Donauinsel, pulau mungil di tengah sungai Donau, Wina

741 Views

Sehabis dari Stephansplatz, selanjutnya tujuan kita ke distrik Leopoldau, di daerah sungai Donau. Di sini biasanya disebut kota baru, yaitu kota dengan bangunan yang baru dan modern. Sungai Donau emang membelah kota Wina menjadi dua, kota tua yang mana terdapat bangunan lama dan tua seperti istana kerajaan jaman dulu, dan kota baru dengan bangunan-bangunan modernnya. Sungai Donau sendiri adalah sungai terpanjang di Eropa setelah sungai Volga. Satu-satunya sungai Eropa yang besar yang mengalir dari barat ke timur. Berawal di Jerman yaitu di Hutan Hitam (Schwarz Wald) panjang sungai ini sekitar 2850 km menuju Laut Hitam di Rumania, terletak di delta Donau. Melalui 10 negara Austria, Bulgaria, Kroasia, Jerman, Hongaria, Moldova, Slowakia, Rumania, Ukraina, Serbia dan memiliki anak sungai di 7 negara lainnya. Untuk negara Austria sungai ini melalui kota Wina dan Mauthasen.

Karena kuatir memakan waktu yang lama dan kejauhan, sedangkan waktu kita di Wina ga lama juga, maka kita putuskan hanya sampai di Donauinsel aja. Oya, kenalan dulu ma Donauinsel. Donauinsel adalah pulau mungil di tengah sungai Donau. Pulau ini merupakan pulau buatan hasil reklamasi yang terletak di antara sungai Donau dengan kanal Neue Donau (Donau Baru), Wina. Panjang pulau ini mencapai 21,1 km, tetapi lebarnya hanya bervariasi antara 70 sampai 210 m saja😊.

Pulau buatan ini terbentuk dari proyek penggalian kanal Donau Baru yang berlangsung dari tahun 1972 hingga 1988. Tujuan pembuatan kanal tersebut adalah untuk mencegah banjir. Kanal Donau baru ini mengalir paralel dengan sungai Donau sepanjang 21 km melalui wilayah metropolitan Wina. Kanal ini terpisah dari sungai Donau di Langenzersdorf, Austria Hilir (barat laut kota Wina), mengalir melalui distrik ke-21, kemudian bermuara dengan sungai Donau di Taman Nasional Donau-Auen di distrik ke-22 (tenggara kota Wina). Kanal Donau Baru memiliki lebar sebesar 150 m.

Donauinsel saat ini juga berfungsi sebagai tempat rekreasi. Konsepnya adalah taman di alam terbuka, dimana pengunjung bisa bersantai, piknik atau berolahraga di pulau ini. Kalo lagi ada festival area ini penuh dengan kedai makanan dan musik. Aaa.. jadi kayak di kampung halaman ya 😊kalo ada hajatan biasanya banyak buka kedai makanan dadakan, kayak pasar kaget 😊

Di pulau ini ada banyak restoran, tempat olahraga dan pantai untuk berenang. Kalo mo makan kita bisa pesan sandwich atau masakan khas Austria Wiener Schnitzel ( itu tuh daging ayam tipis, atau kalkun atau daging sapi muda yang dicelup ke tepung terus telur dan terakhir dibalur ma Semmel brössel/ tepung roti dan digoreng garing, dimakan dengan ditetesi jeruk nipis, kayak yang biasa ane bikin 😊) bahkan bisa pesan masakan India juga! Kita bisa menyewa sepeda kalo mo keliling-keliling di daratnya atau menyewa perahu atau kapal 18 Euro kalo di airnya. Tapi ada polisi air tuh jadi kita harus siap-siap juga dengan SIM kita atau paspor😊

Kita ke Donauinsel keesokan harinya setelah menelusuri kawasan Stephansplatz pada pagi hari setelah sarapan. Dari hotel tempat kita nginap, jalan kaki aja semenit ke stasiun Längenfeldgasse dan memulai perjalanan dengan kereta api bawah tanah ke jalur U6 berwarna coklat, hanya 2 menit kita dah sampai ke stasiun Westbahnhof. Dari stasiun ini yang merupakan penghubung ke jalur U3 berwarna oranye kita lanjut lagi menuju stasiun Volkstheater juga hanya dalam hitungan beberapa menit aja.

Dari stasiun ini kita ke jalur U2 berwarna ungu menuju stasiun Praterstern memakan waktu kira-kira 15 menit. Stasiun Praterstern ini dibuka pada 28 Februari 1981, merupakan penghubung ke U2, jalur utama dan S-Bahn. Awalnya dibangun cabang jalur U1A, U2 kemudian dibangun.

Dari stasiun ini kita ke jalur U1 berwarna merah menuju ke stasiun Donauinsel dimana area Donauinsel ini yang akan kita jelajahi. Stasiun Donauinsel sendiri dibuka pada 3 September 1982 merupakan stasiun yang berada di lantai bawah jembatan Reichsbrüke. Mantap 😊

 

Ngomong-ngomong tentang jembatan Reichsbrüke, jembatan ini menyebrangi sungai Donau, Donauinsel dan Neue Donau. Jembatan yang bernama resmi Johann-Nestroy-Brücke dengan panjang total 528 m ini menghubungkan distrik kedua Wina, Leopoldstadt, dengan distrik ke-22 Wina, Donaustadt. Jembatan yang dibuka pada 8 November 1980 untuk umum ini terbentang dari Mexicoplatz di Handelskal di tepi barat hingga Donau city dan Vienna International Centre di tepi timur.

Kita sampai ke sini ga lama, hanya butuh waktu 2 menit. Saat kita sampai dan keluar dari kereta api, lha langsung ada jembatan. Ternyata kita ada di tengah-tengah sungai Donau yang cantik. Suprais banget. Kita coba ke sisi kanan jembatan dulu, memandang ke depan, eh langsung disambut ma burung-burung yang sibuk bernyanyi dan beterbangan kian kemari. Kali ini agak besar dan didominasi warna putih bersih.

Ga kalah heboh juga itik-itik yang di bawah semangat berenang seakan menyambut mereka, ada satu dua burung yang mampir ke itik-itik di tepi sungai sebelah kiri. Saat itu waktu baru aja menjelang asar, pukul 2. Langit masih biru cantik. Senangnya mengamati mereka 😊Gantian kali ini ane liat pemandangan ke sisi kiri dan kanan dari jembatan sebelah kanan. Memang menakjubkan. Banyak bangunan yang menjulang tinggi dan modern. Penasaran ane pengen jalan ke sana. Suami bilang, sanggup nih jalan sepanjang itu.. Keliatannya aja dekat tapi ternyata lumayan juga kalo bolak balik 1 kiloan meter lebih, belum muter-muter areanya. Mau? Akhirnya kita cuma liat pemandangan dari jembatan aja.

Ga hanya kita, ternyata yang ke sini ada rombongan wisatawan dari mancanegara juga. Heboh banget kayak ane juga jepret sana sini. Awas jangan kepinggiran motonya, sayang hpnya jatuh ntar, kata suami lagi😊

Puas liat pemandangan dari sisi kanan jembatan, kita nyebrang ke sisi kiri jembatan. Lagi-lagi pemandangan cantik banget. Kali ini di depan kita ga hanya sungai tetapi kayak ada pepohonan dan perbukitan gitu. Di sisi kanan dan kiri tetap masih didominasi bangunan tinggi menjulang, modern dan menterang. Jepret sana sini lagi.

Setelah selesai liat pemandangan dan mengabadikannya kita kembali ke stasiun kereta api bawah tanah dan balik ke hotel. Sebenarnya masih ada lagi beberapa distrik yang melalui Jalur U1 ini banyak obyek wisatanya yang sayang dilewatkan, seperti Alte Donau, kawasan timur laut Wina, merupakan pertemuan aliran sungai, mata air tanah yang dijadikan tempat wisata mandi, berenang dan berlayar.

Ada juga Prater atau Wiener Prater, daerah hutan dan padang rumput di sepanjang sungai Donau, yang dulu khusus dijadikan tempat wisata kaum bangsawan. Saat ini ada taman bermain dengan Wiener Riesenrad/kincir raksasa Wina. Wiener Riesenrad adalah sebuah kincir ria yang berada di pintu gerbang taman ria Wurstelprater di Leopodstadt, Wina. Dibangun pada tahun 1897 dalam perayaan hari peringatan ulang tahun emas Franz Joseph I, merupakan salah satu kincir ria pertama di dunia. Kincir ini bukan satu-satunya di Wina, tapi yang terbesar. Kincir ria yang kedua berada di Bohemian Prater. Tapi karena dah deadline, kita cukupin sampai disini aja dulu. Masih ada lain waktu kalo mo explore Wina lagi😊

            

Bir cevap yazın