Tebar pesona bunga tulip di Austria saat musim semi dan awal musim panas

838 Views

Masih seputaran bunga, sekarang ane bahas bunga-bunga populer yang mudah ditemui seantero Austria lagi. Bunga-bunga ini mudah tumbuh dan dapat dinikmati gratis indahnya dari pot-pot kembang di tepi jalan, taman kota hingga pekarangan rumah penduduk.

Bunga tulip dan jenis bunga bakung lainnya saat ini emang lagi sedang-sedangnya ngetop karena kehadirannya menambah semarak kota, persis seperti bunga pansy, bunga berekspresi marah, ketawa, bengong hingga galau. Beraneka warna bikin mata bening dan hati meleleh adem saking cantik dan anggunnya.

Bunga tulip selalu ada sepanjang musim, tapi ga seheboh musim sekarang ini yang bisa kita temui dimana aja. Bunga tulip tebar pesona di mana-mana di Austria ini. Musim dingin kemarin bunga ini sempat dijual per buketnya diatas Rp.100.000. Wow. Masih mending dibanding masa keemasannya jaman dahulu kala di tahun 1600an dimana bunga tulip sebuahnya dihargai sama dengan rumah mewah dan kebutuhan sandang selama 6 bulan. Bahkan parahnya, sempat menjadi pengganti mata uang sehari-hari.

Pada edisi sebelumnya ane pernah bahas khusus tentang bunga tulip ini. Sekedar pengingat yuk kita cari tau lagi tentang bunga tulip, berawal dari klasifikasi ilmiah bunga yang menjadi bunga nasional di 3 negara ini, Hungaria, Belanda dan Turki.

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Ordo : Liliales
Famili : Liliaceae
Subfamili : Lilioideae
Genus : Tulipa

Tulip (bahasa Latin Tulipa) merupakan nama genus untuk 100 spesies tumbuhan berbunga yang termasuk ke dalam keluarga Liliaceae. Wow banyaknya 😊Tulip hasil persilangan menghasilkan bunga berwarna tunggal, putih, merah, oranye, kuning, hijau, biru, ungu atau kombinasi bermacam warna dan gradasi.

Bunga tulip sangat identik dengan Belanda hingga banyak orang mengira tulip berasal dari negeri ini. Tapi sebenarnya tulip adalah tanaman yang berasal dari Asia Tengah.  Ada juga yang bilang dari Asia Barat termasuk negara Turki. Bagaimana bunga tulip ini bisa menyebar ke Eropa bahkan hingga ke Belanda ya..

Berawal dari negara Turki pada masa kekaisaran Ottoman. Duta besar dari Ferdianand I, Kaisar Kekaisaran Romawi Suci yaitu Ogier de Busbecq membawa umbi dan biji tulip atas perintah Sultan Turki saat itu dan mendistribusikan pertama kali ke Wina, Austria hingga akhirnya menyebar sampai ke Belanda (saat itu nama Belanda masih Provinsi Serikat).

Nah, itulah sekilas kisah bunga tulip. Sayang mekarnya tulip ga berlangsung lama ya. Paling banter 7 – 10 hari. Jadi kalo menemukannya di pinggir jalan jangan ragu-ragu untuk mengabadikannya ya.. seperti kebiasaan ane yang jepret sana sini kalo nemu obyek cantik dan memikat hati 😊

Bir cevap yazın