Nemu baby spinat di Eropa, inikah spinach yang identik ma bayam di Indonesia?

2.165 Views

Seperti biasa kalo lagi belanja kebutuhan sehari-hari suami selalu menemani. Saat ke tempat sayur-sayuran, ane tau yang biasa dibeli rutin seperti brokoli, wortel, tomat dan kubis. Suami tanya ada lagi ga yang mau dibeli, kemudian beliau ambil sendiri sayur yang baru pertamakali ini ane liat, karena mungkin dikiranya dikit banget sayuran yang ane beli😊Awalnya ane menolak, ini pasti vogerlsalat. Ane tau karena kemasannya yang sama dikotakin plastik dengan label Hofer dan daun-daunnya yang segar.

Eh, tapi tunggu dulu, ini daun-daunnya lebih lebar dan sepotong-sepotong, ga kayak vogerlsalat yang masih bentuk tanaman yang dicerabut hingga terliat akar halusnya. ‘Baby Spinat‘.. Yeay.. spontan ane teriak senang. Suami ngingatin jangan heboh di supermarket. Ane senyum, gimana ga heboh coba.. Ini kan spinach, bayam yang ane idam-idamkan sejak tinggal di Eropa dan baru kesampaian ketemunya sekarang. Nanti kita masak dibening aja kayak di Indonesia ya..kata ane ke suami saking senangnya. Suami emang pernah makan bayam waktu mengunjungi Indonesia dan nampak sangat menikmati banget 😊

Tapi sekilas ane liat kok ada yang beda. Kalo ini bukan vogerlsalat dan ternyata spinach yang ane tau selama ini adalah bayam, tapi kenapa ga kayak bayam ya. Sesampai di rumah ane perhatiin lagi dengan seksama, modelnya emang beda dengan bayam di tanah air beta. Masih penasaran, ane tanya mbah google. Ternyata dengan bahasa Jermanpun spinat tetap jawabannya spinach, diterjemahkan lagi ke bahasa Indonesianya menjadi bayam. Suami bilang ini spinach, ane nerjemahinnya sebagai bayam. Spinach versinya suami sama ga dengan spinachnya versi ane ya..

Ternyata bukan ane aja yang penasaran sama spinach ini. Bule kabarnya juga sedikit bingung waktu datang ke Indonesia, begitu juga sebaliknya ane di negerinya. Ternyata lagi ya mbah google aja yang keliru nerjemahin spinach ma bayam. Sama persis ketika ane tanya mbah google perihal hazelnut yang baru pertama kali juga bentuk fisiknya ane temui di Eropa ini, dijawab kemiri. Ga nyambung deh.. Akhirnya baru tau kenapa hazelnut diterjemahin sebagai kemiri, karena emak-emak now yang tinggal di luar negeri memakai hazelnut sebagai pengganti kemiri dalam sayur asemnya. Walah..

Yang ane temui dan beli di supermarket adalah baby spinat, berbahasa Jerman, kalo diterjemahin ke bahasa Inggris menjadi baby spinach, mempunyai ukuran yang yang lebih pendek dari bayam biasa, rasanya juga lebih empuk dan lembut, tapi saat disayur bening, rasa kuahnya segar sama segarnya saat nikmati bayam. Spinach (Spinacia oleracea) bukanlah sayur yang populer di Indonesia. Pantesan ane ga kenal waktu liatnya pertama kali ya. Spinach juga hanya dijumpai terbatas di supermarket, hanya merupakan penghasil sayuran. Kalo bayam (Green Leaf Amaranth) sudah dibudidayakan dimana-mana dan sangat merakyat dikalangan kita orang Indonesia. Kalo bayam selain penghasil sayuran, bisa sebagai penghasil biji-bijian juga sebagai tanaman hias.

Spinach dan bayam ternyata sama keluarga, Amaranthaceae yang beda genusnya. Spinach bergenus Spinacia, kalo bayam bergenus Amaranthus. Amarantus adalah genus yang terdiri dari sekitar 60 spesies, semuanya tanaman semusim. Spesies Amaranthus terdiri dari penghasil biji-bijian (Amaranth grain, cereals), sayuran (Amarant leaf vegetable) dan sebagai tanaman hias ( Amaranth ornamental). Kalo Amaranth sp merupakan penghasil biji-bijian, syuran dan juga tanaman hias, maka Spinacia (Spinacia oleracea) hanya merupakan penghasil sayur.

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Divisi      : Magnoliophyta
Kelas      : Magnoliopsida
Ordo       : Caryophyllales
Spesies   : S. oleracea

Karena masih keluarga, kandungannya juga ga jauh beda. Sama-sama kaya akan zat besi. Kandungan spinach dalam 100 gr ada 23 kalori, jumlah lemak 0,4 gr, jumlah karbohidrat 3,6 gr, serat pangan 2,2 gr, gula 0,4 gr, protein 2,9 gr, vitamin C 28,1 mg, vitamin B6 0,2 mg. Mg 79 mg, kalium 99 mg. Terdapat juga kandungan vitamin A, vitamin K, asam folat, klorofil dan antioksidan.

Tentunya kalo banyak kandungan nutrisinya pasti bermanfaat ya buat kesehatan. Seperti vitamin K nya yang tinggi untuk kesehatan kulit, kandungan klorofil sebagai antioksidan sangat efektif menetralisir dua senyawa berbahaya alfatoksin dan heterocyclic amine penyebab sirosis hati dan kanker kolon, karotenoid dan lutein yang juga bersifat antioksidan yang mencegah tumbuhnya kanker juga kaya akan asam folat untuk menjaga kesehatan jantung.

Makanya ane seneng banget waktu nemu ni sayuran pertama kali. Kebayang kan segarnya menghirup kuah bayam😊. Kalo spinach sama aja kali ya cara mengolahnya. Dimasak bisa meningkatkan kandungan vitamin A, direbus, dikukus, ditumis kandungan nutrisi tetap terjaga. Tapi jangan kelamaan masaknya ya. Kalo direbus, atau disayur bening kesukaan ane yang super praktis ga ribet, cukup satu menit aja ya biar daunnya masih hijau, keliatan cantik gitu 😊Ingat memasaknya saat airnya benar-benar dah mendidih. Kalo yang doyan disalad bisa kok, atau dibikin gorengan krispi seperti bayam ataupun dimakan mentah.

 

Bir cevap yazın