Kue Maksuba versi kukus, kue kesayangan ane, kue wong kito galo

2.688 Views

Kue Maksuba dan kue Lapan Jam merupakan kue basah khas Palembang yang ga terpisahkan satu sama lain. Dimana ada kue Maksuba, disitu ada kue Lapan Jam. Kue ini ga hadir setiap saat, hanya di momen tertentu saja seperti pesta pernikahan, acara-acara resmi dan hari Raya Besar umat Islam yaitu Idul Adha dan Idul Fitri. Nah, karena saat ini masih suasana Idul Fitri, mulai lebay deh ane kebayang ma kue yang biasanya selalu hadir bersama kita ini. Untuk pengobat rindu, ane bikinlah spesial artikel tentang kue-kue basah ini 🙂

Karena ga hadir setiap saat, kue ini jadi terbilang istimewa dan merupakan kue elit. Kalo kita dijamu tuan rumah dengan kue Maksuba, ini artinya kita dihormati banget. Itu sebabnya kue ini juga disebut kue Kehormatan 😊

Kue ini lumayan manis. Untuk mengimbangi rasa manisnya, biasanya kita juga menyediakan makanan dan cemilan khas Palembang lainnya untuk dikonsumsi, seperti tekwan, model dan empek-empek. Hmm.. jadi  pengen nih 😊 Biar ga penasaran, yuk kita kenalan dulu dengan kue yang memiliki nama unik ini

Kue-kue basah ini menggunakan bahan yang sama, dengan bahan utama telur yang lumayan banyak, hingga puluhan butir. Biasanya sih telur bebek. Bahan-bahan lainnya adalah gula pasir, mentega, susu kental manis, beberapa sendok makan tepung terigu dan secukupnya esen vanila. Cukup praktis bukan? Hmm, tapi bikinnya itu lho.. kalo ga tau tekniknya bisa jadi susah-susah gampang 😊

Nah, yang membedakan kedua kue ini adalah cara pembuatannya. Untuk kue Maksuba bisa dibuat dengan cara dipanggang dengan kayu bakar (cara tradisional, biasanya di kampung-kampung/ dusun) atau dengan oven dan dikukus. Yang menjadi ciri khasnya adalah dibuat berlapis-lapis, sehingga kue Maksuba bisa disebut juga kue lapisnya wong kita galo, wong Palembang 😊 Untuk kue Lapan Jam hanya ada satu kata cara pembuatannya, yaitu dengan cara dikukus.

Umumnya kue Maksuba dibuat dengan cara dipanggang di oven atau menggunakan kayu bakar. Tapi kali ini kita bahas cara membuatnya dengan versi kukus ya, karena kebetulan kue Maksuba versi khusus ini merupakan kue kesayangan ane. Ane sangat suka yang kukus ketimbang yang dipanggang, ada sensasi lebih pokoknya.. Pemirsa penasaran? Yuk, ikuti kelanjutannya..

Ok, kita balik lagi membahas mengenai bahan-bahan pembuatan kue ini ya. Tadi dah disebutkan telur yang digunakan adalah telur bebek. Tapi karena ga di setiap daerah tersedia telur bebek yang cukup berlimpah, telur ayam bisa menggantikan telur bebek. Kalo emak ane suka menggunakan telur ayam kampung. Dulunya almarhum bapak memelihara ayam kampung sehingga telur ayam kampung saat itu masih mudah didapat. Seiring waktu telur ayam kampung semakin langka, emak akhirnya menggunakan telur ayam negeri. Nah, karena telur ayam negeri ukurannya lebih jumbo dari ayam kampung, jumlah telur untuk pembuatan kue ini tentunya ga sama. Untuk mensiasatinya, emak ane menggunakan takaran gelas belimbing jadul berwarna coklat teh untuk jumlah telur yang dipake, biasanya didapatkan 2 gelas untuk kuning telurnya, 2 gelas lebih sedikit untuk putih telurnya 😊

Bahan selanjutnya adalah gula pasir. Gula ini harus asli ya, ga bisa digantikan ama biang gula ataupun gula bubuk. Takaran untuk gula ini, emak ane juga menggunakan gelas belimbing (untuk selanjutnya kita sebut gelas aja ya biar praktis). Dua gelas untuk adonan yang menggunakan putih telur, 2 gelas lagi untuk adonan yang menggunakan kuning telur. Kalo dirasa terlalu manis, gulanya dapat dikurangi, tapi jangan terlalu banyak ya, cukup sekitar 5 atau 6 sendok makan aja. Jadi setiap adonan gulanya dapat menggunakan 1½ gelas aja, karena gula pasir juga menentukan kualitas kue ini 😊

Setelah gula pasir, bahan lainnya adalah mentega. Mentega ini khusus untuk adonan yang menggunakan kuning telur, yaitu 2 gelas belimbing. Mentega cukup dikocok dengan cara diaduk-aduk dengan sendok makan aja perlahan agar halus. Dari 2 gelas ini nantinya sisakan sedikit aja untuk adonan putih telur, sekitar 2 sendok makan. Nah, siapkan juga mentega untuk perekat setiap lapisan adonan kue Maksuba ya. Sama dengan mentega untuk adonan, mentega untuk ini juga terlebih dahulu diaduk aduk sebentar dengan sendok makan biar halus. Cara menggunakannya juga harus cermat ya, saat setiap lapisan adonan dah matang baru bisa mengoleskannya dengan sendok makan. Supaya nempel pol, ditekan-tekan perlahan dengan gelas belimbing

Kemudian sekaleng susu kental manis berwarna putih. Susu kental manis ini khusus untuk adonan yang menggunakan putih telur ya 😊

Selanjutnya bahan yang digunakan untuk membuat kue manis manjah legit ini adalah tepung terigu. Biasanya sih ga pake. Tapi emak ane pake  sedikit aja, hanya sebagai syarat, sekitar 3 atau 4 sendok tepung terigu. Nah, biar hasilnya cantik ga gumpal sana sini tepungnya, atau istilah kampung halaman ane begeridulan 😊, tiap dimasukkan ke adonan, tepung terigunya diayak secara perlahan, baik untuk adonan kuning telur maupun adonan putih telurnya.

Terakhir gunakan esen vanila, biasanya yang cair, secukupnya aja biar kuenya makin cantik harum manjah 😊 Cukup 2 atau 3 tetes aja. Kata emak, kalo ga pake esen vanila juga ga apa-apa, ga mengurangi makna kue Maksuba kok 😊

Nah, mulai mendapat gambaran kan cara membuat kue basah Maksuba ini? Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak keterangan di bawah ini. Pertama-tama persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu ya

Bahan :

20 butir telur bebek atau telur ayam
3-4 gelas  gula pasir
1 kaleng susu kental manis berwarna putih
2 gelas mentega
½ gelas mentega untuk olesan
6-8 sdm tepung terigu
4-6 tetes esen vanila

Cara membuat :

Siapkan loyang 20 x 20 cm yang sudah dialasi mentega dan ditaburi sedikit tepung terigu

Kocok mentega dengan cara diaduk-aduk perlahan dengan sendok makan supaya menteganya halus

Dari 20 butir telur, kita jadikan dua adonan, yaitu kuning telur dan putih telur. Selanjutnya adonan kuning telur kita sebut adonan kuning aja ya, begitu juga untuk adonan putih telurnya kita sebut adonan putih aja. Ok lanjut..

Untuk adonan kuning
Kocok pelan 2 gelas kuning telur dan 2 gelas gula pasir (kalau terlalu manis bisa dikurangi menjadi 1½ gelas aja) dengan menggunakan mikser kecepatan sedang  selama 15 menit saja. Jadi hanya kuning telur dan gula pasir aja yang dimikser ya..
Selesai dimikser, diamkan sebentar. Kemudian masukkan mentega yang sudah halus tadi kurang lebih 2 gelas, sisakan 2 sendok untuk adonan putih
Selanjutnya adonan diaduk perlahan-lahan sebentar saja. Lalu tambahkan 4 sendok makan tepung terigu sambil diayak dengan tetap adonan diaduk perlahan-lahan.
Beri 2-3 tetes esen vanila.
Setelah tercampur rata adonan siap untuk dilapis-lapis

Untuk adonan putih
Kocok pelan 2 gelas atau lebih putih telur dan 2 gelas gula pasir (kalau terlalu manis bisa dikurangi menjadi 1½ gelas aja, karena kita kan pake susu kental manis juga yang dah berasa manis 😊) dengan menggunakan mikser kecepatan sedang selama 15 menit. Jadi hanya putih telur dan gula pasir aja yang dimixer ya..
Setelah dimikser, diamkan sebentar. Kemudian masukkan mentega halus 2 sendok makan. Aduk perlahan
Lalu masukkan sekaleng susu kental manis. Aduk perlahan-lahan sebentar aja biar adonan tercampur secara sempurna.
Terakhir masukkan 4 sendok makan tepung terigu sambil diayak supaya adonan cantik halus ga bergumpal
Beri 2-3 tetes esen vanila
Setelah tercampur rata adonan siap untuk dilapis-lapis.

Adonan dilapis-lapis dengan cara dikukus

Catatan : Kukusan sudah dipanaskan hingga mendidih sebelumnya, alasi tutupnya dengan serbet bersih, maksudnya biar uap panasnya tidak mengenai kue yang bisa menyebabkan cacat kuenya.

Takar adonan dengan menggunakan dua centong sayur besar untuk tiap lapisan. Tuang 1 takar adonan kedalam loyang yang sudah dipanaskan dalam kukusan. Tutup kukusan. Tunggu hingga masak kira-kira 5-10 menit kemudian buka kukusan

Olesi lapisan dengan mentega dengan menggunakan sendok makan secara merata hingga ke sekeliling pinggiran loyang. Tekan-tekan lapisan dan kempiskan juga kalo ada gelembungan secara perlahan dengan gelas biar lapisannya nempel pol. Setelah pas mantap takar lagi adonan berikutnya dengan cara yang sama, berselang-seling adonan kuning dan putih, lakukan sampai adonan habis. Jangan lupa mengaduk adonan setiap hendak melapis. Bagian atas harus adonan kuning ya 😊

Gimana pemirsa, mudah bukan? Kue Maksuba beberapa tahun ini mulai digandrungi ga hanya dari kalangan wong kito galo, tapi juga dari berbagai daerah. Sayangnya kue ini belum dijual eceran per potong, tapi dijual dalam ukuran besar, per loyang dan juga ga pasaran seperti kue-kue lain seperti brownies dan lapis legit yang mudah kita temui di toko bakeri. Kue Maksuba ini juga ga tahan lama, terutama Maksuba kukus. Nah, tapi ada cara untuk membuat kue Maksuba ini awet pemirsa, selain dimasukkan ke kulkas, kue ini setelah masak beberapa jam sebelumnya, dapat dipanaskan di oven sekitar setengah jam. Kue Maksuba ini akan dapat awet hingga seminggu

Kue Maksuba ini salah satu kue kesayangan ane. Ane lebih suka kue Maksuba kukus ketimbang kue Maksuba panggang, legit dan segar manis manjahnya lebih berasa. Ane membantu emak ane memasaknya terutama untuk hari Raya Besar umat Islam, yaitu Idul Adha dan Idul Fitri. Ane juga kalo lagi pengen bikin, ga perlu nunggu Hari Raya. Karena bener lho pemirsa, enaknya itu ngangenin, bahkan sampai ke Austria dimana ane bermukim sekarang 😊 Jangankan ane yang bermukim di Austria, adek ipar ane yang berada di Indonesia orang Jawa tulen aja suka, malah dijadikan oleh-oleh saat ke tanah Jawa. Mantap 🙂

Segigit Maksuba dijamin pemirsa bikin nagih, meski manis legit dan bikin kenyang tapi ga eneg, bikin penasaran juga 😊 Silakan yuk dicoba membuat kue lapis legit khas Palembang ini ya pemirsa.. Semoga sukses dan selamat menikmati 😊

Bir cevap yazın