Aura Sakura di Austria di musim semi

713 Views

Di musim semi ini suami seneng banget ngajak jalan-jalan sore di pusat kota yang jaraknya lebih kurang 2 km dari rumah kita. Biasanya kalo dah begini ane bebas masak karena kita sekalian beli piza atau kebab untuk makan malam kita 😊 Sesampai di pusat kota di sepanjang jalan, sempat mutar-mutar mencari parkiran yang selalu penuh, maklum kalo sore-sore begini apalagi di musim semi, banyak orang yang keluar rumah menikmati sore yang syahdu 😊

Seperti biasa, ane ikut sibuk juga melihat sisi jalan yang mungkin tersisa untuk tempat parkir. Disaat bersamaan pula mata ane ga pernah luput dari pemandangan sekitarnya, apalagi kalo bukan kesayangan emak-emak, bunga-bunga termasuk pohon-pohonnya. Dan aha ane menemukan target yang cantik. Setelah akhirnya menemukan tempat parkir, kita menuju ke toko untuk membeli makan malam kita.

Sambil nunggu pesanan mateng, karena tokonya terletak di pusat kota dengan taman kota dan alun-alunnya yang cantik, suami ngajak ane keliling area sekitarnya dulu. Asik.. kesempatan ane menemui target yang ane incar 😊 Kita beberapa kali nyebrang jalan karena ada obyek yang menarik perhatian ane. Awalnya ane ragu nyebrang sana sini, takut ribet dan lama 😊 Tapi suami bilang, ga masalah. Perhatiin deh, mereka pasti berhenti. Dan benar pemirsa, sengebut apapun kendaraan, tapi kalo ngeliat kita yang akan menyebrang jalan, mereka akan berhenti dan mempersilahkan kita lewat. Amazing.. Ane hampir-hampir ga percaya. Kalo di Indonesia mah dah tamat riwayat ini 😊

Sambil jalan, mata dan tangan ane harus sigap berkoordinasi. Saat melihat bunga-bunga di taman dan di pot-pot besar di depan toko atau trotoar atau pohon-pohon besar di seberang jalan, kita berhenti sebentar. Ini kesempatan ane untuk memfoto ria. Ga perlu membeli apalagi sampai memiliki, cukup mengabadikan lewat hp aja dan melihat hasilnya merupakan kebahagian yang tiada tara bagi ane 😊

Sebelumnya saat mencari parkiran, ane telah menemukan yang ane incar yaitu pohon-pohon dengan bunga-bunganya yang berwarna merah muda. Mirip sakura.. Aaah, beneran nih. MasyaAllah indahnya. Seneng banget ane. Ada juga pohon sakura di Austria ya.. Saat tanya suami tau bunga sakura ga, beliau malah ga tau. Malah menganggap bunga-bunga yang cantik ini hal yang biasa, ah masa sih, segini cantiknya 😊

Jadi penasaran banget ane apakah ini benar-benar sakura apa ga. Tapi apa sih yang ga mungkin. Melihat fisiknya dan yang bermekaran di musim semi ini, ga ada salahnya deh ane bilang ini sakura. Ga puas memfoto dari jauh, ane ngajak suami menyebrang jalan mendekati pohon sakura yang tumbuh depan toko yang berbunga dengan lebatnya. MasyaAllah cantiknya. Hmmm, cantik tapi ga ada bau-baunya tuh. It’s ok. Paling ga penasaran ane terbayar lunas 😊

Ga hanya di pusat kota ini aja, ane melihat aura sakura juga di halaman rumah penduduk dan tepi hutan 😊

Jadi pengen tau lebih dalam nih dengan sakura ini. Yuk kita cari tahu 😊 Bunga sakura biasanya  ditemui di beberapa negara yang memiliki empat musim, contohnya negara Korea Selatan dan Jepang yang terkenal dengan keindahan musimnya. Bunga sakura ini bunga paling populer dan ditunggu-tunggu mekarnya ketika musim semi.

Pohon sakura adalah salah satu pohon yang tergolong dalam familia Rosaceae atau mawar, genus Prunus sejenis dengan pohon prem, persik atau aprikot, tetapi secara umum sakura digolongkan dalam subgenus sakura. Asal usul kata sakura adalah kata ‘saku‘ (bahasa Jepang untuk mekar) ditambah akhiran yang menyatakan bentuk jamak ‘ra‘. Dalam bahasa Inggris, bunga sakura disebut cherry blossoms.

Warna bunga tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih dengan sedikit berwarna merah jambu, kuning muda, merah jambu, hijau muda atau merah menyala. Hmm, ane kira hanya warna merah jambu atau pink aja 😊

Untuk lebih jelasnya yuk kita lihat klasifikasi ilmiah sakura ini terlebih dahulu

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan : Tumbuhan
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Famili : Rosaceae
Upafamili : Prunoideae
Genus : Prunus
Spesies : Prunus jamasakura
Prunus serrulata
Prunus x yedoensis

Pohon sakura berbunga setahun sekali. Di Jepang, sakura jenis someiyoshino memiliki ciri khas bunganya yang lebih dahulu mekar sebelum daun-daunnya mulai mekar. Oh, pantes ada juga pohon dengan ciri khas seperti ini di Austria. Ane awalnya sempat heran, kok ada ya pohon yang seperti ini. Ternyata ini adalah salah satu ciri khas perilaku pohon di musim semi 😊 Puluhan, ratusan, bahkan ribuan batang pohon yang berada di lokasi yang sama, bunganya mulai mekar secara serentak dan rontok satu persatu pada saat yang hampir bersamaan pula.

Pohon sakura jenis ini dan yang semirip termasuk yang di Austria juga yang ane amati hanya dapat bertahan kurang lebih 7 sampai dengan 10 hari dihitung mulai dari kuncup bunga terbuka hingga bunga mulai rontok. Rontoknya bunga sakura tergantung pada keadaan cuaca dan sering dipercepat oleh hujan lebat dan angin kencang. Ternyata umurnya singkat ya. Jadi puas-puasin aja menikmati keindahannya sebelum mereka berlalu 😊 Bakalan kangen menanti kehadirannya kembali tahun depan.. Lamanya 😊

Beberapa jenis burung dikenal suka memakan bagian bunga yang berasa manis, sedangkan burung merpati memakan seluruh bagian bunga.

Pohon sakura menghasilkan buah yang dikenal sebagai buah ceri (bahasa Jepang : sakuranbo). Buah ceri yang masih muda berwarna hijau dan buah yang sudah masak berwarna merah sampai merah tua hingga ungu. Walaupun bentuknya hampir serupa dengan buah ceri kemasan kaleng, buah ceri yang dihasilkan pohon sakura ukurannya kecil-kecil dan rasanya tidak enak sehingga tidak dikonsumsi.

Kalo melihat keindahan bunga-bunga yang mekar di musim semi ini yang kita kagumi adalah keindahannya. Memandang dan mengaguminya membuat kita merasa bersemangat dan ga henti-hentinya bersyukur akan kekuasaan Allah. MasyaAllah. Alhamdulillah.. Begitu juga kalo mengingat umurnya yang singkat dan ga ada aroma semerbak yang keluar dari bunga sakura ini meski cantik pisan, tetap alhamdulillah juga. Karena no body perfect, ga ada yang sempurna. Allah menciptakan kita dengan segala kekurangan dan kelebihan. Jadi syukuri apa yang ada. Hidup adalah anugrah. Tetap menjalani hidup ini, melakukan yang terbaik 😊

Tapi benar ga sih bunga sakura berasal dari negeri Jepang? Sama seperti bunga tulip yang identik dengan negeri Belanda meski asalnya diakui berasal dari Turki yang menyebarkannya ke negeri Eropa pertama kali yaitu Austria, Wina dan selanjutnya mendarat dan beranak pinak di negeri Belanda😊 Jadi penasaran.. yuk kita simak fakta unik seputar bunga sakura ini:

Bunga Nasional Jepang
Bunga sakura adalah salah satu dari dua bunga yang dipilih sebagai bunga nasional negeri Jepang selain bunga seruni

Bukan berasal dari Jepang
Oh, ternyata bunga sakura bukan berasal dari Jepang toh. Pohonnya diketahui berasal dari pegunungan Himalaya yang merupakan perbatasan Eropa dan Asia sebelum kemudian bermigrasi ke Jepang.

Bukan hanya Jepang yang punya
Meskipun identik dengan Jepang, ternyata Jepang bukan satu-satunya negara yang memiliki habitat cukup banyak pohon sakura ini. Amerika Serikat merupakan negara lain dimana pohon sakura banyak ditemukan. Sepertinya Austria juga deh 😊

Pohon Sakura di Amerika berasal dari Jepang
Pada saat itu, untuk menjalin hubungan diplomatik, induk pohon sakura ditukar dengan sebuah pohon Dogwood tahun 1912. Untuk di Austria, ane belum menemukan sejarahnya berasal dari mana. Bisa jadi pohon sakura yang ane temukan di depan toko dekat trotoar dan rata-rata di halaman rumah penduduk didapatkan dari hasil budidaya dan pembelian bibit di toko bunga atau swalayan.

Sempat hampir menimbulkan krisis diplomatik
Pada tahun 1910, pohon sakura pernah hampir menimbulkan ketegangan diplomatik antara Jepang dan  AS. Pohon sakura yang dikirim sebagai tanda persahabatan itu ditahan oleh pihak Bea Cukai AS. Alasannya karena pohon tersebut berpenyakit dan ditemukan serangga yang bisa berbahaya bagi ekosistem di negara AS

Pohon Sakura dan bunga sakura merupakan simbol persahabatan antara Jepang dan Amerika

Ada lebih dari 600 spesies bunga sakura.
Sebagian berasal dari alam, sebagian lagi merupakan hasil persilangan. Penetapan spesies dilakukan berdasarkan perbedaan banyak hal, antara lain warna bunga dan ukuran.

Spesies terbanyak adalah Someiyoshino.
Bernama latin Cerasus x yedoensis, mekarnya bunga sakura spesies ini merupakan standar yang digunakan untuk mengumumkan masa berkembangnya bunga sakura.

Bunga sakura hanya bertahan dalam seminggu sebelum layu, sehingga menjadi simbol dari kerapuhan dan kecantikan yang berumur singkat. Makanya momen bermekarannya bunga sakura ini sangat dinanti dan dimanfaatkan seefisien mungkin. Karena kalo bunga-bunganya layu dan rontok, musim mekarnya dah berlalu, yang bersisa hanya pohon biasa yang bahkan ga dilirik orang

Sakura perlu perawatan khusus. Seperti putri raja, jangan sampai melukai hatinya 😊 Batang pohon sakura mudah sekali membusuk jika terluka dan bisa menyebar ke bagian lainnya.

Sakura bisa dimakan, yaitu bagian bunga dan daunnya. Tentu dengan pengolahan terlebih dahulu ya, yang disebut shiozuke. Di Jepang, daun dan bunga yang diasinkan dinamakan Sakurazuke. Kemudian digunakan untuk beberapa makanan seperti Sakura Mochi. Mochi yang biasa dimakan pada saat musim sakura ini biasanya dibungkus dengan daun sakura yang sudah diproses dan dimakan bersama dengan pembungkusnya.

Sakura juga bisa diminum.
Sakurazuke yang berasal dari daun bisa dimasukkan ke dalam air panas dan menghasilkan Sakurayu. Karena bentuknya yang indah dan menarik, minuman ini sering dihidangkan pada acara resmi seperti pesta pernikahan.

Ada juga es krim dan kue kering rasa bunga sakura. Hmm… gimana rasanya ya 😊 Ranting dan kuncup bunga sakura digunakan sebagai bahan pewarna alami.

Nah, gimana pemirsa. Dah lebih mengetahui tentang skura kan. Sekian dulu informasi singkat ane di musim semi ini. Semoga menginspirasi dan bermanfaat 😊

Bir cevap yazın