An apple a day keeps the doctor way, sekilo Rp.30.000 aja di Austria

347 Views

Apel adalah buah yang paling dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Hingga ada sebutan populer “an apple a day keeps the doctor way“. Kira-kira artinya ga perlu dokter kalo tiap hari makan apel. Wow.. kenapa bisa begitu ya.. Ternyata apel yang enak ini kaya gizi lagi kaya manfaat, berfungsi seperti obat alami yang bermanfaat bagi tubuh ga hanya untuk kesehatan fisik dan mental tapi juga kecantikan. Hmm.. jadi penasaran ma buah satu ini. Mari yuk kita sama-sama kenalan dengan buah populer yang satu ini 😊

Apel adalah jenis buah-buahan yang memiliki kultivar lebih dari 7500 di seluruh dunia. MasyaAllah 😊 Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya, ada juga hijau atau kuning. Orang mulai pertama kali menanam apel di Asia Tengah. Kini apel berkembang di banyak daerah di dunia yang suhu udaranya lebih dingin. Apel budidaya adalah keturunan dari Malus sieversii asal Asia Tengah  dengan sebagian genus dari Malus Sylvestris (apel hutan/apel liar).

Nah, untuk lebih dalamnya kita liat yuk terlebih dahulu klasifikasi ilmiahnya

Klaifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Famili : Rosaceae
Subfamili : Maloideae atau Spiraeoideae
Bangsa Maleae
Genus : Malus
Spesies : M. domestica

Apel saat ini mudah ditemui meski di daerah atau negara bukan penghasil apel. Seperti contoh di kampung halaman ane, buah ini bela-belain diimpor dari China sono, ada juga dari Amerika. Hhhh.. gayanya buah impor. Pantes aja ga ada murah-murahnya harga nih apel 😉 Coba aja ada inisiatif dari putra daerah ya untuk pake buah lokal aja, lebih ekonomis biar imut ga jumbo seperti produk luar tapi dijamin ga terlalu dipermak abis apelnya, seperti misalnya apelnya adalah produk hasil rekayasa genetika atau GMO, dikasih lilin biar awet di perjalanan. Kan jauh didatangkan dari negeri seberang ya. Coba ga usah jauh-jauh impor, pake produk lokal aja apel Malang yang dah kesohor.  Kan ga kalah mantafnya ma produk impor. Ini pendapat ane ya..

Ternyata di Austria buah apel selalu ada lho sepanjang masa. Di sini tersedia buah lokal Austria maupun impor, ga jauh-jauh amat sih, biasanya dari negara tetangga Italia, namanya Pink Lady. Karena produk lokal, tentu harganya lebih murah ya.. apalagi kalo sedang panen. Kualitas dan rasanya ga diragukan lagi, mantaf pokoknya 😊Sebelum rupiah terjun nyungsep sampai Rp.17.000 per Euro, harga apel ga sampai Rp.30.000 di sini, hanya 1 Euro 79 sen aja sekilo. Ada juga yang harganya 1,99 Euro atau Rp.34.000. Apel impor juga lumayan bersahabat harganya, sekilo 2,19 Euro atau sekitar Rp.37.000.

Buah ini sangat enak dan bikin segar karena kandungan airnya yang tinggi sehingga mirip minuman berenergi 😊 Konsumsi apel sebaiknya yang segar untuk mendapatkan nutrisi terbaiknya. Tetapi bagi yang tidak menyukai buah dapat mencoba dijus atau smoothie. Sebagian orang suka dimasak menjadi bermacam kue seperti pai juga saus apel. Apel digunakan untuk hidangan daging. Juga bisa dibuat menjadi keripik apel (apfel chips) dan minuman sari buah apel. Di industri makanan dijadikan selai, dikalengkan atau difermentasi menghasilkan cider, siderken dan cuka. Kalo ane cukup dimakan segar aja, ribet mau dibikin macam-macam 😊

Meskipun apel adalah buah yang enak serta kaya manfaat, mengkonsumsinya juga perlu kehati-hatian agar kita terhindar dari yang tidak diinginkan dan mendapatkan hasil yang maksimal. Yuk kita cari tahu saran-saran yang baik untuk mengkonsumsi apel di antaranya :

Tidak menelan bijinya. Biji apel mengandung racun sianida kuat yang apabila dikonsumsi bisa berakibat fatal.

Mencuci dan menyikat kulit apel di bawah air yang mengalir untuk menghilangkan residu pestisida dan lilin serta kemungkinan paparan kuman dari pupuk di tanah. Lilin dalam apel sebenarnya berbeda dengan lilin biasa karena merupakan ‘food grade‘ sehingga aman untuk dikonsumsi. Lilin berguna agar apel tetap terlihat segar dan tidak mudah busuk dalam proses pengiriman. Tapi untuk lebih amannya sebaiknya dicuci ya. Kebangetan malasnya kalo nyuci apel barang semenit 2 menit aja ga sanggup 😊

Lebih amannya lagi tidak makan apel dengan kulitnya, jadi sebaiknya kulitnya dikupas terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Kan seratnya tidak hanya terdapat di kulit aja. Kalaupun masih ngotot mau makan dengan kulitnya, pastikan  apelnya adalah produk bio ataupun organik yang bebas pestisida dan bahan kimia lainnya. Kalau di Austria selalu tercantum identitas produk, bio atau tidak.

Segera mengkonsumsi apel setelah dikupas atau dipotong agar apel tidak menjadi coklat karena teroksidasi atau reaksi antara udara dan enzim khusus pada jaringan apel. Kalupun telah berubah menjadi coklat dan kita masih mau mengkonsumsinya kemudian, maka segera masukkan ke dalam kulkas dengan wadah kedap udara.
Jangan biarkan apel yang telah dikupas terpapar udara ruangan terlalu lama untuk menghindari proses oksidasi yang bisa merusak kandungan nutrisi buah apel dan terkontaminasi bakteri, kotoran, debu dan partikel yang ada di udara.

Untuk menghindari warna coklat karena proses oksidasi ini, apel dapat diberi air yang ditambah asam/ cuka. Misalnya kalo mau bikin es buah, airnya ditambah dengan beberapa tetes perasan lemon. Selain bikin apel tetap cantik ga berubah warna ke coklat, rasa es buah pun menjadi segar asam manis manja gitu 😊 Kalo untuk sop buah, sebelumnya potongan apel direndam dengan air yang ditambah beberapa tetes lemon.

Buah apel untuk tujuan komersial dapat disimpan selama berbulan-bulan dalam kamar beratmosfer terkontrol untuk menunda dimulainya proses pematangan yang terpengaruh oleh etilena. Buah-buah apel biasanya disimpan dalam ruangan yang memiliki karbon dioksida yang lebih kental dengan pengembangan udara yang tinggi untuk mencegah peningkatan konsentrasi etilena serta memperlambat proses pematangan. Buah apel masih melanjutkan proses pematangan meski telah dipetik.

Metode yang paling banyak digunakan untuk memperlambat pematangan buah apel dirintis oleh Prancis Jacques Berard pada awal tahun1800-an. Proses ini disebut ‘controlled atmosphere storage‘ yang memungkinkan apel bisa tersedia sepanjang tahun.

Untuk penyimpanan di dalam rumah, kebanyakan jenis apel dapat disimpan selama sekitar dua minggu bila disimpan dibagian paling dingin dalam kulkas (di bawah suhu 5°C). Jenis apel yang tahan lama adalah Granny Smith dan Fuji

Nah, sekarang yuk kita simak kandungan gizi buah apel ini.

Kandungan gizi buah apel per 100 g

Kalori (kcal) 52
Air 86%
Jumlah lemak 0,2 g
Lemak jenuh 0 g
Lemak tak jenuh ganda 0,1 g
Lemak tak jenuh tunggal 0 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 1 mg
Kalium 107 mg
Jumlah karbohidrat 14 g
Serat pangan 2,4 g
Gula 10 g
Protein 0,3 g
Vitamin A 54 IU
Vitamin B1 ( Tiamin) 0,02 mg
Vitamin B2 ( Riboflavin) 0,03 mg
Vitamin B3 ( Niasin) 0,09 mg
Vitamin B5 ( Asam pantotenat) 0,06 mg
Vitamin B6 ( Piridoksin) 0,04 mg
Vitamin B9 ( Folat) 3 mikrogram
Vitamin C 4,6 mg
kolin 3,4 mg
Vitamin E 0,18 mg
Kalsium 6 mg
Magnesium 5 mg
Zat besi 0,1 mg
Fosfor 11 mg

Selain yang telah disebutkan diatas, apel juga mengandung sejumlah vitamin K, pektin, asam ursolat, flavonoid seperti kuersetin, epicatechin dan procyanidin B2 serta mineral tembaga dan mangan.

Wow, banyak sekali kandungan gizinya ya. Ternyata buah apel ga hanya buah yang enak dikonsumsi bikin galau hilang, tetapi juga kaya gizi. Tentunya kalo kaya kandungan gizinya maka kaya manfaat juga ya. Yuk kita simak manfaatnya bagi tubuh kita.

Untuk kesehatan

Mencegah dehidrasi
Kandungan air yang tinggi membuat buah ini cocok untuk mencegah dehidrasi dan menjadi minuman berenegi yang membuat tubuh segar.

Meningkatkan kesehatan syaraf otak dan mental
Apel banyak mengandung anti oksidan, diantaranya adalah kuersetin yang berperan untuk menurunkan kematian sel akibat oksidasi dan inflamasi pada sel syaraf. Konsumsi apel secara teratur dapat meningkatkan produksi neutransmitter esensial asetilkolin yang berperan penting, sehingga dapat meningkatkan daya ingat terutama pada penderita alzheimer.
Apel mengandung senyawa kimia dihidroksifenilanin (DOPA) yang sangat baik untuk kesehatan otak dan mental. DOPA adalah cikal bakal dari hormon dopamin. Di dalam tubuh, DOPA akan diubah menjadi dopamin. Hormon dopamin diperlukan otak untuk mengirim beragam sinyal dari satu sel syaraf ke sel syaraf lainnya. Tanpa hormon ini, otak akan kesulitan untuk memproses informasi dan mengirimkan perintah-perintah tertentu bagi tubuh. Kadar dopamin yang seimbang juga diperlukan untuk menjaga suasana hati tetap stabil.

Mencegah Demensia
Apel dapat melindungi sel-sel neutron terhadap stress oksidatif neurotoksisitas dan mengurangi resiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Demensia

Menurunkan resiko penyakit stroke

Menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh
Serat larut yang terdapat pada apel  dapat mengikat lemak dalam usus sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol.

Menurunkan resiko diabetes
Apel mengandung asam galakturonik yang menurunkan kinerja tubuh dalam melepaskan hormon insulin. Seratnya yang bernama pektin mengikat kolesterol dan memperlambat penyerapan glukosa. Indeks glikemik apel juga rendah sehingga baik dikonsumsi untuk penderita diabetes.

Menurunkan resiko kanker
Kandungan fenolik yang terdapat dalam apel dapat mencegah terbentuknya sel kanker, seperti kanker paru-paru.

Mencegah batu empedu
Apel banyak mengandung serat yang dapat mencegah terjadinya batu empedu karena berperan dalam mengatur kadar kolesterol dalam tubuh. Batu empedu terjadi ketika terlalu banyak kolesterol dalam empedu.

Menjaga kesehatan pencernaan
Kandungan serat larut dan ga larut yang tinggi pada apel dapat menjaga kesehatan pencernaan, mencegah sembelit dan gangguan pencernaan yang terdapat pada usus.

Mengurangi resiko gangguan pernafasan
Mengkonsumsi jus apel dapat menekan resiko penyakit pernafasan. Untuk ibu hamil juga efektif menekan gangguan pernafasan anak dalam kandungannya.

Memberikan perlindungan pada tulang
Kandungan flavonoid yaitu floridzin pada apel bermanfaat mengurangi masalah osteoporosis pada wanita pasca menopause. Kandungan boronnya memperkuat tulang pada tubuh agar tidak mudah keropos, sehingga baik juga untuk mencegah timbulnya gejala penyakit rematik.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Kandungan anti oksidan kuersetin yang terdapat pada apel berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah diserang penyakit.

Menjaga kesehatan jantung
Kandungan anti oksidan di dalam apel dapat mencegah kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari oksidasi dan menghambat terjadinya inflamasi juga menurunkan C-reative protein, yang merupakan tanda inflamasi pada darah yang mengakibatkan peningkatan resiko penyakit jantung dan diabetes. Serat larut dalam lemak pada apel seperti pektin juga berperan untuk membersihkan plak yang terbentuk di dinding arteri, yang dapat mengurangi aliran darah ke jantung

Mencegah asma dan penyakit paru-paru.
Apel memiliki banyak nutrisi bermanfaat seperti vitamin E, vitamin C, retinol dan beta karoten yang merupakan anti oksidan yang dapat menurunkan resiko asma dan hipersensitif bronkiolus. Kandungan catechinnya juga meningkatkan fungsi paru-paru.

Mengatasi bau mulut
Apel mengandung pektin yang mengontrol bau makanan dan meningkatkan saliva yang berfungsi untuk membersihkan nafas

Untuk kecantikan

Memutihkan dan menyehatkan gigi.
Apel emang ga menggantikan peran sikat gigi, tapi menggigit dan mengunyah apel dapat merangsang produksi saliva dalam mulut dan mencegah kerusakan gigi dengan menurunkan barteri dalam mulut.

Mencerahkan kulit dan wajah
Kandungan vitamin C yang tinggi pada apel berperan dalam pembentukan kolagen yang membantu mencerahkan dan menghaluskan kulit.

Menjaga kelembaban kulit
Apel dapat menjaga kulit tetap lembab dan menyeimbangkan produksi minyak pada kulit sehingga tidak mudah kering serta membersihkan kulit.

Mencegah penuaan
Mengkonsumsi apel secara rutin dapat mengangkat kulit kusam dan sel-sel mati serta mencegah penuaan dini seperti garis-garis halus dan keriput di wajah juga flek-flek hitam

Menjaga berat badan
Kandungan serat yang cukup tinggi dan rendah kalori membuat kita tidak mudah lapar dan kenyang lebih lama, menjadikan apel menu diet yang baik dikonsumsi. Kandungan asam ursolatnya juga membantu mencegah obesitas.

Menjaga kesehatan rambut
Apel yang mengandung biotin berperan sebagai hormon pertumbuhan untuk rambut dan kuku, mencegah kerontokan rambut, menguatkan rambut dan menebalkan setiap helainya. Mineralnya berfungsi meningkatkan warna alami rambut. Serat larut dan senyawa fenolik pada kulit apel berpotensi mencegah kerontokan rambut. Kandungan anti oksidannya juga membantu meningkatkan sirkulasi ke kulit kepala, sehingga mendorong pertumbuhan rambut.

Untuk Performa Olahraga

Meningkatkan stamina
Mengkonsumsi apel sebelum olahraga meningkatkan daya tahan tubuh ketika latihan karena adanya kandungan kuersetin pada apel, dengan memasok lebih banyak oksigen pada paru-paru.

Meningkatkan energi
Apel merupakan sumber karbohidrat baik yang dapat meningkatkan energi dengan cepat

Membantu membentuk otot
Apel mengandung asam ursolat yang berfungsi untuk meningkatkan otot rangka dan meningkatkan pembakaran kalori

Nah, gimana pemirsa.. banyak banget manfaatnya kan. Ga salah deh petuah an apple a day can keep the doctor way terbukti ampuh. Jadikan apel sebagai salah satu buah dalam menu harian kita.

Bir cevap yazın