Anggur cantik ini di Manisa, Turki sekilo 3 TL atau 10 ribu rupiah ajaa

3.432 Views

Turki adalah salah satu negara yang menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung terutama dari tanah air beta. Seperti emak-emak yang pergi umroh, paket tambahannya salah satunya adalah wisata ke Turki. Termasuk ane dan suami jalan-jalan kesini. Emang ga salah pilih dah, Turki emang top markatop. Ga peduli negara ini sering bergejolak, ga mengurangi minat wisatawan kemari.

Ada banyak pilihan mo ke kota-kota mana aja yang terkenal indah-indah di Turki ini. Salah satunya adalah ke Manisa, provinsi sekaligus ibukota Manisa, di Turki. Dari Austria kalo langsung ke sini bisa tetapi ada hanya setiap hari Sabtu, menempuh perjalanan naik pesawat lebih kurang 2 jam 30 menit. Kalo mau dolan-dolan ke Istanbul dulu, kota yang terbesar di Turki juga bisa, naik pesawat hanya 2 jam, kemudian lanjut lagi naik pesawat ke kota Izmir. Dari Izmir jalan darat bermobil menempuh waktu 30 menit aja.
Ane membayangkan pertama kali Manisa adalah sebuah perkampungan, ga bedanya ama kampung halaman ane di Indonesia. Tapi ternyata dugaan ane salah. Kotanya ramai banget.

Bangunan ada dimana-mana, rata-rata bertingkat hingga 6 tingkat, masing-masing tingkat ada yang menyewa dan ada yang membeli.

Bangunan-bangunan di sini ampir sama kayak di Austria bertingkat-tingkat dan merupakan bangunan baru dan modern, kalo di Austria bangunan tua dan baru hampir sebanding, tetapi di Turki bangunan tua (baca: peninggalan jaman dulu) lebih terlihat jelas, terutama peninggalan kesultanan Utsmaniyah/Ottoman Turki. Bangunan-bangunan di sini rapat banget layaknya di kota metropolitan, padahal ini hanyalah sebuah kota. Ramainya orang di sini sama seperti di kota Wina Austria di alun-alun kotanya saat malam tahun baru

Ada bangunan tersendiri seperti kantor gubernur.

Ada deretan bangunan kiri kanan beragam mulai dari bank, butik, mal, toko biasa, supermarket, apotik ,toko bakeri, es krim, sampai ke restoran-restoran yang menjual kebab dengan ciri khasnya daging panggang yang tersusun rapi berderet-deret, jadi kalo mau beli Döner kebab atau Dürüm kebab penjualnya tinggal iris daging yang digantung itu 😊

Yang menarik saat jalan-jalan melalui toko-toko makanan, di depannya ane temui beragam buah-buahan lezat, segar nan murah meriah. Selain murah meriah juga berlimpah. Ukurannya juga beragam, dari yang kecil mungil hingga bulat sebesar dua kali kelereng seperti anggur, hingga yang jumbo lebih dari ukuran genggaman ane seperti apel dan persik

Nah salah satu yang murah meriah adalah anggur hitam kebiruan. Üzüm kalo bahasa Turkinya, sekilo dihargai cukup 3 TL (Turkish Lira) ajah 😊setara ma 10 ribu rupiah. Wwo.. murahnya kebangetan 🙂 Kalo harga segini di kampung halaman ane ga perlu waktu lama, semenit aja langsung ludes habis terjual. Maklum kalo di tempat ane sekilo anggur bisa mencapai paling murah 50 ribu rupiah. Itu anggur impor yang paling standar lho.. kalo mo yang elit bisa 80 ribu sekilo.

Sehat sejahtera deh kalo dimari karena buah-buahnya yang berlimpah dan murah meriah. Puas mengkonsumsinya. Makanya Turki juga sering dijuluki surganya buah 🙂

Anggur merupakan salah satu tanaman yang banyak dipelihara di negeri kebab ini. Jangan heran di setiap rumah warga yang ada halamannya tumbuh tanaman anggur berbuah lebat. Agar menjalar teratur dan keliahan rapi, biasanya pemilik menyediakan para-para atau penyangga atau atap tempatnya menjalar dan bergantung. Seru banget ya

Selanjutnya yang menarik perhatian ane adalah perkebunannya. Apa aja.. anggur, persik, delima dan lain-lain. Perkebunan anggur adalah contoh yang selalu membuat ane penasaran.  Maklum lagi ya kalo di kampung halaman ane ga ada perkebunan anggur.

Bisa sih tumbuh tanaman anggurnya, tapi ga berbuah, musti disuntik ini itu dulu, makan biaya banyak mending ga nanam deh karena lebih besar pasak daripada tiang, emang tanahnya ga cocok. Kalo perkebunan lada maju dia, cocok tumbuh di kampung halaman ane.

Akhirnya kita mengunjungi kebun anggur. Sayang ya saat kita ke perkebunan anggur milik suatu perusahaan ini, musim panen telah usai, yang bersisa hanya pepohonannya aja yang dari jauh sekilas mirip perkebunan lada. Ga mo liat ane kecewa dah jauh-jauh kemari, sekuritinya kasih sekantong plastik anggur hijau mungil manis manjah 😊

Alhamdulillah

Makasih ya

Bir cevap yazın