Raspberry di Austria sekilonya 15,92 Euro atau Rp.265.000, buah pengendali gula darah dan berat badan

1.006 Views

Siapa yang ga meleleh hati dan perasaan melihat buah yang satu ini. Bikin nafsu iya juga, hhhh.. nafsu pengen memakannya maksud ane ­čśŐ Raspberry atau Himbeere dalam bahasa Jermannya (kalo buahnya lebih dari satu tinggal tambahin n, jadi himbeeren) atau biasa disebut Frambos juga (banyak banget namanya ­čśŐ) merupakan salah satu jenis buah beri (berry) dari jenis Rubus.

Rubus merupakan suatu genus/jenis besar tumbuhan berbunga dalam familia/keluarga Rosaceae/mawar. Selain raspberry, jenis buah beri yang terkenal di dunia adalah bluberry, strawberry, mulberry dan cranberry. Kalo yang ini ntar kita bahas selanjutnya ya ­čśŐ

Sekarang kita fokus ma buah raspberry.  Raspberry yang sedang ane bicarakan ini adalah raspberry merah atau kadang-kadang raspberry Eropa untuk membedakannya dari raspberry lainnya. Raspberry merupakan tanaman semak dan liar dari keluarga Rosaceae yang  buahnya memiliki rongga pada bagian tengah setelah diambil tangkainya.

Raspberry merupakan tanaman dengan genus/ jenis Rubus. Dalam keluarga raspberry ada dua jenis utama, raspberry merah dan raspberry hitam. Ada juga raspberry ungu yang merupakan persilangan antara raspberry merah dan raspberry hitam, kemudian raspberry kuning yang merupakan mutasi genetik yang terjadi pada raspberry merah.

Raspberry diyakini berasal dari Asia Timur, tetapi ada juga yang menyebutkan berasal dari belahan bumi Barat. Penggunaan raspberry pada makanan dan pengobatan  berkembang ketika abad pertengahan dan pada abad ke-13 secara menyeluruh Inggris mulai membudidayakan raspberry.

Buah ini sangat sulit ditemui di Indonesia, tetapi buah ini sangat umum ditemukan dalam bentuk kemasan seperti selai ataupun sirup frambosia. Di Austria ane pertama kali melihat buah asli ini ­čśŐ

Malah langsung dari pohon dan menyentuhnya pula. Di kebun tetangga ane raspberry tumbuh dengan subur. Bahkan di pagar tetangga yang berupa tanaman pagar, rapsberry tumbuh liar berbaur dengan mereka bahkan berbuah dengan mudahnya. Tapi saat musim dingin begini raspberry mati suri ­čśŐ

Tapi tenang pemirsa, raspberry selalu ada meski ga ane liat di pohonnya saat ini, tapi di supermarket. Suami ane doyan banget ma buah merah merekah harum mewangi cantik manis ini dan selalu berusaha menjadikannya menu cemilan sehari-hari.

Di supermarket Austria ini, raspberry diimpor dari negara tetangga Portugal, di Eropa bagian barat daya. Dikemas dalam kemasan kotak plastik 125 g, raspberi dibandrol dengan harga 1,99 Euro atau kalo dirupiahin sekitar Rp.33.000 dan untuk sekilonya 15,92 Euro atau Rp.265.000.

 

Wow, fantastis­čśŐ┬áGa tau kenapa kok jadi mehong begini. Kalo di Austria aja segini, gimana harga di Indonesia ya.. Padahal tumbuhnya kan ga susah ya, apalagi di Eropa. Ane aja pernah nemu yang tumbuh liar berbuah cantik. Atau wajar kali ya dipatok ma harga segitu mengingat buah yang unik berbulu sangat halus ini selain lezat dan kaya manfaat terutama untuk kesehatan, juga buahnya tipe yang ga tahan lama setelah dipetik masak sehingga musti diperlakukan istimewa, seperti tidak membiarkan terlalu lama di udara luar. Segera setelah dipetik baiknya dikonsumsi segar ataupun kalo mau disimpan di kulkas ga boleh lebih dari seminggu. Ini pengalaman ane ya ­čśŐ

Sekarang yuk kita liat klasifikasi ilmiahnya

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Plantae
Keluarga : Rosaceae
Marga : Rubus
Subgenus : Idaeobatus
Subgenus : Ideabatus
Jenis : R. idaeus

Sekarang kita liat kandungan gizinya ya..

Kandungan gizi raspberry jumlah per 100 g

Kalori (kcal) 52
Jumlah lemak 0,7 g
Lemak jenuh 0 g
Lemak tak jenuh ganda 0,4 g
Lemak tak jenuh tunggal 0,1 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 1 mg
Kalium 151 mg
Jumlah karbohidrat 12 g
Serat pangan 7 g
Gula 4,4 g
Protein 1,2 g
Vitamin A 33 IU
Vitamin B6 0,1 mg
Vitamin C 26,2 mg
Kalsium 25 mg
Zat Besi 0,7 mg
Magnesium 22 mg

Selain yang disebutkan ini, raspberry juga mengandung vitamin K, asam folat, vitamin E dan mangan serta sejumlah kecil dari thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, fosfor, seng dan tembaga. Raspberry juga mengandung antioksidan alfa dan beta karoten, lutein,zeaxanthin dan kolin serta sumber polifenol yang kuat seperti antosianin, flavonol dan ellagitannins .

Nah, diliat dari kandungan gizinya yang lumayan banyak tentu buah yang bernama binomial Rubus idaeus ini banyak manfaatnya ya, tidak hanya sebagai cemilan yang menggugah selera tetapi juga manfaatnya untuk kesehatan. Sekarang yuk kita liat manfaatnya antara lain:

Menjaga kesehatan mata

Raspberry merupakan buah yang mengandung antosianin yang bisa membantu mempertajam penglihatan terutama disaat malam hari, meningkatkan sirkulasi di kapiler retina sehingga bisa mengurangi resiko retinopti pada penderita diabetes dan juga bisa memberikan perlindungan pada degenerasi makula.
Degenerasi makula adalah kondisi medis yang berkaitan dengan usia yang mempengaruhi penglihatan. Hal ini menyebabkan kehilangan penglihatan di titik tengah dari bidang visual akibat kerusakan retina.

Mengurangi resiko serangan jantung

Kandungan asam ellagic di dalam buah ini bisa membantu mengurangi serangan jantung karena asam ini akan menghilangkan kolesterol jahat dan mengurangi tekanan darah tinggi. Asam ellagic adalah komponen fitonutrein raspberi dengan zat penting seperti kaemferol, quercetin dan molekul berbasis cyanidin yang disebut cyanidin-3-rutinosida dan cyanidin-3-glucosylrutinoside. Asam salisilat yang terdapat dalam raspberry juga bisa membantu aterosklerosis dan penyakit jantung.

Menjaga kesehatan kulit

Kandungan antioksidan dan vitamin A dan vitamin C  yang tinggi serta vitamin E pada raspberry sangat baik untuk membuat kulit lebih bersinar dan kencang, memperbaiki sel kulit, mengurangi radikal bebas yang ada di dalam tubuh, sehingga bisa terhindar dari penuaan dini seperti keriput dan bintik-bintik coklat hitam di wajah.

Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Raspberry yang kaya akan antioksidan tidak hanya untuk menjaga kesehatan kulit tetapi juga memperkuat sistem kekebalan tubuh hingga tidak mudah terserang penyakit.

Menjaga kadar gula darah

Meskipun buah ini terbilang manis dengan kandungan gula 4,4 g dalam 100 g buah raspberry, tetapi buah ini sangat efektif digunakan sebagai pengendali gula darah. Ini karena adanya zat adinopekten yang berasal dari keton yang berguna untuk mengontrol gula darah, sehingga sangat baik untuk pasien penderita diabetes tipe 2.
Adanya indeks glikemik yang rendah juga sangat baik untuk penderita diabetes. Indeks glikemik ini bisa menghasilkan karbohidrat yang secara perlahan memecah dan memperlambat pelepasan gula dalam darah juga menyebabkan rendahnya permintaan insulin dari tubuh.

Membantu proses metabolisme

Buah raspberry kaya akan serat yang akan memperlambat pencernaan sehingga kita merasakan kenyang lebih lama. Sementara kandungan mangan yang ada pada buah ini akan membantu membakar lemak yang ada di dalam tubuh. Sehingga selain membantu proses metabolisme buah ini sekaligus bisa menjaga berat tubuh kita.

Melawan kanker

Buah raspberry memiliki zat fitonutrein yang dipercaya mengurangi peradangan dan mengubah perkembangan dan juga reproduksi sel-sel kanker. Beberapa kandungan fitonutrein seperti ellagitannins bisa mengurangi jumlah sel kanker.

Mencegah kerusakan hati

Kandungan dari keton raspberry akan membakar lemak yang ada di hati. Buah ini bisa mencegah terjadinya kerusakan sel dan hati dan membantu mencegah pembentukan plak yang ada di dinding jantung yang bisa menyebabkan kanker hati.

Mendetoksifikasi tubuh

Raspberry merupakan detoks alami untuk tubuh. Kandungan antioksidannya yang tinggi berguna untuk membantu pembuangan zat tubuh yang tidak diinginkan, terutama dari polusi dan makanan.

Nah, banyak kan manfaatnya untuk kesehatan. Buah raspberry yang enak, segar dan manis serta bentuk fisiknya yang unik dan cantik sangat menggoda untuk selalu mengkonsumsinya. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, baiknya mengkonsumsinya dalam keadaan segar ya. Tetapi jangan berlebihan, karena yang berlebihan itu ga baik buat kesehatan. Raspberry bisa menyebabkan alergi seperti gatal pada mulut dan kulit. Jadi bijaksanalah dalam mengkonsumsinya ­čśŐ

Semoga info ane bermanfaat untuk menambah pengetahuan dalam menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi buah yang sehat pula. Pola hidup yang sehat akan lebih menguntungkan kita sekarang dan nantinya di masa depan, karena kesehatan jaman sekarang merupakan hal yang mahal harganya.

 

 

Bir cevap yaz─▒n