Harga kiwi sekilo di Austria Rp.33.830, obat kesuburan dan penenang alami

337 Views

Kiwi.. apa yang ada dibenak kita kalo menyebut nama kiwi? Buah dengan tampilan berbulu halus nan lezat manis manis asem ini jadi buah favorit berbagai kalangan. Buah ini berbentuk mirip buah sawo yang berwarna coklat. Buah ini selain dimakan secara langsung, juga bisa dijadikan salad buah, es krim atau sebagai hiasan kue. Yang beredar di pasaran biasanya ada dua jenis kiwi, kiwi hijau  (bahasa Jermannya grün) dan kiwi kuning keemasan/gold.

Ane ingat kalo beli buah kiwi ini di kampung halaman per buahnya sekitar Rp.5000. Buah ini ga selalu ada setiap saat. Kebanyakan buah ini adalah buah impor dari luar karena emang bukan asli dari tanah air beta 😊

Nah di Austria seperti surganya buah untuk yang biasa beli buah impor yang ampir selalu mehong di Indonesia 😊 Gimana ga..cukup dengan 1 Euro 99 sen kita dah dapat sekilo kiwi 😊Kalo dirupiahin berkisar Rp.33.830. Kalo beli perbiji harganya juga ga jauh-jauh amat dengan harga di Indonesia, hanya beberapa sen 😊Buah ini kebanyakan impor dari negara tetangga, biasanya dari Italia. Harga tertinggi dipatok 4,58 Euro per kilo atau sekitar Rp.77.860 untuk kiwi jenis gold. Kalo lagi musim diskon, harganya bisa lebih murah lagi.

Nah, untuk produk bio emang harganya sedikit di atas rata-rata. Maklum ya petani emang dituntut untuk berusaha menghasilkan produk yang bagus sesuai standar yang diinginkan, tanpa bahan ini itu, cukup bahan alami. Seperti artis yang dituntut harus selalu cantik dan menawan tapi tanpa make up 😊Untuk produk bio 500 g seharga 1,49 Euro atau sekitar Rp.25.330, jadi kalo sekilonya sekitar Rp. 50.660.

Tapi tenang pemirsa, buah kiwi termasuk dalam buah yang aman dikonsumsi karena jauh dari residu pestisida, yang berarti buah kiwi ini hampir rata-rata merupakan produk bio atau organik.

Kiwi jadi buah favorit kita juga meski kadang-kadang buahnya ada yang asem. Suami suka yang asem, it’s ok untuknya 😊. Kalo ane yang ga tahan asem bisa menunggu beberapa hari biar buahnya matang sempurna. Buah yang matang ditandai dengan tekanan yang lembut. Kalo dah matang begini buah kiwi menjadi super lembut, ranum dan manisnya juga lebih berasa 😊 Buah yang tidak menghasilkan sedikit tekanan dan masih kokoh menandai buah kiwi belum siap dikonsumsi.

Nah, cara manjur agar matangnya baik adalah menjaga suhu kamar jauh dari panas atau sinar matahari. Bisa juga ditempatkan bersama apel dan pisang di kantong kertas.

Ngomong-ngomong tentang buah kiwi, kita kenalan lagi yuk lebih dalam dengan buah ini

Klasifikasi ilmiah

Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Ericales
Famili: Actinidiaceae
Genus: Actinidia
Spesies: A. deliciosa
Nama binomial
Actinidia deliciosa C.F.Liang & A.R.Ferguson.

Kiwi adalah sejenis buah beri yang dapat dimakan dari tanaman merambat berkayu dalam genus Actinidia. Actinidia asli berasal dari Shaanxi, Tiongkok. Saat ini buah kiwi ada sekitar 10 jenis dan sudah ditanam di berbagai negara seperti Perancis, AS, Afrika Selatan, Rusia dan negara tetangga kita Italia dan Spanyol.

Buah kiwi yang normal berbentuk oval, kira-kira sebesar telur ayam (5–8 cm / 2–3 in dan diameter 4,5–5,5 cm / 1¾–2 ). Buah ini kaya serat, kulit berwarna hijau-kecokelatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan. Tekstur buah ini sangat halus dan rasanya unik manis manis asem manja 😊

Cina memperkenalkan buah kiwi ke negara Selandia Baru pada tahun 1906 dan menjadi buah yang populer. Sebagai apresiasi rakyat terhadap negara Cina yang mendatangkan buah ini ke negara mereka, buah dinamai Gosberi Cina. Buah ini dinamai kembali dengan alasan ekspor marketing pada tahun 1950-an, menjadi melonette, kemudian kiwi. Nama buah ini berasal dari kiwi, yaitu burung nasional dari Selandia Baru yang tidak bisa terbang sekalian menghormatinya karena penampilannnya yang kecil dan bulunya yang coklat kabur, sekecil dan sekabur buah kiwi 😊. Saat di impor ke AS ga nyangka buah ini pun disukai dan menjadi buah yang populer di sana.

 

Buah kiwi memiliki rasa manis, asem dan menyegarkan, kaya akan sumber nutrisi dan vitamin. Buah ini juga dikenal sebagai buah yang mengandung vitamin E cukup tinggi. Dalam 100 gr kiwi ditemukan sekitar 3 g serat; 1,14 g protein dan 61 kcal. Kiwi yang masih segar mengandung aktinidin, yaitu sebuah enzim yang bisa menjaga proses pencernaan dalam tubuh. Kalium dalam buah kiwi sangat baik untuk kesehatan jantung dan membantu pengaturan tekanan darah. Vitamin Cnya cukup tinggi  dan bahkan lebih tinggi dari jeruk. Vitamin C ini sangat baik untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas, mencegah kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu perlindungan DANN/DNA.

Nah untuk lebih mengetahui lebih dalam kandungan gizi serta manfaatnya untuk kesehatan, sekarang kita liat yuk terlebih dahulu kandungan gizinya per 100 g buah kiwi

Kiwifruit, fresh, raw

Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)

Energi 255 kJ (61 kcal)
Karbohidrat 14,66 g
– Gula 8,99 g
– Serat pangan 3,0 g
Lemak 0,52 g
Protein 1,14 g
– lutein dan zeaxanthin 122 μg
Tiamina (Vit B1) 0,027 mg (2%)
Riboflavin (Vit. B2) 0,025 mg (2%)
Niasin (Vit. B3) 0,341 mg (2%)
Vitamin B6 0,63 mg (48%)
Folat (Vit. B9) 25 μg (6%)
Vitamin C 92,7 mg (155%)
Vitamin E 1,5 mg (10%)
Vitamin K 40.3 μg (38%)
Kalsium 34 mg (3%)
Zat besi 0,31 mg (2%)
Magnesium 17 mg (5%)
Fosfor 34 mg (5%)
Kalium 312 mg (7%)
Natrium 3 mg (0%)
Zink 0,14 mg (1%)
Mangan 0,098 mg

Selain itu buah kiwi juga mengandung flavonoid seperti naringenin,kuersetin, catechin dan epicatechin

Nah, banyak sekali ya kandungan gizinya. Makanya banyak orang yang tertarik ma buah kiwi ini ga hanya karena warna hijau brilian dan rasa eksotisnya, tapi juga manfaatnya untuk kesehatan. Yuk kita cek antara lain manfaatnya untuk kesehatan :

Bermanfaat untuk kesuburan
Buah kiwi kaya akan vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan. Untuk bapak-bapak vitamin C baik untuk melindungi sperma dari kerusakan akibat radikal bebas, meningkatkan kekuatan sperma saat berenang menuju sel telur untuk pembuahan. Untuk emak-emak vitamin C baik untuk memperlancar siklus menstruasi dan meningkatkan fungsi ovarium demi membantu terjadinya ovulasi yang tepat.
Selain itu buah kiwi juga kaya akan asam folat yang baik untuk meningkatkan kesuburan sehingga terhindar dari gangguan kesuburan. Asam folat bermanfaat dalam pembentukan hormon dan kolagen yang baik untuk kesuburan. Untuk bapak-bapak asam folat ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma yang sangat penting saat pembuahan agar cepat hamil. Semakin banyak jumlah sperma sehat semakin tinggi peluang keberhasilan saat membuahi sel telur.  Bagi emak-emak asam folat ini bermanfaat untuk membantu memperkuat dan menjaga kesehatan sel telur. Untuk emak-emak yang hamil asam folat bermanfaat untuk mencegah cacat lahir pada otak atau syaraf tulang belakang.
Kandungan nutrisi buah kiwi sangat bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan sel telur yang menjadi lebih aktif jika rutin mengkonsumsi buah kiwi. Siklus menstruasi pun menjadi lebih teratur. Buah kiwi juga membantu mengatasi kekurangan zat besi pada ibu sehingga terhindar dari dampak pada terganggunya produktivitas, perkembangan dan fungsi kognitif, resiko kehamilan dan sistem kekebalan tubuh.
Buah kiwi juga dapat memperbaiki suasana hati dan membuat gairah suami istri menjadi lebih hot 😊dan tentunya ini sangat berperan penting terhadap kehamilan. Jadi sebaiknya hindari stress karena cenderung mengalami gangguan pada kesuburan.
Nah, emak-emak yang sedang hamil atau lagi program hamil dan bapak-bapaknya juga, ga ada salahnya mengkonsumsi buah yang cantik ini 😊

Membantu tidur menjadi lebih baik
Buah kiwi merupakan sumber serotonin yang bertanggungjawab untuk kualitas tidur lebih baik. Flavonoidnya seperti naringenin, kuersetin, catechin, epicatechin berperan memodulasi reseptor penginduksi tidur sehingga dianggap sebagai obat penenang alami versi tanaman 😊

Menangkal radikal bebas
Anti oksidan tinggi yang terdapat pada kiwi seperti polifenol, kaarotenoid dan enzim-enzim lain bermanfaat untuk menangkal serangan radikal bebas, sehingga mengurangi kemungkinan terkena penyakit.
Dr. Marlyn Glenville, mantan Presiden Food and Health Forum (Forum Kesehatan dan Makanan), mengatakan bahwa kulit buah kiwi yang berbulu mengandung anti oksidan yang tinggi. Kulit buah kiwi mengandung anti oksidan tiga kali lebih banyak daripada dagingnya. Manfaat dari kandungan anti oksidan yang tinggi, antara lain:
anti kanker, anti peradangan, anti alergen;
melawan bakteri seperti Staphylococcus dan E-coli, yang membuat manusia keracunan makanan. Wow.. mantap banget, alhamdulillah. Tetapi kalo kita makan kulitnya ga mungkin juga ya 😊 Dagingnya aja ya banyak juga mengandung anti oksidan.

Membantu pencernaan dengan enzim
Kiwi mentah mengandung aktinidin, enzim protein-larut yang dapat membantu mencerna makanan mirip dengan papain dalam pepaya atau bromelain dalam nanas.

Meningkatkan kesehatan pencernaan
Kiwi merupakan sumber serat yang baik sehingga bermanfaat untuk mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya.

Membantu menjaga tekanan darah
Buah kiwi tinggi akan kandungan kalium yang dapat membantu menjaga elektrolit dalam keseimbangan dengan menangkal efek natrium, mampu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah akan berjalan dengan lancar. Tekanan darah yang cukup tinggi dan tidak stabil dengan saluran pembuluh darah yang sempit akan menyebabkan masalah yang mengakibatkan timbulnya penyakit jantung, stroke dan hipertensi.
Dalam pertemuan American Heart Association (Asosiasi Jantung Amerika) di Orlando, Amerika Serikat, dipublikasikan hasil penelitian tentang khasiat buah kiwi yang dapat dengan efektif menurunkan tekanan darah/hipertensi. Penelitian yang dilakukan oleh Mette Svendsen dari Universitas Rumah Sakit Oslo, Norwegia, menyebutkan konsumsi kiwi tiga kali dalam sehari cukup efektif menurunkan hipertensi. Penelitian tersebut dilakukan selama 8 minggu terhadap 118 orang berusia 55 tahun dan menderita hipertensi sedang. Para responden dibagi ke dalam dua kelompok, pertama adalah yang mengonsumsi tiga buah kiwi setiap hari dan sisanya mengonsumsi makanan yang mengandung apel satu kali dalam sehari. Setelah 8 minggu, para peneliti menemukan nilai tekanan sistolik (angka tekanan darah sebelah atas) para partisipan lebih rendah 3,6 milimeter dibanding dengan partisipan yang mengkonsumsi apel. Meski kelompok pemakan kiwi memiliki tekanan darah lebih rendah, namun para peneliti belum mengetahui apakah penyebab utamanya. Tapi yang jelas kandungan kiwi bermanfaat untuk menjaga kesehatan tekanan darah.

Melindungi dari Kerusakan DNA
Sebuah studi oleh Collins, Horska dan Hotten menunjukkan bahwa kombinasi unik dari anti oksidan dalam buah kiwi membantu melindungi DNA sel dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Beberapa ahli menyimpulkan ini dapat membantu mencegah kanker.

Meningkatkan kekebalan tubuh
Buah kiwi tinggi kandungan vitamin C bersama dengan senyawa antioksidan lainnya telah terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Menjaga Berat Badan
Meski buah kiwi kandungan gulanya tinggi, tetapi buah ini memiliki indeks glikemik yang rendah dan kandungan serat yang tinggi yang membantu tubuh mengikat lemak berlebih dan mencegah pembentukan lemak. Hal ini ga akan cepat untuk membuat insulin sehingga tubuh tidak akan merespon dengan menyimpan lemak.

Membantu menghilangkan racun
Serat kiwi membantu mengikat dan memindahkan racun dari saluran pencernaan kita.

Menjaga kesehatan jantung
Makan 2-3 buah kiwi sehari telah terbukti mengurangi potensi pembekuan darah sebesar 18% dan mengurangi trigliserida sebesar 15%. Banyak orang mengambil aspirin untuk mengurangi pembekuan darah, tetapi hal ini menyebabkan banyak efek samping termasuk peradangan dan pendarahan usus. Buah kiwi memiliki manfaat anti-pembekuan yang sama tetapi tanpa efek samping. MasyaAllah. Super kan 😊

Cocok Untuk Penderita Diabetes
Kiwi  ​​memiliki indeks glikemik rendah yaitu 4, yang berarti  tidak meningkatkan gula darah dengan cepat sehingga aman bagi penderita diabetes.

Menjaga kesehatan mata
Degenerasi makula adalah penyebab utama kehilangan penglihatan pada orang dewasa yang lebih tua. Sebuah studi di lebih dari 110.000 pria dan wanita menunjukkan bahwa makan 3 porsi buah atau lebih per hari mengalami penurunan degenerasi makula sebesar 36%. Hal ini diduga terkait dengan  kiwi yang memiliki kandungan lutein dan zeaxanthin yang tinggi, keduanya merupakan bahan kimia alami yang ditemukan di mata manusia.

Untuk keseimbangan alkaline
Kiwi adalah termasuk dalam kategori ‘paling basa’ untuk buah-buahan, yang berarti memiliki sumber yang kaya mineral untuk menggantikan kelebihan asam. Hal ini baik untuk tubuh. Beberapa manfaat dari tubuh asam/basa yang seimbang antara lain untuk kulit menjadi muda atau awet, tidur lebih nyenyak, energi fisik berlimpah, mencegah pilek, mengurangi arthritis dan mengurangi osteoporosis.

Menjaga kesehatan kulit
Kiwi merupakan sumber yang baik dari vitamin E, antioksidan yang dikenal untuk melindungi kulit dari degenerasi seperti kulit keriput dan flek hitam akibat penuaan dini.

Aman dari bahan kimia karena buah organik
Buah kiwi umumnya buah dari hasil produk organik atau bio. Buah kiwi adalah daftar makanan yang pada umumnya aman dari banyak residu pestisida. Pada 2012 buah kiwi menjadi top 10 makanan paling aman.

Nah gimana pemirsa, super sekali kan manfaatnya untuk kita. Meski buah ini kaya manfaat dan jadi favorit karena rasanya yang enak, selalu ane ingatkan untuk mengkonsumsinya tidak berlebihan, karena yang berlebihan itu selalu ga baik untuk kesehatan.

Perlu diperhatikan, buah kiwi mengandung sejumlah terukur oksalat, zat yang terjadi secara alami terdapat juga di banyak tanaman dan hewan. Ketika oksalat menjadi terlalu terkonsentrasi dalam cairan tubuh, oksalat ini dapat mengkristal dan menimbulkan masalah kesehatan. Orang-orang dengan masalah penyakit ginjal atau kandung empedu itu harus menghindari buah kiwi. Atau kalo masih pengen mengkonsumsinya bisa juga, tapi cukup sebuah aja.

Selain itu buah kiwi juga mengandung zat enzim yang terkait dengan lateks,  buah sindrom alergi. Kalo pemirsa memiliki riwayat alergi lateks, bisa jadi mungkin alergi terhadap kiwi juga. Biasanya sejak pematangan buah dengan gas etilen akan meningkatkan zat ini, tetapi kiwi organik atau bio yang tidak dimatangkan dengan gas ini akan memiliki senyawa penyebab alergi lebih sedikit. Dengan matangnya buah kiwi akan mengurangi enzim penyebab alergi.

Jadi buah kiwi tidak cocok untuk penderita alergi, penyakit ginjal dan kandung empedu, tetapi lebih cocok untuk penderita penyakit diabetes.

Gimana pemirsa, seru kan setelah mengetahui manfaat buah ini untuk kesehatan. Silakan menikmati buah yang penuh gizi dan enak ini dan dapatkan manfaatnya yang super 😊

Bir cevap yazın