Taborstraße, Wina, satu kamar satu orang karena akhir tahun dan tahun baru

410 Views

Taborstraße adalah tempat yang pertama kali kita tuju dimana lokasi hotel yang kita pesan sebelumnya berada. Dari stasiun kereta api di Hauptbahnhof Linz kita menuju kota Wina sekitar 2 jam perjalanan dan sampai di stasiun Westbahnhof. Disini semuanya serba komputerisasi dan penumpang dibiasakan mandiri, ga tanya sana sini. Petunjuk dan peta lengkap ada dimana-mana, di dinding stasiun, di pintu kereta api, bahkan di langit-langit kereta api😊

Di petunjuk kita bisa baca, kalo mau ke Taborstraße maka kita ke jalur U2 berwarna ungu. Karena kita berawal dari stasiun Westbahnhof ini yang merupakan penghubung jalur U3 berwarna oranye, maka kita ke jalur ini dulu. Stasiun Westbahnhof dengan jalur U3 ini melalui rute stasiun Ottakring sampai dengan stasiun Simmering. Karena tujuan kita ke Taborstraße maka kita lurus kanan dan berhenti di stasiun Volkstheater.

Stasiun Volkstheater yang dibuka pada 30 Agustus 1980 ini merupakan penghubung jalur U2 berwarna ungu. Stasiun Volkstheater adalah jalur U2 dengan mozaik buatan Anton Lehrnden, penghubung dengan jalur U2 yang rutenya dari stasiun Karlplatz sampai dengan stasiun Seestadt yang panjangnya 16,8 km dengan 20 stasiun. Stasiun dibuka pada tahun 1965 sebagai Burggasse dengan jalur trem bawah tanah U-Straßenbahnhof. Dari stasiun ini kita melewati beberapa stasiun antara lain Rathaus, Schottentor dan Schonttenring.

Kalo kita mau ke stasiun Rathaus, kita bisa berhenti disini. Di area ini terdapat Rathaus yang merupakan balai kota Wina bergaya gothik. Wali kota Wina yang juga berperan sebagai gubernur negara bagian Wina tinggal dan berkantor disini. Kalo musim panas sering ada festival musik dan film di ruang terbuka dan gratis untuk umum. Berbentuk layar raksasa kita bisa menikmati nonton film opera klasik, jadi kayak layar tancap kalo di kampung halaman ya 😊 Begitu juga kalo musim dingin ada Christmas market, toko-toko yang menjual keperluan natal. Ada juga berbagai tempat pameran dibuka. Di seberang Rathaus ada Burgtheater atau Teater Kekaisaran, digunakan sebagai tempat pementasan drama berbahasa Jerman paling terkenal di seluruh dunia. Diselesaikan pada tahun 1741, teater bersejarah ini dikenal warga Wina dengan nama ‘die Burg‘. Stasiun Rathaus dibuka pada waktu yang sama dengan stasiun Volkstheater. Stasiun dibuka pada tahun 1965 sebagai Friedrich Schmidt Platz dengan jalur trem bawah tanah U-Straßenbahn

Selanjutnya setelah stasiun Rathaus adalah stasiun Schottentor, sama dengan stasiun Volkstheater dan Rathaus stasiun ini dibuka pada 30 Agustus1980. Terakhir sebelum sampai ke stasiun Taborstraße kita melalui stasiun Schottenring, tapi tidak berhenti disini. Kalo berhenti kita bisa ke jalur U4 berwarna hijau. Cerita dikit nih tentang stasiun ini yang dibuka pada 10 Mei 2008, Terminbus 1980 dengan tampilan platform berbeda, merupakan penghubung ke jalur U4, bagian stasiun ini diubah dari stasiun Stadtbahn 1901. Stasiun ini berada di bawah Donaukanal.

Akhirnya sampailah kita di stasiun Taborstraße. Sesampai di darat, pemandangan benar-benar indah. Sama seperti pada umumnya bangunan-bangunan di Wina, disini juga kita dapatkan bangunan tua tapi elegan dan masih terawat rapi dan bersih berbaur dengan bangunan-bangunan modern. Lumayan kita jalan kaki nyari hotel yang kita tuju, tapi lumayannya terbayar ma pemandangan cantik😊 Di Wina dan umumnya di Austria, pejalan kaki dihargai banget. Kita waktu mo belanja kebutuhan sehari-hari melalui jalan raya di area kita tempat kita tinggal, pejalan kaki pede banget asik aja nyebrang ga noleh kiri kanan bahkan sambil main hp dan becanda ma teman sebelahnya. Suami yang saat itu nyetir biasa aja, malah ane yang heran 😊Kata suami, kalo kita asal nyelonong aja ga kasih kesempatan buat pejalan kaki nyebang, dan kalo terjadi apa-apa sama si pejalan kaki, maka yang dituntut adalah kita. Dan kita musti bayar ke pejalan kaki itu per bulan seumur hidup. Makanya pengendara disini taat banget ma aturan lalu lintas, ma pejalan kaki aja bela-belain ngalah.. Nah, begitu juga saat kita menyebrang jalan, si pengendara mempersilakan kita jalan duluan 😊

Sesampainya di hotel, saat kita mo check in, si mbak resepsionisnya bilang satu kamar untuk satu orang aja. Lho kok bisa. Saat suami booking online sebelumnya ga ada aturan begini. Dimana-mana kalo kita bayar satu kamar mo isi sekompi juga ga masalah. Menurut si mbaknya ini karena akhir tahun dan menjelang tahun baru, juga harga kamar menjadi naik dua kali lipat. Hmm.. ada juga model begini di Eropa ya😊 Hhhh.. cerita pertama kita saat tiba di Taborstraße, Wina. Ga mau ganggu suasana, kita putar haluan cari hotel lain. Untung kita masih ingat jalan menuju stasiun Taborstraße dan balik ke stasiun pertama kali kita tiba di Wina, Westbahnhof.

 

Bir cevap yazın