Harga beras di Austria 1 kg dari hanya Rp.11.500 ajah sampai harga super Rp.86.000

1.349 Views

Banyak yang tanya ane makan nasi ga di Austria? Kan nasi bukan makanan pokok bule ya. Jangan kuatir ane alhamdulillah ketemu beras dan makan juga makanan pokok orang Indonesia ini. Tapi jangan dibayangin ane beli per karung 5 kg sampai 10 kg ya. Di supermarket Austria ini yang ada kemasan setengah kilo sampai 1 kg aja.

Yang bikin ane takjub, ane nemu beras made in Italia dengan berbagai jenis beras, dari yang biasa-biasa aja sampai yang super seperti beras bio dan beras basmati yang diklaim milik India dan Pakistan tapi top markatop di Timur Tengah 😊 Khusus beras basmati, Italia emang mengimpornya dari India.

Ngomong-ngomong beras basmati itu apa ya? Beras basmati adalah jenis beras aromatik dengan bulir panjang dan ramping, yang secara tradisional berasal dari anak benua India. Basmati berasal dari bahasa Hindi yang berarti harum. Biji basmati memiliki aroma khas pandan yang disebabkan oleh senyawa aroma 2-asetil-1-pyrroline. Biji-bijian basmati mengandung 0,09 ppm senyawa kimia aromatik ini secara alami, kira-kira 12 kali lebih banyak daripada jenis padi non-basmati.

Menurut Asosiasi Diabetes Kanada, beras basmati memiliki indeks glikemik ‘sedang‘ (antara 56 dan 69) yang berbeda dengan nasi putih biasa dengan indeks glikemik 89, sehingga membuatnya lebih sesuai untuk penderita diabetes dibandingkan dengan jenis dan produk biji-bijian lainnya dari tepung putih. Jadi lebih sehat ya. Cocok juga tuh untuk yang mau diet gula biar badan ga melar

Hmm.. emang di Eropa ada sawah ya? Dan orang Eropa mulai doyan nasi sebagai selingan pengganti gandum? Tapi setelah ane investigasi mbah google (kayak detektif ane), ternyata negara tetangga Austria, yaitu Italia ada memproduksi beras yang terkenal namanya Arborio, bulir-bulirnya besar bulat tapi pendek. Pulen abis, lumayan endess.
Beras yang ane temui di supermarket ini ada berbagai jenis dan harga, ada juga produk bio. Produk bio adalah produk yang dihasilkan tanpa bantuan bahan-bahan kimia. Beras langkorn ada dua macam, yang langkorn aja dan langkorn farboiled, beras basmati, beras bio, beras Venere, beras Tropical dan beras Kurkuma.

Ampir semua pernah kita coba. Tapi emang sih ya sudah kodrat alam kebanyakan kalo harga itu menentukan kualitas. Kalo ane yang udah terbiasa dari kecil makan nasi, kalo belum makan nasi belum makan namanya😊ane ga pilih-pilih, semua beras yang dijual di supermarket ini enak kok dan ga melenceng dari rasa nasi. Tapi suami ane yang emang ga biasa makan nasi, beliau sukanya beras basmati, padahal sebelumnya beliau ga liat harga dan tanya mbah google beras mana yang super😊

Ini meringankan beban masak ane. Maksudnya ane ga bakal kuatir kalo masak beras basmati ini, kebanyakan atau kedikitan air, si beras tetap menjadi nasi yang enak dan pulen, ga kekerasan kayak masih mentah ataupun kelembekan kayak bubur. Masaknya juga cukup singkat, hanya 10 menit 😊 ini sejarah dalam idup ane. Biasanya kan kalo di tanah air beta kita masaknya paling ga 45 menit, pake rice cooker lagi. Tapi ini cukup ditanak, ga perlu rice cooker. Menurut standar peresepan masak beras basmati, berasnya direndam dulu lebih kurang 30 menit. Bagi ane ini kelamaan. Maklum emak-emak now sukanya yang praktis 😊

Beras basmati cukup dicuci 2 sampai 3 kali kemudian ditambahkan air secukupnya dan mulailah ditanak. Ane ga main rendam 😊Langsung ditanak. Kalo kira-kira ampir mendidih, stir terus sampai airnya susut. Selanjutnya matiin kompor dan biarkan panas yang masih bersisa melanjutkan masaknya. Menurut petunjuk cara memasaknya, kita bisa menambahkan garam dan mentega ataupun margarin atau sesuai selera. Tapi ane satu selera sama suami ga pake yang lemak-lemak ataupun berminyak. Kemarin waktu ke Turki kita makan nasi yang dimasak ma minyak zaitun, rasanya jadi kayak ketan. Tapi tetap enak. Begitu juga nasi lemak atau nasi samin kata orang Palembang. Atau nasi biryani ala Timur Tengah.

Nah, cara memasak ini berlaku juga untuk jenis beras lainnya. Tapi emang ga semudah beras basmati sih, yang lain agak cerewet kalo kita ga tepat takaran. Masaknya juga lebih lama, 14 sampai dengan 20 menit.

Harga beras di Austria hampir sama dengan harga beras di Indonesia. Kok bisa ya, padahal Austria yang adalah negara Eropa bukanlah negara agraris. Malahan mereka impor dari negara tetangga Italia, yang bisa memproduksi beras sendiri. Menurut kodrat alam kalo kita impor apalagi di negara yang bukanlah negara penghasil beras apalagi makanan pokoknya bukan nasi, tapi piza dan roti, kan jatuhnya harga menjadi lebih mahal ya. Tapi ini ga. Mungkin karena Italia juga ga semua berasnya adalah produk dari tanah air mereka, tapi ada juga yang diimpor dari India dan negara Asia lainnya dalam jumlah besar hingga harganya menjadi lebih murah dan dikemas ulang lagi. Tapi tetap aja harganya amazing bila dibandingin tanah air kita. Ya, disyukuri aja 😊

Beras langkorn sekilonya 0,69 Euro atau kalo dirupiahin menjadi Rp.11.500, beras langkorn farboiled sekilonya 0,89 Euro atau setara dengan Rp.14.800. Khusus beras bio dan basmati emang agak mahal. Beras bio sekilonya 2,38 Euro atau Rp.40.000. Beras basmati sekilonya 2,19 Euro atau Rp.36.400, tapi harga ini normal untuk harga seluruh dunia. Malah kalo dibandingin beras basmati yang dijual di Indonesia perkilo Rp.50.000, maka harga di Austria jauh lebih murah ya 😊Lebih mantap lagi beras basmati produk bio setengah kilonya 2,59 Euro atau Rp.43.000.

Jadi kalo sekilonya adalah 5,18 Euro atau Rp.86.000. Fantastis emang tapi kan maklum ya pemeliharaan produk bio agak sedikit ribet karena dia adalah produk alami yang tumbuh tanpa dijejali dengan bahan-bahan kimia.

Aaaa.. dasar emak-emak kalo soal harga tau banget ya 😊 Lama-lama ane jadi kayak pengamat ekonomi ni..

Ok, kita lanjut lagi yuk liat kandungan gizi beras secara umum per
100 g nya

Energi 365 kJ
Karbohidrat 79 g
Serat pangan 1,3 g
Lemak 0,66 g
Protein 7,13 g
Air 11,62 g
Tiamin (Vit B1) 0.07 mg
Riboflavin (Vit B2) 0.049 mg
Niasin (Vit B3) 1,6 mg
Asam Pantotenat (Vit B5) 1,014 mg
Piridoksin (Vit B6) 0,164 mg
Asam Folat (Vit B9) 8 µg
Kalsium 28 mg
Besi 0,8 mg
Magnesium 25 mg
Mangan 1,088 mg
Fosfor 115 mg
Kalium 115 mg
Zink 1,09 mg

Lumayan banyak ya kandungan gizinya. Bagian terbesar beras didominasi oleh pati (karbohidrat, 80-85%), protein (sebagian besar terdapat di bagian endosperma beras) dan vitamin (terutama di bagian aleuron. Aleuron adalah lapisan luar beras).

Pati beras tersusun dari dua polimer karbohidrat:

Amilosa, pati dengan struktur tidak bercabang
Amilopektin, pati dengan struktur bercabang dan cenderung bersifat lengket.
Perbandingan komposisi kedua golongan pati ini sangat menentukan warna (transparan atau tidak) dan tekstur nasi (lengket, lunak, keras atau pera). Ketan hampir sepenuhnya didominasi oleh amilopektin sehingga sangat lekat, sementara beras pera memiliki kandungan amilosa melebihi 20% yang membuat butiran nasinya terpencar-pencar (tidak berlekatan) dan keras.

Nah, lumayan juga kandungan gizinya ya. Sayang dong kalo di Eropa ga makan nasi, bisa lemes ane 😊Tapi ga nurutin banget sih kayak di kampung halaman harus 3 kali sehari (kayak dosis obat). Adaptasi juga ya namanya tinggal di negeri orang. Paling diselingi ma roti, kentang dan pasta. Untungnya perut ane ga kagetan juga, asal jangan sama sekali ga makan nasi aja 😊

Dengan kandungan gizinya yang kaya pasti banyak dong manfaatnya buat kesehatan. Yuk kita simak manfaatnya antara lain:

Sebagai sumber energi
Beras kaya akan karbohidrat yang berguna untuk bahan bakar tubuh dan membantu fungsi otak serta penting untuk metabolisme tubuh. Kolaborasi dengan vitamin, mineral dan komponen organik lainnya dalam beras meningkatkan fungsi dan aktivitas metabolik seluruh sistem organ, yang selanjutnya meingkatkan tingkat energi.

Mencegah kolesterol
Makan nasi sangat bermanfaat untuk kesehatan karena nasi tidak mengandung lemak jahat, kolesterol atau sodium.

Mengatur tekanan darah
Beras termasuk rendah sodium sehingga baik untuk penderita tekanan darah tinggi. Sodium dapat menyebabkan pembuluh darah dan arteri mengerut, meningkatkan stress dan ketegangan pada sistem kardiovaskular yang disebabkan oleh tekanan darah. Hal ini juga berkaitan dengan kondisi jantung seperti aterosklerosis, serangan jantung dan stroke.

Perawatan kulit
Senyawa fenolik yang terdapat di dalamnya, terutama beras merah memiliki sifat anti inflamasi, sehingga baik untuk mengobati iritasi dan kemerahan. Kandungan antioksidan dalam beras dapat menunda munculnya keriput dan tanda-tanda penuaan dini lainnya yang
mempengaruhi kulit.

Kesehatan sistem kekebalan tubuh
Beras kaya akan vitamin dan mineral serta serat sehingga membantu metabolisme tubuh dan kesehatan sistem kekebalan tubuh dan fungsi sistem organ

Mencegah sembelit
Serat tidak larut dari beras terutama pada beras merah bertindak seperti spon lembut yang dapat didorong melalui saluran usus dengan cepat dan mudah.

Banyak ya manfaatnya buat kesehatan, selain untuk makanan pokok sehari-hari dan kreasi hidangan cantik seperti bubur ayam, puding nasi, atau yang agak rempong dikit nasi tumpeng. Tapi jangan mengkonsumsinya secara berlebihan ya. Karena yang berlebihan itu selalu tidak baik.

Nasi dari beras merah, putih maupun bio secara kimiawi tidak berbeda dengan gula. Satu mangkuk nasi sama dengan 10 sendok teh gula, sehingga kalo dikonsumsi berlebihan akan meningkatkan gula darah. Prosentase harian yang disarankan untuk mengkonsumsi karbohidrat adalah 45% sampai 65% dari total kalori harian, karena hal ini akan mempengaruhi metabolisme glukosa dan produksi insulin dalam tubuh

Ok deh, selamat menikmati nasi ya. Semoga info ane bisa bermanfaat buat pemirsa 😊

Bir cevap yazın