pencernaan, mencegah sembelit sehingga baik untuk kesehatan pencernaan. Serat juga mampu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.
Gandum yang kaya akan serat larut dapat menurunkan sekresi asam empedu. Asam empedu yang berlebihan adalah penyebab utama dari pembentukan batu empedu

Meningkatkan metabolisme tubuh
Kandungan gizi yang terdapat pada gandum antara lain sejumlah vitamin B, serat dan protein sangat bermanfaat pada gangguan metobolsme dan sindromnya seperti obesitas visceral, kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi.

Gimana pemirsa, mantap kan manfaatnya untuk kita. Ga ada salahnya untuk menikmati gandum ini dalam menu sehari-hari, tapi selalu ingat untuk ga berlebihan mengkonsumsinya ya. Kalo bosan dengan makanan pokok nasi, bisa diselingi dengan gandum dan olahannya, seperti ane di Austria ini. Kalo ane mah mau ga mau ya musti nerima asupan gandum sebagai bentuk adaptasi dimana ane bermukim sekarang 😊

Nah, demikianlah laporan ane sekelumit tentang gandum . Semoga bermanfaat untuk pemirsa sekalian. Salam hangat dari Austria 😊

 

Bir cevap yazın